Tutorial Bikin Infografis Sederhana Pakai Microsoft Power Point

  • Monday, October 16, 2017
  • By Marita Ningtyas
  • 10 Comments

Tutorial Bikin Infografis Sederhana Pakai Microsoft Power Point


Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Yuhuuu… ODOP Blogger Muslimah sudah masuk hari ke lima belas, dan Alhamdulillah belum pernah bolong. Semoga konsisten sampai akhir bulan, aamiin.

Infografis baik yang berfungsi sebagai gambar pelengkap di dalam postingan blog  ataupun featured photo yang biasanya ditampilkan sebagai gambar judul pastinya bisa menambah nilai dan daya tarik tersendiri bagi postingan tersebut.
Buat yang jago edit gambar dan para suhu blogger membuat infografis tentunya masalah yang gampil. Namun untuk blogger yang masih tertatih belajar menjadi professional kaya diriku ini, bikin infografis merupakan sebuah tantangan.

Kali ini aku mau sok-sokan share tutorial gitu. Anyway, ini buat blogger pemula ya. Kalau buat blogger mastah mah kayanya bakalan jadi tutorial nggak penting, secara para blogger mastah pasti sudah punya cara buat infografis keren dengan tool yang keren juga.

Bill Gates Quotes

Jadi ceritanya ada beberapa teman yang suka tanya, “kalau bikin gambar buat blog pakai apa sih mbak?” Sebagai seorang pemalas - malas download software edit foto yang bakalan menuh-menuhin laptop, malas belajar cara edit foto yang susah-susah, malas buka web-web edit foto online (kaya Canva, Pic Monkey dan sejenisnya), makanya  aku berusaha menggunakan apa yang sudah terinstall di dalam laptopku.

Awalnya aku cuma pakai Microsoft Picture Manager untuk resize, cropping sederhana, dan compress ukuran foto. Kemudian kalau mau nambahin tulisan biasanya aku pakai Paint. Hingga one day keusilanku membawa langkahku untuk mengutak-atik Microsoft Power Point. Aku lupa bagaimana awalnya hingga akhirnya aku menemukan cara ini. Yang pasti aku belajar hal ini tidak lewat googling. Bahkan aku sempat berpikir aku satu-satunya orang yang bikin infografis pakai Power Point, wkwkwk… nggaya men.

Ternyata dugaanku salah. Beberapa  bulan yang lalu, aku lihat di timeline Facebook, ada juga blogger femes yang pakai Power Point sebagai sarana untuk bikin infografis. Sayangnya aku lupa siapa, hehe. Dan hasil editan doi lewat Power Point bisa keren banget. Kalau doi nggak bilang ngeditnya pakai Power Point pasti nggak bakal ada yang tahu deh.

Berawal dari situ aku jadi semakin suka ngutak-atik Power Point. Meski sampai hari ini aku masih belum bisa bikin infografis sekeren doi pakai aplikasi bawaan dari Microsoft ini. Infografis bikinanku ya masih begini-begini aja. Tapi buat yang penasaran bagaimana caranya bikin infografis pakai Microsoft Power Point, boleh deh aku bisikin langkah-langkahnya.


Membuat Infografis Simple tapi Cantik

Pasti kalian yang laptopnya pakai sistem operasi Windows nggak asing dong ya sama Microsoft Power Point. Aplikasi yang biasa digunakan untuk membuat presentasi ini ternyata bisa membantu kita saat ingin membuat infografis untuk blog dengan cara sederhana, cepat, namun tetap cantik.

Aku yakin teman-teman sudah tahu kegunaan tab-tab di Power Point jadi aku nggak perlu jelasin satu per satu ya. Kalau untuk bikin presentasi pasti kita butuh semua tab untuk difungsikan dengan optimal, namun kalau hanya untuk membuat infografis blog kita akan lebih banyak ngulik di bagian HOME, INSERT, DESIGN dan FORMAT.

fungsi-fungsi tab power point

Kenalan Sama Fungsi Home, Insert, Design, dan Format

Home

Di sini kita bisa memilih layout pada slide Power Point. Apakah mau pakai layout dengan desain judul dan satu gambar, judul dengan dua gambar atau hanya gambar saja. Kalau aku sih pilih layout default saja, toh nanti bisa dihapus dan diutak-atik sendiri.

PIlihan Layout untuk Power Point


Selain pilih layout, kita juga bisa mengedit ukuran tulisan, warna tulisan, memberikan background warna untuk judul, dan sebagainya.

Insert

Kita bisa menambahkan gambar, shapes, text box, word art, tabel, chart, dll ke dalam slide yang sedang dibuat. Buatku di sinilah bagian yang membuat kita kreatif. Menata gambar, memilih tulisan, memasukkan tabel dan chart jika diperlukan untuk menampilkan data dalam tulisan blog kita. Seru deh utak-atik di bagian ini.

