-->

Menghasilkan Cuan dari Internet Sambil Rebahan? Bisa!

 Menghasilkan Cuan dari Internet Sambil Rebahan? Bisa!


Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Di masa-masa pandemi covid-19 sekarang ini, tak sedikit yang merasakan imbas negatifnya. Terutama terkait ‘kantong’ yang menipis. Bagi para karyawan kantoran atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bergaji bulanan mungkin tak terlalu terasa. Namun bagi para tenaga kerja harian ataupun freelancers, masa pandemi ini bisa dikatakan sebagai masa paceklik.

Tentu saja kita berharap masa-masa sulit ini segera berakhir, dan aktivitas bisa kembali berjalan dengan normal seperti sedia kala. Namun hidup terus berjalan, itu artinya biaya hidup pun tetap harus dibayarkan. Alhamdulillah, Bapak Presiden tercinta sudah mengumumkan banyak kemudahan bagi rakyat Indonesia selama masa pandemi ini. Dari digratiskannya biaya listrik untuk pengguna 450 VA, diberikan diskon biaya listrik untuk pengguna 900 VA, ditangguhkannya pembayaran biaya perpanjangan STNK dan SIM, hingga diperpanjangnya pembayaran kredit motor bagi para ojol.

Segala kemudahan yang diberikan oleh pemerintah tentu wajib kita syukuri. Namun di sisi yang lain, aku jadi merenung dan menyadari sebuah hal bahwasanya investasi itu memang penting. Di saat kondisi sedang sulit seperti ini, ketika kita punya sedikit aset atau investasi, pasti kita tak perlu merasakan khawatir berlebihan. Bahkan mungkin kita juga bisa lebih banyak berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Setelah menyadari pentingnya berinvestasi sebagai salah satu langkah mengamankan keuangan di saat krisis, aku lalu merasa menyesal. Kenapa sih nggak dari dulu saja mulai berinvestasi, kalau lagi masa pandemi seperti ini kan ya sepertinya nggak mungkin memulai investasi. Wong hampir sebagian besar perusahaan mengalami kerugian. Adakah yang memikirkan hal sama denganku?

Wah.. ternyata banyak yang sepemikiran. Tapi tenang, pals… ternyata di masa-masa corona yang terlihat so scary ini, kita masih bisa lo menghasilkan cuan dari internet, bahkan hanya dengan rebahan! Jadi ingat meme yang lagi tenar di negara +62 ini:

Beberapa waktu lalu ketika membaca meme ini aku ngakak luar biasa, tapi hari ini membaca meme ini aku merasa sangat tercerahkan! Jika sebelumnya konotasi rebahan terkait dengan sesuatu yang nggak produktif, ternyata di masa pandemi kaya gini, rebahan bisa menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh negara ini. Saat kita merasa nggak mungkin membantu pakai duit yang banyak ataupun tenaga, insya Allah dengan rebahan saja di rumah ternyata kita sudah bisa membantu menghentikan penyebaran Covid-19.

Apalagi kalau rebahannya sambil berinvestasi, bukan cuma untung buat kita, tapi juga sekalian bisa membantu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang saat masa pandemi seperti ini mungkin saja sedang terkena imbasnya dan butuh banyak suntikan modal. Mau tahu caranya?

Yuk Mulai Investasi Sambil Rebahan!

Pasti sudah nggak sabar ya untuk menyalurkan passion rebahan dengan lebih produktif? Eits, tunggu dulu dong. Biar nggak salah meletakkan investasi ke sebuah wadah, sebaiknya kita cari dulu apa saja sih yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan investasi. Dari hasil baca ke sana-sini, ternyata ada tiga pertimbangan yang harus kita pikirkan, pals. Ini dia..

1. Kenali Jenis Instrumen Investasi

Ada banyak sekali jenis-jenis investasi, sebut saja ada investasi emas, reksadana, deposito, saham, dan yang sedang gres saat ini yaitu investasi via Peer to Peer (P2P) Lending. Jenis-jenis instrumen lainnya pasti hampir sebagian besar teman-teman sudah cukup paham dan punya bayangan ya? Bagaimana dengan P2P Lending, sudahkah pernah mendengar istilah ini?

