MaritaPalace

5 Tempat yang Akan Kukunjungi Setelah Bisa Jalan-jalan dengan Bebas

5 tempat penting yang akan kukunjungi after covid-19 selesai

Assalammualaikum, pals.

Hari ketiga di bulan Mei, what do you feel? Puasa masih lancar kan? Masih betah di rumah atau sudah gatal nih pengen mengikuti langkah-langkah kaki menuju dunia luar? Manusiawi lah ya kalau ada rasa bosan setelah hampir 3 bulan terkungkung di rumah. Kalau boleh berandai-andai, setelah Indonesia dinyatakan bebas dari covid-19, pengen jalan-jalan ke mana nih, pals?

5 Tempat yang Kukunjungi After Covid-19

Sesekali boleh la ya berimajinasi, biar sedikit semangat menjalani hidup. Insya Allah after covid-19, inilah 5 tempat yang ingin kukunjungi:

1. Makam Keluarga

Biasanya menjelang bulan ramadhan atau seusai shalat ied, aku akan mengunjungi makam ibu, bapak, adik, dan Yangti Yangkung, namun kali ini berbeda. Guna menghindari keramaian, beberapa makam bahkan ditutup dan tidak boleh dikunjungi. Meski doa tetap bisa dipanjatkan tanpa harus berziarah ke makam, namun terkadang rindu kepada yang telah kembali pada Allah hanya bisa tuntas ketika berkunjun ke makamnya. Maka ketika Covid sudah berakhir, ziarah ke makam keluarga adalah hal pertama yang ingin kulakukan.

2. Rumah Kerabat

Silaturahmi saat lebaran sepertinya akan menjadi sebuah hal yang tak mungkin dilakukan mengingat pandemi masih terus berlanjut. Maka saat kondisi sudah aman dan bebas dari covid-19, aku ingin sekali berkunjung ke rumah-rumah kerabat. Situasi saat ini menjadi pengingat buatku bahwa waktu begitu singkat, dan ada banyak hal-hal yang tak terduga bisa terjadi. Menggunakan waktu sebermanfaat mungkin adalah hal terbijak. Termasuk menghabiskan waktu dengan kerabat yang mungkin saja selama ini hanya bersua sekali dua kali dalam setahun.

makam, rumah kerabat, kolam renang, gramedia dan mawar adalah tempat yang akan kukunjungi setelah bisa jalan-jalan dengan bebas

3. Kolam Renang

Anak-anak sudah sangat rindu berenang. Aku pun juga sudah rindu kungkum berjam-jam di kolam renang, hehe. Aaah, sudah nggak sabar rasanya bisa menikmati kesegaran air kolam renang favorit. Lalu tertawa riang bermain air bersama anak-anak. Sambil menunggu kolam renang dibuka, anak-anak biasanya kungkum di ember besar yang biasa kupakai untuk mencuci baju. Bahagianya mereka… bahkan bisa sampai sejam lebih ada di sana. Sabar ya nak, nanti kalau semua sudah aman, kita akan berenang beneran.

4. Gramedia

Meski sekarang beli buku pun sudah bisa dilakukan secara online, namun mengunjungi Gramedia tetap menjadi hiburan yang menyenangkan. Rak-rak buku berjajar dengan rapi. Bau kertas saling menyatu. Cover-cover indah saling berebut mencuri perhatian. Beberapa kisah menawan hati minta dipinang. Lalu lamunan pecah ketika melihat Affan berlarian dari ujung ke ujung. Berakhirlah dengan kejar-kejaran dengan Affan di antara rak-rak tersebut. Gramedia selalu menjadi tempat piknik murah meriah. Kok murah? Ya, murah… kalau nggak diakhiri dengan beli buku, hehe.

5. Mawar dan Pondok Kopi

Awalnya sih kami merencanakan untuk jalan-jalan ke Yogya sebelum pandemi menghancurkan mimpi-mimpi. Namun setelah berbulan-bulan di rumah, kakak Ifa malah bilang, “Bun… nanti kalau udah nggak ada corona, camping lagi aja yuk. Atau nginap di sini.” Tunjuknya pada sebuah gambar saat kami berkunjung ke Pondok Kopi. Baiklaaah, semoga ada cukup rezeki untuk staycation di sana ya, cantik. Kesabaran anak-anak untuk mau diam di rumah selama berbulan-bulan tentunya patut diapresiasi. Doakan ya semoga bisa mengabulkan permintaan kakak Ifa buat staycation tipis-tipis.

Sudah cukup berandai-andainya. Yuk kita tutup dengan doa, semoga pandemi covid-19 ini segera usai. Seluruh tenaga kesehatan bisa sehat selalu merawat yang sedang sakit. Dan semoga Allah selalu limpahkan kesehatan kepada kita… happy staying at home, pals. Buat yang masih harus beraktivitas di luar rumah, stay safe dengan ikuti protokol kesehatan yang berlaku ya!

Wassalammualaikum.

Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

1 comment

Post a Comment

Follow by Email