Wednesday, April 6, 2016

Majalah Dinding dan Cinta yang Menggantung



Topik hari ini renyah banget … “majalah dinding sekolah”. Sayangnya, sampai aku menulis postingan ini aku masih belum berhasil mengingat apakah dulu di sekolahku ada majalah dinding, dan kalaupun ada apakah aku ikut serta di dalamnya.

Yang aku ingat, aku pernah ikut ekstrakurikuler jurnalistik saat SMA. Namanya juga ekskul jurnalistik tentu saja kami dipaksa untuk menulis. Bahkan kami sempat diajari stenography juga oleh pembimbing ekskul kami. Cuma kok ya aku lupa sakplengan apa tim ekskul kami pernah diminta mengisi majalah dinding alias mading.

Kalaupun ada yang terekam tentang mading saat SMA, maka ingatanku langsung menjurus ke sebuah kisah cinta yang menggantung antara… Cinta dan Rangga. Hehe. Ini ceritanya meng-AADC.

Tarian Ngehits Geng Cinta - Muvilla.com
Ingat kan di film AADC 1, Dian Sastrowardoyo yang memerankan Cinta menjadi ketua tim mading sekolahnya? Bersama teman-temannya, Mili, Carmen, Alya dan  Maura dikisahkan mereka sedang mempersiapkan mading untuk bulan itu. Cinta pun mendapat tugas untuk mewawancara Rangga yang merupakan pemenang lomba penulisan puisi yang diadakan di sekolahnya.

Tatapan Cool Rangga bikin Meleleh - Situs Males Banget
Konflik mulai muncul ketika Rangga menolak diwawancara karena tidak merasa mengirimkan puisinya. Cinta sendiri tidak mau kalah, ia terus berusaha. Hingga kemudian mereka berdua justru semakin dekat. Namun pribadi dan lingkungan yang berbeda memaksa mereka berada pada sebuah pilihan yang sulit. Ketika mereka menyadari ada virus merah jambu yang hadir, waktu dan kondisi tidak lagi berpihak kepada mereka. Mereka pun terpisah di bandara. Meski Rangga berjanji ia hanya pergi satu purnama, nyatanya selama 14 tahun cinta mereka menggantung penuh tanda tanya. Akan seperti apakah kelanjutan ceritanya? Jangan lupa ke bioskop terdekat mulai 28 April 2016, hehehe.


Manfaat Mading Sekolah

Back to  mading sekolah, biasanya juga tak lepas dari kisah-kisah semacam itu. Tak jarang mading menjadi sarana untuk mengungkapkan perasaan kepada seseorang secara implisit. Walaupun sebenarnya tujuan dibuatnya dari mading sekolah lebih dari itu.

Majalah dinding biasanya sangat efektif sebagai sarana untuk menuangkan ekspresi para murid, baik lewat gambar, puisi, cerpen dan sebagainya. Tentu saja agar terlihat menarik, sebuah mading harus didesain dan didekorasi sebaik mungkin. Tidak terlalu ramai, namun juga tidak terlalu sepi.

Mading Keren tentang Alam - Situs Berita Lingkungan
Majalah dinding sekolah biasanya menjadi sebuah pilihan bagi tim ekskul jurnalistik sebagai tempat mempraktekkan ilmu yang mereka punya. Dibandingkan dengan mengelola majalah cetak atau bulletin, mading dianggap lebih efektif dan cenderung tidak membutuhkan banyak biaya. Oleh karenanya, hingga saat ini pun majalah dinding masih menjadi cara terbaik bagi pihak sekolah untuk memotivasi para siswanya berkreasi, khususnya di dunia tulis dan seni rupa.

Selain sebagai sarana ekspresi diri, mading juga menjadi media komunikasi dan informasi. Biasanya selain menampilkan cerpen, puisi dan gambar kreatif pilihan dari para murid, mading juga biasanya menampilkan profil tentang guru atau murid berprestasi serta info tentang kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah, dan lomba-lomba yang diadakan oleh pihak sekolah ataupun luar sekolah.

Melalui mading diharapkan ada jembatan antara murid dan guru sehingga tidak ada kebuntuan di antara kedua belah pihak.

Mading Sederhana - Situs SMA N 1 Slo
Secara tidak langsung mading juga memaksa murid untuk berlatih menulis dan mencintai membaca. Menulis saja tidak akan ada artinya jika tidak ada pembaca. Begitu juga sebaliknya, apalah artinya menjadi orang yang suka membaca, jika tidak ada yang bisa dibaca. Maka diperlukan seseorang yang bisa menulis.

Lebih dari itu semua, mading juga menjadi latihan berorganisasi bagi murid-murid. Di dalam sebuah tim, semua orang harus bisa saling membantu dan menundukkan ego masing-masing. Jika setiap orang mengedepankan egonya, dijamin perundingan akan sebuah tema, konsep dan dekorasi mading tidak akan pernah menemui titik temu. Oleh karenanya, mading menjadi cara yang efektif untuk belajar agar mau diatur dan mengatur diri sendiri, juga orang lain.

