3 Alasan Memilih Blogging Sebagai Cara Aktualisasi Diri

  • Tuesday, November 20, 2018
  • By Marita Ningtyas
  • 1 Comments



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Salah satu keajaiban yang Allah berikan kepada makhluk bernama perempuan adalah betapa ia memiliki banyak kosa kata dalam perpustakaan jiwa dan batinnya. Bahkan nggak tanggung-tanggung, kata para ahli, dalam sehari perempuan bisa mengeluarkan lebih dari 20.000 kata! Jadi nggak usah heran kenapa emak lebih sering ngomel dibandingkan bapak-bapak. 

20.000 kata yang nggak tersalurkan dengan sempurna bisa bahaya lo untuk kesehatan jiwa seorang perempuan. Ada yang jadi merasa tidak didengar, tidak diperhatikan, tidak dianggap - ujung-ujungnya kalau tidak ditanggapi secara serius bisa menjadi masalah yang lebih pelik; stress or depresi. Makanya sebagai perempuan, kita kudu pintar-pintar mengolah kebutuhan kita untuk mengekspresikan 20.000 kata dengan bijak.

Ada perempuan yang mengekspresikannya dengan nongkrong bareng gank-nya sambil belanja sayur. Ada pula yang memilih untuk menceramahi anak dan suami panjang kali lebar. Ada pula yang bisa menyalurkannya dengan asyik karena mungkin berprofesi sebagai guru, penyiar atau pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan mengungkapkan ide dan kata.




Aku sadar diri termasuk dalam perempuan yang overdosis masalah kata-kata. Meski banyak yang bilang pendiam saat pertama kali kenal, begitu dapat teman yang klik, duh keluar deh semua obrolan sampai lupa waktu. Entah berapa kali suami kirim pesan “pulang jam berapa?” dan kubalas dengan “ya, ini mau jalan.” Padahal habis pamitan, masih terus ngobrol lagi sama teman-teman, hahaha. 

Berhubung profesi utama yang kupilih sebagai ibu dan istri penuh waktu alias bahasa kerennya fulltime mom, maka nggak bisa juga setiap hari ngobrol asyik sama teman, paling chatting di whatsapp. Itu juga kalau HP nya nggak ditarik-tarik Affan, hehe. Nah, agar 20.000 kataku tersalurkan dengan sempurna, aku memilih blogging sebagai sarana aktualisasi diri. 

Di antara semua hal di dunia ini, kenapa aku memilih blogging untuk menyalurkan over dosis kataku? Ini 3 M yang menjadi alasanku memilih dan mencintai blogging!

1. Mudah



Buatku ini cara mudah dalam menyalurkan 20.000 kata. Banyak orang yang belum kenal ngeblog selalu beranggapan bikin blog itu susah, padahal nope! Bikin blog itu gampang kok… tinggal pilih platform yang kita sukai, terus next next next aja… jadi deh! Yang penting kita niat bikinnya. Kalaupun bingung, tutorial bikin blog di google itu buanyaaaaak banget. Jadi asal kita niat, bikin sendiri dari yang paling sederhana sampai paling cantik insya Allah bisa kok. Atau boleh lo mampir ke Yuk Ngeblog.

Selain mudah buatnya, buatku blog juga mudah diakses. Dengan catatan harus ada internet ya, pals. Kemajuan teknologi saat ini pastinya semakin memudahkan kita mengakses blog, mau itu di rumah, di jalan, di restoran… kapan pun ada ide dan mau update, cuzz nggak perlu nanti dan tapi. Aslinya nulis ini jleb sih, kadang masih suka cari alasan nggak punya waktu update blog.. duuuuh!

2. Murah



Ngeblog nggak butuh banyak biaya. Bikin blog jika untuk menyalurkan kebutuhan kata yang overdosis juga nggak perlu keluar biaya kok, kecuali kita mau go professional, baru deh butuh keluar biaya untuk beli domain. Itu pun sangaaat terjangkau, hanya berkisar 120.000 - 150.000 PER TAHUN! Murah kan? Coba dibagi 12 bulan.. kisaran 10ribuan lah per bulan. Sekali makan dalam sehari aja lebih kan segitu? 


3. Manfaat


Selain mudah dan murah, yang bikin aku cinta banget sama blogging adalah manfaat yang diberikan. Lewat blogging, aku bisa mendokumentasikan pengalaman dan jejak-jejak kisahku secara digital dan lebih rapi. Kapan pun aku mau membacanya, aku tinggal buka blogku dan siap-siap bernostalgia dengan segala rangkaian kisah hidup yang pernah aku lalui.

Blogging juga mempertemukanku dengan banyak orang inspiratif. Selalu ada cerita dari setiap pertemuan dengan orang-orang baru. Lebih dari itu wawasanku juga jadi berkembang. Aku yang awalnya hanya sarjana Sastra Inggris dan tahunya cuma novelnya William Shakespeare, kini mulai sedikit tahu bagaimana bikin infografis, bagaimana coding html sederhana dan masih banyak lainnya. 


Blogging memaksaku untuk terus update wawasan agar nggak kudet dan terus berkembang. Dan dengan blogging, aku bisa berbagi secara sederhana. Saat ini aku mungkin belum bisa berbagi secara materi ataupun tenaga, maka aku bisa berbagi informasi lewat artikel-artikel yang kuterbitkan. 

Aaah, membicarakan blogging tak akan pernah ada habisnya. Blogging, tidak sekedar passion, ini cara asyik untukku menikmati hidup.



Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul 3 Alasan Memilih Blogging Sebagai Cara Aktualisasi Diri. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

1 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com