Namun biasanya tanpa harus mengeklik tab Insert, kita bisa langsung memasukkan hal-hal tersebut di atas kok, terutama ketika kita membuka new slide. Saat membuka new slide, kita akan ketemu sama slide kosong seperti ini.  

Shortcut Trick Microsoft Power Point


Di bagian tengah slide, kita bisa lihat ada gambar yang menunjukkan picture, tabel, chart, shape, dll. Tinggal klik saja gambarnya dan otomatis apa yang kita inginkan akan segera tampil di slide tersebut.

Design

Nah kalau di bagian ini, kita bisa memilih slide orientation. Apakah kita mau infografisnya nanti berbentuk landscape atau portrait. Sesuaikan saja sama kebutuhan kita.

Slide Orientation Power Point


Selain itu di bagian ini kita juga bisa memilih background untuk infografis kita. Mau pilih desain yang seperti apa, tinggal  pilih saja yang disediakan. Kita juga bisa melakukan format pada desain background yang kita pilih. Mau desain yang solid fill, gradient fill, atau yang texture fill. Kita bisa format warna yang kita mau juga. Jangan lupa sebelum klik “close” setelah melakukan format background, klik “apply all” dulu untuk mengaplikasikan format yang kita lakukan ke seluruh slide. Kalau kita langsung ketik “close”, format yang kita pilih tadi tidak akan berlaku di slide berikutnya.

Memilih Background untuk Power Point


Nggak asyik karena temanya itu-itu aja? Mendingan cuzz ke Canva atau editor foto lainnya deh. Tenang, kita bisa kok nambahin tema/ background untuk Power Point. Caranya download saja tema yang kita inginkan. Pertama, masuk ke Google Search, ketikkan kata kunci “free theme power  point”, nanti akan muncul banyak opsi situs yang menawarkan tema-tema Power Point yang menarik. Kedua, klik ke situs yang kita mau. Pilih tema yang menarik hatimu atau sesuai kebutuhanmu. Misal butuh tema yang sesuai dengan postingan masak-memasak, cari aja tema tersebut. Setelah menemukan tema yang dimaksud, klik download. Biasanya tema yang kita unduh otomatis akan masuk ke folder ‘downloads”.

Mencari Tema Lain untuk Microsoft Power Point


Selanjutnya kalau kita mau menggunakan tema tersebut, masuk saja ke tab design di Power Point, lalu klik “browse more themes’, cari folder di mana kita menyimpan file tema yang sudah kita unduh, pilih file tersebut, lalu klik apply. Taraaa…. Temanya jadi spesial kan?

Menggunakan Tema Unduhan Microsoft Power Point


Format

Btw, tab ini nggak akan otomatis muncul di bagian menu ketika kita membuat slide baru. Tab ini muncul jika kita klik ke bagian “title” atau saat kita menambahkan gambar, tulisan, shape, dll. Tab format ini gunanya antara lain untuk mengatur tulisan judul kita apakah mau dikasih background atau nggak, text box kita mau dibuat kaya gimana, atau memilih jenis wordArt yang sesuai, gambarnya mau diletakkan di depan atau di belakang text, dll.

Selain ditampilkan di menu atas, format juga bisa dimunculkan secara lebih cepat dengan menggunakan klik kanan pada bagian yang ingin kita edit – apakah itu di bagian text box judul, gambar, tabel, chart, dll.

Save Other Formats

Hasil akhir bagaimana bentuknya infografis kita tentunya tergantung pada kreativitas masing-masing ya. Bisa jadi infografis teman-teman nantinya jauh lebih keren dari yang aku bikin. Sentuhan seni, mood dan gaya masing-masing kita pasti akan memberikan tone tersendiri pada infografis yang kita buat lewat Power Point.

Selanjutnya yaitu bagaimana menyimpan hasil karya kita ini? Kalau biasanya kita menyimpan file Power Point kan pasti sebagai file presentasi atau biasa disebut dengan file .ppt or .pptx. Nah, kalau mau mengubah file Power Point menjadi infografis tentu saja kita harus menyimpannya menjadi file gambar. Emang bisa?

Menyimpan File Power Point ke Bentuk Gambar


Bisa dong. Caranya, klik save as. Lalu pilih “Other formats”. Akan muncul pop up dengan macam-macam pilihan nama file. Pilih saja jenis file gambar, bisa kita lihat di situ ada jenis .png, .gif, dll. Aku sendiri biasa memilih .jpg untuk menyimpan file infografisku. Setelah kita memilih jenis file yang kita mau, jangan lupa klik “save”.

Save Current Slide or Every Slide of Microsoft Power Point


Sesaat setelah kita klik “Save”, akan muncul pop up yang menanyakan apakah kita mau menyimpan semua slide atau current slide (slide yang aktif) ke dalam bentuk gambar. Silakan pilih sesuai kebutuhan teman-teman.

