Bersama Calsi, Setrong MengASIhi saat Puasa

  • Wednesday, May 24, 2017
  • By Marita Ningtyas
  • 10 Comments


Bersama Calsi, Setrong MengASIhi saat Puasa



*Bukan Sponsored Post

Sebagai ibu dengan anak mutant (baca: anak yang tidak ASI eksklusif), seringkali aku merasa minder kalau ketemu orang saat baby Affan lagi asyik ngenyot susu dari botol kesayangannya. Apalagi kalau belum apa-apa orang-orang ini sudah nyerocos bilang, “ah, kurang usaha kamu… dasar malas.. masa anak dua gagal ASIX semua.. makanya bahagia dong…” dan segala macam pernyataan sejenis.

Well, bukan kalian toh yang ngrasain tercabik-cabiknya hati ini ketika tangan mungil Affan dicoblos jarum berkali-kali untuk diambil darahnya, dan darahnya begitu kental dan susah keluar saking doi kurang cairan? Bukan kalian yang ada di sana mendengar tangisannya yang menyayat hati. Bukan kalian pula yang cuma bisa tertegun ketika satu bulan setelah dia lahir, timbangannya hanya naik 300 gram. Aah, sudahlah dijelaskan seperti apa toh tetap akan ada yang mencibir, so daripada aku baper mending let’s back to laptop. Aku percaya bahwa setiap ibu pasti tahu dan akan mengusahakan yang terbaik untuk bayinya.

Buat aku Affan is smart baby. Dia tahu banget kapan butuh nenen dan kapan mau mimik sufor, bahkan meski sudah minum sebotol besar sufor, dia akan tetap nyungsep minta nenen, baru deh bisa lelap boboknya. Begitulah, menyusui bukan sekedar banyaknya ASI yang keluar, tapi juga tentang memberikan cinta dan rasa nyaman ke bayi. Makanya aku bertekad meski ASI ku nggak sebanyak busui lainnya dan disambung sufor, aku akan tetap menyusui Affan sampai dia merasa tidak lagi membutuhkannya. Buktinya Ifa yang nggak ASIX pun tetap nemplok sama nenen meski sudah disapih bertahun-tahun yang lalu.

Untuk membantuku tetap bisa menyusui dengan lancar meski tidak sempurna, aku biasanya menggunakan bantuan ASI Booster, dan Calsi salah satu favoritku.

Kenapa Harus Calsi

Calsi; Tidak Sekedar ASI Booster

Sebagai seorang ASI booster hunter, aku selalu mencoba berbagai macam ASI booster. Dari yang bentuknya teh seduh, kapsul hingga coklat batangan aku pernah mencobanya. Dua atau tiga bulan yang lalu seorang sahabat menawariku untuk mencoba CALSI. Singkatan dari Coklat Pelancar ASI, CALSI ini merupakan salah satu produk dari Coklat Aren Mbah Uti. Iya, coklat kekinian yang rasanya enyak banget itu lo.

Aku langsung dong beli sekotak, kalau nggak salah harganya Rp. 40.000. Satu kotak dapat 5 sachet. Satu sachet kurang lebih terdiri dari 40 gram bubuk coklat. Banyak banget kok isinya, jika diseduh dalam satu buah gelas belimbing, bisa buat dua kali minum; pagi dan sore.

Apa itu Calsi


Terbuat dari ekstrak fenugreek, dark chocolate, gula aren, susu bubuk dan krimer nabati, rasa Calsi ini unik banget. Coklatnya enak dipadu dengan fenugreek yang baunya khas. Endezz. Aku lebih suka membuatnya dengan air dingin, jauh lebih segar dan nggak eneg buatku.

Pastinya sudah tahu kan kalau ekstrak fenugreek bisa membantu produksi ASI jadi lebih banyak hingga 900%? Itulah kenapa aku tertarik banget sama si Calsi ini. Sebelumnya aku sudah membuktikan efek fenugreek di salah satu produk ASI booster lainnya. Ternyata di Calsi, fenugreek pun ngefek banget kok. Saat minum Calsi, Affan yang biasanya minum sufor 5 – 7 botol, bisa berkurang jadi 3- 5 botol saja dalam sehari.

Baca juga; Berjuang NgASI bersama ASI Booster Tea

Siapa yang perlu mengonsumsi Calsi

Keunggulan lain dari Calsi, jelas karena minuman ini mengandung coklat. Anti depresan di dalam cokelat membantu banget untuk para busui yang mudah baperan kaya aku, hihi. Jadi selain berfungsi sebagai ASI Booster, Calsi ini ampuh juga untuk mood booster. Bikin hepi dan lebih rileks deh pokoknya.

