MaritaPalace

Lakukan 7 Hal Ini Sebelum Mengajukan Pinjaman Online

7 pertimbangan sebelum ajukan pinjaman online
Mengambil pinjaman online adalah sebuah keputusan besar dalam hidup kita. Maka sebelum teman kongkow melangkah ke arah sana, aku akan membagikan 7 hal yang perlu dipertimbangkan terkait hal tersebut.

Pengertian Pinjaman Online

Namun sebelum aku membagikan 7 pertimbangan untuk bisa mendapatkan pinjaman online aman, yuk kita kenalan dulu dengan apa itu pinjaman online atau yang sering disebut juga dengan unsecured loan. Disebut dengan unsecured loan karena saat kita mengajukan pinjaman, lembaga keuangan tidak akan meminta jaminan apapun.
Untuk melakukan pengajuan pinjaman, biasanya kita hanya akan dimintai data-data tertentu. Prosesnya relatif cepat hanya membutuhkan beberapa hari dan semuanya dilakukan secara online. Sangat mudah kan?

Tips Pinjam Uang Secara Online melalui Fintech Lending

Dengan kemudahan tersebut, tak heran jika banyak orang tergiur dengan jenis pinjaman ini. Sayangnya banyak pula yang hanya melihat dari sisi kemudahan, tanpa mempersiapkan diri dan mempertimbangkan resikonya.

Jangan sampai kita termasuk dalam golongan tersebut ya. Kita harus memikirkan 7 hal di bawah ini dengan matang sebelum mengajukan pinjaman online:
syarat mengajukan pinjaman secara online

1. Penuhi Persyaratan

Sebelum mengambil pinjaman, kita harus tahu dulu apakah bisa memenuhi persyaratan yang diminta. Rata-rata fintech lending memberikan persyaratan usia, kisaran 21 - 55 tahun, memiliki KTP Indonesia, memiliki pendapatan tetap dan punya rekening bank.

Data pendapatan yang diminta fintech lending biasanya digunakan untuk menentukan skor kredit kita. Semakin tinggi pendapatan kita, semakin besar pinjaman yang bisa kita dapatkan. Jangan sampai memanipulasi data ini agar tidak menyusahkan diri sendiri nantinya.

2. Pilah antara Kebutuhan atau Keinginan

Jika persyaratan yang diminta oleh fintech lending telah terpenuhi, selanjutnya kita harus benar-benar memikirkan apakah kita benar-benar membutuhkan pinjaman uang untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak, misal untuk membayar tagihan sekolah anak. Ataukah hanya untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup, contoh membeli HP baru dengan spek tergres, padahal HP lama masih bisa dipakai.

Apapun alasan yang kita miliki, sebaiknya jangan berutang untuk sesuatu yang konsumtif. Berutanglah untuk sesuatu yang produktif dan bisa menghasilkan. Misal, sebagai modal usaha. Sehingga dari pinjaman yang kita dapat, uangnya bisa dikelola untuk membiayai kehidupan kita selanjutnya sekaligus untuk membayar cicilan pinjaman.

3. Cek Tingkat Bunganya

Hal yang tak kalah penting untuk dipikirkan adalah mengecek suku bunga yang dikenakan pada pinjaman online tersebut. Setiap lembaga keuangan biasanya memiliki suku bunga yang berbeda-beda.

Untuk pinjaman pribadi, sebaiknya pilihlah fintech yang menawarkan suku bunga serendah mungkin, agar kita ke depannya bisa fokus melunasi uang yang dipinjam daripada sibuk membayar bunganya.

Tentu saja bagi teman kongkow yang ingin menghindari riba tapi sedang dalam kondisi sangat membutuhkan uang, harus lebih berhati-hati dalam memilih fintech lending. Saat ini belum banyak fintech lending yang berbasis syariah.
pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum meminjam uang

4. Kenali Biaya yang Dikenakan

Biasanya setiap pinjaman akan memiliki beberapa biaya yang dikenakan, misal biaya materai, biaya pelayanan, biaya pertanggungan, biaya asuransi, biaya penalti yang muncul saat melunasi lebih cepat dari jangka waktu yang ditentukan dan lainnya. Ketahui dulu apakah fintech lending yang kita pilih memiliki biaya-biaya tersebut. Biaya ini biasanya memengaruhi jumlah uang yang akan kita terima

5. Jangka Waktu Pinjaman

Jangka waktu pinjaman akan menentukan jumlah pembayaran kembali dan jumlah bunga yang nantinya akan kita bayarkan selama masa pinjaman. Semakin lama jangka waktu pinjaman, semakin rendah pembayaran cicilan. Sebagian besar pinjaman online yang kita ajukan, opsi jangka waktunya juga biasanya lebih lama.

6. Cara Pembayaran

Terkadang kita mengabaikan hal ini, tetapi menentukan cara pembayaran adalah hal yang sangat penting untuk ke depannnya. Apakah kita akan membayar cicilan pinjaman secara mingguan, dua mingguan, atau bulanan? Pikirkan dengan matang tentang hal ini, sesuaikan juga dengan kondisi keuangan yang kita miliki.

Kita juga harus mempertimbangkan apakah punya rencana untuk melunasinya lebih cepat dari jangka waktu yang telah ditentukan atau tidak. Faktor kunci ini akan membantu kita dalam memilih pinjaman yang tepat sehingga bisa terhindar dari biaya-biaya yang tidak perlu.

7. Amankah Lembaganya

At last but not least, pilihlah fintech lending yang memberikan pinjaman online aman dan terpercaya. Tahu sendiri kan sekarang menjamur fintech lending di negara ini, sayangnya tidak semua lembaga tersebut terdaftar di OJK. Bahkan banyak lembaga-lembaga bodong yang nggak jelas dan berakhir dengan penipuan.

Nah, untuk memilah mana lembaga keuangan yang valid dan tidak, berikut ini yang harus kita perhatikan:
  • Lembaga keuangan yang aman pasti terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kita bisa mengecek validitas fintech lending dengan masuk ke websiter resmi OJK. Di sana ada file yang mencamtumkan nama-nama fintech lending yang telah mendapat izin resmi dari OJK.
  • Persyaratan yang diberikan mudah, tapi harus masuk akal. Jangan terperdaya jika ada fintech lending yang menawarkan pinjaman hanya dengan syarat KTP dan rekening tabungan, tanpa meminta data pendapatan, riwayat kredit sebelumnya dan transaksi bank dalam jangka waktu tertentu. Bagaimana fintech lending itu bisa menentukan skor kredit jika tidak meminta data-data tersebut.
  • Memberikan transparansi terkait biaya dan bunga yang ditetapkan.
  • Fintech lending yang aman pasti memiliki situs resmi. Pastikan situsnya menggunakan domain terdaftar dan terpercaya, bukan menggunakan domain gratisan. Cek juga apakah di situs resmi lembaga tersebut tersemat logo OJK, yang artinya segala kegiatannya diawasi oleh OJK.
  • Memiliki contact person yang jelas. Lembaga yang terpercaya pasti tidak hanya memberikan nomor handphone customer service, namun juga menyertakan alamat kantor pusat, email, nomor telepon kantor pusat dan media sosial yang bisa kita pantau.
info pinjaman online aman hanya di CekAja.com
Sekarang sudah nggak bingung lagi kan kalau mau mengajukan pinjaman secara online? 7 hal di atas akan menjadi senjata ampuh kita untuk membuat keputusan yang tepat terkait keuangan diri dan keluarga. 

Jika teman-teman membutuhkan info terkait pinjaman online terpercaya, jangan ragu untuk mengunjungi https://www.cekaja.com/pinjaman-online. Di sana akan ada banyak info terkait fintech lending terpercaya. CekAja.com merupakan Financial Marketplaces yang berada dalam naungan PT Puncak Finansial Utama, sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, BI (Bank Indonesia) serta Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH). Semoga bermanfaat ya, pals!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email