MY Broken CUP

  • Thursday, March 18, 2010
  • By Marita Ningtyas
  • 0 Comments



-pyar- Terdengar jls bunyi pecahan itu saat kuguyurkan air ke tubuh q pagi ini. 'yang pecah apa ik yank?''si monkey owg' Entah knp air mata q mengalir sesaat setelah suami q menjwab. ah,itu cangkir kesukaanku. hadiah pertama yang ia berikan.

Q spt tsudut. tiba2 jd njawani. ada apa ni, pas stlh our 2nd aniversary, kok tiba2 bgni.. jangan2.. jangan2.. banyak jangan2 muncul di kepalaku.. Q merasa sebuah pertanda datang.. dan aku tak yakin benar itu baik.. Kubuka kamar mandi dengan mata sembab dan tak karuan.

Suamiku mengikutiku. “kenapa ik kok mecucu? si monkey mbok pecahin owg. maaf. gak sengaja.” Sepertinya kenangan itu sudah tak melekat lagi d ingatannya.. setelah mencoba menghiburku, ia pun segera mandi karena dikejar waktu. dan aku berkutat dengan bajunya yang belum q setrika.

Haru sedang menelikungku ketika tiba2 tangan suamiku merengkuhku dari belakang. dan memeluk q dg erat. 'nanti qt beli yg baru y.. beli yg sama.. jd bisa buat ngeteh bdua.. qt awali semua dgn hal2 baru yg lebih indah ya..' hmm, ada desir yg aneh di dada q.. dan q peluk dia semakin erat.

Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul MY Broken CUP. Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com