Yang aku suka juga dari Calsi, cara bikinnya gampil banget. Nggak perlu rebus ini itu, tinggal seduh saja setengah sachet Calsi dengan air hangat atau dingin, siap diminum deh. Untuk lebih jelasnya, bisa disimak video berikut ini;



Oya, sini aku bisikin… selain untuk memperlancar ASI, Calsi bisa dipakai untuk memperbesar payudara lo. Wah, ini sih namanya sekali dayung dua tiga pulau terlampaui… nyenengin anak sekaligus suami ye, hehe.

Manfaat Calsi Lainnya

Berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan kalau mau berikhtiar bikin hepi pak suami;

  1.  Siapkan dua sendok teh Calsi dan seduh dengan air hangat secukupnya hingga mengental.
  2. Bersihkan payudara dengan air hangat.
  3. Oleskan Calsi yang sudah kental pada payudara dengan disertai pijatan yang lembut dengan kedua jari tangan dari arah bawah ke atas secara melingkar.
  4. Lakukan setiap pagi dan malam hari, masing-masing kurang lebih 15 – 30 menit untuk hasil yang maksimal.
  5. Bilas payudara dengan air bersih.

Berhubung aku belum mencoba, jadi nggak bisa kasih review deh soal manfaat Calsi yang ini, mungkin ada yang mau coba.. ntar share ya hasilnya.. beneran ampuh atau nggak, hehe.

Tapi perlu diingat ya, pals.. apapun ASI booster yang kita konsumsi, yang terpenting adalah jaga makan – makan yang sehat-sehat, banyakin makan buah dan sayur. Lebih baik lagi kalau makan dalam porsi kecil tapi sering. Bisa dicoba juga teknik power pumping untuk menambah kuantitas ASI. Dan yang paling penting be happy, don’t baper.. hehe. Bahkan meski harus disambung sufor pun, jangan pernah merasa bersalah dan merutuki bahwasanya kita ibu yang gagal… kita akan tetap menjadi ibu terbaik untuk anak-anak kita kok.

Tips Memperbanyak ASI

Buat yang pengen nyoba Calsi ataupun produk Coklat Aren Mbah Uti, bisa order ke mbak Zuela Cendana alias mbak Baby Tuppy ya. Berikut informasinya;

Instagram: @baby_tuppy
Whatsapp: 0857-4064-8313
Fans Page : New Babytuppy

Semoga cocok ya, pals. Semoga mengASIhi lancar, ibadah di bulan ramadhan pun tetap bisa pol-polan. Aamiin. Sampai jumpa di postingan selanjutnya!


You Might Also Like

10 comments

  1. Dulu, pas belum punya anak, aku sering ngrasani, mbatin sih tepatnya Mbak, pas lihat ada anak yg dikasih sufor.

    Sekarang sudah punya anak sendiri ya, aku jadi paham bagaimana perjuangan seorang ibu yg ingin memberikan semua yang terbaik bagi buah hatinya. Cuman, aku juga jengkel misalnya ada ibu yg dengan mudahnya menyerah saat di 3 hari pertama ASInya gak keluar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu Ifa aku nggak tahu kalau bayi pny cadangan makanan smp 3 hari.. Nangis terus, mana seruangan cuma Ifa yg nangis sendiri, nangisnya dr bayi udah ngeri aja ni anak. aku post SC ga bs optimal gendong.. Dikasih nenen blm kluar dia ngamuk.. Akhirnya kasih sufor sejak hari pertama. :(

      Setelah dpt ilmunya, yg Affan aku nyante waktu ASI blm kluar n baru kluar di hari kedua. Tapi drama bilirubin, darah mengental krn dehidrasi, bb yg naik seuprit akhirnya sambung sufor juga :(

      Tapi klo liat Affan sekarang udah lega bangeeet :)

      Delete
  2. Waah kalo coklat sih semua suka yaa. Jadi minum boosternya ga terpaksa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.. Enaaak.. Bikinnya juga gampang :)

      Delete
  3. Selamat berjuang menjadi Ibu ya mbaa, jangan lelah cari ridhonya Allah.. Semoga dipermudah, yang tegar sama omongan orang. Mereka kan nggak tau gimana rasanya berjuang dengan "sedikit berbeda" :)

    ReplyDelete
  4. iihh pengen coba iiihh... gak usah rebus2 ya mbak, jadi simpel..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, gampiiil.. Rasanya juga enak :)

      Delete
  5. Nanti kalau aku punya anak minum calsi secara coklat pasti enak ya dan biar asinya banyak ☺

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com