header marita’s palace

Supaya Nyaman Terbang Bersama Anak, Yuk Lakukan 7 Hal Berikut!

Konten [Tampil]
tips nyaman terbang bersama anak
Agar nyaman terbang bersama anak memang ada banyak hal yang perlu untuk dipersiapkan. Apalagi saat pandemi, persiapan yang perlu dilakukan harus ganda, lebih ekstra dari biasanya. Terlebih lagi jika memiliki buah hati yang super aktif, perlu perlindungan yang lebih. Seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga perlu liburan atau setidaknya pergi ke rumah neneknya yang berada di luar kota supaya bisa menjaga suasana hati tetap baik.

Guna memudahkan perjalanan menuju ke airport bersama dengan anak-anak, bisa memesan tiket kereta bandara. Tidak perlu lagi berdesak-desakan, tinggal duduk nyaman tanpa macet langsung bisa sampai bandara.

7 Tips Nyaman Terbang Bersama Anak

Meski saat PPKM ini anak-anak di bawah 12 tahun memang dilarang terbang. Namun tips ini bisa teman-teman kongkow simpan untuk jadi referensi saat anak kembali diperbolehkan terbang nantinya.

1. Lakukan Packing dengan Persiapan Matang

Supaya tidak kerepotan nantinya, lakukan persiapan dengan matang ya. Bawa berbagai kebutuhan secukupnya. Lalu pindahkan dokumen-dokumen penting ke tas sendiri, supaya tidak perlu mengacak-acak koper saat harus ditunjukkan kepada petugas.

Jika memungkinkan, jangan membawa terlalu banyak barang, packing saja secukupnya. Mengingat sahabat kongkow sedang membawa anak-anak, pastinya sudah akan repot. Belum lagi ditambah nanti anak akan rewel, tambah riweuh lagi. Tata juga barang-barang yang dibawa supaya mudah diambil.

2. Disiplinkan Prokes ke Buah Hati

Orang tua menjadi role model bagi anak-anaknya. Supaya anak-anak bisa patuh dengan berbagai protokol kesehatan (prokes) yang berlaku, berilah contoh. Berilah pengertian untuk terus menerapkan protokol kesehatan di ruang-ruang publik. Paling sederhananya adalah memakai masker dan membersihkan tangan dengan hand sanitizer.

Oleh sebab itulah, selalu bawa masker dalam jumlah yang cukup. Baik itu untuk kita pribadi atau untuk anak-anak. Supaya anak-anak makin senang memakai masker, pilihkan motif-motif sesuai dengan karakter favorit mereka.

3. Pilihlah Tempat Duduk Paling Depan

Supaya membuat kaki anak tidak bengkak, apalagi untuk perjalanan yang panjang, pilihlah tempat duduk paling depan. Anak yang masih aktif membutuhkan ruangan yang lebih lega. Nah, maka dari itulah pilih kursi bagian depan yang memiliki ruang kaki lebih lebar.

Apalagi, saat ini masuk dan turun dari pesawat akan antre, jadi jika duduknya di depan tidak akan melewati banyak orang. Untuk memilih tempat duduk bagian depan, kita bisa melakukan pemesanan tiket secara online. Jadi nanti bisa memantau kursi-kursi mana saja yang masih kosong.

Jika dilihat kursi depan masih kosong, bisa langsung pesan saja di Traveloka Lifestyle SuperApp. Bagi teman-teman kongkow yang pergi rame-rame bareng dengan keluarga, harganya akan lebih murah lagi. Bisa pesan untuk pergi atau pulang saja, bahkan juga kedua-duanya.

Dalam masalah harga, sudah menjadi rahasia umum jika tiket pesawat Traveloka termurah. Jika tidak percaya silahkan buktikan sendiri dengan melakukan transaksi, bisa sekarang atau nanti ya.
tips terbang bersama anak

4. Bersih-bersih ke Barang yang Anak Dipegang

Supaya perlindungan makin maksimal, lakukan pembersihan barang-barang yang akan dipegang. Misalnya saja tempat duduk, seat belt, sandaran tangan, dan lainnya. Maka dari itulah jangan lupa bawa tisu basah atau botol kecil berisi desinfektan. Hal tersebut dilakukan untuk berjaga-jaga saja, pencegahan selalu lebih baik ya.

Pun juga jika anak-anak akan ke kamar mandi, pastikan untuk melakukan pembersihan terlebih dahulu di toiletnya. Nantinya jika sudah selesai, keringkan tangan dan lap menggunakan tisu basah jangan lupa dikeringkan. Memang sedikit merepotkan ya, namun memang di masa seperti sekarang harus ekstra hati-hati.

5. Pastikan Kondisi Semua Keluarga Sedang Fit

Supaya membuat perjalanan tetap nyaman, pastikan semua keluarga saat keberangkatan sedang dalam kondisi fit. Itulah pentingnya memberikan surat negatif Covid-19 menggunakan tes PCR 2x24 jam dari berbagai laboratorium yang ditunjuk oleh pemerintah.

Oleh sebab itulah sebelum hari keberangkatan, selalu jaga kesehatan semaksimal mungkin. Dengan makan makanan bergizi, olahraga teratur, minum air putih yang cukup, serta tidur sesuai dengan kebutuhan. Jangan biasakan begadang ya.

6. Membawa Sesuatu yang Menarik Minat Anak-anak

Supaya anak tidak merasa bad mood di dalam pesawat terbang, bawalah sesuatu yang menarik minatnya. Bukan camilan, karena saat ini membawa makanan dilarang jika tidak dalam kondisi tertentu. Bisa dialihkan kebosanan dengan mendengarkan musik, nonton film, sampai dengan tiduran saja.

Bagi anak yang memiliki minat menggambar atau membaca buku, bisa juga bawakan keperluannya ya. Game-game di ponsel yang bisa dimainkan secara offline bisa juga sebagai pengalih kebosanan.

7. Membawa Kebutuhan Pribadi

Supaya makin aman mengajak anak saat berada di dalam pesawat, bawalah kebutuhan pribadi. Mulai dari alat-alat makan sendiri sampai dengan obat-obatan pribadi. Masukkan kebutuhan tersebut ke dalam wadah khusus supaya jika dibutuhkan akan mudah diambil tanpa perlu bongkar-bongkar barang lainnya.

Meski di dalam pesawat tidak boleh makan, alat-alat tersebut bisa dipakai sebelum atau sesudah penerbangan. Anak-anak yang masih berada di masa pertumbuhan kerap kali merasa lapar dengan lebih cepat. Siapkan cemilan tapi jangan dimakan di dalam pesawat.

Sebagai informasi, peraturan terbaru PPKM yang diperpanjang sampai 16 Agustus 2021 melarang anak-anak usia di bawah 12 tahun ke bawah untuk naik pesawat. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran No. 62 Tahun 2021 seperti yang dikeluarkan oleh Kemenhub. Surat tersebut sudah resmi berlaku sejak Rabu, 11 Agustus 2021.

Sementara bagi sahabat kongkow yang membawa anak-anak di atas 12 tahun, lakukan tips di atas ya, supaya tetap nyaman terbang bersama anak. Dan tentu saja agar jauh dari kata bosan. Semoga bermanfaat!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

1 comment

  1. Wah pas banget nih tips dipraktikkan kalau mau ngajak anak terbang ke mana aja, terima kasih Mbak infonya

    ReplyDelete

Post a Comment