Mars vs Venus

  • Wednesday, November 15, 2017
  • By Marita Ningtyas
  • 2 Comments



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Wah, udah 14 hari nih, kurang sehari lagi game level 1 Bunda Sayang #3 resmi ditutup. Nggak sabar nih mendapat kejutan materi dan game selanjutnya. Baru materi pertama aja udah seru banget.

By the way, pagi ini aku mendapat kejutan lain dari kelas Bunda Sayang #3.  Yoi, setelah Rabu lalu dikasih cemilan berkomunikasi dengan anak, kali ini gentian dikasih cemilan yang berkaitan dengan komunikasi ke pasangan. Aku senyum-senyum sekaligus manggut-manggut baca materinya.

Aah, pantesan begini, pantesan begitu. Setelah baca materi Perbedaan Otak Wanita dan Laki-laki yang diambilkan dari kajian Dr. Aisyah Dahlan, aku jadi paham kenapa wanita dan laki-laki ditakdirkan bersama. Ya, mereka memang kudu saling melengkapi dan mengisi. Makanya janganlah sebuah rumah tangga itu berakhir karena masalah “kami terlalu berbeda”. Ya emang dari sononya wanita sama laki-laki itu beda, kita yang harus belajar mengenali perbedaan itu.

Yang mau langsung kulik videonya, mangga lo...


1. Jumlah Komunikasi per hari

Pria mengeluarkan tidak lebih dari 7000 kata, termasuk kata-kata dan bahasa verbal dan non verbal. Wanita perlu mengeluarkan 20.000 kata, bahkan lebih.

Nah, pernyataan ini nih yang sering digunakan tameng buat para wanita membenarkan kecerewetannya, hihi. Alhamdulillah, suami sejak tahu hal ini jadi santai aja nanggepin istrinya yang kalau udah ngomong kaya gerbong kereta, panjaaaaaang. Kalau lagi semangat ngobrol, nggak bisa dihentikan, bisa sampai subuh deh pokoknya. Hihihi.

2. Perkembangan Otak

Otak kiri mengatur bagian tubuh sebelah kanan, bekerja untuk mengingat kata-kata, matematika, verbal, logis, fakta, analisa, syair, nyanyian, lineal, detail dan lebih teratur. Otak kanan cenderung kepada kreatif, warna, artistik, visualisasi, intuisi, gagasan, khayalan, holistik, music, bentuk dan ruang. Pada laki-laki otak kanan berkembang terlebih dahulu, hal ini yang menyebabkan anak laki-laki usia kurang dari 18 tahun terkesan santai, tidak serius. Setelah 18 tahun barulah otak kirinya berkembang sama dengan otak kanannya. Pada Perempuan otak kanan dan otak kiri berkembang seimbang, hal ini menyebabkan anak perempuan di usia sekolah cenderung lebih pintar dalam segala hal. Tetapi ukuran otak kanan laki-laki lebih besar daripada perempuan setelah berkembang sempurna.

Pantesan ya, suami itu kalau aku lagi ngajak diskusi akan suatu topik, seringnya responnya berkesan santai banget gitu. Kadang bikin gemes, kok gitu doang sih responnya. Tapi ternyata, dia mikirnya nggak cuma saat itu, sampai beberapa hari topik itu masih dipikir bener-bener. Baru setelah ketemu jawaban yang sesuai, dia suka nyeletuk, “kayanya yang kemarin itu begini deh harusnya, bun”. Padahal aku udah lupa dan udah nggak nunggu jawabannya, wkwk.

3. Corpus Colossum (Otak Tengah)

Laki-laki : Otak tengahnya tipis. Jadi otak kiri dan kanan bekerja sendiri-sendiri. Hal ini menyebabkan laki-laki cepat fokus setelah 10 menit. Dan pada saat fokus pendengaran laki-laki menurun. Perempuan: Otak tengahnya lebih tebal 30%, sehingga otak kiri dan otak kanannya bersambungan. Menyebabkan perempuan bisa mengerjakan pekerjaan lebih dari satu pekerjaan dalam satu waktu.

Nah, bener nih. Kalau suami udah fokus coding mah jangan diganggu, daripada makan hati. Anaknya nangis kaya gimana juga nggak bakal denger. Ataupun kalau denger jarang langsung bereaksi. Dipanggil juga baru jawab kalau udah teriak tiga kali, hihi.
Masalah multitasking jadi ingat waktu dia aku minta momong Ifa dan Affan sekaligus. Langsung angkat bendera putih. “Jangaaan, satu aja yang ditaruh rumah kalau mau ditinggal pergi. Aku kan bukan bunda yang bisa multitasking.” Wkwkkw.

Sudah Fitrahnya, 88% Pria Jarang lembut, jarang mempunyai perhatian, jarang mengerti wanita dan jarang pandai berkomunikasi.

Alhamdulillah, suami termasuk yang 12% berarti. Soalnya dia gampang banget ngeluarin kata-kata romantis sekaligus menunjukkan perhatian tanpa disuruh. Lucunya kalau komunikasi ke teman atau rekan kerjanya, dia suka kebingungan. Katanya sih dia kalau jelasin sesuatu suka muter-muter nggak jelas gitu, hihi. Masa iya aku harus jadi penerjemah buat dia di kantornya? Wkwk.


4. Wanita ketika marah susah untuk berterus terang.

Pria jika marah atau kesal akan berterus terang. 

Hmm, terus terangnya pakai bahasa tubuh sih biasanya. Kalau lagi marah biasanya bakal diam atau nggak asyik diajak ngobrol. Terus aku cuekin aja daripada ikutan bĂȘte, wkwk.
Kalau aku lagi jengkel, suka nggak jelas. Nggak ngomong terus jadi nyebelin deh pokoknya tingkahku. Tapi kok ya suami nggak ngeh juga. Padahal udah berkali-kali begitu. Baru setelah aku bilang “aku tuh jengkel sama kamu.” Baru deh dia ngeh, “laaa salah sendiri nggak ngomong.” Capek deeeeh.

5. Wanita jika tertekan butuh bicara, sedangkan pria akan diam untuk mencari solusi (Otak kanannya bekerja).

Pria berpikir wanita tidak mau ditanya pada saat tertekan seperti dirinya padahal wanita butuh mengeluarkan keluh kesahnya. Hal ini yang kadang menyebabkan pertengkaran. Wanita juga berpikir hal yang sama ketika pria sedang ada masalah, wanita akan mengeluarkan banyak pertanyaan padahal pria hanya ingin diam. Pria akan berbicara ketika telah menemukan solusi.

Iya banget nih. Kalau lagi badmood dan manyun pengennya ditanyain lagi apa or kenapa, disayang-sayang, tapi mah suami sering cuek, wkwkw. Baru kalau aku bilang “aku sebel bla bla bla.. “ baru deh ngeh.

Beda kalau suami kelihatan ada masalah, aku yang malah lebih aktif sampai ndower tanya ini itu. Tapi suami kadang malas respon, ternyata memang gitu ya cowok. Nggak mau ngomong kalau belum dapat solusi. Noted!

6. Masalah Curhat

Wanita jika curhat hanya ingin disimak, sedangkan pria bila mendengar curhat selalu menawarkan solusi sebagai bentuk tanggung jawabnya. Terkadang ini bisa menjadi sumber pertengkaran.

Jadi ingat drakor Temperature of Love waktu si pemeran utama cowok, chef ganteng lagi meminta pacarnya untuk curhat. “Oke, aku tidak akan menawarkan solusi, silakan ceritakan apa masalahmu.”

Makanya suami mah kadang bikin bĂȘte kalau dicurhatin.  Aku cuma pengen didenger, eh dia bilang “sabaaar.” Males banget hihi.


7. Kontak Mata

Wanita berbicara senang kontak mata karena otak tengah yang tebal jadi kuat tatap mata dalam waktu lama, sedangkan pria kurang menyukai kontak mata.Pria lebih menyukai melihat benda.

Terjawab sudah kenapa suami nggak suka lama-lama kontak mata, terutama pas pacaran dulu. Kirain grogi or nggak jujur, ternyata laki-laki memang begitu ya. Noted!



8. Sudut Pandang

Laki-laki sudut pandang matanya sempit. Kornea dan Retina matanya memanjang lurus tidak bisa melebar. Hal ini menyebabkan terkadang susah mencari barang. Wanita sudut pandangnya luas. Kornea dan Retinanya melebar.

Manggut-manggut lagi soalnya sering banget nih suami, nyari kunci motor, nyari handuk, nyari ini nyari itu. Ternyataaa begini to.

9. Membaca Peta

Wanita kesulitan dalam membaca peta atau petunjuk arah. Hanya 12% perempuan yang jago dalam membaca peta. Hal ini dikarenakan ketebalan otak tengahnya. Sedangkan pria tahu arah dengan pasti.

Bener banget nih, soalnya aku susah hafal arah. Harus ratusan kali dulu ke tempat itu baru bisa kembali, hihi. Nah kalau urusan arah-mengarah, aku pasrah bongkokan deh sama suami. Aku mah nggak ngeh urusan barat timur selatan tenggara. Parah banget.

10. Shopping

Wanita jika berbelanja merupakan kegembiraan, sedangkan pria berbelanja adalah teror bagi pria. Pria hanya punya waktu bersama hanya 20 menit, setelah itu sebaiknya diadakan kesepakatan terlebih dahulu. 

Hmmm, agak nggak berlaku sama aku sih. I don’t really like shopping kalau nggak perlu. Dan suami pun bukan tipe yang nggak mau nemenin shopping, dia malah excited banget kalau pas belanja bulanan, hihi. Dengan rela dan ikhlas mengantarkan, menemani dan belanja bareng.


11. Nonton TV

Wanita melihat acara TV dengan tekun karena ingin menikmati emosi pemain. Sedangkan pria gemar mengganti saluran TV, hal ini karena mencari solusi.

Berhubung udah lama nggak nonton TV bareng jadi udah agak lupa kebiasaan ini. Tapi kalau diingat-ingat iya sih, doi memang suka mindah-mindah channel, terus kalau nggak sreg semua dimatiin atau asal nonton satu tontonan yang paling mending, hehe.

12. Pancaran Emosi

Otak pria 99 pikiran dan 1 emosi, sedangkan Otak wanita 99 emosi dan 1 pikiran. Jika pria mengalami emosi negatif (marah, sedih) berimbas pada otak kanan, sedangkan perempuan jika mengalami emosi negatif yang terganggu seluruh otaknya. Ketika wanita sedih seluruh otak kena semua, wanita tetap masih bekerja tetapi kesedihannya tetap nampak. Wanita dapat mengendalikan 99 emosinya dengan 1 pikirannya.

Pria tidak nampak kesedihannya, karena otak kirinya tidak terganggu maka masih bisa bekerja seperti biasanya, memimpin rapat dan sebagainya. Karena pancaran emosi sangat besar jika sudah marah sampai berteriak dan memukul berarti sudah marah besar. Ini makanya 1 emosinya tidak dapat mengendalikan 99 pikirannya. Sedangkan Wanita jika marah sekali akan diam dan badannya kaku.

Setuju lah ini. Aku kalau lagi marah, sedih atau badmood. Semua kerjaan tetap bakal kelar, tapi pasti kelihatan kalau lagi ada masalah. Dan pengennya cepetan pulang beresin masalah, atau lebih tepatnya ngomel-ngomel ke suami, hihi. Beda sama suami, misal kita habis ribut kecil nih, di kantor masih bisa tuh coding atau rapat sama temennya. Tapi kalau udah marah besar, bisa nggak pulang-pulang, wkwkkw.

Nah, setelah tahu perbedaan-perbedaan tersebut, nggak perlu lagi ya gontok-gontokan, baperan atau narik urat leher hanya gegara masalah odol di kamar mandi, wkwk. Sudahlah ikhlaskan saja.. sambil sounding ke diri kita, “oke deh hubby, you’re really from Mars, and I’m exactly from Venus.” Wkkwkwk.

Anyway, ada kata penutup keren dari materi bu Aisyah Dahlan; “Mitra yang terbaik adalah mitra yang terbalik.”

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Sumber Materi: Cemilan tentang Perbedaan Otak Wanita dan Laki-laki di WAG Bunsay #3 Jateng.

#hari14
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

You Might Also Like

2 comments

  1. Perbandingan pria dan wanitanya sangat mencolok. :'D

    ReplyDelete
  2. Bener banget tuh, Mbak. :D Hehehehe aku bacanya sambil senyum2.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com