Jujur, buatku yang awam soal investasi keuangan, istilah ini belum begitu familiar. Aku jadi tertarik untuk mengenal lebih lanjut nih. Ternyata yang dimaksud dengan P2P Lending dari sisi lender adalah sebuah investasi yang berbasis memberikan pinjaman kepada individu atau sebuah perusahaan dengan sistem Peer to Peer (P2P).

Maksudnya Peer to Peer (P2P) ini, kita bisa memberikan atau mengajukan pinjaman kepada orang lain atau perusahaan secara langsung, tanpa harus melalui bank, koperasi dan lembaga-lembaga keuangan besar lainnya yang biasanya harus melewati banyak prosedur nan ribet.

P2P Lending ini layaknya sebuah marketplace online. Bedanya, kalau marketplace kan biasanya menjadi perantara untuk penjual barang dengan pembelinya, sedangkan platform P2P Lending mempertemukan antara pemberi pinjaman dengan orang yang memiliki hajat untuk meminjam uang. Nah, saat ini lembaga keuangan berbasis P2P Lending ini buanyak banget bermunculan di Indonesia. Tak sedikit yang abal-abal. Bahkan aku baru tahu salah satu tetanggaku ada yang sampai harus menjual rumahnya karena terlilit hutang dari aplikasi pemberi pinjaman online.

Makanya buat teman-teman yang memang butuh banget modal untuk kelangsungan usahanya, apalagi di masa pandemi seperti sekarang, hati-hati memilih jasa pinjaman online. Begitu juga bagi yang mau menginvestasikan uangnya dengan sistem P2P Lending semacam ini, wajib banget mencari perusahaan yang aman dan terpercaya. Ngeceknya gimana? Tentunya pilih perusahaan P2P Lending yang sudah mendapat izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

2. Kenali Jangka Waktu Investasi

Dari jenis instrumen di atas, ternyata bisa dikelompokkan menjadi dua bagian yang bisa memberikan pertimbangan lebih lanjut untuk memilih investasi paling cocok bagi kita. Dua bagian itu yaitu terkait dengan jangka waktu investasi; jangka waktu panjang dan pendek.

Investasi yang memiliki jangka waktu panjang artinya kita bisa mendapatkan imbal hasilnya kurang lebih setelah dua tahun berinvestasi. Sedangkan investasi jangka pendek yaitu ketika imbal hasilnya bisa kita dapatkan kurang dari dua tahun.

Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dari hasil analisaku selama masa pandemi, sebaiknya sih kita punya dua-duanya. Investasi jangka panjang untuk simpanan hari tua atau simpanan pendidikan anak-anak yang hasilnya bisa kita ambil beberapa tahun ke depan. Namun kita pun juga perlu investasi jangka pendek yang hasilnya bisa kita rasakan hanya dalam beberapa bulan saja. Jadi saat kita perlu dana darurat, kita nggak perlu nunggu lama untuk pencairannya.

Bentuk-bentuk instrumen yang termasuk jangka waktu panjang yaitu investasi emas dan reksa dana. Sementara instrumen investasi yang termasuk jangka waktu pendek adalah deposito, saham dan P2P Lending.

3. Kenali Preferensi Risiko dalam Berinvestasi

Setelah mengenal jenis-jenis instrumen dan jangka waktunya, ternyata kita juga perlu mengenali preferensi risiko diri kita dalam berinvestasi. Menurut para ahli, preferensi risiko meliputi 3 hal, yaitu:

● Investor yang Menjauhi Risiko

Tipe investor yang ini yaitu orang-orang yang nggak mau kena dampak apapun. Alias pengennya main aman, kalau bisa nggak ketemu sama yang namanya rugi. Biasanya sih tipe investor ini karena modal buat investasinya pun terbatas, jadi ya pengennya nggak ada risiko macam-macam. Namanya juga uang di kantong mepet, tapi pengen invest… ya dadah bye bye lah sama risiko.

● Investor yang Siap dengan Segala Risiko

Tipe investor seperti ini adalah orang-orang yang nggak takut ketemu risiko apapun, pokoknya tabrak aja apa yang ada di depan alias nekaters.Masalah untung rugi belakangan, pokoknya keliatan oke dan aman, ambil kesempatan dan mulai aja dulu.

● Investor yang Netral-Netral Saja Terhadap Risiko

Sementara tipe investor yang ketiga mengacu pada orang-orang yang bersikap biasa saja dengan risiko. Nggak terlalu paranoid, tapi juga nggak cuek-cuek banget. Harus jelas risikonya apa, tapi juga nggak asal main tabrak.

Dari tiga tipe investor di atas, kalian masuk ke tipe yang mana nih, pals? Kalau aku jujur masuk ke tipe yang pertama, hehe. Ya karena duit yang mo diinvestasikan tuh seadanya banget, jadi pengennya sih jauh-jauhlah dari yang namanya risiko atau kalaupun ada risiko, cari yang paling minimal risikonya. Siapa yang setipe denganku?

Asyiik banyak juga temannya. Setelah kupikir-pikir dengan tiga pertimbangan di atas, aku merasa berinvestasi via P2P Lending adalah cara paling tepat untukku. Alasannya yaitu;


1. Jangka waktunya pendek, jadi nggak perlu nunggu lama untuk merasakan hasilnya.

2. Bisa dikerjakan sambil rebahan, cocok lah buat memulai investasi di masa kaya gini. Jadi rebahanku bisa lebih produktif. Sambil rebahan, sambil menghasilkan cuan dari internet, enak to?

3. Modal dan resikonya kecil, ini semakin cocok lagi sama aku. Dengan tipe preferensi risiko yang minimal, P2P Lending pas banget untuk jadi pilihan investasi. Apalagi P2P Lending memudahkan penggunanya untuk bisa memulai investasinya dengan nominal terjangkau. Bahkan ada yang menawarkan mulai dari kita bisa mulai berinvestasi.

Setelah memilah-milah berbagai P2P Lending yang sudah ada, akhirnya aku menjatuhkan pilihan pada Akseleran.

7 Alasan Jatuh Hati pada Akseleran

Pasti banyak yang bertanya-tanya ya, kenapa kok aku jatuh hati pada Akseleran. Padahal di luar sana ada banyak lembaga P2P Lending lainnya. Tentu bukan tanpa alasan dong aku memilih Akseleran sebagai pilihan hati untuk mengembangkan dana atau investasi pendanaan. Ada 7 hal yang akhirnya menjadi pertimbangan mengapa aku menjatuhkan pilihan pada Akseleran:

1. Sudah Berizin di OJK

Seperti yang sudah kusampaikan di awal bahwa dalam memilih platform P2P Lending, kita harus benar-benar memastikan kalau pilihan kita sudah berizin dan terdaftar di OJK. Nah, tentu saja alasan pertama yang menguatkanku memilih Akseleran karena perusahaan ini telah berizin di OJK sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Sebelum aku melangkah lebih jauh, aku sudah lebih dulu mengecek ke OJK apakah benar Akseleran sudah berizin. Dan ini dia data yang kudapatkan:
Per 13 Desember 2019 lalu, Akseleran sudah mendapatkan izin dari OJK dengan surat tanda berizin KEP-122/D.05/2019. Jadi semakin plong deh untuk mengembangkan dana lewat aplikasi ini.

2. Aman dan Terpercaya

Selain sudah berizin di OJK, alasan lain aku menetapkan Akseleran sebagai pilihan hati yaitu karena mendapat banyak review positif dari pengguna Akseleran. Sejak berdiri pada 2017, hingga saat ini Akseleran telah tercatat menyalurkan total pinjaman lebih dari Rp1,1 triliun kepada lebih dari 2100 peminjam yang tersebar di seluruh Indonesia per 6 April 2020. Artinya, banyak yang sudah percaya pada Akseleran.

Dari sisi lender pun, kita nggak perlu khawatir karena nilai pinjaman dijamin dengan agunan dan adanya asuransi kredit. Dan peminjam pun sudah diseleksi dengan sebaik mungkin menggunakan scoring algorithm paling mutakhir yang dimiliki oleh Akseleran.

3. Membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Yang aku suka dari Akseleran adalah kita bisa berkontribusi pada perekonomian negara! Karena Akseleran nggak asal meminjamkan uang yang telah kita kembangkan kepada sembarang orang, tapi kepada UKM-UKM yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usahanya.

Selain itu, kita juga bisa memilih secara langsung kepada UKM mana pinjaman akan diberikan. Jadi rasanya lebih klik dan memuaskan karena kita tahu bidang usaha apa yang digeluti oleh UKM tersebut.

4. Modal Mengembangkan Dana Terjangkau

Nah, ini cocok banget buatku yang memang punya modal terbatas tapi pengen mengembangkan dana. Akseleran memperbolehkan kita untuk mengembangkan dana mulai dari Rp 100.000. Dan nominal ini nggak berlaku kelipatannya lo, pals. Maksudnya, kalau kita mau mengembangkan dana atau memberikan pinjaman lebih dari Rp 100.000, nggak harus memberikan pinjaman Rp 200.000, Rp 300.000, dst. Misal punya uang yang hitungannya ganjil semacam Rp 105.000,- atau Rp 165.000,- , tetap boleh kok. Enak kan?

So, kaya aku misalnya invoice lagi cair bisa deh langsung kembangkan dana ke Akseleran. Teman-teman yang jualan online pun juga bisa nih langsung mengembangkan laba jualannya berapapun lewat aplikasi ini.

5. Ada Sistem Referral

Selain modal memgembangkan dana yang terjangkau, hal terasyik dari Akseleran adalah adanya sistem referral. Jadi dengan memasukkan kode referral tertentu, kita dapat modal awal sebesar Rp 100.000,- yang bisa langsung dikembangkan. Enak banget kan?

Namun modal awal yang dikasih cuma-cuma oleh Akseleran ini harus segera digunakan, pals. Jika dalam 7 hari setelah pendaftaran, dana tersebut tidak segera digunakan untuk pendanaan atau memberikan pinjaman maka otomatis akan hangus.

Dari sisi referrer, kita juga akan mendapat keuntungan dong. Kita bakal dapat 0.5% dari total pemberian pinjaman yang dilakukan oleh pengguna kode referral kita selama 6 bulan ke depan setelah mereka sukses mendaftar di Akseleran. Untuk info lengkap terkait sistem referral ini, teman-teman bisa membaca web official Akseleran di bagian Ketentuan Kode Referral ya. 

Nah, jangan lupa pals.. kalau kalian mau mulai mengembangkan dana lewat Akseleran, pakai kode referralku ya. Cuzz, catat dulu nih.. AKSLMARITA32871.

6. Imbal Hasil Menjanjikan

Namanya investasi pasti pengennya mendapat imbal hasil yang menjanjikan dong. Dengan mengembangkan dana lewat Akseleran, kita bisa mendapatkan imbal hasil hingga mencapai 21% per tahun.. Tenor alias jangka waktunya pun pendek, dimulai dari 1 - 24 bulan. Kita bisa memilih tenor sesuai yang kita butuhkan. Imbas hasil akan langsung ditransfer ke rekening bank kita di akhir tenor.

Tentunya cara mengembangkan dana seperti ini lebih menguntungkan dibandingkan kita menyimpan uang Rp 100.000 di sebuah bank. Yang ada, dalam dua bulan uang kita bukannya bertambah, malah akan berkurang karena sudah terpotong biaya administrasi.

7. Mudah Digunakan

Buat aku yang gagap soal investasi dan keuangan, kemudahan adalah bagian penting yang aku cari. Dan Akseleran memberikan kemudahan tersebut. Mo mengaksesnya lewat web ataupun aplikasi, semuanya sangat user friendly. Aku juga suka karena semua hal yang aku ingin ketahui dari Akseleran terjawab dengan tuntas lewat web ataupun aplikasinya.

Dari HP saja, kita bisa mengecek laporan pendanaan yang sudah dilakukan. Sebelum memulai pendanaan, kita juga bisa melakukan simulasi lewat fitur Kalkulator Finansial yang ada di aplikasi Akseleran. Saking mudahnya mengoperasikan aplikasi Akseleran, kita bisa melakukannya sambil rebahan. Cucok banget kan?

Mulai Mengembangkan Dana di Akseleran dengan 3 Tahap Mudah Ini!

Setelah kujabarkan 7 alasan mengapa aku jatuh hati pada Akseleran, pastinya teman-teman semakin nggak sabar kan pengen memulai mengembangkan dana lewat aplikasi dari perusahaan yang punya visi “Mewujudkan Inklusi Keuangan Menjadi Realitas” ini?

Wokay, aku bantuin ya langkah-langkah memulai mengembangkan dana lewat Akseleran:

1. Download dan Install Aplikasi Akseleran


Tentunya hal pertama yang harus dilakukan adalah segera download aplikasi Akseleran di Apple App store (iOs) dan juga Google Play Store (Android).

Jika storage HP sudah penuh dan nggak memungkinkan menambah aplikasi lagi? It’s okay… kalian tetap bisa mengembangkan dana lewat website official Akseleran, cuzz saja di www.akseleran.co.id.



2. Lakukan Registrasi dan Masukkan Kode Referral

Setelah proses instalasi aplikasi selesai, kalian akan diminta untuk melakukan registrasi. Jika nggak mau ribet, bisa kok registrasi menggunakan akun Google atau Facebook. Setelah itu, jangan lupa masukkan kode referral AKSLMARITA32871 agar mendapat dana promo sebesar Rp 100.000,-.

Oh ya, agar akun Akseleran teman-teman bisa segera digunakan, segera verifikasi lewat email dan no HP! Setelah proses verifikasi terlewati, saatnya memilih preferensi akun, pilih Lender alias peminjam untuk memulai mengembangkan dana. Lalu tahap selanjutnya yaitu memilih tipe akun, kalau perorangan ya berarti pilih yang perorangan ya, pals.

Selanjutnya, kita akan diminta untuk mengunggah foto KTP dan foto selfie kita saat memegang KTP. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kita benar-benar orang asli dan bukan robot. Tentunya juga untuk membuktikan keseriusan kita dalam mengembangkan dana.

Langkah berikutnya, ada beberapa data yang harus kita isi. Pastikan data tersebut sesuai dengan KTP. Setelah itu, kita juga harus mengisi data bank terkait untuk pencairan imbas hasil dari pendanaan yang nanti kita lakukan.

Step terakhir yaitu kita diminta untuk mengunggah tanda tangan digital. Tanda tangan ini diperlukan untuk proses pembuatan dokumen-dokumen terkait kontrak kita dengan Akseleran sebagai lender dan kontrak pendanaan-pendanaan nantinya. Santai, kalau belum punya tanda tangan digital, kita akan diarahkan untuk membuatnya lewat aplikasi PrivyID. Ikuti saja arahan yang diberikan oleh Akseleran.

3. Mulai Lakukan Pendanaan Pertamamu!

Setelah semua langkah di atas kita lalui, taraaa… akun Akseleran kita dengan dana awal Rp 100.000.- pun sudah bisa digunakan. Nggak perlu ditunda-tunda, segera lakukan pendanaan pertamamu! 

Intip saja di bagian peluang, ada banyak UKM-UKM yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usaha mereka. Kita juga bisa melihat identitas UKM dan track record pembayaran pinjaman mereka. Pilih saja mana yang paling klik di hati.

Kalau sudah ketemu yang paling cocok, cuzz klik saja tombol “Berikan Pinjaman.” Nanti kita akan diarahkan dengan skema penghitungan imbal hasil dan tenor pinjaman seperti ini:

Kalau cocok, klik saja “Lanjut.” Untuk meyakinkan proses pendanaan, akan muncul warning dari aplikasi ini terkait risiko investasi pendanaan. Tentu saja seperti yang aku bagikan di atas bahwa apapun investasinya pasti ada risiko yang mengiringi, begitu juga Akseleran. Salah satu risiko adalah adanya gagal bayar dari pihak peminjam. Bismillah yakinkan diri dan klik “Saya Mengerti Resikonya. Lanjutkan.” Ikuti step-step selanjutnya sesuai arahan aplikasi. Udah deh, pendanaan pertama selesai dilakukan.

Nanti tiap bulan kita akan dikirimi email terkait proses pendanaan yang telah kita lakukan. Kalau nggak sempat ngecek email, jangan khawatir… karena lewat aplikasi Akseleran di bagian Dana, Inbox dan Laporan Saya juga bisa kok kita pantau.

Nah, gimana pals? Tertarik untuk tetap menghasilkan cuan dari internet di masa pandemi covid-19 seperti ini? Kalau tertarik, cuzz segera download aplikasi Akseleran di Apple App store (iOs) dan juga Google Play Store (Android). dan nikmati hari-hari rebahanmu sembari mengembangkan dana! Untuk informasi lebih lanjut, teman-teman bisa menengok web dan media sosial Akseleran sebagai berikut:


Instagram: @akseleran_id
Twitter: @akseleran
Fanpage: Akseleran
Linkedin: PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia
YouTube: Akseleran

Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa memberikan suntikan semangat untuk tetap produktif di tengah pandemi corona. Sampai jumpa di celoteh-celotehku berikutnya.

