Menilik Rahasia Pengaturan Keuangan yang Sukses dari Orang Tionghoa

  • Tuesday, February 06, 2018
  • By Marita Ningtyas
  • 2 Comments

Menilik Rahasia Pengaturan Keuangan yang Sukses dari Orang Tionghoa

Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Pernah nggak sih pals ketika sedang berjalan-jalan atau tidak sengaja memiliki tetangga yang orang Cina atau orang Tionghoa, terlintas dalam pikiran kalian kalau ternyata sebagian besar dari mereka memiliki usaha yang sukses atau setidaknya bisa hidup dengan lebih baik? Hal tersebut nggak terjadi secara instan lo. Ibuku pernah cerita tentang salah seorang muridnya yang qodarullah keturunan Tionghoa. Muridnya ini cerita kalau di rumahnya mereka makan sangat sederhana demi menghemat pengeluaran. Kalau kehidupan mereka sudah sukses, barulah mereka akan makan enak. Dari cerita muridnya ini, ibuku jadi tahu kalau orang Tionghoa memiliki cara pengaturan keuangan yang sudah dilatih sejak kecil sehingga di usia dewasa, apa yang diajarkan sejak usia dini tersebut berguna dan diaplikasikan dalam kehidupannya. Itulah yang menyebabkan usaha atau kondisi keuangan orang Cina tetap dalam kondisi yang cukup aman.


credit by bisnisukm.com

Ada beberapa rahasia yang harus kita ketahui dan kemudian diaplikasikan langsung atau diajarkan ke anak. Pertama adalah memulai usaha sejak kecil. Sebagian besar orang Cina sudah mengajarkan mengenai bisnis sejak anak masih kecil. Pengenalan mengenai usaha tersebut bisa ditunjukkan dengan cara menabung dan membantu orang tua, misalnya dengan menjaga toko yang dimiliki. Dari pengalaman tersebut, secara perlahan anak akan tertarik untuk meneruskan usaha keluarga atau bahkan membangun usahanya sendiri.

credit by station.id

Kedua adalah hemat pangkal kaya. Sebagian besar orang kerap mengatakan jika orang Cina itu pelit. Akan tetapi, pada kenyataannya, orang Cina tidak pelit melainkan perhitungan. Mereka tahu kapan harus menggunakan uang dan hal manakah yang tidak diperlukan sehingga tidak perlu dituruti. Selain perhitungan dalam masalah mengeluarkan uang, orang Cina juga cenderung dapat menabung hingga 50% dari pendapatan yang ia miliki. Uang yang ditabung tersebut secara perlahan menumpuk dan akhirnya bisa dipergunakan untuk beragam jenis keperluan yang dibutuhkan. Penghematan yang dilakukan oleh orang Cina tersebut tidak hanya karena turun menurun diajarkan, namun juga berdasarkan ilmu yang dituliskan dalam buku Klasik Tionghoa karya Dao De Jing. Buku tersebut mengemukakan jika hidup ekonomis adalah salah satu dari harta kartun terbesar.



Ketiga adalah tidak berhutang. Orang Cina umumnya tidak melakukan hutang jika tidak kepepet atau sangat diperlukan. Bahkan hutang sendiri dianggap sebagai aib. Karena hal tersebut, tidak heran jika orang Cina sangat perhitungan akan pengeluaran yang dikeluarkan. Bahkan beberapa mengatakan jika orang Cina cenderung akan menyusun uang yang ada di dompet mulai dari yang terkecil hingga terbesar. Jika saat akan membeli sesuatu dan ternyata uang kecil di dompetnya tersebut tidak mencukupi, maka ia tidak akan jadi membeli barang tersebut kecuali jika barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Penting banget nih, di agama Islam sendiri masalah hutang sendiri adalah hal yang sebaiknya sangat dihindari, apalagi jika sekedar untuk  memuaskan keinginan dan gengsi.


 Rahasia lainnya dari orang Tionghoa dalam mengatur keuangan adalah:
  • Melakukan tawar menawar. Di Indonesia, tawar menawar kerap dilakukan oleh ibu-ibu di pasar, namun biasanya para ibu juga tidak berani menawar hingga harga yang terlalu rendah. Akan tetapi, orang Tionghoa mampu menawar hingga 50-75% lebih rendah agar bisa mendapatkan harga yang terbaik. Wah, ini kelemahanku banget. Paling nggak bisa nawar, suka nggak tega. Jadinya, kalau punya uang dan butuh ya dibeli, nggak cukup uangnya ya ditinggal pergi, hehe.
  • Tidak menyia-nyiakan kesempatan sekecil apapun itu.
  • Pandai dalam membangun relasi yang kelak bisa menjadi penghubung atau memberikan manfaat untuk bisnis yang dibangun.
  • Memikirkan masa depan dengan lebih baik.

Setelah mengetahui tips rahasia keuangan yang sukses dari orang Tionghoa tersebut, aku jadi merasa perlu untuk menata ulang manajemen keuangan keluarga nih. Terutama soal membedakan mana kebutuhan dan keinginan, masih suka kacau soal hal itu. Kalau kalian bagaimana, pals? Apa dari tips rahasia tersebut, sudah ada yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari? Semoga bermanfaat ya.

credit by hipwee.com

 
Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.


You Might Also Like

2 comments

  1. Sebisa mungkin saya juga menghindari yang namanya hutang, tapi masih belum bisa sepenuhnya :(

    ReplyDelete
  2. Perlu saya coba ini tipsnya, harus berhemat dan kalau bisa tidak berhutang.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com