Tuesday, March 29, 2016

Warisan Tradisional yang Kaya Manfaat


Tema One Day One Post Fun Blogging hari kedua ini lagi-lagi menantangku. Terkadang aku juga heran dengan sisi keperempuananku yang entah melayang ke mana. Ketika yang lain sibuk berbagi resep makanan, aku justru menghindari dapur. Ketika yang lain asyik bercocok tanam, aku lebih memilih belanja sayur di tukang sayur keliling, pasar ataupun kalau ingin sayur organik lari deh ke supermarket terdekat.

Makanya ketika menengok tema hari ini “manfaat tanaman obat, bumbu di rumah untuk diri sendiri dan lingkungan”, langsung mengkeret. Berhubung lahan rumah yang begitu minimalis dan aku memang belum tertarik dengan dunia tanam-menanam, meski ada keinginan belajar hidroponik, jangankan tanaman obat, bunga-bungaan aja tidak akan ditemui di rumahku. Satu-satunya tanaman yang bisa terlihat di depan rumah adalah rumput yang bergoyang, hehe.

Walaupun tidak memiliki apotek hidup di rumah, bukan berarti aku bergantung penuh pada obat warung yang dijual bebas. Aku justru termasuk tipe yang tidak terlalu suka ke dokter dan minum obat. Ketika badan mulai terasa butuh dimanjakan seperti hari ini, sedikit pijatan di tengkuk dan kerokan menjadi relaksasi ampuh untuk menyegarkan kembali badan yang mulai lungkrah.

Bagaimana dengan kesehatan anak? Alhamdulillah, so far Ifa nggak pernah sakit yang aneh-aneh sih. Paling banter panas dan batuk pilek. Untuk mengatasi dua penyakit yang sering datang saat antibodi dalam tubuh Ifa melemah, biasanya bawang merah merupakan senjata paling ampuh.

Bawang Merah yang Menyegarkan

Bisa dibilang bawang merah ini warisan turun temurun dari jaman nenek buyut. Meski dapurku cenderung kosong, bawang merah kuusahakan selalu ada untuk berjaga-jaga saat dibutuhkan. Caranya pun cukup mudah. Kupas kulit bawang merah, cuci bersih. Lalu potong bawang merah tipis-tipis, campurkan dengan minyak kayu putih atau minyak telon (kalau Ifa biasanya pakai minyak telon, karena ia merasa kepanasan dengan kayu putih). Kemudian balurkan bawang merah tersebut di atas punggung dan dada anak.

Selain untuk membaluri tubuh, biasanya aku juga suka mengkonsumsi bawang merah untuk mengatasi masuk angin. Kalau lagi makan sate kan biasanya ada irisan bawang merah dan cabe hijau tuh, nah bawang merahnya pasti ludes kumakan. Meski setelahnya bau mulut cukup mengganggu, namun bawang merah memang sangat melegakan badan yang terpapar masuk angin.

Kencur yang Menyehatkan

Di samping bawang merah, warisan tradisional lainnya yang diturunkan oleh ibuku adalah kencur. Setiap kali badanku kecapekan jatuhnya pasti suaraku menghilang entah kemana. Untuk mengatasi hal itu, ibu biasanya memarut beberapa ruas kencur, lalu diperas hingga menghasilkan air. Agar ada sedikit rasa manis, tambahkan madu atau gula di air kencur tersebut. Minum hingga habis. Rasanya hangat dan melegakan tenggorokan. Tanpa perlu menunggu lama, suara yang tadinya menghilang perlahan-lahan kembali datang.


#OneDayOnePost FunBlogging Day 2


Marita Surya Ningtyas


14 comments:

  1. tips menarik tapi sering terlupakan. Makasih sharingnya mbak..sudah mengingatkan hal simpel dan selalu tersedia dirumah utk dimanfaatkan.

    ReplyDelete
  2. Bawang merah dan kencur memang senjata dapur yang mujarab. Mudah juga didapatkan, mulai dari tukang sayur sampai supermarket. Thanks infonya, mbak marita :)

    ReplyDelete
  3. aku juga selalu memakai bawang merah + kayu putih klo anakku sakit memang warisan nenek moyang keren ya mbak

    ReplyDelete
  4. Jika ditelusuri emang banyak ya hasil olahan nenek moyang kitA dalam menjaga kesehatan n ke cantik an

    ReplyDelete
  5. Di rumah Purworejo banyaak..Bapak sama Ibukku suka banget nanem-nanem empon-empon dan tanaman obat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, asyik ya mbak.. adem pasti rumahnya :)

      Delete
  6. selain bawang merah, bawang putih juga bisa digunakan untuk menambah daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit. caranya dengan mengkonsumsi 2 siung bawang putih setiap pagi. :)

    ReplyDelete
  7. Kencur sangat bagus tuh mbak untuk meringankan masuk angin.

    ReplyDelete

Would you mind telling me your opinion about this?
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.


Thanks for visiting, pals.