header marita’s palace

First Autonomous Vehicle at Green Office Park, BSD City: Daebaak!

bus otomatis pertama di Indonesia
Buat yang tinggal di wilayah Tangerang dan sekitarnya, cuzz deh rasain pengalaman luar biasa berkendara dengan first autonomous vehicle at Green Office Park, BSD City!

Aku rasa hal itu akan jadi pengalaman terbaik. Sinar Mas Land selaku pengembang properti yang punya pengalaman selama 50 tahun, sangat concern terhadap pelestarian lingkungan.

That’s why Sinar Mas Land (SML) menghadirkan autonomous vehicle di kawasan Green Office Park. Hal tersebut guna mendukung keberadaan sertifikasi Green Building, mall tanpa dinding yang ramah lingkungan ‘The Breeze’ dan jalur-jalur pejalan kaki super nyaman yang sudah ada di kawasan tersebut sebelumnya.

Autonomous vehicle yang dinamai Navya Arma ini merupakan salah satu cara SML melestarikan lingkungan hidup. Sebelumnya SML sudah menanam lebih dari tiga juta pohon di area komersial, trotoar, median jalan, dan mengembangkan taman kota serta hutan kota.

Keren ya cara SML berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan? Fyi, program CSR dari pengembang properti yang pada bursa saham Indonesia tercatat sebagai PT. Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE) ini masih banyak lagi lo.

Apa Itu Autonomous Vehicle?

Apakah sohib kongkow penasaran dengan istilah autonomous vehicle yang aku sebutkan beberapa kali sebelumnya, dan juga bertanya-tanya apa hubungannya autonomous vehicle sama kelestarian lingkungan? Sini aku kasih tahu.

Jadi autonomous vehicle adalah kendaraan otonom alias kendaraan tanpa pengemudi. Yess, Navya Arma, adalah bus listrik otomatis pertama di Indonesia!

Untuk bisa menjalankan sebuah kendaraan otonom diperlukan kerja sama antara artificial intelligence, sensor, kamera dan radar. Buat yang pernah nonton drakor Start Up mungkin pernah ingat bagaimana tokoh yang diperankan Bae Suzy mempersiapkan sebuah mobil tanpa awak.
first autonomous vehicle at Green office Park
Nah, secara sederhana kaya gitu deh cara kerjanya Navya Arma. Sebagaimana halnya mobil yang dikemudikan sopir, mobil otonom ini juga bisa pergi ke mana saja sesuai tujuan yang diinginkan.

Untuk merealisasikan wujud dari Navya Arma, SML bekerja sama dengan Mitsubishi Corporation, didukung juga dengan pendanaan dari JICA. Pada bulan Mei hingga Juli lalu, Mitsubishi Corporation bersama dengan MACNICA Inc. telah berhasil melakukan uji coba tahap pertama Navya Autonom® Shuttle di QBig BSD City.

Uji coba berikutnya dijadwalkan pada 27 Agustus 2022 sampai dengan 5 Januari 2023 mendatang. Uji coba tersebut dilakukan di kawasan BSD Green Office Park (GOP). Nggak hanya itu, pada November 2022 lalu, Navya Arma juga telah dipamerkan sebagai side event di G20 Summit yang diselenggarakan di Bali lo.

Yuk Naik Bus Otomatis Pertama di Indonesia Ada di The Breeze, BSD City

Seperti yang sudah aku ceritakan di awal, Navya Arma melengkapi cita-cita SML dalam mengembangkan kota pintar yang berenergi hijau, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dipilihnya GOP sebagai tempat pertama bus otomatis ini beroperasi bukanlah tanpa alasan.

Pertama, kawasan GOP telah tersertifikasi sebagai Green Mark District pertama di Indonesia dari Building Construction Authority (BCA) Singapura. Kedua, seluruh gedung-gedung kantor yang dibangun dalam kawasan ini juga telah mendapat sertifikasi dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Tak heran jika Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap program SML ini. Menurut beliau, Navya Arma adalah salah satu cara dalam mewujudkan transportasi masa depan bagi pembangunan kota pintar yang sustainable di negeri ini.

Yuk, kita intip spesifikasi dari Navya Autonom® Shuttle, bus otomatis pertama di Indonesia ini:

Digerakkan dengan tenaga listrik.
  • Memiliki battery pack dengan kapasitas 33 kWh.
  • Baterainya bisa bertahan hingga 9 jam.
  • Dimensinya berukuran 4,7 m x 2,1 m.
  • Bisa mengangkut 15 penumpang; 11 orang duduk dan 4 orang berdiri.
Adapun cara kerja dari Navya Arma sebagai berikut:
  • Dilengkapi dengan beragam sensor; pemanfaatan GNSS (Global Navigation Satellite Systems), dan sensor LIDAR (Light Radar).
  • Sensor yang ada tersebut disempurnakan dengan kehadiran kamera resolusi tinggi untuk big data analysis.
  • Data yang didapat kemudian diproses oleh komputer berspesifikasi tinggi yang tertanam di dalam mobil.
  • First autonomous vehicle ini bisa mendeteksi, melacak dan mengklasifikasi hambatan yang ada di sekelilingnya secara real time.
  • Dengan fungsi yang ada, mobil otonom Navya Arma tersebut mampu menentukan lintasan dan profil kecepatan yang optimal, termasuk kemampuan akselerasi, kemudi, dan pengereman secara otomatis.
Navya Autonom® Shuttle by Sinar Mas Land
Apakah sohib kongkow penasaran gimana rasanya menaiki bus otomatis pertama di Indonesia? Kalau aku sih penasaran bangeet.

Buat kalian yang sama penasarannya denganku, cuzz aja ke The Breeze, mall tanpa dinding yang ada di wilayah GOP. Navya Arma siap menjawab rasa penasaran kalian pada hari Selasa - Minggu, pukul 10.00 - 17.00.

Nggak hanya penghuni di area GOP yang boleh nyoba lo. Seluruh masyarakat umum bisa banget mencoba autonomous vehicle ini. Btw, nggak dipungut biaya sama sekali, pals.

Namun ada caranya biar bisa menaiki si mobil otonom ini. Sohib kongkow unduh dulu aplikasi OneSmile lewat Apple App Store ataupun Google Play Store.

Setelah itu, registrasi di aplikasi tersebut. Sebelum menaiki Navya Arma, ada survei yang harus diisi. Begitu juga setelah menaiki Navya Arma, ada survei lagi yang harus diisi ya.

Jangan lupa setelah unduh, registrasi dan isi survey pada aplikasi OneSmile, kalian cuzz aja ke Lobby Utama The Breeze. Kendaraan otonom ini akan memulai rutenya dari lokasi tersebut.

Buruan deh nyobainnya, karena uji coba tahap 2 hanya akan berlangsung sampai 21 Desember 2022. Selanjutnya Navya Arma akan dipamerkan di dalam area The Breeze mulai tanggal 22 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023.

Mumpung libur sekolah, anak-anak juga boleh lo diajak naik kendaraan otonom ini. Pastinya akan jadi pengalaman berkesan buat mereka ya.

Syaratnya, tinggi badan anak minimal 120 cm. Tentu saja anak harus didampingi oleh orang tua, tidak diperkenankan sendirian.

Keren banget ya bus otomatis pertama di Indonesia ini. Dengan hadirnya Navya Arma yang memiliki fitur smart technology ini, semoga bisa menjadi alternatif sarana transportasi baru yang rendah emisi karbon untuk melayani mobilitas masyarakat.

Pastinya Navya Arma adalah cerminan gaya hidup di BSD City sebagai smart integrated digital city. Utamanya di ekosistem Digital Hub, kawasan yang memang penuh dengan beragam aktivitas teknologi digital.

Semoga saja first autonomous vehicle at Green Office Park, BSD City ini kelak juga bisa dinikmati di kota-kota lain. Khususnya pada proyek SML yang dikembangkan di Semarang. Aku kan juga pengen bisa merasakan serunya menaiki bus tanpa awak. How about you, pals?
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment