Lebaran tahun ini nggak terlalu rempong soal printilan Lebaran. Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sederhana saja. Kue kering secukupnya, baju baru untuk anak kalau memang ada rezekinya, selebihnya fokus ke momen berkumpul bersama keluarga.
Tapi ada satu hal yang justru bikin aku agak deg-degan.
Beberapa bulan lagi akan masuk tahun ajaran baru. Artinya, aku sudah mulai harus siap-siap dana agar anak sulung bisa masuk SMA impiannya.
Resminya sih, dia baru akan jadi anak SMA tahun ajaran depan. Namun biasanya sekolah-sekolah favorit sudah membuka pendaftaran sejak akhir tahun. Jadi kalau tidak siap dari jauh-jauh hari, bisa-bisa kita malah kelabakan sendiri.
Selain menyiapkan mental anak untuk menghadapi tes masuk, tentu saja ada satu hal yang tidak bisa dihindari: biaya pendidikan.
Mulai dari biaya pendaftaran, uang pangkal, seragam, buku, sampai berbagai kebutuhan sekolah lainnya. Kadang kalau dijumlahkan, nominalnya lumayan bikin orang tua tarik napas panjang.
Lalu gimana caranya supaya urusan SMA impian anak ini bisa berjalan lancar tanpa bikin kepala cenat-cenut?
Solusi Saat Dana untuk SMA Impian Anak Masih Kurang
Ini beberapa cara yang menurutku bisa dilakukan kalau dana di tabungan kita terasa belum cukup.
1. Cari Extra Money
Langkah pertama tentu saja mencari tambahan pemasukan.
Misalnya dengan mengambil pekerjaan freelance, menjual barang yang sudah tidak terpakai, atau memanfaatkan skill yang kita punya. Kalau kamu punya usaha kecil-kecilan, momen menjelang tahun ajaran baru juga bisa jadi kesempatan untuk meningkatkan penjualan.
Walaupun mungkin tidak langsung menutup seluruh kebutuhan biaya sekolah, setidaknya cara ini bisa membantu meringankan beban. Selain itu, kita juga bisa mulai menyusun ulang prioritas keuangan sementara waktu. Mana pengeluaran yang bisa ditunda, mana yang benar-benar penting.
2. Pertimbangkan untuk Pinjam Uang
Kalau setelah dihitung-hitung dana masih kurang, salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan adalah meminjam dana tambahan. Sumbernya bisa bermacam-macam. Ada yang memilih meminjam ke keluarga atau kerabat. Namun tidak semua orang merasa nyaman melakukan hal itu.
Jujur saja, kalau aku pribadi kadang merasa kurang enak hati kalau harus merepotkan keluarga. Karena itulah salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah pinjam uang di bank.
Mengajukan pinjaman melalui bank biasanya memiliki sistem yang jelas, perhitungan cicilan yang transparan, serta aturan yang lebih terstruktur. Kita juga bisa menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan finansial agar cicilan tetap terasa ringan.
Yang penting sebelum memutuskan pinjam uang di bank, pastikan kita sudah menghitung kemampuan membayar cicilan setiap bulan. Jangan sampai niat membantu pendidikan anak malah membuat kondisi keuangan keluarga jadi semakin berat.
Kemudahan Pinjam Uang di Bank pada Era Digital
Kalau dulu orang harus datang langsung ke kantor bank untuk mengajukan pinjaman, sekarang prosesnya jauh lebih praktis.
Di era digital seperti sekarang, sudah banyak layanan pinjaman bank online yang memungkinkan proses pengajuan dilakukan lewat aplikasi atau website. Mulai dari pengisian data, pengajuan pinjaman, hingga proses persetujuan bisa dilakukan secara online.
Ini tentu sangat membantu, terutama bagi orang tua yang memiliki jadwal padat atau tidak sempat datang ke kantor cabang bank.
Namun, kemudahan ini juga harus diimbangi dengan kewaspadaan. Karena saat ini ada banyak sekali layanan pinjaman yang beredar di internet. Tidak semuanya memiliki legalitas yang jelas.
Sebelum memilih layanan pinjaman bank online, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini, pals:
- Pastikan lembaga keuangan tersebut berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Cari tahu rekam jejak atau track record perusahaan
- Baca dengan teliti ketentuan bunga, biaya administrasi, dan tenor pinjaman
- Hindari layanan pinjaman yang menawarkan proses terlalu mudah tetapi tidak transparan
Langkah sederhana seperti ini bisa membantu kita terhindar dari risiko pinjaman ilegal yang justru akan menimbulkan masalah baru.
Berkenalan dengan neobank dari Bank Neo Commerce
Salah satu layanan yang bisa menjadi pilihan adalah neobank dari PT Bank Neo Commerce Tbk. neobank merupakan bank dengan layanan digital yang memudahkan nasabah dalam mengakses berbagai produk keuangan secara online.
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Artinya, secara legalitas dan pengawasan sudah berada dalam sistem perbankan yang resmi.
Walaupun proses pengajuan pinjaman di neobank terbilang praktis, tetap ada evaluasi kelayakan yang dilakukan oleh pihak bank. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pinjaman diberikan kepada nasabah yang memang memiliki kemampuan untuk membayarnya.
Karena bagaimanapun juga, setiap pinjaman tentu memiliki risiko yang harus dipertimbangkan secara matang.
Di neobank, limit pinjaman bisa mencapai hingga Rp100 juta dengan tenor sampai 24 bulan.
Untuk bunganya, mulai dari 0,06% flat per hari atau setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun. Menariknya lagi, tidak ada biaya tersembunyi atau penalti jika ingin melakukan pelunasan lebih awal. Bahkan pencairan dana juga bebas biaya administrasi.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, layanan seperti ini bisa menjadi salah satu alternatif solusi ketika kita membutuhkan dana tambahan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pendidikan anak.
Pada akhirnya, setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya. Masuk ke SMA impian bukan hanya soal prestise, tetapi juga tentang kesempatan belajar, lingkungan yang mendukung, dan masa depan yang lebih terbuka.
Kalau suatu saat dana terasa belum cukup, tidak perlu langsung panik. Selama direncanakan dengan matang dan dilakukan secara bijak, mencari solusi finansial termasuk mengambil pinjaman bisa menjadi langkah yang membantu.
Yang penting, tetap sesuaikan dengan kemampuan finansial keluarga agar perjalanan pendidikan anak tetap berjalan dengan tenang dan penuh harapan. Gimana, setuju nggak nih, pals? Jangan lupa download aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce di Android maupun iOS.***





Post a Comment
Salam,
maritaningtyas.com