header marita’s palace

Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Anak

2 comments
Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Anak, Sudah Tahu Kah?
cara mengatasi alergi makanan pada anak
Alergi makanan adalah salah satu hal yang kutakutkan terjadi pada anak-anakku. Qodarullah aku menikah dengan seorang lelaki yang memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu, yaitu seafood.

Aku juga pernah melihat dengan kepala mata sendiri bagaimana tersiksanya suami saat alergi makanannya kambuh. Duh, rasanya sedih banget. Karena itulah aku berharap anak-anakku nggak ada yang mengalaminya.

Latar belakang ini pula yang membuatku mencari tahu cara mengatasi alergi makanan pada anak. In case, anak-anak ada yang mengalami, aku sudah tahu ilmunya.

Ciri-ciri Alergi Makanan

Dari beberapa referensi yang kubaca, ciri-ciri alias gejala alergi makanan bisa terjadi beberapa saat setelah anak-anak selesai mengonsumsi makanan pemicunya. Beberapa jenis makanan yang biasa menyebabkan alergi antara lain; kacang-kacangan, ikan laut, udang, kerang, gandum, telur, dan kedelai.

Selain itu alergi susu sapi juga diketahui menjadi salah satu jenis alergi makanan yang paling banyak ditemukan pada anak balita.

Adapun ciri-ciri alergi makanan yang bisa dilihat dengan jelas, yaitu munculnya gatal-gatal pada tubuh, muncul ruam dan kemerahan di kulit, hingga terjadinya pembengkakan di area wajah, bibir ataupun lidah.

Selain itu, anak-anak yang mengalami alergi makanan juga bisa mengalami muntah-muntah, batuk, diare, sesak napas dan bahkan bisa menyebabkan hilang kesadaran. Duh, bikin deg-degan gak sih kalau anak-anak mengalaminya?

Penyebab Alergi Makanan pada Anak

Sampai detik ini, belum ada penellitian yang mampu mengungkap dengan pasti apa penyebab terjadinya alergi makanan. Namun beberapa ahli kesehatan mengatakan bahwa beberapa faktor yang bisa memicu munculnnya alergi pada anak, antara lain:
penyebab alergi makanan

1. Genetik

Apabila salah satu atau kedua orangtua mengalami alergi makanan, maka kemungkinan besar anak-anaknya pun akan mengalami hal sama. Namun jenis makanannya bisa jadi berbeda.

Contoh nih, suamiku alergi seafood, belum tentu anakku juga alergi terhadap seafood. Bisa aja alerginya justru pada susu sapi.

2. Tidak Diberi ASI

Faktor pemicu lainnya yang bisa menyebabkan alergi makanan pada anak adalah tidak diberikan ASI di waktu bayi. Seperti yang kita tahu, ASI mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh anak.

Salah satunya untuk membentuk imunitas tubuh sang anak. Bayi yang diberikan ASI secara eksklusif biasanya memiliki sistem imun yang lebih kuat dibandingkan bayi yang tidak diberi ASI.

3. Gangguan Kesehatan

Alergi terhadap makanan tertentu juga bisa muncul dikarenakan adanya gangguan kesehatan pada anak.

Apakah salah satu dari penyebab di atas ditemukan pada diri putra-putri temen kongkow? Harapanku sih tidak ya, semoga anak-anak kita senantiasa sehat selalu yaa.

Apa Sajakah Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Anak?

Nah, sekarang hal terpenting adalah bagaimana sih cara mengatasi alergi makanan pada anak. Berikut ini empat hal yang bisa sohib kongkow praktekkan:
gejala alergi makanan

1. Cari Tahu

Pertama, temen kongkow perlu tahu nih apa yang dimaksud dengan alergi makanan. Tak hanya itu, cari tahu juga makanan apa saja yang bisa menjadi penyebab alergi.

Terpenting adalah mengecek sisi genetiknya. Apakah temen-temen ataupun pasangan memiliki alergi pada makanan tertentu.

Kita juga perlu tahu bahwasanya memiliki alergi makanan tidak akan menghalangi aktivitas. Seseorang dengan alergi tetap bisa berolahraga dan melakukan kegiatan sehari-hari.

Btw, mencari tahu, termasuk mempelajari penyebab dan gejala alergi adalah cara ampuh sebelum melakukan tahap yang kedua.

2. Cegah

Jika memang secara genetik ada kemungkinan anak-anak bisa mengalami alergi, pastikan untuk melakukan pencegahan saat anak-anak akan dikenalkan dengan jenis makanan tertentu. Kita perlu melakukan beberapa tes sebelum mengambil kesimpulan bahwasanya si anak mengalami alergi susu ataupun lainnya.

Apabila sudah jelas bahwasanya anak kita mengalami alergi terhadap jenis makanan tertentu, pastikan untuk tidak memberikan makanan tersebut. Kecuali saat anak beranjak besar dan imunitasnya semakin meningkat, bisa saja alergi yang dimilikinya berangsur menghilang.

3. Atasi

Apabila kita sudah yakin bahwasanya anak memiliki alergi terhadap makanan tertentu, mengatasinya dengan tepat adalah hal yang harus dilakukan. Caranya tentu saja dengan menemui dokter dan berkonsultasi dengannya.

Dokter akan memberikan saran yang bisa membantu kita dalam mendampingi anak hidup bersama alergi. Dokter juga biasanya akan memberikan menu diet khusus agar anak tidak sampai kehilangan nutrisi saat mengalami alergi susu sapi ataupun makanan lainnya.

4. Sebar

Kalau sohib kongkow sudah melewati masa-masa sulit membesarkan anak yang memiliki alergi makanan, maka saatnya untuk menyebarkan cerita tersebut. Kenapa perlu disebarkan?

Bisa jadi dengan cerita temen kongkow akan memberikan inspirasi dan solusi bagi orang tua di luar sana yang sedang mengalami masalah sama. So, tuliskan cerita perjalanan kalian dalam menghadapi alergi, entah di blog atau media sosial, sehingga bisa berdampak luas.

Demikianlah cara mengatasi alergi makanan pada anak yang sohib kongkow bisa coba. Jangan lupa untuk memastikan apakah anak-anak memiliki alergi makanan, lakukan cek alergi agar segera mendapat penanganan yang tepat. Selamat mencoba!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

2 comments

  1. Kasihan juga ya kalau anak2 ada alergi makanan 😢

    ReplyDelete
  2. Sayang banget kalau melihat anak alergi apalagi sampai rewel jadi sebagai orang tua harus hati-hati jaga pola makan anak. Ada baiknya lebih dulu mengenali alergi yang dimiliki anak, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter. Terima kasih informasinya!

    ReplyDelete

Post a Comment