Untuk Tuhan yang Mendengarku



makhlukmu yang dekil dosa.
yang malu-malu datang mengetuk pintuMu.
rasa tak pantas menyeruak.
hanya bulir-bulir air mata yang tak mampu diterjemahkan.
hamba tak akan lagi minta apa-apa,
karena nikmatMu tlah banyak terdustakan.
Hanya AMPUNANMU saja yang kumau

Post a Comment

0 Comments