Percayalah Pada Mimpimu dan Terbang Menembus Langit

  • Tuesday, April 10, 2018
  • By Marita Ningtyas
  • 7 Comments




Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Perbincangan di kantin sebuah pabrik benang antara Onggy Hianata dengan salah seorang rekan kerjanya menggelitikku malam itu. Onggy nampak heran melihat bapak yang duduk di depannya terlihat begitu muram. Ia pun menanyakan apakah ada hal yang bisa dibantu. Bapak tersebut lalu menceritakan kegundahannya tentang betapa waktu melaju begitu cepat, hingga tanpa terasa anaknya akan segera menikah. Onggy heran seketika. Bukankah seharusnya si bapak bahagia, namun kenapa si bapak malah terlihat murung.

Bapak tersebut melanjutkan kisahnya. Ia telah bekerja di pabrik benang tersebut sejak pabrik itu didirikan hingga ia hampir pensiun, ia terus bekerja penuh semangat. Pabrik tersebut tidak pernah ada libur dan bahkan terus beroperasi selama 24 jam. Hingga di titik itu, si bapak tersadar betapa selama ini ia terlalu sibuk bekerja hingga tak pernah ada waktu yang cukup untuk keluarganya. Tak pernah menemani anak-anaknya bermain. Ia menyesal, ia merasa telah membuang banyak waktu dan kesempatan yang tak mungkin terulang.

Onggy yang saat itu sedang menunggu kelahiran anak pertamanya terkesiap. Mendadak teringat pada momen ia berbincang dengan mendiang ayahnya ketika ia masih kecil. Saat itu ayahnya berkata bahwa bekerja ikut orang itu akan banyak merenggut waktu dan kehilangan banyak kebebasan. Ayahnya pun menyisipkan sebuah pesan tersirat untuk Onggy muda agar terus memupuk impian dan menemukan jalan hidupnya sendiri. 

Usai berbincang dengan rekan kerjanya tersebut disusul dengan resign-nya seorang manajer di pabrik benang tempat ia bekerja, Onggy mulai mengingat mimpi lamanya. Impian untuk bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Impian untuk menjadi orang yang sukses tanpa harus bekerja ikut orang, agar ia punya banyak waktu untuk bersama keluarga dan bebas mengatur jam kerjanya sendiri. Ia pun kemudian membulatkan tekad untuk keluar dari pekerjaannya yang sudah cukup mapan, demi bisa meraih impian tersebut. Meski harus gagal berkali-kali, namun keyakinan akan mimpinya dan petuah ayahnya di masa kecil menguatkannya.

***

Itulah secuil cuplikan dari film Terbang Menembus Langit yang diproduksi oleh Demi Istri dan disutradarai oleh Fajar Nugros. Baru sadar kalau dua film terakhir yang aku tonton dua bulan terakhir ini berupa biografi dari orang-orang sukses yang penuh motivasi dan inspirasi. Kalau bulan lalu aku sempat menonton film Bunda, Kisah Cinta Dua Kodi yang diangkat dari novel Asma Nadia, menceritakan perjuangan Kartika dalam membesarkan Keke Busana. Alhamdulillah bulan ini mendapat kesempatan belajar dari film Terbang Menembus Langit yang berisi tentang perjuangan hidup Onggy Hianata.

Aktor Utama Terbang Menembus Langit
Ketika tawaran menonton screening film tersebut sampai padaku, aku belum ngeh kalau ada film berjudul Terbang Menembus Langit sedang diproduksi. Setelah melihat trailernya dan tahu kalau Dion Wiyoko menjadi pemeran utama, aku putuskan untuk ikutan nonton screening film Terbang Menembus Langit pada hari Minggu, 8 April 2018 lalu bareng-bareng dengan teman-teman dari Blogger Gandjel Rel.

Awalnya aku ragu-ragu mau nonton, soalnya jam tayangnya malam dan sudah sekian lama aku tidak keluar malam sendirian tanpa suami dan anak-anak. Tapi mau mengajak anak-anak takut bikin kegaduhan di dalam bioskop, jadilah setelah ngobrol sama suami, aku diijinkan pergi sendiri. Yippie, sekali-kali ya jadi anak malam lagi, hehe.


suasana meet and greet Terbang Menembus Langit

Oya, pada hari itu selain nonton bareng screening film Terbang Menembus Langit, sebelumnya juga ada meet and greet dulu dengan beberapa aktor dan aktris dari film tersebut. Sayangnya Dion Wiyoko, sang pemain utama tidak hadir, hanya ada Laura Basuki, Marcel Darwin dan beberapa pemain pendukung. Aku sendiri telat hadir di meet and greet-nya karena baru bisa keluar dari rumah setelah sholat maghrib, sebelumnya ada arisan PKK di perumahan, mo melarikan diri kok nggak enak soalnya bulan lalu sudah nggak hadir, hehe. Selain Dion Wiyoko, Laura Basuki dan Marcel Darwin, aktor dan aktris yang mendukung film ini antara lain Delon Thamrin, Baim Wong, Chew Kin Wah, Aline Adita, Dayu Wijanto, Erick Estrada dan Mamat Alkatiri.

