Untuk Tuhan yang Mendengarku

  • Wednesday, June 09, 2010
  • By Marita Ningtyas
  • 0 Comments



makhlukmu yang dekil dosa.
yang malu-malu datang mengetuk pintuMu.
rasa tak pantas menyeruak.
hanya bulir-bulir air mata yang tak mampu diterjemahkan.
hamba tak akan lagi minta apa-apa,
karena nikmatMu tlah banyak terdustakan.
Hanya AMPUNANMU saja yang kumau

Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul Untuk Tuhan yang Mendengarku. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com