header marita’s palace

OK Time Deposit, Cara Investasi Aman Bagi Pemula

cara investasi aman bagi pemula
Zaman now, sadar nggak sih, makin banyak orang yang melek investasi? Bahkan nggak cuma para eksekutif muda, ataupun orang kantoran yang mulai berpikir untuk menginvestasikan uangnya menjadi aset yang bisa bermanfaat di masa depan. Para ibu rumah tangga pun sekarang mulai sadar diri lo akan hal ini.

Dari hasil menyisihkan uang belanja tiap bulan, nggak sedikit para ibu yang bisa memiliki simpanan untuk hari tua. Keren kan?

Kadang aku suka merasa insecure kalau lihat mereka yang piawai mengelola keuangan. Sedangkan aku, masih saja terseok-seok mengatur duit agar bisa cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.
tantangan keuangan untuk freelancer
Ditambah sebagai freelancer, pendapatanku setiap bulan nggak menentu. Ada kalanya bulan ini dapat banyak, tapi bisa jadi bulan depan nggak ada pemasukan sama sekali.

Aku mulai merasa kalau anggaranku banyak yang bocor ketika waktunya bayar domain dan hosting, eh aku kelabakan karena ternyata nggak ada persiapan sama sekali. Padahal kalau dihitung-hitung total pendapatanku selama satu tahun sangat cukup untuk membayar domain dan hosting. Lalu ke manakah perginya uang itu.

Kalau biaya perawatan blog saja aku masih terengah-engah, apalah lagi menganggarkan dana traveling, dana darurat, dan investasi kan?

Menyadari hal tersebut, tahun lalu aku mulai merombak caraku mengatur keuangan. Tak hanya itu aku juga belajar cara investasi aman bagi pemula, khususnya untuk pekerja lepas sepertiku.
cara investasi untuk freelancer

Cara Investasi Aman Bagi Pemula ala Pekerja Lepas

Buat teman-teman kongkow dengan pekerjaan sepertiku, di mana dapat duitnya nggak bisa diprediksi. Ini tips berinvestasi ala aku:
cara investasi untuk pekerja lepas

1. Tentukan Goal

Hal pertama yang aku lakukan agar keuangan terkelola lebih baik adalah menentukan goal. Dari duit yang kudapat, mau buat apa nih.

Aku baru sadar kalau selama ini anggaranku banyak bocor di sana sini karena aku nggak ada goal sama sekali. Begitu dapat duit, berasa happy lalu sering kalap check out baju dan buku buat anak. Lalu ujug-ujug, eeh dompet dan rekening udah kosong lagi, wkwk.

Nah, aku nggak mau begitu lagi dong. Masa udah ngeblog bertahun-tahun, nggak kerasa duitnya nyanthol ke mana, mengsedih kan?

Aku mulai deh ngelist, apa saja sih yang pengen kuhasilkan dari pendapatan ngeblog. Ketemulah list seperti ini;
  • Blog Maintenance
  • Tabungan Umroh
  • Dream Car
  • Investasi
Oia, nggak lupa sebelum disisihkan untuk 4 poin di atas, sedekah dan infaqnya jangan dilupakan ya. Biar mensucikan harta dan lebih berkah. Aamiin.

2. Potong 10% Setiap Ada Pendapatan

Berhubung pendapatanku nggak tentu, maka cara yang aku lakukan biar keempat pos di atas terisi, aku melakukannya dengan menyisihkan tiap-tiap 10% setiap aku dapat duit. Jadi misal, hari ini aku dapat transferan sebesar Rp100.000, potong untuk infaq atau sedekah dulu, lalu ambil Rp10.000 untuk tiap pos.

Karena ada empat pos yang menjadi goalku saat ini, maka uang yang kusisihkan saat dapat duit Rp100ribu adalah 4 x Rp10.000,-. Sepuluh ribu untuk pos blog maintenance, sepuluh ribu untuk tabungan umroh, sepuluh ribu untuk pos dream car dan 10ribu untuk investasi.

Sepertinya receh banget ya? Namun ternyata saat mengecek laporan keuangan bulanan, aku ternganga. Aku bisa mengumpulkan duit yang menurut kalkulatorku cukup banyak. Lalu aku nyesel kenapa nggak dari dulu aku pakai cara ini.

