Di Balik Nama Marita’s Palace

  • Thursday, November 22, 2018
  • By Marita Ningtyas
  • 0 Comments



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Secara sekilas aku pernah menulis seperti ini di halaman about;

Merupakan sebuah blog personal yang ditujukan untuk mengumpulkan serpihan-serpihan pengalaman, kenangan, catatan-catatan yang semoga bisa membawa manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Blog ini tidak sekedar menjadi sarana ekspresi diri, namun juga wadah agar lebih jago dan produktif dalam menghasilkan karya yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebenarnya Marita’s Palace bukanlah blog pertama yang aku buat, sebelumnya di tahun 2007 aku pernah membuat dua blog yang berjudul sama Taman_Hati. Kenapa judulnya sama? Sepertinya aku kelupaan email dan password setelah membuat blog pertama, lalu akhirnya aku buat lagi dengan email berbeda. 

taman hati part 1

Blogku sebelumnya benar-benar isinya curcolan full. Dibuat di akhir-akhir perkuliahan, aku kalau membaca postingan di blog tersebut suka senyum dan malu sendiri. Blog Taman_Hati pertama hanya ada satu postingan, sedang Taman_Hati kedua memuat 12 postingan. Paling banyak memuat tentang puisi-puisi pendek aliran rasa yang ada di hatiku saat itu. Maklum jiwa sastra dan nyeninya saat itu masih meletup-letup, kalau sekarang suruh bikin puisi entahlah kok jadi aneh, haha.

taman hati part 2

Blog Taman_Hati kedua bertahan hingga 2011. Sepertinya setelah itu aku mulai sibuk dengan kehamilan dan kelahiran Ifa hingga tak lagi sempat curcol di sana. Selama 2011 - 2012 aku lebih banyak menulis di notes Facebook. Baru pada 2013, aku kembali teringat pada blogging. Aku masih ingat nama blog yang kubuat, namun lupa email dan password yang kupakai untuk masuk ke blog tersebut. Akhirnya karena keinginan ngeblog sudah di ubun-ubun, aku buat kembali blog yang baru. 

Taraa… jadilah Marita’s Palace.

Awalnya aku mau tetap menggunakan Taman Hati sebagai nama blogku, tapi aku ingin move on dari seorang gadis ababil menjadi sosok perempuan yang lebih dewasa, walaupun sekarang juga masih aja suka nggak jelas, hehe. 

Meski tak lagi menggunakan nama Taman Hati, namun inti dari maksudku memiliki blog tetap sama sejak aku mulai mengenal blog di tahun 2007. Begini aku menulis di bagian deskripsi blog Taman_Hati pertama:

Blog ini dibuat sebagai sarana penuangan segala bentuk kreativitas, ide dan pikiran yang ada dalam sebentuk aku. Di tempat ini aku hanya mendengar suaraku, menemui diriku, menjadi diriku.
Sedangkan di blog Taman_Hati part 2, aku menuliskan bahwa;

taman_hati adalah sebuah keleluasaan untuk saya ekspresikan diri, apapun yang terbaca adalah saya.   This is my garden.... This is my paradise.. This is my happiness, my sadness... All bout me here..

Pada awal Marita’s Palace kubuat, aku memberinya tagline sebagai the most expressive spot to reveal about me and how I see the life. Maka bisa ditarik benang merah dari semua pernyataan tersebut, bahwa blog ini menjadi wadah untuk diriku mengungkapkan siapa aku sebenar-benarnya. Blog ini adalah rumah untukku.



Namun mau memberi nama Rumah Marita kok kayanya biasa aja, Istana Marita nanti nyamain blognya mbak Arina - IstanArina, hehe. Akhirnya aku memutuskan pakai bahasa Inggris untuk nama blog ini, biar ingat kalau dulu pernah jadi lulusan Sastra Inggris, terpilihlah Marita’s Palace sebagai nama blog hingga sekarang. 

Palace buatku memberi kesan elegan, mewah, dan penuh teka-teki. Yang terakhir asal ding, gara-gara kebanyakan nonton drakor yang settingnya istana, kan pasti banyak misteri berdarah-darah, haha. Sampai sekarang aku masih sangat suka dengan nama blog ini dan belum terpikirkan untuk menggantinya dengan apapun. 

Marita’s Palace menjadi rumah maya untukku, di mana aku bebas menulis tanpa memusingkan keyword dan sebagainya. Blog ini memang awalnya pelarian untukku, saat jenuh menulis puluhan artikel pesanan yang keywordnya sudah ditentukan. Nah, di rumah maya inilah kudapatkan kebebasanku. Aku bebas menulis apa saja, meski mungkin tak seliar waktu muda. Duh, emang udah tua bu sekarang? 

Ya, intinya semakin bertambahnya usia, semakin mikir aja sih tulisannya bawa manfaat nggak buat diri sendiri dan pembaca. Kalau ternyata malah menginspirasi orang untuk melakukan hal negatif kan jadi dosa jariyah bo. Pahala aja masih kurang-kurang, masa mau panen dosa terus 

Pada akhirnya tulisan-tulisanku di Taman_Hati, multiply dan notes Facebook aku angkut semua ke sini. Jadilah blog ini benar-benar istanaku. Istana ide, istana celotehan, istana curcolan, istana informasi yang aku bangun dengan sepenuh dan setulus hati. 

Dengan mengusung tulisan-tulisan lamaku ke sini, istana ini semakin kaya juga semakin jujur mengungkapkan perjalanan hidupku dari bocah ababil sampai sekarang berproses menjadi seorang ibu. Namun bukan berarti tidak ada yang berubah dari Marita’s Palace sejak aku membuatnya di tahun 2013. Selain sudah berganti template dan header berkali-kali, aku juga sudah mengganti tagline blog ini sebanyak tiga kali.

Tagline pertama “the most expressive spot to reveal about me and how I see the life” kuubah tahun lalu menjadi “blog your life, live your blog” karena aku merasa terlalu panjang. Aku menggantinya ke tagline kedua karena aku merasa blog ini merekam kehidupanku dengan sangat apik, dan blog ini tetap bertahan hidup karena catatan-catatan kehidupanku tersebut.

Aku suka sih sama tagline kedua, tapi semakin ke sini aku merasa ada sisi diriku yang semakin berubah. Yang dulunya nggak bisa pakai rok, sekarang malah nyaman banget jadi sesosok emak dasteran yang over dosis kata, hingga akhirnya aku memilih tagline ketiga yang kupakai hingga sekarang. Diary Emak Dasteran - Merekam Makna dan Jejak Kehidupan. Cieeeh… 



Tagline ketiga ini semacam menjelaskan apa sih Marita’s Palace. Oh ternyata blognya seorang emak yang hobi dasteran. Isi artikelnya mostly berkaitan tentang hidup dan prosesnya menemukan hikmah di balik setiap perjalanan hidupnya tersebut.

Itulah kenapa kupilih header ini untuk mewakili nama dan tema yang kuambil. Seorang emak berdaster biru - karena aku suka biru, berkacamata dan berkerudung pink polkadot sedang asyik ngetik di depan laptop. Di laptopnya ada logo istana ala-ala Jepang dengan simbol M yang kugunakan sebagai favicon juga. 

Lalu kalau ditanya kenapa alamat domain tidak memakai maritapalace dot com, aku hanya ingin memberi clue bahwa nama pemilik blog ini adalah Marita Ningtyas. Jadi inilah aku, Marita Ningtyas yang bertempat tinggal di Marita’s Palace, semoga bisa menjamu para tamu dengan nyaman, betah dan main-main lagi seterusnya.

Kini, tak terasa aku sudah lima tahun ngeblog bersama Marita’s Palace. Semoga bisa menjadi teman bertumbuh bersama bagi para pembacanya dan kelak bisa jadi warisan untuk anak-anak. Saat aku tak lagi ada, aku harap catatan-catatan ini tetap abadi untuk membantu mereka mengingat tentangku.



Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.



Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul Di Balik Nama Marita’s Palace. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com