Belajar Organisasi Lewat Mading - Situs SMP N 91

Menyiapkan Majalah Dinding Sekolah

Tentunya kalau sekarang sudah nggak mungkin kan ya kita bikin mading sekolah? Sudah cumlaude semua kan dari sekolah masing-masing? Hehe. Nah, tips berikut ini bisa dipraktekkan saat kita membantu anak atau keponakan kita yang sedang menyiapkan majalah dinding sekolah.

Tidak banyak yang diperlukan saat ingin menyiapkan mading di sekolah, yang terutama hanya niat, ikhlas dan keinginan untuk bekerjasama. Jika ketiga hal utama ini telah tercapai, sisanya akan lebih mudah dijalankan.

Sebelum memulai mengisi mading dengan cerpen, puisi dan segala pritilan-pritilannya, tentu saja kita harus menentukan tema terlebih dahulu. Tema ini yang nantinya akan menjadi guide saat pemilihan cerpen, artikel, puisi, gambar dan beberapa hal lain yang akan ditampilkan dalam mading.

Tema ini juga nantinya akan menjadi acuan saat mendekorasi mading. Misalnya ketika temanya cinta, maka warna pink, merah dan putih bisa mendominasi. Jika temanya tentang keindahan dan kekayaan laut, maka warna biru dan putih bisa menjadi pilihan.

Setelah tema, isi dan dekorasi mading telah ditentukan, kini saatnya untuk bekerja!

Mading Sekolah - Situs Parangtritis Metal
Ada beberapa sekolah yang telah menyediakan space khusus sebagai tempat majalah dinding. Biasanya space itu berusaha sebuah papan khusus yang dilengkapi dengan pintu kaca agar majalah dinding terlindungi dari panas dan hujan. Pintu kaca ini bisa membuat mading jauh lebih awet daripada dibiarkan tanpa penutup.

Namun tidak semua sekolah memiliki papan seperti itu. Ketika sekolah tidak memberikan fasilitas tersebut, bisa dimulai dengan menyiapkan stereofoam yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan mading. Lapisi sterefoam dengan kertas manila warna-warni sesuai tema yang ditentukan. Lalu tempelkan isi mading yang telah dipilih. Hiasi dengan dekorasi yang mendukung tema.

Mading Korean Style - Situs Garda Group
Setelah mading siap, tempelkan pada dinding yang telah ditentukan. Agar lebih awet, lindungi mading yang dibuat dengan plastik putih. Jangan lupa ajak seluruh teman untuk mengunjung majalah dinding yang dibuat agar isi dan pesan dari mading tersampaikan ke seluruh penjuru sekolah.

By the way, ngomongin soal mading, pernah punya cerita serukah tentang mading? Tentang kisah cinta menggantung jugakah ala AADC? Atau ada cerita yang lebih menarik? Share yuk di sini!

Puisi Favoritku di AADC 1 - Blog Riyanski



#OneDayOnePost FunBlogging Day 10


8 comments:

  1. Jaman sekarang masih ada ya mading? Hehehe.
    Dulu berasa ngetop banget sesekolahan kalau tulisannya dimuat di mading, padahal yang baca paling cuma beberapa gelintir. Jadi malu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 4-5 tahun yang lalu waktu masih ngajar SMA sih masih ada pak, entah kalau sekarang.. kayanya malah udah dalam bentuk majalah beneran...

      Delete
    2. Sebenernya lebih bagus mading sih, karena kalo mading kan yg garap anak-anak, jadi kreativitas mereka dalam hal desain grafis versi lem-tempel tersalurkan. Kalau majalah beneran, gak yakin anak-anak juga yang dipercaya ngurus desain grafisnya.

      Delete
    3. Wah, jangan salah pak.. anak sekarang canggih-canggih. Photoshop dan corel draw mah udah jadi mainan :D

      Tapi untuk sisi tradisional dan kesabarannya, mading itu lebih oke... karena di sini anak diajarkan tentang bekerja sama, nggak dikit2 ngandalin komputer :)

      Delete
  2. aku hobi banget ngomporin bikin mading mb, dulu pas SMA, musim2 AADC itu :) sempat Juara 1 kan mading, eh krn ngritik guru, dipanggil, lalu diturunin jadi juara 3, hahaha...

    Masih musim kok mading, terutama buat sekolah yang belum terlalu techno minded ya, artinya sekolahnya ga ada fasilitas itu. Dan penting bgt buat dilestarikan. Di Bekasi ini, sy ngadain kelas mading juga buat SMP Terbuka beberapa kali, dan mrk antusias :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, AADC memang penuh kenangan, wkwkwk..

      Alhamdulillah mading masih ada ya sampai sekarang.. patut dilestarikan..

      Delete
  3. jadi kapan mbak kita nobar AADC2 #eh

    ReplyDelete

Would you mind telling me your opinion about this?
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.


Thanks for visiting, pals.