Jangan Jadi Blogger Biasa, Jadilah Blogger Membangsa Menuju Indonesia Maju

  • Friday, February 02, 2018
  • By Marita Ningtyas
  • 5 Comments




Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Kenal nggak sama beliau? Yang bilang nggak kenal, boleh buka buku sejarahnya dulu, hehe. RM Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara adalah salah satu pejuang bangsa yang telah meningkatkan martabat Indonesia zaman old lewat tulisan-tulisannya.


credit by Brilio.net
Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Itu salah satu slogan paling terkenal yang disampaikan oleh bapak bangsa tersebut, yang kemudian kita kenal sebagai bapak pendidikan Indonesia. Namun mungkin sedikit yang tahu bahwa di usia ke-20, Ki Hajar Dewantara pernah menulis sebuah artikel yang menggelegar. “Jika Aku Orang Belanda.” Ada yang bisa menebak apa isinya?


Di artikel tersebut Ki Hajar Dewantara mengkritisi orang-orang Belanda yang dengan enaknya merayakan pesta kemerdekaan negaranya di Negara orang lain, bahkan meminta sumbangan pula. Seketika artikel itu membuat orang-orang Belanda yang saat itu bercokol manja di negara kita mengkeret.

Sebuah pembuka manis dari Bapak Anto Prabowo pada acara Flash Blogging Menuju Indonesia Maju yang diadakan oleh Kemkominfo di Hotel Santika Premier Semarang pada Jum'at, 2 Februari 2018 itu membuatku tersadar akan sesuatu hal yang sangat penting. Mungkin bukan hanya aku, tapi juga teman-teman blogger yang menghadiri acara tersebut. Apa hal penting itu?

Pak Anto Prabowo saat Berbagi Mengenai Menulis Kreatif
Betapa sebagian besar pejuang bangsa yang memperjuangkan kedaulatan dan kemerdekaan Negara adalah para penulis dan wartawan. Kenapa tulisan? Karena lewat tulisan, seseorang bisa meningkatkan martabat bangsa, merubah paradigma dan perspektif yang berkembang di masyarakat. Misal Ki Hajar Dewantara masih hidup di zaman now, kayanya beliau juga bakal ngeblog deh untuk menyampaikan ide-ide di kepalanya agar tersampaikan lebih luas.

Jadi Blogger Kreatif Dong!

Ya, saat ini pemerintah telah mengakui bahwa blogger memiliki nilai dan tempat yang spesial. Bagaimana tidak? Dengan perkembangan teknologi digital yang semakin massive, dunia dalam genggaman bagi setiap netizen yang membawa gadget. Jika dulu sebuah artikel harus melalui proses editing dan pemilihan oleh dewan redaksi sebelum ditayangkan dalam media cetak. Sekarang siapa saja bebas menulis dan langsung tayang. Netizen yang berhak memilih tulisan mana yang layak baca untuk mereka.

Meski banyak blogger yang bermunculan di dunia digital saat ini, namun tidak semua blogger memiliki kualitas. Banyak blogger yang asal nulis, bahkan tidak sedikit yang mengandalkan artikel-artikel plagiasi. Agar menjadi blogger yang bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas, dibutuhkan blogger-blogger yang memiliki kreativitas yang mendobrak alias outstanding.

Sayangnya pak Anto tidak mau membocorkan tips bagaimana menulis kreatif. Katanya tips itu bagaikan bumbu sachet yang mengenakkan makanan secara instan. Pak Anto percaya bahwa setiap penulis, termasuk blogger, perlu memiliki daya kreasi dan imajinasinya sendiri-sendiri. Blogger yang satu dan lainnya pasti memiliki gaya kreativitas yang berbeda.



Maka aku menyimpulkan bahwa blogger kreatif itu adalah blogger yang mampu menyajikan tulisan yang tidak hanya menarik, namun juga mampu memiliki ciri khas sehingga pembaca kenal dengan tone tulisannya. Ooh, kalau artikel macam begini pasti yang nulis si blogger A nih, kalau artikel itu pasti ditulis blogger B nih.

Selain itu menurutku, kreatif dalam bidang blogging berarti sebuah terobosan bagaimana seorang blogger bisa menyajikan tema yang umum atau mungkin sama dengan blogger lainnya, tapi bisa menuliskannya dengan sudut pandang yang berbeda. Lebih dari itu semua menurutku blogger kreatif itu adalah seorang yang mampu menulis artikel dan bisa menggerakkan pembacanya lebih aware akan sesuatu. Misal mbak Grace Melia, seorang momblogger yang selalu setia sharing mengenai pentingnya vaksinasi dan dunia ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Setelah dapat materi dari pak Anto aku jadi bertanya-tanya sendiri, apakah aku sudah termasuk blogger yang kreatif? Menurut kalian bagaimana, pals?

Blogger Membangsa

Hal kece lainnya dari acara Flash Blogging Menuju Indonesia Maju yaitu ketika Pak Handoko yang merupakan salah satu bagian dari Tim Komunikasi Presiden melengkapi materi yang semakin menyadarkan diriku bahwa penting bagi seorang blogger menjadi blogger yang membangsa.

Pak Handoko saat Menyampaikan Materi
Wuiss, blogger membangsa apaan coba? Sepemahamanku dari apa yang kutangkap sepanjang acara, blogger membangsa adalah blogger yang mampu menjadi tangan kanan pemerintah untuk turut serta membagikan berita-berita baik ke masyarakat luas. Tahu sendiri kan di Indonesia sekarang apa-apa bisa mudah menjadi panas. Berita-berita hoax bertebaran. Herannya masyarakat justru lebih percaya pada yang hoax daripada yang berita beneran.

Masyarakat begitu mudah menuding pemerintah sekarang kurang ini kurang itu, tanpa mau melihat kemajuan-kemajuan apa saja yang sudah dicapai. Ya, memang sih sesuatu yang sudah kadung terlihat buruk di mata kita, mau sebaik apa pun akan terus terlihat buruk meski yang bersangkutan sudah mencoba memberikan usaha terbaiknya.



Keseruan-keseruan di Acara Flash Blogging
For your information, aku termasuk salah satu orang yang tidak memilih pak Jokowi sebagai presiden di Pemilu tahun 2014 lalu. Namun insya Allah aku tidak termasuk dalam gank barisan sakit hati. Aku akui banyak sekali kemajuan dan pencapaian yang telah beliau berikan untuk Indonesia. Salah satu contoh sederhananya adalah BPJS kesehatan yang telah berkembang menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS). Aku sangat terbantu sekali lo dengan adanya KIS ini, terutama ketika aku harus melahirkan secara sesar tahun lalu, juga saat Affan harus dirawat di perinatologi dan rawat inap karena bronchopneumonia beberapa bulan lalu. Sistem KIS mungkin memang masih banyak yang harus diperbaiki, namun menurutku pelayanan kesehatan yang aku rasakan sudah semakin baik dibanding beberapa tahun lalu.

Hal paling menarik di sela-sela materi yang disampaikan Pak Handoko, beliau memutarkan beberapa video menarik. Video yang membuat kami tersadar betapa ada banyak hal yang harus kita acungi jempol dari kinerja pemerintah sekarang ini. Video yang menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat luas tentang mengapa pak Jokowi getol sekali membangun infrastruktur; jalan tol, listrik, penyamarataan harga BBM. Semua hal yang pak Jokowi lakukan itu nggak semata-mata untuk pencitraan atau menarik simpati publik, pals. Namun pak Jokowi ingin menciptakan pembangunan-pembangunan yang merata dari Sabang hingga Merauke.



Mungkin buat kita yang ada di Jawa,  semua nampak mudah. Listrik jarang mati, Pertalite bisa kita dapatkan dengan harga Rp 7600, dan jalan sudah lumayan nyaman. Namun di pulau-pulau luar Jawa? Ada yang setelah 72 tahun Indonesia merdeka, baru bisa merasakan terangnya listrik. Atau di Papua, BBM yang biasa mereka beli dengan harga Rp 60.000an, dengan kinerja pemerintah zaman now mereka mulai bisa membeli BBM dengan harga yang sama di Pulau Jawa.

Jadi dengan semua pencapaian ini, haruskah kita selalu menutup mata dan tidak menerima kebaikan-kebaikan pemerintah? Tidak ada yang sempurna di dunia ini, begitu juga pemerintah kita. Kritik dan saran membangun tentu saja dibutuhkan untuk proses pembangunan yang lebih baik, namun bukan berarti kita bebas mencela dan membully. Jangan hanya sekedar bisa menuntut ini dan itu dari pemerintah, sesekali mari kita berkaca memangnya kita sudah memberikan apa untuk negara dan bangsa ini selain mulut yang pintar mencaci?

Jadi ingat aku pernah nulis status sejenis di Facebook-ku beberapa bulan lalu;


Maaf ye ditutupin sedikit, yang belakang jualan produk... hehe
Agar tidak ketinggalan berita-berita baik dari pemerintah, subscribe deh channel YouTube Sudut Istana. Insya Allah dengan melihat video-video yang disajikan kita jadi lebih bisa melihat pemerintah dari dua sisi, tidak hanya sisi buruknya saja.  Ini salah satu video favoritku;



Mari jadi pribadi-pribadi yang membangsa, pribadi yang fokus berbagi dan melayani untuk Indonesia yang lebih maju!



Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh



You Might Also Like

5 comments

  1. Menjadi pejuang dengan menulis dg mengabarkan kebaikan dan melawan berita hoax. Jangan lelah mencintai indonesia.

    ReplyDelete
  2. Keren tulisannya mba, out of the box :)

    ReplyDelete
  3. Akhirnya baca tulisan berparagraf-paragraf tadi hihihi luar biasa sekali mbak bisa sedetail ini nulisnyaa

    ReplyDelete
  4. Memang sdh sepantasnya kita sadar utk mjd bangsa yg cinta tanah air..dgn sharing hal positif.

    ReplyDelete
  5. Pejuang literasi, semangat nge-blog :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com