Tentang Nelangsa

  • Saturday, April 18, 2009
  • By Marita Ningtyas
  • 0 Comments



tentang bulan yang tidak lagi purnama.
tentang senja yg tak lagi jingga.
pun fajar yang tak lagi merekah.

ada melodi tentang umpatan,
lantas menyayat kesepian yang menua.
aku lahir kemudian terbuang di rahim sepi,
membuncahkan bahagia bermuara angkara,
akulah sundal yang mengukir pasung kedangkalan logika..
tentang kebebalanku yang tak mudah mengerti garis kehidupan.

sudah layaknya kau lepeh aku,
sudah sepantasnya kau jalangkan aku..
sungguh cadar telah terbuka, 
dan kemaluan menganga...
lalu nelangsa memudarkan rasa..

-matilah saja kita-

Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul Tentang Nelangsa. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com