Save Current Slide Only Microsoft Power Point


Bedanya apa? Kalau kita pilih menyimpan yang “current slide”, maka hanya slide tersebut yang disimpan menjadi gambar. Otomatis akan masuk ke folder yang kita pilih.

Save Every Slide as Pics of Microsoft Power Point


Sedangkan jika kita memilih “every slide” disimpan menjadi gambar, semua slide yang kita buat dalam file presentasi tersebut akan menjadi file gambar dan disimpan dalam satu folder tersendiri. Gampang kan? Sekarang infografisnya udah siap, tinggal diunggah saja ke postingan blog kita.

Compress Pictures Otomatis

Pals, selain bisa membantu kita dalam membuat infografis secara sederhana. Power Point juga bisa membantu kita untuk compress atau resize gambar yang kita inginkan secara otomatis lo.

Selama ini aku compress and resize gambar pakai Micosoft Office Picture Manager. Kalau cuma satu foto yang harus dikompres sih nggak masalah, tapi kalau fotonya ada banyak ya lumayan menguras waktu karena harus satu per satu. Aku baru tahu saat mau bikin postingan ini, ternyata pakai Power Point justru lebih cepat untuk compress gambar dalam jumlah banyak dalam sekali waktu. Mau tahu caranya?

Create New Album

Masuk ke tab “Insert”, pilih “Photo Album”, klik “New Photo Album”. Otomatis setelah itu akan muncul pop up tab yang meminta kita untuk “insert picture from”. Klik dan cari saja folder berisi foto yang ingin kita compress ukurannya. Setelah kita dapat folder fotonya, pilih foto-foto yang kita inginkan, lalu klik “insert”.

Cara Compress Picture Pakai Microsoft Power Point


Otomatis file foto akan masuk ke dalam “photo album” yang kita buat. Kita bisa hapus gambar yang tidak kita butuhkan. Di bagian “album layout”, kita bisa mengatur apakah foto-foto tersebut nantinya akan tampil “fit to slide” (sesuai ukuran slide) ataukah satu slide berisi dua foto, dan sebagainya. Aku lebih suka memilih “fit to slide” jika tujuannya untuk compress ukuran foto. Kalau semua sudah oke, tinggal klik “create”.

Membuat Photo Album dengan Microsoft Power Point


Seketika kita akan dibawa menuju file “presentation” baru di mana foto-foto tersebut akan menjadi slide di dalamnya. Lakukan langkah penyimpanan yang telah aku share caranya di atas. Save as other formats – pilih file .jpg – pilih every slide. Taraaa.. semua foto tadi telah tersimpan dalam satu folder, dan silakan cek ukuran gambarnya. Bandingkan dengan gambar yang asli. Ukurannya telah berubah menjadi lebih kecil, baik ukuran pixel maupun berat gambar tersebut.

Ukuran Lebih Kecil Karena Microsoft Power Point


Memang apa gunanya sih compress gambar untuk postingan blog? Jelas ada dong, semakin besar gambar yang kita sisipkan dalam postingan blog, bisa mempengaruhi kecepatan loading postingan tersebut. Kalau gambar kita banyak dan ukurannya besar-besar, page postingan tersebut bisa loading lama dan tentunya bisa membuat pengunjung blog kita bosan menunggu. Makanya sebisa mungkin ukuran sebuah gambar untuk postingan tidak lebih besar dari 300 kb, biar loading page-nya lebih cepat.

Wokay pals, sampai di sini dulu ya bagi-bagi tips and trick bikin infografis sederhana menggunakan Microsoft Power Point. Semoga membantu, khususnya buat para blogger pemula yang bingung pakai apa untuk membuat infografis. Sampai jumpa di tips-tips berikutnya.

Keterbatasan Memaksa Kita Kreatif


Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.



#ODOPOKT15




You Might Also Like

10 comments

  1. Udah nggak 'main' pakai power point. Udah banyak yang lupa. :D

    ReplyDelete
  2. Bikin pakai power point menurutku lebih simple. :D

    ReplyDelete
  3. Ternyata lebih mudah, ya? :D Ntar praktik ah.

    ReplyDelete
  4. Makasih tips nya ya mbak, manfaat banget buat aku yang masih pemula

    ReplyDelete
  5. Wah.. ilmu baru nih. Makasih mba marita

    ReplyDelete
  6. Nah waktu kapan banyak yang share aplikasi yang mendukung dalam ngeblog tapi gak pernah share caranya, akhirnya aku nemu disini yang share step by stepnya, makasih ya

    ReplyDelete
  7. Aku pun kadang pake powerpoint juga. Udah biasa sih sama menunya. Kan kalo ngajar jg bikin presentasi di ppt

    ReplyDelete
  8. Lengkaap!
    simpel ya kalau pakai ppt. Tapi aku sering males ribet kalo bikin infografis. wkwkwkwk

    ReplyDelete
  9. Iya, itu namanya kreatif mbak, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatakan hasil yang terbaik.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com