Wednesday, March 6, 2013

10 Tips Cerdas untuk Menjadi Pemasar yang Handal


Saya tidak memiliki basic apapun tentang kemarketingan ketika memulai karir saya pada sebuah lembaga pendidikan di kota Lunpia. Yang saya tahu tentang marketing adalah pekerjaan seorang sales yang door to door menawarkan sebuah produk. Hingga detik saya memasuki dunia saya di salah satu lembaga pendidikan franchise itu, saya pun tidak berniat untuk belajar mengenai marketing dan tetek bengeknya. Saat itu yang saya tahu saya melamar menjadi tenaga pengajar dan akademik yang tugasnya menyampaikan ilmu yang saya punya kepada orang yang membutujkan. Marketing dan segala hal yang berkaitan dengannya bukanlah urusan saya.

How to Market Well?
Ternyata anggapan saya salah besar. Justru lewat lembaga itulah kemudian saya berkenalan dengan marketing yang sebenarnya. Bahwa marketing bukanlah hal yang sering dikonotasikan dengan hanya penjualan produk dari satu rumah ke rumah lain. Marketing merupakan ujung tombak sebuah usaha. Tanpa adanya marketing yang jitu, produk atau jasa seseksi apapun tidak akan berbunyi dan menghasilkan aset. 

Satu hal yang kemudian saya pelajari dari pengalaman saya selama hampir tiga tahun berada pada lembaga tersebut adalah sesungguhnya setiap lini dari sebuah instansi, lembaga atau perusahaan haruslah menjadi bagian marketing yang memadai untuk kemajuan dan perkembangan usaha mereka. Tentunya setiap bagian dari perusahaan memiliki cara yag berbeda-beda dalam menjalankan tekknik kemarketingan mereka. Seperti halnya seorang tenaga pengajar pada sebuah lembaga harus memoles dirinya untuk tampil atraktif sehingga anak didik akan merasa betah dan tetap belajar di tempat tersebut adalah contoh dari cara pemasaran yang bisa dilakukan oleh seorang pengajar. Sedang seorang customer service bisa memasarkan produk jasa dari lembaga tersebut dengan bersikap welcome dan friendly kepada klien sehingga mereka merasa nyaman untuk menitipkan anak-anaknya belajar di lembaga tersebut.

Semakin hari saya kemudian juga turut merasakan marketing dalam konsep yang sebenarnya dimana saya diharuskan merancang pamflet untuk menarik klien tertarik hingga harus turun ke jalan dan menyebarkan pamflet tersebut. Dan kemudian saya menemukan sebuah titik bahwa marketing adalah hal yang perlu dan sangat penting untuk dipelajari. Bahkan di saat seseorang sudah tidak bekerja lagi di sebuah kantor, marketing tetaplah hal utama yang harus kita ketahui; memasarkan kemampuan diri sehingga orang akan tertarik untuk menggunakan talenta kita. 

Melalui pengalaman memasarkan produk jasa yang ternyata tidak mudah membuat saya semakin ingin tahu bagaimana menjadi marketing yang handal. Beruntung saya kenudian bisa menemukan Veronica Ratna Ningrum, seorang ahli marketing sekaligus konsultan marketing, melalui sebuah Personal Branding Agency sekaligus agensi naskah terkemuka di Indonesia, Indscript Creative memaparkan formula dan kiat sukses untuk para pelaku marketing.

Veronica Ratna Ningrum
Berikut adalah 10 tips cerdas marketing ala Veronica Ratna Ningrum:
  1. Jadilah MATA-MATA. Seorang pelaku marketing harus mengetahui kondisi dan kebutuhan pasar, maka jadilah mata-mata di pasar Anda. Menurut Veronica, kebutuhan pasar menjadi penuntun kesuksesan marketing Anda. Jika seorang pelakumarketing tidak memedulikan kebutuhan pasar, maka sama dengan mencari kepuasan pada diri sendiri, tidak akan membawa keuntungan buat usahanya.
  2. Perlakukan CUSTOMER sebagai RAJA. Tampaknya seperti sebuah slogan kuno. Namun menurut Veronica, customer-lah yang akan menentukan kesuksesan sebuah usaha. Bisa dibayangkan ketika seorang customer kecewa dengan pelayanan kita, kemudian menyampaikan kekecewaaannya kepada khalayak, maka citra perusahaan akan jatuh. Belum lagi kehilangan pelanggan, akan menjadi masalah yang serius bagi kelangsungan sebuah bisnis.
  3. Jadilah EKSEKUTOR. Menurut Veronica, seorang pelaku marketing harus mampu menjadi eksekutor. Eksekutor tidak sekedar membuat sebuah keputusan, melainkan melakukan sebuah analisis mengenai suatu keputusan yang akan dilakukan.
  4. Pertajam INTUISI. Pelaku marketing harus memiliki ketajaman intuisi. Dengan ketajaman intuisi, seorang pelaku marketing tahu bagaimana akan berbuat, bagaimana melakukan sebuah program agar bisa sukses, dan bagaimana memuaskan klien.
  5. Lakukan SURVEI PASAR. Survei pasar menjadi salah satu bagian paling penting dalam dunia marketing. Dalam melakukan survey pasar, sertakan pula survey tentang tingkat kepuasan konsumen, pendapat konsumen mengenai produk kita, pendapat konsumen mengenai kualitas layanan dari perusahaan kita. Semua itu bermanfaat sebagai bahan evaluasi marketing serta untuk mencari formula terbaik guna membidik pasar yang potensial.
  6. Lakukan SURVEI KOMPETITOR. Terkadang seorang pemilik usaha lupa bahwa di luar usaha yang diciptakannya, terdapat kompetitor atau pesaing. Dengan melakukan survey, kita dapat menciptakan keunikan atau kelebihan bisnis kita agar tampil berbeda dari pesaing. Menerapkan harga yang bersaing, menaikkan sisi nilai tambah produk, atau memperbaiki kemasan, adalah beberapa trik untuk menciptakan keunikan produk serta menjaring minat konsumen.
  7. Ciptakan PEMASAR BAYANGAN. Di dalam dunia marketing, ini dikenal dengan istilah Ghost Marketing. Pemasar bayangan ini akan mempromosikan kehadiran produk kita secara tidak langsung, dan menciptakan kesan positif dari produk tersebut, sehingga massa mengenali produk kita.
  8. Telurkan INOVASI. Lakukan dan buatlah selalu inovasi pemasaran. Inovasi dalam strategi pemasaran sangat menunjang kesuksesan bisnis.
  9. Jadikan mereka KONSUMEN LOYAL. Memelihara customer seperti raja dengan cara mendengarkan pendapat mereka, menyediakan solusi bagi kebutuhannya, dan senantiasa memberikan layanan terbaik. Dengan cara tersebut, customer akan betah dan tidak akan berpindah ke lain hati.
  10. Berikan EVALUASI. Jika Anda bekerja dalam tim, maka berikanlah masukan kepada tim produksi atau penyedia barang dan jasa, agar kualitas produk yang dijual dapat terus meningkat.

10 tips cerdas dari Veronica Ratna Ningrum tersebut membuat saya semakin paham atas konsep marketing yang benar dan benar-benar menjual. Semoga anda pun setuju dengan saya dan marilah kita segera merancang diri kira sebagai marketing yang handal untuk memasarkan talenta yang kita miliki sehingga orang dengan senang hati untuk bekerja sama dengan kita. 

Be a Good Marketer
Sebagai seorang woman marketing. Veronica adalah pribadi yang luar biasa, menarik, smart, dan fokus. Dia memegang teguh commitment dan client relation. Menjadikan seluruh client sebagai partner, teman, dan rekan kerjasama bisnis yang menyenangkan adalah kunci sukses dari Veronica. 
(Aldi Ferdian – Chief of Marketing Vizwerk)

13 comments:

  1. mau donk sering am veronica...by henry hp 08126880827

    ReplyDelete
  2. veronica aku masih pengen dengar tips-tips barunya
    call ya please. karna aku marketing baru disalah satu bank
    081333460272

    ReplyDelete
  3. maaf ya Henry Husni dan Faisal Makmur, kebetulan saya buat artikel ini waktu itu dalam rangka mengikuti event.. jadi saya nggak kenal scr langsung dgn bu Veronica. Kalo ingin ngobrol2 ato tanya2 tips lebih lanjut dengan bu Veronica, silakan hubungi manajemen Veronica Ratna Ningrum, 268ED6C1. Makasih

    ReplyDelete
  4. terimakasih,,. atas pencerahannya mengenai dunia Marketing..
    saya,, jadi memiliki snergy dan kekuatan baru untuk melangkah..terimakasih.

    ReplyDelete
  5. Saya ingin menjadi marketing... boleh minta saran sebaiknya sendiri dalam menawarkan produk apa berdua ya... kebetulan saya kuarang percaya diri..

    ReplyDelete
  6. tolong tuntun aku dong mbak karena aku baru bekerja di sebuah perusahaan call 085600713699

    ReplyDelete
  7. sangatt bermanfaat sekali artikelnya, makasih banyak ya

    ReplyDelete
  8. Nice Info Jangan Lupa Kunjungi Blog kami http://jasabimbinganskripsisurabaya.blogspot.com/

    ReplyDelete
  9. Thanks ya sist artikel , sangat bermanfaat bagi ane yang lagi butuh referensi banyak tntang dunia marketing .

    ReplyDelete

Would you mind telling me your opinion about this?
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.


Thanks for visiting, pals.