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.


Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

50 comments

  1. Dengan adanya ijin dari badan pemerintah, kepercayaan publik terhadap instrumen investasi ini makin tinggi. Tinggal pilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan

    ReplyDelete
  2. Makin mudah berinvestasi di jaman sekarang ya, sdh banyak perusahaan fintech. Tapi tetap perlu hati2 dlm memilih investasi secara fintech, harus yg sdh terdaftar OJK ya

    ReplyDelete
  3. Paling penting bagi saya saat ini semua di awasi OJK karena bila tdk bs jd kita amsyong. OJK memberi rasa aman untuk semua terutama para pemilik modal

    ReplyDelete
  4. Apapun aktivitasnya kalau berkah meskipun rebahan tetap ada rezeki ya. Semoga saja dari rebahan kita bisa mendapatkan sesuatu yang bisa terbang tinggi.

    ReplyDelete
  5. Aku termasuk main amaan.. Ngga mau rugi hehe. Eh aku baru tau bisa invest dari 100rb. Makin terjangkau buat ukm

    ReplyDelete
  6. Investasi memang penting banget. Tinggal pintart-pintarnya kita memilih ya. Yang paling kuinget kalo milih investasi itu adalah high risk, high return. Low risk, low return.

    ReplyDelete
  7. Aku udah coba pakai akseleran nih kak. Masih belajar sih, investasinya juga masih kecil-kecilan soalnya masih kuliah. Akseleran ga bikin cemas, karena udah ada izin dan diawasi OJK juga. Tapi tetap harus detail dan hati-hati kalau mau investasi dimanapun.

    ReplyDelete
  8. Aku suka sama quote yang terakhir itu
    "Orang tua bukan dana daruratmu, anakmu bukan dana pensiunmu"
    Nampol bangeeeet. Dan setuju, kitalah yang harusnya mempersiapkan masa depan kita. Dan ya, berinvestasi sejak dini adalah salah satu caranya

    ReplyDelete
  9. Di masa pandemi ini memang harus pintar-pintar memutar otak supaya keuangan tetap jalan walaupun tubuh rebahan.

    ReplyDelete
  10. Sepertinya aku akan coba investai p2p lending ini, thx ulasannya dan aku siap belajar nih

    ReplyDelete
  11. Saya pernah baca2 tentang investasi p2p khususnya dalam bidang crypto atau mata uang digital. Namun, karena izin yang kurang jelas, publik jadi kehilangan rasa percaya.
    Akseleran kalau punya izin, pasti meyakinkan bgt. Jadi ingin Nyoba

    ReplyDelete
  12. Saat ini semakin banyak perusahaan yang menawarkan bantuan keuangan. Sayangnya,banyak juga yang kemudian berlaku tidak jujur dan curang. Nah, kalau Akseleran ini udah punya izin dari OJK, artinya bisa lebih dipercaya.

    ReplyDelete
  13. Wah ini sangat produktif ya, bisa rebahan sambil investasi. .
    Lalu cuan datang, mantap bgt dah

    ReplyDelete
  14. Baru tahu klo pinjom itu istilahnya termasuk P2P lending. Asyik jg nih klo bs investasi dgn mudah pakai Akseleran. Modalnya pun ga harus besar. Jd bagi yg keuangannya terbatas kyk diriku masih pny kesempatan buat investasi dan mengembangkan dana. Mau coba ah..

    ReplyDelete
  15. Akseleran emang platform ngetop di layanan P2P lending. Sepertinya ke depan banyak yang pakai platform ini utk meraih cuan secara gampang. Tapi harus dipelajari secara teliti ya. Banyak yang terjebak kerugian karena tidak memahami jenis investasi P2P lending ini.

    ReplyDelete
  16. Sekarang kalau mau berinvestasi mudah banget bisa sambil rebahan dengan modal yang sedikit. Aku jg sudah daftar di Akseleran

    ReplyDelete
  17. Ternyata melalui akseleran kita dapat memulai berinvestasi hanya 100 ribu rupiah. Waah murah bgt.