Melihat Onggy berjuang dalam film ini akan membuat kita berpikir lagi untuk menyerah dalam hidup. La wong Onggy yang gagal berbisnis lagi dan lagi saja tetap mampu berdiri dan bangkit kok. Dari usaha jualan buah, jagung bakar, kerupuk hingga judi togel pernah ia lakoni. Sampai akhirnya ia mengenal bisnis network marketing yang menjadi titik mula kesuksesannya di kemudian hari. Pesan ayahnya untuk terus menemukan jalan hidup, menjaga nama baik keluarga dan memegang kejujuran di setiap langkahnya menjadi cambuk untuk terus maju dan terbang menembus langit impian.


suasana di akhir screening film Terbang Menembus Langit

Film Terbang Menembus Langit juga menyisipkan pesan kebhinnekaan yang cukup menampar. Betapa kita sering banget ya memandang orang keturunan China sebelah mata dengan segala anggapan miring terhadap mereka. Menganggap mereka bukanlah bagian dari Indonesia, padahal mereka lahir dan besar di negeri ini, hanya secara fisik mereka berbeda. Mau dari daerah mana kita berasal, suku kita apa, bahasa daerahnya bagaimana, apa agama yang kita anut, kita tetaplah orang Indonesia. Pas banget ya pesannya dengan kondisi negara tercinta saat ini yang semakin ricuh ngurusin perbedaan, hiks. Padahal perbedaan itulah yang membuat Indonesia kaya. So, let’s respect each other.

Ada satu hal lagi yang aku suka dari film ini. Tentang bagaimana mendiang ayah Onggy menginstal “software-software” kebaikan di dalam diri Onggy. Obrolan-obrolan hangat antara Onggy dan ayahnya menguatkan bonding antara keduanya. Setiap Onggy merasa terpuruk, ingatan akan obrolan-obrolan ini melintas dan kembali menguatkannya. Keluarga Onggy meski hidupnya susah selalu menjaga kebersamaan. “Satu makan, makan semua.” Ketika makanan di meja telah tersedia, namun ada satu anggota keluarga yang belum hadir, maka mereka akan menunggu hingga semua anggota keluarga lengkap melingkar di meja makan. Nice, right?

Foto bareng teman-teman Blogger Gandjel Rel usai nobar

alhamdulillah dapat kaos dan goody bag... 


Siapakah Onggy Hianata?

Apa ada yang berkerut ketika dari tadi aku menyebut nama Onggy Hianata berulang kali? Adakah yang punya pikiran sepertiku saat menonton trailer film Terbang Menembus Langit, bertanya-tanya siapa sih Onggy Hianata kok kisahnya sampai diangkat ke layar lebar.

Akhirnya setelah googling ke sana ke mari tahulah aku kalau beliau adalah sosok inspirator kelas dunia! Keren ya bo… aku baru tahu kalau dari bumi Tarakan, Indonesia lahir sosok besar yang mendunia. Onggy Hianata merupakan anak kedelapan dari sembilan bersaudara yang lahir pada 6 Maret 1962. Ia lahir dan besar di Tarakan dengan kehidupan keluarganya yang sangat miskin.

Namun Onggy tidak mau menyerah pada kehidupannya, ia ingin merubah nasib keluarganya. Hingga ia akhirnya melanjutkan kuliah di Surabaya pada 1983. Untuk menyokong kehidupannya di Surabaya, ia mulai berbisnis dari satu usaha ke usaha lainnya. Beberapa kali ia menjadi korban penipuan yang membuatnya kehilangan banyak modal. Namun mimpi dan petuah dari ayahnya terus menguatkannya. Salah satu hal lainnya yang juga menguatkan Onggy adalah dukungan istrinya, Chandra Dewi, yang selalu memberikan kepercayaan penuh kepada setiap keputusan yang diambilnya.

Jatuh bangun dalam kehidupan telah ia lalui, hingga kini ia telah mencapai kemerdekaan secara finansial dan kebebasan dalam mengelola waktu. Dengan semua perjuangan yang ia lalui, di tahun 2003 Onggy mulai membangun Edunet Global. Lewat Edunet Global ini, Onggy menyelenggarakan training motivasi yang bertajuk Value Your Life, A Life Changing Bootcamp. Sebuah training yang bertujuan untuk berbagi kisah dan membuka mindset para peserta untuk mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan.

Onggy Hianata, Inspirator Kelas Dunia berasal dari Tarakan

Kalau pak Jokowi punya ide revolusi mental, nah ternyata Onggy telah lebih dulu melakukannya sejak 2003. Onggy percaya bahwa kesuksesan hidup seseorang sangat bergantung pada kepribadian yang baik. Setiap orang di dunia pastinya ingin hidup tenang, nyaman dan damai. Untuk bisa berada pada di titik tersebut, maka perlu adanya mental, mindset dan pribadi yang tangguh dalam menerjang setiap badai kehidupan. Pribadi yang memilih untuk tidak mengeluh dan terus berjuang. Mengeluh menurut Onggy hanya akan membawa aura negatif yang semakin melemahkan kita. Daripada mengeluh, lebih baik kita menggunakan energi tersebut untuk berpikir dan berinovasi bagaimana kita bisa bertahan dan menjalani kehidupan.

Onggy sendiri tidak mau menyebut dirinya sebagai motivator karena ia merasa tidak sedang memberikan motivasi kepada siapa pun. Ia lebih suka disebut inspirator, karena lewat bootcamp yang diselenggarakannya ia berbagi kisah dan inspirasi. Dari kisah dan inspirasi yang ia sampaikan, tak sedikit orang-orang yang hidupnya berubah. Ada yang sebelum ikut training kecanduan narkoba, ada yang hampir bunuh diri karena bangkrut dan terlilit utang, ada pula yang dulunya merasa paling hebat dan sombong. Selepas mengikuti bootcamp-nya Onggy Hianata, mereka mendapat semangat dan insight lain tentang memandang hidup. 

Ada yang tertarik pengen ikut bootcamp-nya? Digelar selama tiga hari dua malam di Jakarta. Untuk info lebih lanjut bisa cek website officialnya di sini. For your information, peserta Value Your Life, A Life Changing Bootcamp ini nggak hanya dari Indonesia saja lo. Banyak juga para peserta yang berasal dari luar negeri. Amazing ya?

Selain mendirikan Edunet Global yang fokus dengan bootcamp revolusi mentalnya, Onggy Hianata pada tahun yang sama juga mendirikan komunitas Freedom Faithnet Global (FFG). Komunitas ini pusatnya ada di Indonesia, selain Onggy ada dua orang nama lainnya yang merupakan founder komunitas ini. Sekarang komunitas FFG telah beranggotakan lebih dari 70 negara di 5 benua. Komunitas yang menitik beratkan pendidikan mental dan gerakan sosial ini juga telah memecahkan 5 rekor dunia (Guinness World Record). Lewat FFG inilah nama Onggy semakin berkibar menjadi pembicara kelas dunia, dari satu negara ke negara lainnya, berbagi inspirasi untuk mengubah kehidupan orang banyak. 

Kebodohan adalah awal mula kemiskinan. Lawan kebodohan dengan terus belajar dan meningkatkan kualitas diri sehingga kita mampu untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Hal inilah yang membuat Onggy ingin melanjutkan sekolah hingga jenjang paling tinggi, demi merubah kehidupannya. Selain melawan kebodohan, menurut Onggy, setiap manusia juga harus memiliki integritas diri dan akhlak yang baik. Intinya antara IQ, EQ dan SQ harus seimbang.



Kisah Onggy Hianata yang sangat menginspirasi ini akhirnya sampai ke telinga Fajar Nugros dan Susanti Dewi, istrinya, ketika mereka sedang berlibur di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Dari situlah keduanya berinisiatif untuk mengangkat kisah Onggy dalam bentuk film. 

Dibesut oleh seorang sutradara handal dan didukung dengan para aktor-aktris yang mumpuni, Terbang Menembus Langit jelas layak untuk ditonton. Film ini sangat sarat akan pesan-pesan kehidupan. Buat kalian yang mungkin merasa hidupnya begitu berat, selalu gagal dalam usaha demi usaha yang dilakukan, tontonlah film ini dan temukan kembali semangat untuk meraih mimpimu hingga terbang menempus langit kehidupan. Buat yang hidupnya flat – flat saja, film ini juga tetap layak tonton kok… Jadi kita punya sisi baru dalam memandang hidup untuk terus positif dan berjuang hingga tak terlena dengan zona nyaman. Check it out the trailer;



Mau tahu kisah lengkapnya Terbang Menembus Langit seperti apa, bagaimana jatuh bangunnya si Onggy hingga menemukan jalan sukses dan pesan kebhinnekaan yang akan membuat kita semakin cinta Indonesia? Cuzz penuhi bioskop mulai tanggal 19 April 2018! Karena saat itulah Terbang Menembus Langit akan mendarat di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Yuk cintai karya anak negeri, salah satunya dengan menonton film kece ini! Happy watching, pals!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.





You Might Also Like

7 comments

  1. Onggy Hianata sosok inspitatif banget ya mbak. Film Terbang memang keren. Nice sharing mbak Marita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, keren banget perjalanan hidupnya beliau. Banyak hal yang bisa dipelajari. You're welcome....

      Delete
  2. wah mbak marita garcep bangeg ya bikin review nya hihihi....semoga next time dapet kesempatan lagi nobar bareng mbak mbak GRes lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkkw.... biar ndak lupa harus segera ditulis. Aamiin semoga segera ya.

      Delete
  3. Filmnya syarat makna ya bagus sepetinya

    ReplyDelete
  4. Ahh selalu suka film yang diambil dari kisah nyata. Menginspirasi..

    ReplyDelete
  5. Waah jadi termotivasi yaa nonton inii.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com