Antara Sepatu dan Batasan Waktu Bermain untuk Ifa

  • Monday, November 06, 2017
  • By Marita Ningtyas
  • 0 Comments



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Nggak kerasa sudah masuk hari kelima aja nih tantangan 10 hari komunikasi produktifnya. Semoga lancar hingga hari kesepuluh dan bisa extended to 15 days. Seperti biasa aku bisa update menjelang deadline, karena memang bisanya pegang laptop cuma saat malam hari. Meluangkan waktu di antara beberapa to do list kerjaan.


Wokay, hari ini Ifa happy banget karena dapat informasi dari bu guru kalau besok tanggal 7 November, kelas mereka akan mengadakan outing ke Demak. Ifa bilang dia harus bangun pagi dan berangkat lebih awal. Aku cuma tersenyum sambil manggut-manggut. Bisa dipastikan besok tanpa susah aku bangunkan, pasti dia sudah siap duluan. Selalu begitu kalau dijanjikan outing oleh ibu gurunya. Apa minta outing setiap hari aja ya, hihihi.

Di grup whatsapp kelasnya Ifa, bu guru juga menyampaikan beberapa rules menyangkut acara outing besok pagi. Di antaranya anak harus dibawakan uang empat ribu rupiah untuk membayar tiket masuk museum dan anak tidak boleh pakai sandal jepit. Waduh, aku dan ayahnya baru ingat sepatu sandal kesukaan Ifa hilang sebelah karena jatuh saat naik motor. Alas kaki yang tersisa ya tinggal sandal jepit. Sekolah Ifa memang memperbolehkan anaknya pakai sandal, karena sering menjelajah dan kotor-kotoran di alam. Akhirnya kami memutuskan untuk membelikan sepatu sandal sejenis yang telah hilang.

Sesampainya di toko swalayan tempat  kami membeli sepatu sandal yang lama,  ternyata sepatu sandal yang ingin kami beli sudah tidak ada lagi. Ada satu pasang, tapi ukurannya terlalu kecil untuk Ifa. Saat kami mengajak Ifa ke toko lain untuk mencari pilihan lain, Ifa menolak. Begitulah Ifa. Kalau kami sudah bilang “kita ke toko A ya buat beli sepatu sandal,” ya beli sandalnya harus ke toko A, diajak pindah ke toko B bakalan nggak mau dan manyun, atau malah tantrum. Akhirnya daripada heboh, kami tanya ke Ifa;

Ayah: “Ya sudah, kalau nggak mau ke tempat lain, Ifa maunya beli yang mana? Sepatu sandal yang kaya punya kak Ifa dulu sudah nggak ada di sini.”

Ifa pun bingung sambil matanya melihat-lihat beberapa pasang sepatu yang tertata rapi di etalase. Akhirnya Ifa pun menunjuk ke sepasang sepatu. Setelah mencoba beberapa ukuran, akhirnya diputuskanlah untuk membeli sepatu yang dipilih Ifa. Sudah siap untuk berpetualang besok deh.



Ternyata kak Ifa belum mau pulang;

Ifa: “aku boleh main mandi bola dulu, bun?”
Aku: “boleh, tapi sebentar ya. Besok kan mau pergi, jadi harus tidur lebih awal.”
Ifa; “iya iya.”

Meski setengah nggak yakin dengan iya-nya Ifa. Hehe. Sebenarnya tujuan Ifa ke mandi bola itu mau main sama adiknya, tapi Affan-nya tidur dengan lelap. Akhirnya Ifa main sendiri deh.
Aku dan ayahnya mulai nggak nyaman. Tempat bermain di situ kurang tertata dengan baik. Tempat duduk untuk yang menunggu pun hanya beberapa, jadi ya kami cepat capek. Belum lagi ada beberapa perokok yang asapnya nyebar ke mana-mana. Akhirnya kami mulai membujuk Ifa untuk pulang, setelah melihat sudah 15 menitan Ifa bermain di sana.

Ayah: “Sudah yuk, mainnya.”
Ifa: “Masih mau main, masih sebentar.”
Bunda: “Oke, mau main berapa menit lagi? Sepuluh atau lima belas menit?”
Ifa: “Nggak mau disuruh milih. Masih mau main.”

Udah deh kalau lagi keluar sungutnya begini, si Ifa bisa bikin naik darah deh. Akhirnya dengan sedikit menata kesabaran, berhasil juga kasih penjelasan ke Ifa.

“Di sini banyak yang ngerokok. Bunda dan ayah nggak tahan asapnya. Adik juga nanti bisa batuk kalau banyak kena asap rokok. Belum lagi tempatnya panas, tidak ada kursi untuk ayah bunda. Kalau kak Ifa mau besok kita ke Super*** ya, tempat mainnya lebih luas dan nyaman. Adik bisa ikut main, dan merangkak mengejar kak Ifa.”

Meski manyun dan masih menyisakan sedikit rengekan, Ifa mau juga diajak pulang. Alhamdulillah, kali ini bundanya nggak perlu pakai suara keras dan melotot. Kan sudah belajar komunikasi produktif. Hehe.

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com