    Apalagi saat pandemi seperti ini, dengan ikut berinvestasi akan sangat banyak mendapat manfaatnya

    ReplyDelete
  18. Investasi itu penting sekali terutama ketika dihadapkan oleh situasi seperti sekarang ini ya..
    Hanya memang harus tetap berhati-hati saat memilih investasi, dipikirkan resiko-resikonya

    ReplyDelete
  19. Investasi itu penting sekali ya, sayangnya Tidak banyak orang yang menilai investasi itu penting

    di masa Pandemi corona seperti saat ini, kita gak tahu bagaimana Ekonomi kedepan Tapi yang pasti hidup harus terus berjalan dan makan ya, dan tidak banyak yang punya tabungan 3 kali dapat dari gaji mereka untuk bertahan hidup 3 bulan kedepan

    ReplyDelete
  20. Serius sih ini saya baru denger tentang Akeseleran k. Banyak sekali pilihan investasi yang bikin nasabah jadi aman untuk ikutan ya k, apalagi bisa sambil rebahan hihi.

    ReplyDelete
  21. Nah itu dia.. justru di tengah pandemi global ini baiknya menambah nilai investasi bukan malah menjualnya. Kalau selama ini belum pernah invest, boleh deh coba Akseleran

    ReplyDelete
  22. Wah gambar di puisi terakhir itu terinspirasi dari puisinya Kahlil Gibran yang Children, eh. Zaman sekarang rebahan aja bisa sambil belajar investasi ya, apalagi ada platform yg bisa buat belajar seperti Akseleran ini yg bisa dimulai dari 100rb ajah, aku jg sedang brlajar :D

    ReplyDelete
  23. Sudah diawasi ojk yang paling penting, jadi rasa aman berinvestasi makin besar. Aku jadi penasaran dengan akseleran ini :)

    ReplyDelete
  24. Sambil rebahan enak banget nih dapat cuan, btw investasi Akseleran dimulai dengan seratus ribu ini asik banget dan memang saya senang dengan investasi yang mudah dan murah.

    ReplyDelete
  25. Nice info nih mba, saya masi belajar2 ttg investasi juga. Nyari2 yang mudah, aman, menguntungkan dan sreg di hati. Haha..

    ReplyDelete
  26. Yang saya perhatikan pertama adalag terdaftar di OJK dulu ka..rupanya sudah... maklum khawatir ...lagi maraknya Investasi Bodong

    ReplyDelete
  27. Saya juga nih masuk freelancer Mbak, sekarang menanti email cintah ini tapi belum ada yang datang juga menghampiri padahal kantong udah makin menipis, huhuuhh.
    Keren banget ya ini, bisa dikerjakan kapan aja dan dimana aja cuan bisa cring cring di tabungan, apalagi ada sistem referal dan terpercaya udah masuk dalam list OJK ya. Hmm, mau pelajari lebih lanjut juga ah ini.

    ReplyDelete
  28. wah karena teknologi ini ya, sambil rebahan aja bisa investasi. seru juga. tapi ini investasi saham gitu bukan sih? saya masih berani investasi emas hehe. dulu sih pernah, tapi abis itu karena takut uangnya dipakai beli-beli yang gak baik akhirnya saya ambil. kecuali yang udah syariah kali ya pastinya uangnya dipakai yang sesuai dengan kehalalan. hihi.

    ReplyDelete
  29. Berinvestasi cukup menjanjikan sich.. Asal diseriuskan. Tapi aku, entah kapan akan serius dengan investasi ini. Padahal aku sangat tertarik untuk berinvestasi. Hmm

    ReplyDelete
  30. Pengetahuan baru nih mbak. Saya pribadi enggak terlalu familiar dengan fintech investasi seperti, masih konvensional banget kalau saya, kalau enggak buka deposito, ya beli logam mulia, wkwkwk

    ReplyDelete
  31. Saya minim pengetahuan tentang investasi Mbak. Bayangannya kalau investasi uangnya harus gede hihi. Ternyata ada banyak pilihan ya, bisa disesuaikan dengan dana yang tersedia. Terima kasih sharingnya, jadi tambah ilmu nih.

    ReplyDelete
  32. Sekarang banyak bgt tempat investasi yg aman, asalkan kita teliti membaca semua apa yg kita inginkan. Akselerasi kayaknya pas ya untuk itu.
    Emg sekarang paling enak kerja dpt uang dr internet. Keliatannya gampang, tp kita butuh telaten jg, belajar banyak hal.

