Senja Belum Menua, Kawan

  • Tuesday, April 22, 2008
  • By Marita Ningtyas
  • 0 Comments


Senja itu masih indah
untuk kau rasai
sungguh
kecap saja meski sedetik
lalu kau lenyap
belum menua benar bukan?

Senja itu ranum
dan ia menantimu memanjakannya
dengan kesungguhan dirimu
lalu cobalah meski sekejap
sudah?
indah bukan?

Lalu akan kau ingkari yang mana lagi
semua jawaban itu jalan
dan kau penentunya
maka putuskan

Senja itu belum menua
dan selalu ada jalan sebelum kelabu
datang

Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul Senja Belum Menua, Kawan. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com