Friday, April 15, 2016

Seandainya Aku Punya My Blue Bird


Masih ingat postinganku tentang blogger gathering pertamaku bersama Gandjel Rel di markas besar Blue Bird Semarang? Saat itu pihak Blue Bird Semarang memperkenalkan sebuah aplikasi berbasis android yang bisa digunakan untuk pemesanan taksi dengan lebih cepat dan mudah. Aplikasi tersebut dinamai My Blue Bird.

Pada acara blogger gathering itu semua peserta yang hadir diharapkan mengunduh aplikasi tersebut dan praktek memesan taksi secara langsung. Namun apa mau dikata, handphone kesayanganku tidak bersistem operasi android, jadilah aku cuma tengok sana-sini karena kepo sekeren apa sih aplikasi My Blue Bird tersebut.

Untungnya saat itu ada teman juga yang handphone-nya nggak support untuk aplikasi tersebut, jadi nggak berasa sebagai makhluk tuhan teraneh di dunia.

Sesampainya di rumah aku envy banget untuk bisa mengunduh My Blue Bird di handphone suami. Apalagi aku kan dapat hadiah voucher dari Blue Bird saat acara gathering, kalau punya aplikasinya kan lebih enak gitu saat mau pakai vouchernya. Tapi memang nasib, handphone suami ternyata versi android-nya sudah kelamaan, jadi nggak compatible juga untuk aplikasinya. Hiks.

My Blue Bird tak Kompatibel dengan HP Andro Suami, :(
Alhasil sampai hari ini aku belum merasakan order taksi secara langsung dengan My Blue Bird. Berharap ada yang nglemparin (eh, jangan dilempar ding, nanti rusak) handphone yang bisa support untuk menjalankan aplikasi keren inovasi dari pihak Blue Bird itu.

Sejak blogger gathering tanggal 13 Februari 2016 lalu aku sampai terbayang-bayang bagaimana kerennya aplikasi yang baru dilaunching Blue Bird di Semarang itu membantu kita untuk lebih mudah saat memesan taksi.

Aah, seandainya saja aku punya My Blue Bird di handphoneku, pasti hidupku akan lebih mudah.

Kemudahan yang Ditawarkan My Blue Bird

Mau tahu kenapa aplikasi tersebut bisa memudahkan hidup kita, terutama dalam permasalahan pesan-memesan taksi?

Yang pertama, irit pulsa. Dengan adanya aplikasi ini, kita nggak perlu repot-repot menghubungi customer service-nya Blue Bird. Apalagi tahu sendiri kan kalau telepon no rumah pakai handphone itu pulsanya cepat banget habis. Pernah nih aku punya pengalaman, saat itu lagi butuh pergi naik taksi, tanpa babibu ngecek pulsa yang tersedia di handphone langsung cuzz aja telepon pihak CS. Diangkatlah oleh seorang mbak-mbak muda dengan suara yang merdu. Ditanya-ditanya keperluan dan mau dijemput serta diantar ke mana. Belum selesai proses pemesanan terjadi, tiba-tiba… tit tit tit… sambungan telepon putus. Cek pulsa ternyata habis bo. Pantesan aja tiba-tiba putus. Nah, dengan si aplikasi biru ini kita nggak bakal ketemu kejadian kaya gitu.

Bisa Pilih Taksi Sendiri, Pic: Hasil Skrinsut HP Suami
Kedua, dengan aplikasi My Blue Bird kita bisa pesan dan pilih taksi yang lokasinya paling dekat sama kita. Jadi nih, bedanya pesan taksi Blue Bird lewat CS dan aplikasi ini; kalau lewat CS kan kita mesti telepon dan CS yang akan mencarikan taksi terdekat dari lokasi penjemputan kita, nah kalau dengan aplikasi biru ini, kita akan disodori peta dan bisa tahu taksi mana yang terdekat dengan lokasi kita. Langsung deh kita bisa klik taksi pilihan kita. Kita juga bisa mendapat info nomor punggung taksi tanpa menunggu sms pemberitahuan masuk dari CS dan siapa sopirnya saat itu juga. So, lebih cepat dan mudah kan?

Estimasi Order
Ketiga, kita bisa tahu estimasi biaya perjalanan menggunakan taksi sebelum order. Misal nih, kita punya rencana menjemput teman di stasiun Tawang, sementara uang yang kita punya mepet. Biar nggak tengsin di jalan karena uang kurang, kita bisa pakai My Blue Bird untuk memberikan estimasi biaya perjalanan ke stasiun Tawang. Kalau kira-kira uang yang kita punya kurang, kan bisa cari pinjaman dulu, hehe.

Tracking Taksi
Keempat, kita bisa melakukan tracking sampai dimanakah armada taksi yang sedang melakukan penjemputan. Jadi kalau biasanya kita order taksi lewat CS, suka gundah gulana nggak jelas karena taksi yang ditunggu belum datang juga, lewat aplikasi ini kita bisa memantau perjalanan si taksi. Berasa kaya detektif ya, hehe.

Kelima, dengan aplikasi ini kita bisa kasih review ke sopir taksinya secara langsung. Jadi perusahaan bisa tahu bagaimana pelayanan karyawannya kepada customer. Lewat review yang ada pula kita juga jadi tahu bagaimana kira-kira kualitas pelayanan sopir tersebut. So, bisa membantu saat kita memilih taksi. Misalnya, saat kita mau order taksi, ternyata ada dua atau tiga taksi yang posisinya dekat dengan lokasi penjemputan kita, dengan membaca review yang ada, kita bisa menentukan pilihan dengan lebih yakin.

Nah, kira-kira lima alasan itu deh yang bikin aku pengen banget punya My Blue Bird di handphone. Semoga setelah ini ada yang ngirimin handphone android seri terbaru, ya Allah… aamiin J.

Menjalankan My Blue Bird


Untuk mengoperasikan aplikasi dari Blue Bird tersebut juga sangat mudah kok. Hasil dari curi-curi lihat saat acara launching aplikasinya di Semarang bulan Februari lalu, berikut ini nih langkah-langkah yang harus kita tempuh biar bisa menjalankan aplikasinya;




Pertama, pastinya unduh dan install My Blue Bird di handphone. Ya iyalah, kalau nggak melewati proses ini jadinya kaya aku begini deh, cuma mupeng berat.

Kedua, isi alamat penjemputan, lalu klik gambar taksi yang paling terdekat dengan lokasi kita. Isi form terus klik order deh.

Ketiga, klik tombol active order. Sudah deh tinggal nunggu taksi pesanan kita datang, sembari memantau sampai manakah taksi tersebut berada.

Hanya tiga langkah! Mudah, cepat dan nggak perlu pakai ribet kan? Oya, sama seperti memesan taksi lewat CS, ada minimum ordernya juga ya. Jadi jangan kaget kalau nanti argo yang tertera hanya lima belas ribu, tapi sopirnya minta dua puluh lima ribu ya.

Mengapa Harus Blue Bird?

Blue Bird memang taksi andalan dengan kualitas yang terpercaya. Sejak Blue Bird masuk ke Semarang, aku jarang banget pakai taksi lain selain Blue Bird. Pelayanan CS-nya cepat, telepon nggak perlu lama nunggu nomor taksi yang akan menjemput karena nomor taksi akan segera dikirim lewat sms. Bahkan bulan lalu saat aku mau pergi ke daerah Krapyak, baru aja panggilan telepon ke CS ditutup, belum ada SMS masuk nomor armada yang akan menjemput, eh tiba-tiba taksinya sudah nongol aja di depan rumah. Berasa magic banget, hehe.

Selain pelayanan CS yang cepat, sopirnya pun sangat ramah dan enak diajak ngobrol. Hampir semua sopir taksi Blue Bird yang pernah aku naiki nggak ada tuh yang jutek, semua pasti ramah dan asyik jadi teman cerita sepanjang perjalanan. Pokoknya setiap habis naik taksi Blue Bird, pasti jadi punya pengalaman baru deh. Dari yang dapat cerita ibunya yang sakit sama kaya ibuku, ada yang cerita pengen jadi pengusaha, ada yang cerita pengalaman kerjanya di Blue Bird selama bertahun-tahun. Seru lah, jadi punya bahan nulis di blog juga, hehe.

Selain ramah, sopir Blue Bird selalu all out dalam melayani pelanggannya. Kebetulan karena kondisi ibu yang sakit stroke, jadi setiap kita mau pergi naik taksi. Suamiku pasti harus menggendong ibu hingga ke dalam taksi. Hampir semua sopir taksi Blue Bird pasti ikut membantu menggendong ibu, bahkan ada sopir yang badannya jauh lebih besar dari suami yang membopong ibu sendirian. Huaaa, terharu banget deh.


Sopir Taksi Ini yang Kemarin Nggendong Ibu, Sayang Aku Lupa Namanya :(
So far, aku suka dan cinta banget dengan pelayanan Blue Bird. Semoga Blue Bird selalu memberikan inovasi-inovasi baru untuk memberikan pelayanan dan fasilitas yang terbaik tidak hanya bagi pelanggannya, namun juga bagi para sopirnya yang selalu siap di garda depan menjadi ujung tombak pelayanan terbaik perusahaan kepada pelanggan.

Dan semoga sebentar lagi aku tidak lagi berandai-andai untuk memiliki My Blue Bird di handphone-ku ya. Buat kalian yang punya hp berbasis android dijamin nyesel deh kalau nggak download aplikasi keren ini, sumpeeee deh!


Tulisan ini diikutsertakan pada My Blue Bird Blogging Competition yang diselenggarakan oleh PT Blue Bird Tbk




8 comments:

  1. Blue Bird pelayanannya memang oke. dan aplikasi my blue bird ini memang sangat memudahkan pelanggannya.

    ReplyDelete
  2. Mba Ririt... aku tadi ngobrol2 sama suami, bisa lho pasang app ini di windows phone. ternyata ayah hasna sudah agak lama pasangnya, tapi setelah acara kita di bluebird itu. lhah dia ga cerita2.. -_-

    btw aku juga skrg males pakai taksi lain selain bluebird

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah, telat ngasih taunya mbak.. dulu sih dibilangin mbak yang dari Bluebird bisa tapi app nya namanya apa gitu, aku cari sepulang dari acara nggak ada di windows store nya.. kapan2 deh diajarin cara install di windows phone :)

      Delete
  3. saya juga kadang pakai bluebird kalo bepergian. namun saya belum coba aplikasinya.. nanti mau coba ah sepertinya lebih praktis ya..
    Semoga menang kak :)

    oh iya kak jika berkenan bolehkah folback blog saya? makasih sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Hanan, salam kenal. Saya juga belum coba aplikasinya kok, ini cerita mupeng :D :D Siap meluncur :)

      Delete
  4. Wah widya belum coba aplikasinya. Salam kenal mbak :D

    ReplyDelete

Would you mind telling me your opinion about this?
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.


Thanks for visiting, pals.