7 Alasan Mengapa Para Emak Harus Punya Tumbasin di Smartphonenya!

review tumbasin aplikasi belanja pasar tradisional online dari Semarang

Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Aku termasuk orang yang nggak terlalu suka menginstall banyak-banyak aplikasi di gawai. Ketika semua orang beramai-ramai menginstal aplikasi ojek online dan dompet-dompet digital, silakan cek di HP-ku, hampir tidak ada! Aku bukan orang yang suka latah install aplikasi A - Z jika tidak benar-benar kubutuhkan. Begitu juga ketika aku mendengar adanya aplikasi belanja pasar tradisional online, awalnya aku tak tertarik sama sekali.

Aku pikir saat itu buat apa install aplikasi belanja, kalau tukang sayur saja lewat saben hari di depan rumah. Lagian ribet lah, harus transfer dan sebagainya. Eng ing eng… segala pikiran negatifku tentang aplikasi belanja pasar tradisional online pun lenyap tak bersisa ketika tukang sayur tak lagi masuk sampai ke gangku. Sementara aku kalau sudah di rumah, mager banget disuruh keluar, apalagi ke pasar. Nggak banget deh! Pasar adalah salah satu tempat yang nggak aku sukai. Di otakku sudah terdoktrin kalau pasar itu rame, kumuh dan harus berdesak-desakan.

Sejak tukang sayur nggak lewat di depan rumah, uang belanjaku jadi cepat menipis karena terlalu sering kubuat beli makan di luar. Aku langsung berpikir keras bagaimana ya caranya biar tetap belanja tanpa harus ke pasar. Lalu aku ingat kalau ada aplikasi belanja!


rebranding tumbasin aplikasi belanja pasar tradisional online


Akhirnya iseng-iseng aku install deh Tumbasin, aplikasi yang memudahkanku untuk belanja di pasar tradisional tanpa harus berdesak-desakan di dalam pasar. Sudah hampir setahun aku aktif menggunakan aplikasi ini. Dari logonya masih berwarna oren sampai sekarang rebranding menjadi berwarna maroon. Akhirnya ada juga aplikasi kekinian yang pas dengan kebutuhanku.

7 Alasan Menggunakan Tumbasin

Jika harus membuat daftar alasan mengapa pada akhirnya aku cinta mati pada Tumbasin, maka inilah 7 hal tersebut.

1. Hemat Waktu


Buat aku yang work at home mom, waktu adalah hal terpenting. Aku lebih ikhlas mengurangi waktuku ke pasar dan berada di dapur daripada harus mengurangi waktuku mengetik artikel, hehe. Aku selalu melakukan segala cara untuk bisa menekan waktu saat berada di dapur. Kalau harus belanja sendiri ke pasar, at least aku harus menghabiskan waktu 30-45 menit. Waktu segitu kalau buat bikin artikel bisa jadi 2-3 artikel euy.

Makanya dengan adanya Tumbasin, aku bisa menghemat banyak waktu. Cuma tinggal menggoyangkan jempol saja di atas aplikasi tersebut, pilih sayur mayur dan lauk yang kubutuhkan, lalu cukup duduk manis di rumah dan menunggu barangnya diantar. Sembari menunggu barang diantar, aku bisa memanfaatkannya untuk menulis.

2. Hemat Tenaga


Jelas sangat hemat tenaga, karena aku nggak perlu jalan kaki ataupun naik motor ke pasar. Nggak perlu berdesak-desakan dengan banyak orang, sabar menanti antrian, belum lagi kalau ada yang tawar-menawar alot sampai nggak kelar-kelar. Buatku ke pasar itu menguras tenaga. Makanya sering banget setelah belanja ke pasar, belanjaan yang kubeli bukannya kumasak malah cuma aku anggurin saja, saking sudah kecapekan dengan suasana pasar, wkwk.

Dengan Tumbasin, tenaga yang kuhemat bisa kualihkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan domestik lainnya. Ataupun untuk menyelesaikan mengetik artikel demi artikel.

3. Praktis


Belanja sayur, lauk pauk dan segala macam bumbu jadi lebih mudah dengan pakai Tumbasin. Kalau di pasar kan kita harus menghitung belanjaan yang sudah kita beli secara manual, kadang antara hitungan kita dan tukang sayurnya beda, terus diulang lagi. Apalagi kalau tukang sayurnya nggak punya kalkulator, aku sendiri kalau ke pasar juga jarang bawa HP. Jadilah proses menghitung totalan belanja bisa lama banget.

Di Tumbasin, sebagaimana aplikasi belanja pada umumnya, sudah ada keranjang belanja yang otomatis akan menghitung jumlah belanjaan. Dari keranjang belanja itu, aku jadi bisa tahu dengan pasti berapa total belanjaan yang harus kubayar. Kalau ternyata lebih dari budget yang aku tetapkan, tinggal dikurangi saja item-item yang kupilih.

Selain urusan memilih barang dan menghitung jumlah belanjaan, hal praktis lainnya dari Tumbasin adalah pilihan bayar yang disediakan. Kita bisa memilih membayar secara cash saat belanjaan dikirim ke rumah atau bisa juga membayar melalui transfer bank. Kalau aku sih lebih suka transfer, sehingga lebih memudahkan aku untuk menghemat uang karena tak perlu ambil uang cash dulu. Maklum kalau pegang uang cash suka gatel buat jajan, wkwk.

4. Banyak Promo


Nah, paling penting banget ini! Namanya emak-emak kan ya… kalau ada promo paling semangat 45. Tumbasin ini rajin banget kasih promo. Salah satunya yang terus berlanjut adalah bebas ongkos kirim dengan belanja minimal Rp 100.000,-. Bebas ongkos kirim ini berlaku di seluruh wilayah Semarang pula! Asyik banget kan?

Selain bebas ongkos kirim, promo lainnya yang sering digelar oleh Tumbasin antara lain gratis tahu, gratis telur 1/4 kg, hingga gratis beras! Mantaap kan! Udah belanja jadi mudah, panen promo pula! Itu kenapa aku betah deh belanja pakai Tumbasin.

5. Aplikasinya User Friendly


Namanya juga emak-emak ya, malas gitu kalau aplikasinya susah dioperasikan. Pengennya yang gampang dan cepat. Nah, menurutku Tumbasin ini termasuk aplikasi yang user friendly. Dari pertama kali bikin akun, milih pasar sampai milih barang belanjaan semuanya mudah dan nggak rumit. Jempolan buat pengembangnya. Tahu aja namanya aplikasi belanja kan yang lebih sering makai emak-emak yang biasanya ogah ribet dan banyak kudetnya, hehe.

Kalau pengen tahu semudah apa pakai aplikasinya, bisa tengok tutorial singkat yang kubuat:




6. Membantu Keberlangsungan Pasar Tradisional


Menurut Mas Bayu Mahendra Saubig, Direktur Utama Tumbas.In, banyak produk lokal Kota Semarang yang saat ini belum dikenal masyarakat secara luas. Oleh karena itu, Tumbas.In berupaya mamasarkan produk lokal pertanian asal Kota Semarang.

Saat ini sudah ada empat pasar tradisional yang berada di dalam jaringan aplikasi Tumbas.In. Di antaranya; Pasar Peterongan, Karangayu, Bulu dan Pedurungan. Hampir 300 produk di setiap pasar dengan jaminan kualitas mutu disiapkan untuk masyarakat yang ingin berbelanja melalui aplikasi Tumbas.In.

7. Didukung oleh Pemerintah Kota Semarang


Dalam rangka menuju Semarang, Smart City, Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi adanya aplikasi belanja pasar tradisional online. Karena dengan adanya aplikasi ini, pasar tradisional masih bisa terjaga meski dunia semakin digital. Perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Direktur Utama Tumbas.in, Bayu Mahendra Saubig di ruang VIP Wali Kota Semarang pada hari Senin, 20 Januari 2020.

Mengenal Tumbasin.id


Tumbasin adalah sebuah aplikasi layanan one demand service yang menghubungkan pasar tradisional dengan pembeli. Merupakan kepanjangan dari PT Tumbas Sinergi Indonesia. Tumbas sendiri merupakan bahasa Jawa yang berarti membeli. Aplikasi ini lahir di Kota Lunpia, Semarang. Ide kreatif aplikasi belanja pasar tradisional online ini adalah karya pemuda bernama Bayu Mahendra Saubig selaku CEO.


Tumbasin hadir pertama kali melalui Gerakan Nasional 1.000 start-up digital di Kota Semarang pada tahun 2016 lalu. Bayu menyatakan bahwa Tumbasin lahir berkat kesadaran sosial akan berkurangnya pasar tradisional dari tahun ke tahun.

Sejak 2 April 2017 aplikasi belanja pasar tradisional online ini sudah bisa diunduh di playstore. Sementara area cakupannya baru di wilayah Kota Semarang.


Pada 2019, aplikasi Tumbasin telah diunduh lebih dari 8.000 kali melalui PlayStore, dengan pengguna aktif mencapai 2.000 orang. Saat ini sudah bekerjasama dengan 4 pasar yang ada di Semarang. Ke depan, Aplikasi Tumbasin berusaha agar bisa menjangkau lebih banyak lagi pasar tradisional di Kota Semarang. Tujuannya tentu saja untuk memberdayakan pasar tradisional agar tetap hidup dan menjadi tuan di rumahnya sendiri, tidak tergeser oleh swalayan dan pasar-pasar modern.

Tumbasin menganut sistem On Demand Service. Batas waktu pemesanan sampai maksimal jam 08.00. Pemesanan yang dilakukan di atas jam 08.00 akan diantar besok pagi. Setiap hari, belanja akan diantarkan maksimal jam 11.00 siang.


Kita juga bisa request jam pengantaran, jika memesan pada hari sebelumnya (>08.00 - 24.00). Kalau kita tidak puas dengan kualitas barang yang dibelanjakan, Tumbasin siap menggantinya. Klaim langsung diproses di hari yang sama.

Beberapa waktu lalu karena ada permasalahan internal di Tumbasin, ada beberapa pengantaran yang tidak berjalan dengan mulus. Namun Tumbasin begitu ksatria mau mengakui kesalahannya. Mengirimkan permintaan maaf yang tulus kepada para pelanggan yang dikecewakan. Jempolaan!


Pengalamanku Menggunakan Tumbasin.id

Bersyukur selama menggunakan Tumbasin.id, aku tak pernah mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan. Semua pesananku diantarkan dengan baik. Kurirnya pun ramah-ramah. Pernah dapat kurir ibu-ibu sampai mas-mas, semuanya melayani dengan baik.


Jika ada pesananku yang ternyata kehabisan di pasar, para kurir akan menjelaskan dengan baik dan detail. Lalu mengembalikan uang belanjaanku yang tersisa. Aku biasanya memesan belanjaan sebelum jam 24.00, jadi sekitar jam 08.00 - 09.00 esok paginya belanjaan sudah kuterima di rumah.

Pernah satu kali aku kelupaan order di jadwal belanja dan baru memproser orderan jam 07.30. Alhamdulillah jam 10.30 belanjaan sudah kuterima di rumah dengan selamat. Dan senangnya sekarang Tumbasin sudah punya nota digital, kalau biasanya notanya masih manual. Sekarang juga sudah ada nota digital yang dikirimkan via email seperti ini:


Harapanku untuk Tumbasin.id, semoga pelayanannya semakin ditingkatkan dari hari ke hari. Pengennya sih Tumbasin.id ikut serta kampanye mengurangi sampah plastik. Semua pelanggannya dikasih tas belanja yang bisa dipakai ulang atau dikembalikan kepada kurir saat mereka mengantar belanjaan. Pokoknya thank you banget buat Tumbasin karena aktivitas belanja yang semula bikin malas jadi semakin praktis dan menyenangkan.

Mau belanja ke pasar mudah dan nggak harus ribet sepertiku? Cuzz install dulu Tumbasin! Happy shopping!


TUMBASIN.ID
Web: https://tumbasin.id/
Instagram: @tumbasin.id
Customer Service: 0822-4286-1268

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

1 comment

  1. Ternyata cuma ada di semarang ya teh, kirain bisa dimana2, termasuk di cimahi..hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com

Subscribe Our Newsletter