Pepatah sedikit sedikit lama-lama jadi bukit bukanlah isapan jempol, pals. Yang penting konsisten, insya Allah pelan-pelan goal kita bisa tercapai, yakin deh.

3. Pilih Produk Investasi yang Sesuai Kebutuhan

Nah, saat pos investasi sudah ada di angka tertentu, alih-alih tetap menyimpannya dalam bentuk tabungan, aku akan memindahkannya ke dalam produk yang lebih punya nilai di masa depan. Aku yakin deh sohib kongkow pasti udah tahu juga kan jenis-jenis investasi?

Sebut saja ada Deposito, Giro, Emas, Properti, atau yang lagi hype saat ini adalah Saham dan Crypto, Menyadari kalau aku masih butuh banyak belajar tentang produk investasi, aku lebih memilih deposito dan emas sebagai bentuk investasiku. Selain lebih aman, resikonya kecil.

Btw, ngobrolin soal deposito, aku baru saja menemukan hidden gem yang keknya sayang banget kalau nggak kubagikan ke kalian deh, pals. Hidden gem yang kumaksud adalah deposito by OK Bank. Pernah denger nama bank yang satu ini?

Kenalan dengan OK Bank Yuk!

Buat yang masih asing dengan nama bank swasta ini, kenalan dulu yuk. Awalnya bank ini bernama PT Liman International Bank pada 1990. Sesuai dengan surat ketetapan dari Bank Indonesia, bank ini beroperasi sebagai Bank Umum.
investasi di OK Bank
Namun pada 2012, ada perombakan besar. PT Liman International Bank mengubah namanya menjadi PT Bank Dinar Indonesia. Kemudian pada 11 Juli 2014, saham perseroan ini mulai tercata secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode DNAR. Karena itu, namanya otomatis menjadi PT Bank Dinar Indonesia Tbk atau singkatnya dikenal sebagai Bank Dinar.

Perjalanan belum usai. Pada 25 Oktober 2018, sebuah lembaga keuangan asal Korea Selatan, APRO Financial Co, Ltd (APRO), mengakuisisi Bank Dinar dengan cara membeli 77.38% sahamnya. Lalu pada 8 Juli 2019, Bank Dinar melakukan merger dengan salah satu bank lain milik APRO, PT Bank Oke Indonesia.
siapakah OK Bank
Dalam proses merger itu, Bank Oke adalah bank yang menggabungkan diri, sementara Bank Dinar adalah bank penerima merger, atau disebut dengan surviving Bank. Hingga sejak 26 Agustus 2019, kedua bank itu resmi berdiri dengan nama PT Bank Oke Indonesia, Tbk.

Produk-produk OK Bank

Melihat perjalanan panjang dari Bank Oke atau yang lebih dikenal dengan OK Bank, tentunya produk keuangan yang ditawarkan nggak main-main dong. Yuk intip satu per satu produk keuangan yang bisa kita dapatkan layanannya melalui OK Bank.
OK Time Deposit

1. Pinjaman

Berbeda dengan produk kredit dari bank lain, produk unggulan yang ditawarkan oleh OK Bank beraneka rupa. Sebut saja ada Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi BPR, dan Pinjaman Rekening Koran.
 

2. OK Savings

Tabungan dari OK Bank cukup menarik. Untuk buka rekening cukup menyiapkan uang sebesar Rp100ribu. Sementara setoran kedua dan seterusnya bisa dimulai dari Rp20.000 saja.

Cocok nih, buat yang baru bisa nabung receh sepertiku. Jadi nggak perlu pusing harus nunggu duit gede baru ditabung kan? Biasanya, bukannya jadi tambah gede, cuannya malah menipis karena kadung buat jajan ke sana ke mari, hehe.

Keunggulan dari OK Savings antara lain, suku bunga yang ditawarkan cukup kompetitif, gratis biaya tarik tunai untuk saldo sebelum transaksi Rp5juta, memilik fasilitas internet dan mobile banking.