    ReplyDelete
  33. Kalau sudah ada izin OJK sudah aman banget itu. Tapi tetap ada resiko. Misalnya keterlambatan pembayaran. Menarik buat investasi.

    ReplyDelete
  34. Kemauan untuk berinvestasi memang harus dimulai dari sejak saat ini. Karena kedepannya kita gabakal tau apa yang bakalan terjadi, seenggaknya kita punya dana cadangan untuk menghadapi hal tersebut. Dan menurut saya akseleran ini memang merupakan P2P yang sangat terpercaya karena sudah memiliki izin di OJK.

    ReplyDelete
  35. Pandemi Covid-19 memang berimbas pada berbagai segi kehidupan termasuk dalam hal financial. Saya baru dengar soal Akseleron. Ini semacam fintech, berarti, ya? Kalau sudah terdaftar di OJK berarti aman, ya.

    ReplyDelete
  36. Jaman sekarang ini memang harus banget bisa menghasilkan uang darimana saja yah . Apalagi kemajuan teknologi maka di rumah aja pun sambil rebahan bisa berduit. Menarik juga dicoba nih biar nambah cuan.

    ReplyDelete
  37. Wah saya cuma pernah kepikiran soal investasi, tapi belum tahu scr mendalam investasi itu apa. Makasih infonya kak~

    ReplyDelete
  38. Jaman sekarang semuanya serba mudah, termasuk urusan investasi. Meskipun ga bisa kemana-mana, meskipun rebahan hehehe..., tetap bisa berinvestasi. Dalam sikon seperti sekarang ini, asalkan ga banyak mengeluh, pasti akan ada jalan keluar ya..

    ReplyDelete
  39. Jaman sekarang pilihan investasi banyak banget, ya. Maka, keterlaluan deh kalau belum memulai satu pun dari beragam jenis investasi yang bisa dipilih. Orang tuh kadang keburu ngeri kalau dengar kata 'investasi'. Bayangannya uang gedeee gitu, ya. Padahal malah ada yang menawarkan mulai Rp 100 ribu begini.

    ReplyDelete
  40. Wah makin banyak opsi untuk investasi dan menghasilkan uang sambil rebahan aja ya :) saya termasuk yang ga mau ambil resiko nih. Thanks mba sharingnya

    ReplyDelete
  41. rebahan aja bisa dapet cuan ya, hehe.. aku baru tau ada aplikasi akselaran ini. thanks for sharing mbak

    ReplyDelete
  42. bagus nih konsep akseleran. tp sy msh punys byk pertanyaan. kita ngasih pinjaman ke UMKM apakah ada bunganya?

    ReplyDelete
  43. Kalo ada kata cuan cuan gitu otakku langsung seger. Radarku langsung amat peka. Wkwkwk. Enak bgt ya rebahan dapet cuan.

    ReplyDelete
  44. Baru tahu soal P2P Lending seperti Akseleran ini. Ternyata sekarang banyak cara ya untuk menghasilkan uang lewat internet.

    ReplyDelete
  45. Akseleran, menarik utk dipelajari, lalu didiskusikan dgn suami. Sebab sy blm.pernah berinvestasi. Sapa tau beliau setuju. Thanks infonya.

    ReplyDelete
  46. Innvestasi menarik nih, dan sudah terdaftar OJK,
    tapi aku sebenarnya masih awam sama yg namanya investasi digital. setelah baca artikel ini sedikit ada ppencerahan :D

    ReplyDelete
  47. Aku juga sudah daftar akseleran ini kak, baru tau banget kalau selain jadi peminjam bisa juga jadi orang yang meminjamkan. Asik banget ni buat kaum rebahan hehe

    ReplyDelete
  48. Wah ternyata segala resiko investasi dijawab Akseleran dengan baik nih. Jadi kita gak perlu khawatir berlebihan pada investasi ya mbak :)) Apalagi sudah terdaftar OJK :)

    ReplyDelete
  49. aku belum daftar akseleran mba Marita, seru juga ya investasinya
    jadi pengen kepo-kepo lebih lanjut akunya. Yang jelas akseleran udah kedaftar di OJK ya
    jadinya lega

    ReplyDelete
  50. Wah, aku baru tahu yang kayak begini mbak. Mau kepo ah sama akunya. Buat pengetahuan juga buat aku yang belum pernah investasi.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com

Subscribe Our Newsletter