header marita’s palace

5 Cara Asyik Mengonsumsi Madu Saheela untuk Jaga Imunitas

Konten [Tampil]
madu saheela, madu terbaik Indonesia
Menjaga dan meningkatkan imunitas adalah hal wajib selama pandemi ini. Ada banyak cara ditempuh, salah satunya dengan mengonsumsi Madu Saheela. Tentu bukan tanpa alasan mengapa di antara sekian banyak jenis dan merk madu, aku menjatuhkan pilihan pada produk ini. Tentu kalian penasaran kan, pals?

Khasiat Madu untuk Tubuh

Membicarakan madu tak bisa jauh-jauh dari apa yang disampaikan Allah lewat kalamNya. Madu adalah salah satu jenis makanan yang disebut berulangkali di Al Quran. Coba tengok di Quran Surat An Nahl: 68 - 69, juga Quran Surat Muhammad: 15. Keistimewaan madu dijelaskan dengan gamblang di ayat tersebut.

Bahkan dalam sebuah hadits Bukhari dan Muslim, diriwayatkan bagaimana Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam memerintahkan seseorang untuk memberikan madu kepada saudaranya yang jatuh sakit. Hingga pemberian yang kedua, belum ada tanda-tanda kesembuhan padanya. Namun Rasulullah tetap meminta orang yang bertanya itu untuk tetap memberikan madu. Hingga akhirnya setelah pemberian yang ketiga, saudaranya benar-benar sembuh.
madu dalam An Nahl 68-69
madu dalam QS Muhammad: 15
Apa yang tersebut di dalam Al Quran dan hadits semakin dikuatkan dengan bukti-bukti ilmiah di masa kini. Menurut banyak penelitian telah ditemukan bahwa ada banyak khasiat di dalam madu, antara lain:
  • Meningkatkan metabolisme dan stamina tubuh
  • Mencegah kanker dan menyehatkan jantung
  • Menurunkan kolesterol dan berat badan
  • Baik untuk kesehatan kulit
  • Meningkatkan fungsi pencernaan
  • Obat batuk dan flu alami
Ajaibnya setiap lebah bisa menghasilkan jenis madu yang berbeda, tergantung bunga apa yang diisapnya. Meski secara umum sama, namun jenis bunga yang diisap oleh lebah menentukan ragam khasiat yang dikandung madu nantinya.
hadits bukhari muslim tentang madu
Awalnya aku bukanlah penikmat madu. Rasa yang terlampau manis, hingga kadang tak nyaman di tenggorokan membuatku kurang bisa menikmatinya. Namun semua berubah saat pandemi Covid-19 menghantam bumi ini, demi bisa menjaga imunitas tubuh, aku mulai belajar untuk mengonsumsi madu.

Memang sih ada banyak suplemen lain yang bisa dikonsumsi, tetapi membaca apa yang sudah disampaikan lewat Al Quran dan Hadits, juga karena madu benar-benar murni dari alam, madu adalah opsi terbaik. Perlahan aku mulai bisa menikmati menyantap madu. Satu per satu merk madu kucoba. Hingga suatu hari aku bertemu dengan Madu Saheela.

Kenal Lebih Dekat dengan Madu Saheela

Madu Saheela adalah salah satu produk dari PT Demuria Agung. Madu premium ini sudah ada sejak 2011. Nama Saheela memiliki arti “mudah”. Nama tersebut dipilih dengan harapan agar produk ini mudah didapatkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari seluruh masyarakat Indonesia.
madu saheela lolos bpom
madu saheela lolos uji lab

Keunggulan Madu Saheela

Dibandingkan dengan merk lainnya, madu premium ini mempunyai beberapa keunggulan, di antaranya:
  • Sudah terdaftar BPOM RI dengan kode MD 252131001547.
  • Tidak melewati proses pemanasan dan tidak ditambahkan pemanis buatan.
  • Salah satu ciri madu asli dan murni adalah terdapat aktifitas enzim diastase dan tidak terdeteksinya Kloramfenikol. Madu Saheela lolos uji lab untuk keduanya.
  • Aman untuk penyandang diabetes, menjaga kesehatan pencernaan, menurunkan tekanan dan glukosa darah, menurunkan risiko penyakit jantung, dan yang paling dicari di masa ini, Madu Saheela juga sangat cocok untuk membantu pencegahan, penyembuhan saat dan pasca covid.

Harga, Packaging dan Varian Madu Saheela

Waktu pertama kali aku membuka paket dari Madu Saheela, aku langsung dibuatnya jatuh cinta. Dikemas dengan sangat aman dan apik, madu murni ini berada dalam wadah yang sangat eksklusif. Awalnya kupikir wadah tersebut berbahan kaca.

Namun ketika kuketuk wadahnya, ternyata plastik yang cukup tebal dan pastinya dijamin food grade ya. Saking tebalnya, jika kita melihat secara sepintas, tak akan menduga jika wadahnya terbuat dari plastik.

Tutup wadah dan pengamannya menambah sisi elegan dan kemewahan yang semakin meningkatkan nilai premium dari Saheela. Tak hanya itu, dalam kemasan pembelian, Madu Saheela selalu menyertakan satu buah sendok kayu berukuran kecil. Sendok yang bikin Affan selalu semangat minta minum madu lagi dan lagi.
kemasan madu saheela
Fyi, untuk mendapatkan khasiat yang maksimal, madu memang sebaiknya dikonsumsi dengan sendok kayu, dan bukan sendok berbahan logam.

Saheela dikemas dalam wadah berukuran 500gram. Untuk mendapatkan khasiatnya yang istimewa, kita harus merogoh kocek Rp99ribu/ toples.

Saat ini Madu Saheela memiliki 6 varian utama, yaitu:
  • Madu Kapuk Randu
  • Madu Kangkung
  • Madu Kelengkeng
  • Madu Bunga Kopi
  • Madu Rambutan
  • Madu Klenceng/Trigona
Selain 6 varian tersebut, Saheela juga memproduksi Sarang Madu, Bee pollen, Royal Jelly serta Virgin Coconut Oil.

Madu Saheela Kapuk Randu Manisnya Istimewa

Aku memang belum mencoba semua varian yang ada. Saat ini aku sedang mengonsumsi Madu Saheela Kapuk Randu. Aku memilih jenis ini karena dibandingkan varian lain, aku lebih sering mendengar madu yang dihasilkan dari jenis tanaman ini.

Oh ya, Madu Kapuk Randu dari Saheela dihasilkan oleh lebah Apis Cerana dan Apis Mellifera yang dibudidayakan di dekat area hutan randu. Pohon randu yang ditanam di area tersebut memiliki kualitas yang terbaik, maka tak heran jika madu yang dihasilkan pun berkhasiat premium.
tekstur madu saheela kapuk randu
Buat yang tak terlalu suka manis, jenis ini cocok untuk kalian. Warnanya coklat muda dan bening, serta memiliki perpaduan rasa antara manis dan asam.

Tak hanya manisnya yang istimewa, aroma dari Madu Saheela Kapuk Randu juga spesial. Meski sudah pernah dibuka, aroma madunya akan tetap terjaga dan tak akan pernah hilang. Hal ini membuktikan bahwa dalam pemrosesannya, madu premium ini tidak ditambahkan campuran apapun. Bahkan proses panennya pun dilakukan secara manual, yaitu dengan diperas menggunakan tangan.
pengolahan madu saheela dan merk lain
Sudah banyak testimoni yang menyatakan bahwa Madu Kapuk Randu dari Saheela memiliki berbagai khasiat spesial, seperti;
  • meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas,
  • meningkatkan nafsu makan,
  • memperlancar fungsi kerja otak,
  • menyembuhkan radang,
  • menyehatkan liver,
  • menyembuhkan demam,
  • menghilangkan bau mulut,
  • menyembuhkan luka luar.
Tentu saja manfaat pada urutan pertama adalah hal utama dan paling dicari oleh para pecinta madu.

5 Cara Asyik Mengonsumsi Madu Saheela

Nah, buat teman-teman kongkow yang tak begitu suka dengan madu, aku mau berbagi tips sederhana untuk mengubah rasa kurang suka kita pada madu menjadi rasa cinta. Caranya mudah kok. Pertama, belilah Madu Saheela dengan varian yang kalian suka. Kedua, temukan cara yang asyik untuk mengonsumsi Madu Saheela tersebut.

Kalau aku sih biasanya melakukan 5 cara di bawah ini:

1. Dikonsumsi Langsung

Sudah disediakan sendok kayu mungil dengan desain yang apik nan eksklusif, masa dianggurin? Coba deh, ikuti cara Affan mengonsumsi Madu Saheela dengan lahap. Gampil, tinggal celupin sendok kayunya ke dalam wadah, lalu langsung lep. Katanya, “Enak bun, manisnya pas.” Etdah, si bujang cilik udah tahu madu enak ternyata.

Sejak ada Madu Saheela di rumah, aku nggak perlu lagi merayu-rayu Affan untuk mengonsumsi madu. Doi sudah langsung inisatif meminta madu tiap bangun tidur, habis makan dan mau tidur. “Madu bisa buat aku sehat kan, bun? Ini kan obat dari Allah ya?” Ucapnya dengan semangat.

2. Dicampur dengan Air Hangat

Jika tak terlalu suka dengan tekstur madu yang kental, kita bisa mencampurkan madu dengan satu gelas air hangat. Diminum di pagi hari saat perut sedang kosong guna meningkatkan stamina.
cara mengonsumsi madu saheela

3. Dicampur dengan Air Hangat dan Jeruk Nipis Peras

Jika air putih hangat masih belum mampu membuat kita nyaman mengonsumsi madu, coba tambahkan perasan jeruk nipis. Perpaduan rasa manis dari madu dengan rasa kecut jeruk nipis akan menghasilkan keunikan yang tiada tara. Jika kita minum secara rutin setiap pagi, keluhan-keluhan kesehatan yang selama ini menyerang perlahan akan teratasi. Coba saja jika nggak percaya.

4. Dicampur dengan Probiotik

Ini adalah cara yang paling sering kulakukan. Memiliki stok probiotik dengan rasa masam yang kuat, membuatku perlu menambahkan madu agar probiotik tersebut lebih mudah dinikmati. Apalagi menurut beberapa teman yang belajar tentang herbal, madu merupakan salah satu jenis prebiotik, sehingga cocok jika dikonsumsi bersama probiotik agar khasiatnya lebih optimal.

Aku suka mencampur 2 sendok makan probiotik dengan 2 sendok makan madu dan kucampur dengan sedikit air. Rasanya segar sekali. Biasanya aku meminumnya 2 - 3 kali sehari. Alhamdulillah, setelah rutin mengonsumsi madu yang dicampur probiotik, badan yang sebelumnya hampir didatangi flu, bisa kembali segar dan siap beraktivitas seperti sedia kala.

5. Sebagai Topping atau Pemanis Tambahan

Buat yang suka bikin roti, pudding ataupun aneka snack lainnya, Madu Saheela juga bisa digunakan sebagai topping atau pemanis tambahan. Apapun snack yang dibuat tentunya akan jauh lebih sehat jika menggunakan madu sebagai pemanisnya.
madu saheela peduli bangsa
Apabila teman-teman kongkow membutuhkan info lebih lanjut tentang Madu Saheela, ataupun sudah nggak sabar pengen order produknya, langsung saja cari tahu di bawah ini:

Website: www.madusaheela.com
Alamat: Jl. Jend. Sudirman No.105 C, RT.003/RW.013, Tanah Tinggi, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15119
Instagram: @madusaheela
Facebook: Madu Saheela
YouTube: Madu Saheela
WA: https://wa.me/6281382821989

Oh ya, saat ini Madu Saheela sedang memiliki program Madu Saheela Peduli Bangsa. Buat teman-teman kongkow yang saat ini sedang berjuang melawan Covid-19 bisa berkesempatan untuk mendapatkan 1 botol madu premium gratis dari Saheela. Atau ada yang ingin ikut serta berdonasi dalam program ini, boleh banget juga!

Akhir kata, selamat mengonsumsi Madu Saheela dengan cara asyik kalian masing-masing, pals. Salam semangat dan sehat selalu ya.
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment