-->

6 Tips Sederhana Memilih Headphone Murah Tapi Nggak Bikin Nyesel!


Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Siapa yang punya hobi mendengarkan musik? Dulu hal tersebut salah satu hobiku. Sekarang juga masih sih, tapi sudah berkurang levelnya. Saat mendengarkan musik, kalian tim mana, pals? Tim mendengarkan musik pakai loudspeaker atau tim pakai headphone? Kalau aku sih lebih suka pakai headphone.

Dengan bantuan headphone, kita bisa senantiasa mendengarkan musik favorit kapan pun dan di mana pun tanpa gangguan. Headphone memang diciptakan untuk memberikan pengalaman mendengarkan musik yang nyaman. Seiring waktu, headphone semakin berkembang jenis dan bentuknya.

Beberapa perusahaan besar seperti JBL, Sony, Phillips, dan lainnya berkompetisi sengit di pasaran. Btw, memilih headphone murah tapi berkualitas bagus itu gampang-gampang susah. So, biar kita nggak salah pilih, baca dulu yuk beberapa tips bermanfaat tentang pemilihan headphone.

6 Tips Memilih Headphone

Headphone di rumah kurang nyaman buat mendengarkan musik, jadi teman-teman kepo cara memilih headphone yang benar? Sama doong. Headphone-ku yang di rumah juga bikin telinga sakit, padahal di masa pandemic yang mellow yellow begini, aku lagi suka dengerin 10 lagu kenangan. Sudah nggak sabar ya pengen tahu tipsnya? Here we go…

1. Pilih Tipe yang Sesuai dengan Kebutuhan

Sumber : digitalsense.co.id
Seperti yang disinggung di atas, headphone diciptakan dalam beberapa jenis untuk mengakomodasi semua kebutuhan orang. Misalnya, headphone jenis closed-back lebih cocok untuk kehidupan outdor karena suaranya yang utuh dan tak bisa bocor, pas untuk kamu yang ingin mendengarkan musik di tengah keramaian. Di sisi lain, tipe open-back cocok untuk ruangan rumah (indoor).

2. Pilih Metode Koneksi yang Sesuai

Sumber:: my-best.id
Ada dua jenis koneksi headphone, dari wired (berkabel) dan wireless (tanpa kabel), semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tipe wired lebih disukai karena suara yang dihasilkan tidak mudah terganggu seperti ketika kamu menggunakan wireless. Tapi di sisi lain headphone wireless juga diminati karena praktis dan mendukung konektivitas dengan Bluetooth dan NFC.

3. Pilih Bentuk yang Cocok Sesuai Selera

Sumber: idntimes.com
Bukan cuma tipe dan metode koneksi, bentuk headphone juga menjadi pertimbangan lain sebelum membeli headphone. Sebagai contoh, headphone tipe overhead adalah yang paling umum dipakai karena suaranya lebih stabil. Karena ‘melilit’ kepala, headphone overhead menjadi tidak mudah gerak, namun terkadang terasa kurang nyaman untuk beberapa orang dan bisa merusak tatanan rambut, atau bikin kerudung jadi kusut.

Bentuk neckband adalah alternatif lainnya karena bisa dilingkarkan ke leher, tidak menekan sisi kepala sehingga terasa lebih nyaman ketika digunakan. Namun orang yang berkacamata kaya eike agak sulit menggunakan headphone ini, jadi pilihlah bentuk lain yang sesuai.

4. Perhatikan Kualitas Suara

Sumber: merahputih.com
Murah bukan berarti murahan, beberapa headphone murah bisa menghasilkan suara yang bagus jika kita cukup jeli dalam memilih. Namun bukan berarti kita bisa memukul rata semua aliran musik untuk diperdengarkan. Pilihlah headphone berdasarkan pilihan musik favorit kita. Misalnya, bila ingin mencari satu yang cocok, pilihlah range mid-to-high (medium hingga treble) untuk aliran musik pop. Jika suka dengan musik-musik keras, maka kita perlu memilih jenis yang mengutamakan bas. Untuk musik klasik, pilihlah headphone dengan treble yang kuat. Nah, salah satu merk headphone yang memiliki suara bass dan jernih adalah Sennheiser yang merupakan merk dari Jerman.

5. Cermat Memilih Brand dan Serinya

Sumber: setiaphari.com
Yang ini seringkali membuat banyak orang terkecoh. Terkadang kita terlalu yakin dengan brand tertentu, padahal belum tentu produk tersebut berkualitas bagus. Apalagi jika budget yang kita punya terbatas, jangan memaksakan diri membeli headphone murahan yang suaranya jelek dan tak bisa awet. Sebaiknya tabung dulu uang kita untuk membeli headphone yang bagus dan bisa diandalkan.

6. Periksa Garansi dan Spare Part

Sumber: riaume.com
Sebelum membeli produk elektronik apapun, termasuk headphone, pastikan kita sudah memeriksa garansi dan ketersediaan spare partnya. Ini perlu dilakukan jika ingin headphone yang kita beli awet dan tahan sampai bertahun-tahun lamanya. Jika kita memilih brand besar, tentu spare partnya mudah didapat. Sebaliknya jika brand pilihan kita belum terkenal, maka kemungkinan akan sedikit kesusahan mencari suku cadangnya kalau-kalau terjadi sesuatu yang buruk pada headphone milik kita.

Nah, gimana pals? Cucok kan tips memilih headphone terbaiknya? Selamat hunting headphone kesayangan dan jangan lupa untuk mempertimbangkan baik-baik sebelum membelinya. Sampai jumpa!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter