header marita’s palace

3 Tips Protokol Kesehatan ala Kuttab Al Fatih

Konten [Tampil]
protokol kesehatan ala Kuttab al fatih
Tak terasa libur sekolah hampir usai. Besok Selasa, tepatnya tanggal 13 Juli 2021, kak Ifa sudah mulai bersekolah lagi. Berhubung kasus covid-19 kembali meroket dan diadakannya PPKM darurat, maka kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan secara daring.

Satu hal yang selalu kusukai dari Kuttab Al Fatih (KAF), tempat di mana kak Ifa menuntut ilmu saat ini, setiap kali memasuki sesi KBM, tim manajemen akan membagikan informasi terkait protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh seluruh elemen KAF.

Jika selama ini yang kita ketahui tentang protokol kesehatan hanyalah berupa ikhtiar badani, KAF berbeda. Selain memaksimalkan ikhtiar badani, KAF juga selalu berupaya mengingatkan para guru, karyawan, santri dan wali santri untuk melakukan ikhtiar ruhiyah.

Mau tahu seperti apa protokol kesehatan ala Kuttab Al Fatih?

1. Menjalankan Protokol Kesehatan ala Kuttab Al Fatih dari Sisi Syariat

Jauh sebelum slogan “Iman, Aman dan Imun” dikenalkan pada masyarakat oleh pemerintah, Kuttab Al Fatih sudah menggerakkan 3 poin tersebut sejak awal pandemi. Hampir setiap hari dari pihak manajemen KAF melalui kepala sekolah akan mengingatkan guru, karyawan, santri dan wali santri untuk melakukan hal-hal berikut ini:
  • Mendekatkan Diri kepada Allah dengan Memperbanyak Istighfar dan Tasbih
  • Menjaga Wudhu
  • Menjaga Dzikir Pagi dan Petang
  • Mengkhatamkan Al Quran, minimal 1 Juz dalam Sehari
  • Memperbanyak Doa dengan Tadlaru’
Tadlaru’ yaitu berdoa dengan penuh kerendahan hati dan mengiba kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Benar-benar percaya bahwasanya Allah tak pernah salah menaruh cerita, dan tak pernah salah memberikan cinta.

iman aman imun demi covid minggat
Bagi teman-teman non muslim, tentu saja protokol ruhiyah ini bisa disesuaikan dengan kepercayaan masing-masing ya. Intinya menjaga keimanan adalah salah satu hal pokok dalam rangka melawan Covid 19. Karena bagaimanapun hanya Allah sebaik-baik Penjaga dan Penetap Keputusan. Hanya kepadaNya lah, kita berharap dan memohon agar selalu dikuatkan dalam masa-masa yang sulit ini.


2. Mengikuti Anjuran Al Quran dalam Berkomunikasi

Selain menjalankan protokol kesehatan syariat, pihak manajemen KAF juga selalu mengingatkan untuk menahan diri dan lisan dari menyebarkan berita tentang Covid 19 yang menyebabkan kekhawatiran dan keresahan.
Salah satu penyebab imun drop adalah kepanikan dan kekhawatiran berlebihan. Oleh karenanya, jika memang mental kita jadi terganggu saat membaca berita terkait Covid 19, sebaiknya stop membaca berita-berita itu. Kalau perlu hindari akun-akun media sosial yang hanya akan membuat kita overthinking.
Tak perlu habiskan tenaga untuk berdebat dengan orang-orang yang tak percaya dengan adanya corona dan suka membagi berita-berita hoax. Jika sekali dua kali kita sudah memperingatkan, namun mereka terus-menerus melakukan hal yang sama, lebih baik demi menjaga kewarasan kita baik-baik izin meninggalkan grup. Jika terasa sungkan, kita bisa mematikan notifikasi grup agar tak terlihat saat ada pesan baru yang masuk.

3. Menyempurnakan Tawakal dengan Ikhtiar Maksimal

Panduan protokol kesehatan ala Kuttab Al Fatih yang pamungkas yaitu menyempurnakan tawakal dengan ikhtiar maksimal. Ikhtiarnya tentu saja sejalan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Jika dulu hanya 3M, lalu bertambah menjadi 5M, kini prokes sudah berkembang menjadi 10M, apa saja ya?
10M protokol kesehatan
  • Membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
  • Menggunakan masker, anjuran paling gres yaitu dengan memakai double masker (masker kesehatan + masker kain).
  • Menjaga jarak.
  • Menghindari kerumunan.
  • Mengurangi mobilitas (jika tidak penting, usahakan untuk tidak ke luar rumah).
  • Menjaga sirkulasi dengan membuka jendela setidaknya 3 kali sehari atau menghidupkan exhaust fan/ air purifier jika ada.
  • Melakukan pembersihan lingkungan dengan cairan pembersih yang mengandung isoprofil alkohol 70% atau Clorine 500 ppm (1 liter air ditambahkan 10 cc Clorine).
  • Mengganti baju setelah bepergian, terutama bagi karyawan yang bekerja di rumah sakit.
  • Menjaga imun dengan mengelola stres, banyak bersyukur, berjemur dan berolahraga secara teratur.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, menjaga pola hidup sehat, termasuk di antaranya menjaga jam tidur berkualitas.
Terkait menjaga daya tahan tubuh, selain mengonsumsi makanan sehat, manajemen KAF juga selalu mengingatkan untuk mengonsumsi suplemen herbal seperti madu, habbatussauda, dan zaitun. Selain itu pihak KAF juga selalu rutin membagikan probiotik kepada seluruh guru, karyawan, santri dan wali santri.

Probiotik ini dibagikan secara gratis. Setiap keluarga mendapatkan jatah sesuai jumlah anggota keluarganya. Pihak KAF tidak menentukan harga untuk probiotik yang dibagikan, namun dibuka kesempatan berinfaq setiap kali mengambil probiotik. Infaq yang terkumpul digunakan untuk pengadaan probiotik di bulan berikutnya.

Awalnya anak-anakku dan aku tak begitu suka dengan rasa probiotik yang dibagikan. Namun setelah merasakan efeknya di tubuh, aku paling semangat mengingatkan anak-anak dan suami untuk tak lupa mengonsumsi probiotik setiap hari.

Untuk memberikan rasa yang lebih enak, biasanya aku mencampurkan 2 sendok probiotik dengan 2 sendok madu. Alhamdulillah, saat flu terasa mau datang menghampiri, aku meningkatkan konsumsi probiotik dan gejala flu pun pergi menghilang.

Tak ada satupun manusia di bumi ini yang tahu kapan pandemi ini akan usai. Daripada kita habiskan waktu untuk berandai-andai, berkeluh-kesah atas segala kesulitan yang kita hadapi saat ini, mari kita perbanyak tawakal dan ikhtiar agar kuat menjalani masa-masa ini.

Yakinlah Allah selalu mendatangkan kebaikan dengan caraNYA yang terkadang tak kita pahami. Sebagaimana Covid 19 ini mungkin dihadirkan di tengah-tengah kita agar semakin mendekat kepadaNya, dan makin berempati pada sesama.

Sebagai manusia kita hanya mampu berikhtiar semaksimal mungkin. Salah satu cara untuk melengkapi ikhtiar kita adalah dengan mengikuti program vaksin yang telah disediakan pemerintah. Tutup telinga untuk berita-berita hoax yang tak bisa dipercaya kebenarannya.

Akhir kata, semoga tips protokol kesehatan ala Kuttab Al Fatih bermanfaat buat teman-teman kongkow. Tetap semangat, tetap bahagia! Allah senantiasa bersama hambaNYA yang selalu berdoa dan berusaha.
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

3 comments

  1. Bagus banget Bun tipsnya, lengkap lagi. Mantul pokoknya iman, imun, aman.

    ReplyDelete
  2. The best nih menjalankan prokes menurut syariat memang perlu kita praktikkan.

    ReplyDelete
  3. tipsnya simple, tapi kalau dipraktikkan luar biasa manfaatnya. Keran.

    ReplyDelete

Post a Comment