3. OK Tabungan Bisnis

Buat temen kongkow yang punya bisnis dan berniat membuat rekening khusus untuk kantornya, OK Bank punya produk istimewa nih. Pembukaan rekening bisa diawali hanya dengan Rp10juta. Jangan lupa lengkapi persyaratan dokumen yang diminta seperti KTP, Paspor dan KITAS untuk WNA, Akta Pendirian Lembaga, NPWP, Akta Anggaran Dasar dan Pengurus Terakhir, SIUP dan TDP.

4. OK Giro

Bagi para pemilik atau pengelola BPR, OK Bank punya produk kece yang akan membantu BPR bertumbuh. Hanya dengan minimal deposit Rp8juta, BPR bisa mendapatkan banyak keuntungan lewat produk OK Giro, seperti pelatihan gratis, instalasi OK! Link gratis, kemudahan dalam proses pemberian kredit, bisa membangun kerjasama dengan sesama BPR asuhan OK Bank.

5. OK Time Deposit

Nah, kalau yang satu ini cocok untuk aku dan temen-temen kongkow yang pengen belajar berinvestasi. Mau tahu lebih lengkap tentang produk keuangan dari OK Bank ini? Cekidot!

Apa Itu OK Time Deposit?

Merupakan salah satu bentuk investasi dengan resiko kecil yang dikelola oleh OK Bank Indonesia. Menariknya, selain menguntungkan bagi kita sebagai penyimpan uang, deposito via OK Bank juga memberikan keuntungan bagi mitra LKM (Lembaga Keuangan Mikro).
 
Fyi, OK Bank punya misi utama untuk memajukan keuangan mikro Indonesia. Nah, dengan kita menempatkan deposito via OK Bank, secara nggak langsung sudah mendukung misi tersebut.
manfaat OK Time Deposit
Dana deposito yang kita investasikan akan dikelola menjadi pinjaman bank tanpa jaminan, pengembangan teknologi layanan perbankan dan juga program-program pelatihan bagi LKM. Semakin banyak LKM yang berkembang, maka akan banyak pula masyarakat dan nasabah yang terjangkau layanan perbankan, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang belum bisa menikmati layanan keuangan dari bank umum.

Produk deposito dari bank lain juga banyak, tapi empat poin membuatku memilih OK Time Deposit:
  • Suku bunga kompetitif.
  • Pengelolaan fleksibel, bahkan untuk membuka deposito khusus individu bisa dilakukan via internet ataupun mobile banking tanpa perlu datang ke kantor cabang.
  • Tenor alias jangka waktunya beragam. Mau 1, 3, 6 atau 12 bulan? Pilih saja yang paling pas sesuai dengan kebutuhan.
  • Dijamin oleh LPS, jadi nggak perlu takut in case ada problem tertentu, simpanan berjangka kita bakal tetap aman dong.
kelebihan OK Time Deposit
Nah, buat sohib kongkow yang sudah siap untuk buka rekening OK Time Deposit, ceki-ceki syarat dan ketentuan yang berlaku:
  • Siapkan dana minimal Rp8.000.000.
  • Mengisi formulir pembukaan rekening.
  • Lampirkan dokumen pelengkap seperti KTP atau Paspor dan Kitas untuk WNA.
Gimana sekarang nggak pusing lagi kan mencari cara investasi aman bagi pemula? Lewat OK Time Deposit, kita bisa berinvetasi nggak hanya aman, tapi juga mudah dan nyaman.

Apalagi sekarang sudah ada OK! Bank Mobile Banking dan OK! Bank Token yang bisa membantu kita memantau keuangan dan cash flow di mana pun dan kapan pun. So, happy investing, pals!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

36 comments

  1. Investasi sekarang jadi pilihan para pebisnis karena menguntungkan, cuma di era digital yang banyak banget menyediakan layanan investasi perlu hati-hati. Tidak serta merta investasi bisa dipercaya, perlu cari tahu detailnya. Terima kasih sharingnya!

    ReplyDelete
  2. Terima kasih informasinya mbak.Bisa jadi referensi bila kita ingin investasi.

    ReplyDelete
  3. Aku banget ini, nggak jago mengelola keuangan, sepertinya boleh dicoba ya kapan-kapan, bookmark dulu ah

    ReplyDelete
  4. Justru karena pekerja lepas jadi terlatih ngatur duit, ya. Boleh juga nih tipsnya. Aku baru tahu soal OK Bank

    ReplyDelete
    Replies
    1. ok banget nih kayaknya. coba aku oprek dulu ya isinya apa aja.

      Delete
  5. Kalau, lembaga keuanga sudah dijamin LPS dan juga diawasi OJK, rasanya mulai tenang untuk berinvestasi, apalagi kalau ada benefit-benefit lain yang ditawarkan... Tambah semangat dah buat invest

    ReplyDelete
  6. Eh bener juga loh, kalau misal kita mau nyatetin tuh dikit-dikit kali berapa, misal kita tabung secara disiplin, akhirnya ngumpul banyak. Ntar bisa diinvestasikan di OK Bank ini.

    ReplyDelete
  7. Tentukan goal dulu untuk bisa mengatur keuangan itu memang penting banget ya, Mbak. Aku nih nggak jago sama sekali dalam mengatur keuangan 😂😂😂 Aku baru tahu kalau ada OK Bank setelah baca postingan ini.

    ReplyDelete
  8. Terima kasih mba..selain kenalan dg OK Bank aku jug dapat tips menabung nih.. Dama mba, yg goals itu aku blm tetapkan jd sering menguap tak tentu arah dananya..hehe..

    ReplyDelete
  9. Mbaak I can relate. Pas mau bayar2 bingung ini uangnya kemana sih? Ternyata budgeting perlu ya. Apalagi pengeluaran yg sifatnya tahunan. Biar gak tahu2 kok keluar uang gede ya ditabung dulu. Bener2 sedikit2 menjadi bukit deh.

    ReplyDelete
  10. Goal yang udah ditetapkan bisa jadi semangat nabung, aku juga mastiin hal satu ini. Karena sebagai freelancer itu job nya gak tentu, jadi harus pintar pintar mengelola rejeki yang kita dapatkan. Bisa nih memilih nabung di OK Bank untuk saving hasil kerja kita sebagai freelancer

    ReplyDelete
  11. Terima kasih infonya, Mbak. Akan sangat berguna jika sudah ada dana untuk diinvestasikan. Semoga cepat dapat pekerjaan tetap. Hehehe.

    ReplyDelete
  12. Sedang hits ya tabungan digital seperti OK Bank, terimakasih ya mbak Marita tips tipsnya. Jadi pengen lebih menghemat lagi buat investasi.

    ReplyDelete
  13. Namanya Bank Dinar, tapi berbasis syariah nggak ya mbak?
    Kalau iya, oke banget tuh

    ReplyDelete
  14. Keren Bun, makasih banget tipsnya nih perlu aku praktikkan tapi nanti wes hehehe
    masa-masa hamil nih aku udah boncos banget tapi bismillah sama lagi persiapin lahiran nanti. Semoga kita semua dimudahkan dalam mendapatkan rejeki dan sedekah aamiin

    ReplyDelete
  15. Permasalahan sama dengan saya. Waktunya bayar domain blog wah merasa kebobolan. Padahal pas dapat fee gak mikirin itu. Sekarang saya pun harus menyisihkan penghasilan ah. Buat goal sendiri dan investasi

    ReplyDelete
  16. Aduh aku nih udah nyisihkan ini itu eeh tahunya keambil hiks. Pakai OK Bank sepertinya membantu agar gak diutak atik pos-pos keuangannya. Makasih mba sudah berbagi pengalamannya.

    ReplyDelete
  17. Aku nih yang juga kelabakan kalau saatnya bayar domain, akhirnya pada dilepas tuh domain. Sayang banget, hiks.
    Membaca informasi ini jadi semangat untuk memulai investasi dgn menyisihkan yg didapat. Makasih mba.

    ReplyDelete
  18. Iya juga nie, sebagai freelancer, aku juga jarang banget menyisihkan Dana untuk saving apa lagi investasi. Sekarang aku jadi tercerahkan dengan adanya produk investasi dari OK Bank, mulai menabung lah dari sekarang.

    ReplyDelete
  19. Kbetulan banget mba Marita, saya sedang belajar investasi kadnag masih bingung mau investasi dalam bentuk apa, dan juga masih awam soal investasi, baca ini jadinya jadi banyak wawasan dan jadi bahan pertimbangan, termasuk menggunakan investasi melalui OK Bank

    ReplyDelete
  20. Keren Coach... Tulisan di bagian awal, sangat inspiratif sekaligus aplikatif. Bisa langsung dipraktikkan nih... Di bagian tengah sampai akhir sangat informatif. OK punya banyak program yang sangat menguntungkan. Makasih ya Coach

    ReplyDelete
  21. Emang sih kalau ngga punya goals jadi kita ngga punya target, alhasil malah ambyar jajan ini itu ngga tau ke mana. Cocok deh nyoba OK savings, setoran awal yang ringan, apalagi nabung kedua bisa minimal 20 rebo. Biar dikit asal rajin dan konsisten.

    ReplyDelete
  22. Perencanaan, pengaturan keuangan apapun itu yang terkait keluar masuk uang sangat amat penting dipantau yabak. Bagusnya lagi kalau setiap bulan di plot2kan sesuai kegunaan dan ada pencatatan.

    ReplyDelete
  23. Persentase nya ini boleh juga diterapkan, biar stabil segitu aja, sehingga bisa goals buat yang diinvestasikan

    ReplyDelete
  24. Jadi freelance harus pinter-pinter atur duit ya mbak emang. Dan cari pendapatan sampingan kayak dengan berinvestasi gini

    ReplyDelete
  25. Akujuga iniii, baru nyadar pas rekening tiba2 tipis kemana semua sih ini wkkwk, jadi skrg alhamdulillah lebih sadar untuk bikin budgeting gituuu

    ReplyDelete
  26. aku nih mbak yang masih kelabakan atur pendapatan jadi freelance gini. Kadang juga mau bayar hosting bingung. Apalagi investasi. Ini tulisannya nyentil banget bagi saya

    ReplyDelete
  27. Bener nih, jadi tantangan bagi freelancer banget dalam mengelola keuangan karena kan pendapatannya tidak menentu. But seperti yang Mbak bahas di atas, meski begitu freelancer juga tetap bisa investasi ya. Nah, tipsnya oke juga dan emang penting banget nih memilih investasi yg aman dan sesuai kebutuhan kita

    ReplyDelete
  28. OK Bank ini masih tergolong baru ya, Mbak. Tapi tawarannya bagus banget nih kalau lihat dari apa yang di ulas Mbak Marita. Apalagi di sini juga ada tips yang benar-benar masuk dan relewan dengan kondisi kita.

    ReplyDelete
  29. Saya tuh meski udah dibuatkan pos2 begitu tetap saja ada hal mendadak kepake terusss hikss

    ReplyDelete
  30. saya baru tahu nih tentang OK Bank, mungkin karena disini belum ada kantor banknya itu jadi belum ngeh.
    ternyata melayani deposito ya, cocok nih jika punya simpanan yang nganggur, didepositokan saja ya :)

    ReplyDelete
  31. Dengan dream list yang ingin dicapai jd semangat ya investasinya. Semoga lekas tercapai ya mba ^^ jujur baru tau OK! Bank, lengkap jga ternyata. Under OJK juga jadi nggak worry deh pakainya.

    ReplyDelete
  32. Baru dengar nama bank ini
    Saya jadi pengen tahu dan punya akun
    Siapa tahu membantu pengaturan finansial

    ReplyDelete
  33. Terima kasih informasinya ya, kak, baru tahu aku tentang OK!Bank ini, apalagi sudah berizin OJK tentunya aman ya. Jadi punya banyak pilihan nih kalau mau investasi dengan cara yang aman

    ReplyDelete
  34. Saat membaca ini, yang pertama aku cari adalah adanya penjaminan LPS atau nggak. Ternyata ada. Kalau sudah begini, rasanya lebih tenang untuk menabung atau berinvestasi. Apalagi benefitnya banyak.

    Investasi, kenapa nggak?
    Ke OK! Bank saja

    ReplyDelete
  35. Investasi jadi salah satu cara dalam mengelola keuangan ya mbak
    Buat pemula memang harus lebih hati hati ya mbak, harus pilih yang pas

    ReplyDelete

Post a Comment