header marita’s palace

8 Keutamaan Mendidik Anak Perempuan, Berlimpah Keberkahan!

Konten [Tampil]
8 Keutamaan Mendidik Anak Perempuan, Berlimpah Keberkahan!
Anak perempuan yang dilahirkan di zaman jahiliyah disambut dengan muka masam. Bangsa Arab saat itu selalu menganggap kehadiran anak laki-laki adalah kehormatan, sementara kelahiran anak perempuan adalah kesialan. Namun ketika Islam datang, hal tersebut diluruskan. Bahkan Rasulullah Muhammad SAW menyampaikan bahwa ada banyak keutamaan mendidik anak perempuan.

Islam mengajarkan bahwa kedudukan perempuan dan pria adalah setara. Yang membedakan hanyalah keimanan dan ketaqwaan mereka. Sementara untuk tanggungjawab dan hak sama-sama punya porsinya masing-masing. Teman-teman kongkow bisa baca hak perempuan di mata Islam lewat buku 60 hadits shahih tentang hak perempuan.

Setelah membacanya, pasti nggak akan lagi deh rasa insecure karena terlahir sebagai seorang perempuan, karena sesungguhnya Allah sangat memuliakan perempuan. Begitu juga para orangtua seharusnya tak merasa sedih ketika dikaruniai anak perempuan. Bahkan Rasulullah SAW saja memiliki anak-anak perempuan yang seharusnya menjadi teladan bagi perempuan zaman now.

Setelah Islam datang, tokoh-tokoh perempuan pun bermunculan dan banyak menorehkan tinta emas dalam sejarah. Sebut saja, Ummul Mukminin Aisyah RA. Tak hanya dikenang sebagai istri termuda, tetapi beliau juga menorehkan prestasi sebagai salah satu perawi hadits terbanyak.

Lalu ada Sayyidah Nafisah, seorang ulama wanita dan menjadi salah satu guru Imam Syafi’I. Ada pula Sutayta Al-Mahamali, seorang tokoh Muslimah yang hidup pada abad 10. Dia adalah seorang ahli aritmatika pada zamanya. Tokoh-tokoh tersebut mencontohkan betapa pentingnya pendidikan bagi perempuan.

Maka seharusnya tak ada lagi kalimat “Buat apa sekolah tinggi-tinggi, kalau akhirnya hanya dasteran di rumah,” kepada anak-anak perempuan. Apakah ranah domestik atau publik yang dipilihnya sebagai medan jihad, perempuan tetap harus berpendidikan. Karena kelak perempuan akan menjadi ibu, seorang madrasatul ula alias sekolah pertama bagi anak-anaknya.

8 Keutamaan Mendidik Anak Perempuan bagi Orangtuanya

Nah, biar lebih semangat mendidik anak perempuan di zaman now yang makin banyak tantangannnya. Yuk kita kenali apa saja sih keutamaan membesarkan anak-anak perempuan.

1. Pelindung bagi Kedua Orang Tuanya

A’isyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan: “Suatu hari, ada seorang ibu bersama dua putrinya menemuiku untuk meminta sesuatu. Namun aku tidak memiliki makanan apapun selain satu buah kurma. Akupun memberikan satu kurma itu ke sang ibu. Kemudian dia membagi dua kurma itu dan memberikannya kepada anak-anaknya, sementara dia tidak memakannya. Lalu dia keluar dan pergi. Setelah itu, Nabi Muhammad SAW datang dan aku ceritakan kejadian itu kepada beliau. Lalu beliau bersabda: “Siapa yang diuji dengan kehadiran anak perempuan, maka anak itu akan menjadi tameng baginya di Neraka.” (HR: Ahmad 24055, Bukhari 1418, Turmudzi 1915, dan yang lainnya).
Dari hadits tersebut bisa kita simpulkan bahwa jika orang tua mendidik anak perempuan sebaik-baiknya, kelak hasil didikannya itu akan menjadi pelindung dari api neraka. Jika orang tua berhasil mendidik anak perempuan menjadi muslimah yang kaffah dan salehah, insya Allah akan menjadi tameng bagi kedua orangtuanya.

2. Memiliki Posisi yang Dekat dengan Rasulullah di Akhirat

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang menanggung nafkah dua anak perempuan sampai baligh, maka pada hari kiamat, antara saya dan dia seperti ini. Beliau menggabungkan jari-jarinya.” (Muslim 2631, dan Ibnu Abi Syaibah 25439).
Maksud dari hadits ini adalah, jika orangtua menafkahi anak perempuan dengan layak. Kelak di akhirat posisinya akan sangat dekat dengan orangtua. Nafkah di sini bukan hanya materi ya, pals. Tapi juga memberikan pendidikan yang tepat dan sesuai sehingga si anak tumbuh jadi muslimah yang salehah.

3. Menjadi Penghalang Masuk Neraka

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, dia berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa memiliki tiga orang anak perempuan, lalu dia bersabar dalam menghadapinya serta memberikan pakaian kepadanya dari hasil usahanya, maka anak-anak itu akan menjadi dinding pemisah baginya dari siksa Neraka.” (HR: Al-Bukhari dalam kitab al-Adaabul Mufrad).
Artinya jika orang tua benar-benar mendidik anak perempuan hingga menjadi muslimah yang istiqomah dalam jalan Allah, orang tua akan terhalangg dari panasnya api neraka.

4. Merupakan Sebuah Kabar Gembira dari Allah

“Apabila mereka diberi kabar gembira dengan kelahiran anak perempuan, merah padamlah wajahnya dan dia sangat marah… ketahuilah betapa buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (QS: An Nahl : 58-59).
Anak perempuan bukanlah kabar buruk dan kesialan. Justru sebaliknya, anak perempuan sama halnya juga dengan anak laki-laki, merupakan sebuah kabar gembira dari Allah. Orang tua yang tak bersyukur atas kabar tersebut akan mendapat pandangan buruk dari Allah.

Allah telah meninggikan posisi perempuan dengan amat mulia lewat syariat yang telah ditetapkanNya, maka agar orang tua bisa meraih keutamaan mendidik anak perempuan, orang tua wajib untuk mendidik anak perempuannya sesuai syari’at Allah tersebut.

5. Jalan untuk Berbuat Baik

“Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudia dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api Neraka.” (HR: Muslim 2629).
Keutamaan memiliki anak perempuan adalah sebuah kesempatan untuk mendapatkan ladang pahala yang besar dalam Islam. Orang tua yang berusaha untuk menuntun dan mendidik sebaik mungkin sesuai yang mereka bisa, akan terbuka jalan baginya untuk selalu mendapatkan pahala atas kebaikannya tersebut.

Mendidik dan menyayangi anak perempuan adalah jalan kebaikan itu sendiri. Lalu mengajarkan anak perempuan atas batasan aurat juga jalan kebaikan bagi orang tua yang akan mampu membantu mereka meraih surga Allah.

6. Meningkatkan Kasih Sayang

Aku masuk bersama Abu Bakar menemui keluarganya, ternyata Aisyah putrinya sedang berbaring karena diserang sakit panas yang tinggi. Maka aku melihat ayahnya, Abu Bakar, mencium pipinya seraya bertanya, “Bagaimana keadaanmu, wahai putriku?” (HR: al-Bukhari no. 3918)
Berbeda dengan anak lelaki yang biasanya lebih cuek, anak perempuan punya keistimewaan lewat sifatnya yang lebih lembut dan cenderung manja. Sifat inilah yang membuat orang tua jadi lebih peduli dan sayang. Biasanya juga lebih dijaga dan diawasi dalam keseharian.

Hal tersebut adalah bentuk kasih sayang orang tua pada anak. Orang tua yang menyayangi anak perempuannya dengan tepat bisa meningkatkan rahmat Allah kepada dirinya dan keluarga.

7. Jalan Masuk Surga

“Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam Surga.” (HR: Abu Daud).
Allah memberikan jaminan surga kepada para orang tua yang dikaruniai anak perempuan dan tetap memperlakukan anak tersebut dengan baik. Memberikan kasih sayang secara adil, dan tidak membedakan dengan anak lelaki.

Bahkan disebutkan bahwa salah satu ciri wanita penghuni surga yaitu mereka yang diberi Allah hadiah berupa anak perempuan dan diterimanya dengan penuh suka cita, serta dididiknya dengan niatan Allah semata.

8. Pelindung di Hari Kiamat

“Siapa yang memiliki 3 anak perempuan, lalu dia bersabar, memberinya makan dan minum, dan pakaian dari hasil usahanya, maka semuanya akan menjadi pelindungnya pada hari kiamat.” (HR: Ibnu Majah).
Beruntunglah bagi teman-teman kongkow yang diberkahi dengan 3 anak perempuan. Jika tetap menyambutnya dengan suka cita dan bersabar dalam proses pengasuhannya, hingga anak-anak tersebut tumbuh menjadi muslimah yang salehah, kebaikannya pada anak-anaknya tersebut akan menjadi pelindung di hari akhir.

Masya Allah, keutamaan mendidik anak perempuan ternyata nggak main-main ya? Jadi buat sahabat kongkow yang saat ini merasa resah karena anaknya perempuan lagi, perempuan lagi, semangaaaat! Allah menjamin surga untuk kalian lo, asalkan bersabar dalam mendidiknya.
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment