Purbasari Influencer Academy 2018 Semarang: Kawah Candradimuka untuk Beauty Enthusiast

  • Saturday, November 03, 2018
  • By Marita Ningtyas
  • 3 Comments




Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Meski sudah berlangsung dua minggu lalu, aku masih ingat dengan jelas keseruan acara Purbasari Influencer Academy (PIA) 2018 Semarang yang diadakan di Hotel Gets. Awalnya begitu memasuki lokasi acara, aku merasa tersesat dan salah tempat. Aku temui banyak mbak cantik dengan penampilan yang cetar membahana, duh.. pokoknya kebanting banget deh casing ku yang apa adanya ini.

Alhamdulillah begitu kulihat teman-teman blogger di meja pendaftaran, aku mengucap syukur bertubi-tubi.. ternyata aku nggak salah tempat kok. Saat itu aku baru menyadari namanya juga acaranya didedikasikan untuk beauty enthusiast, ya wajar lah kalau yang datang dandanannya spektakular. Apalagi ternyata aku baru tahu di akhir acara dipilih best costume. Waaah, pantesan ya yang hadir all out banget. Mostly peserta merupakan make up artist (MUA) dari Semarang dan sekitarnya. 



Walau awalnya merasa kalah telak dengan para peserta umum yang semuanya sekece Syahrini, begitu masuk ke ruangan, boleh dong sedikit berbangga diri. Ternyata para blogger menjadi peserta VIP yang tempat duduknya berada di bagian depan. Materi pun bisa dinikmati dengan nyaman dan jelas. Santai saja, teman-teman peserta umum yang duduknya di belakang blogger juga tetap bisa menikmati materi dengan jelas kok. 



Purbasari Influencer Academy, Apaan Tuh?


Dikutip dari official website Purbasari, dijelaskan bahwa:

Purbasari Influencer Academy (PIA) adalah sebuah program khusus yang diadakan oleh Purbasari untuk mengedukasi , menginspirasi para Beauty Enthuasiast untuk membentuk karakter, skill dan passion mereka terhadap produk kecantikan. Tidak hanya itu, program PIA diharapkan bisa menjadi wadah bagi para beauty enthusiast yang ingin memperdalam pengetahuannya di dunia digital. 

Purbasari sepertinya menyadari sebagai beauty enthusiast di zaman now mau nggak mau harus memiliki paket lengkap. Nggak cuma pintar dan tahu soal make up, tapi juga harus tahu bagaimana membawa diri ketika diundang oleh sebuah brand atau diminta menjadi narasumber. Bahkan saat mengunggah foto di sosial media pun sebaiknya beauty enthusiast memiliki adab or etika yang baik.

Pasti banyak yang tanya ya, sejak kapan seorang #MaritaNingtyas berubah jadi beauty enthusiast? Hehehe, iya sih, aku memang bukan beauty blogger. Wong pakai foundation aja aku sering nggak rata, tapi hobiku nonton video tutorial make up. Selalu excited melihat mereka yang bisa mendandani orang dengan hasil yang berbeda. Kaya aku pernah nonton aslinya jerawatan parah banget, begitu proses dandan selesai, bisa kelihatan muluuuus. 
penerbangan balon sebagai tanda dibukanya acara

Tapi begitulah, kesukaanku hanya berhenti pada nonton saja. TIdak tertarik untuk praktek sendiri. Sama halnya dengan memasak. Hobi mengumpulkan resep dan nonton acara masak, tapi nggak pernah benar-benar suka masak, hehe. 

Terus kenapa aku ikut acara ini? Satu, karena aku pengguna Purbasari sejak jaman kuliah. Dulu sih setahuku Purbasari baru punya produk lulur mandi. Aku suka banget sama lulur mandinya, karena nggak ribet dan hasilnya memang oke. Begitu Purbasari mengeluarkan produk make up, aku pernah ikut sesi make up class-nya setahun lalu bareng Ibu Profesional Semarang. Dan produknya memang oks banget, Dua, materi yang ditawarkan bikin ngiler. Bayangkan dalam satu acara yang nggak mengeluarkan sepeser pun biaya, kita bisa dapat tiga materi sekaligus; writing, beauty dan photography class. Apa nggak yahud?

Dengan dua alasan di atas, begitu tahu PIA 2018 bakal singgah di Semarang, tanpa pikir panjang langsung ikutan daftar deh. Untung masih nyimpan struk belanja yang ada pembelian produk Purbasari, hehe. 



Materi dan Narasumber Cetar, Peserta Berbinar


Seperti yang aku sampaikan di atas, Purbasari Influencer Academy 2018 memberikan tiga materi yang paling dibutuhkan oleh para beauty enthusiast. Pihak Purbasari pun nggak asal lo pilih narasumbernya, semua narasumbernya mantuuuul alias mantaaap betuuul. Tiga materi yang disampaikan pun nggak hanya sekedar teori, namun juga langsung diberi kesempatan untuk praktek. Jadilah materinya masih melekat kat kat sampai sekarang.

Jujur awalnya aku nggak kenal dengan semua narasumbernya. Aku baru tahu siapa mereka ya di acara PIA tersebut, tapi setelah ketemu dan mendapat materi, rasanya langsung klik dan sampai sekarang rajin stalking sosial media mereka deh.

Writing Class by Anunk Aqeela


Materi pertama disampaikan oleh seorang influencer sekaligus fashion designer, Anunk Aqeela. Begitu melihat sosoknya, aku langsung jatuh cinta…. sama baju yang dipakainya. Bagus banget, motif batiknya kece, desainnya pun unik. Barulah aku tahu kalau ternyata baju yang dipakai brandnya sendiri.


Awalnya waktu aku membaca pengumuman soal PIA 2018 di bagian writing class, ada pernyataan bahwasanya nanti akan diajarkan cara mengelola blog dan membuat konten menarik. Bayanganku mbak Anunk ini beauty blogger gitu yang bakal ngajarin para peserta cara bikin review make up yang kece, ternyata dugaanku salaaaah!

Materi yang didapat malah beyond expectation. Mbak Anunk mengemas writing class dalam sesi how to brand yourself. Bener banget sih, sebagai seorang blogger ataupun influencer penting banget kita untuk bisa menciptakan merk sendiri. Mau dikenal orang sebagai apa? Beauty blogger? Food blogger? Traveler blogger? Parenting blogger? 

Karena brand yang akan kita ciptakan tersebut jelas akan mempengaruhi bagaimana kita menulis artikel blog, dan bahkan saat kita menulis caption Instagram ataupun status di sosial media lainnya. Nggak tanggung-tanggung, mbak Anunk menyampaikan materi personal branding-nya dengan mencontohkan langsung. Jelas para peserta nggak sempat ngantuk pas materi doi, meski sedikit tegang, karena mbak Anunk orangnya tegas banget.

Di sesi ini kami diajarin bagaimana cara bersalaman dan menggenggam tangan yang benar, berkenalan dan menjawab pertanyaan orang dengan tepat, duduk yang benar, cara jalan yang benar, cara mengambil barang yang terjatuh di lantai dengan elegan, serta memilih fashion yang tepat untuk acara formal dan informal. Kenapa semua itu perlu dan apa hubungannya dengan branding? 


Jelas ada dong, karena perilaku mempengaruhi nilai diri kita, juga mempengaruhi penilaian awal orang lain terhadap kita. Materi dari mbak Anunk tidak berhenti di sini saja, sebelum masuk ke sesi praktek bagaimana membuat postingan dengan caption menarik sesuai branding diri, mbak Anunk memberi tips pamungkas dalam membentuk branding:

1. Pakai nama yang konsisten. Ini selaras dengan apa yang pernah disampaikan mbak Shintaries saat Fun Blogging dulu, sebaiknya nama blog dan semua akun media sosial itu semua, kalau blognya maritaningtyas.com ya akun medosnya juga Marita Ningtyas.

2. Jelaskan tentang diri kita. Jika ingin dikenal sebagai momblogger misalnya, ya banyak-banyaklah menulis artikel berkaitan dengan tema tersebut. Begitu juga jika ingin dikenal sebagai beauty blogger, banyak-banyaklah buat post blog, medsos ataupun vlog tentang kecantikan. Kalau di blog, bisa dengan menambahkan page about me.

3. Mengembangkan diri. Jangan puas berada di satu titik, setiap hari harus lebih baik dari hari kemarin. Mengikuti seminar, workshop, ataupun acara seperti PIA 2018 merupakan salah satu mengembangkan kualitas diri. Bukan saja tambahan ilmu yang kita dapat, tapi juga teman dan kenalan baru yang bisa memperluas networking. Jika networking semakin luas, peluang usaha pun semakin lebar.

4. Rencana adalah awal kesuksesan. Seringkali ketika kita melakukan sesuatu, kita asal nyemplung duluan tanpa membuat rencana yang pasti. Nah, ini harus diperbaiki. Misal nih mau serius ngeblog, ya buatlah rencana dengan benar. Paling sederhana kita harus tahu setiap bulan mau posting berapa artikel.

5. Pilih platform yang sesuai. Jangan ikut-ikutan tren, jadilah diri sendiri. Hanya karena sekarang lagi zamannya vlog, lalu kita ikut-ikutan ngevlog padahal sebenarnya tidak nyaman dan tidak cocok. Jika memang kita lebih nyaman menyampaikan ide lewat tulisan, ya sudah fokus saja dengan blog kita. Mbak Anunk menutup tipsnya dengan kalimat yang jleb banget, mengingatkan aku tentang arti kesuksesan yang selama ini aku genggam, namun semakin terkikis karena lebih sering mengejar dunia.

Kesuksesan itu bukan seberapa banyak uang yang kita dapatkan, namun seberapa banyak nilai dan manfaat yang kita berikan kepada orang lain.

Beauty Class by Ini Vindy


Setelah serius dan dikit tegang bersama mbak Anunk Aqeela, setelah istirahat sholat dan makan siang kita mendapat materi beauty class yang kocak dan heboh dari beauty vlogger asal Malang, @inivindy. Begitu mendengar caranya bertutur, aku langsung teringat pada Inul Daratista, hehe. Soalnya medok banget kaya Inul. 


Meski kocak, tapi cara Vindy membawakan materi justru membuatku paham bagaimana ber-make up sederhana. Hasil make up hari itu lumayan lah, dibandingkan waktu beauty class pertama dengan Purbasari setahun lalu. Yang asyik lagi, Vindy mengajari bagaimana tetap cantik meski hanya memiliki peralatan make up basic; pelembab, BB cream, bedak, lipstik, pensil alis dan eyeliner. Loh, nggak pakai eye shadow dan blush on? Penasaran kan? Kita belajar langkah make up nya dari awal aja ya. Oya, waktu acara PIA 2018 kemarin, semua peralatan make up disediakan Purbasari lo, bikin semakin jatuh cinta sama produk-produknya.


Satu, bersihkan wajah dengan pembersih sekaligus penyegar.

Dua, gunakan pelembab, dilanjut dengan BB cream. Nah, BB cream milik Purbasari ini enak banget, gampang diratain. Aku pernah pakai BB cream merk lain, susah meratakannya, jadi wajahku teng tembelong, eh apaan ya.. nggak rata deh pokoknya. 

Tiga, ini nih step rahasia yang keren. Saat itu semua peserta mendapat jatah Purbasari Lipstik Matte No. 71. Vindy ngajarin bagaimana memulas pipi alias bikin blush on pakai lipstik ini. Caranya coretkan saja di bagian pipi yang kita mau, kalau ala-ala Korea biasanya sih di bawah mata gitu. Kalau aku kemarin sih di pipi bagian tengah. Setelah kita coretkan segaris di pipi, ratakan coretan itu dengan ditepuk-tepuk menggunakan spons yang telah diberi BB Cream sebelumnya. 

Empat, setelah pipi kini kita beralih ke mata. Lagi-lagi kita gunakan lipstik yang disediakan. Caranya hampir sama dengan nomor tiga ya. Bedanya kita bisa meratakan lagi menggunakan kuas eye shadow, kalau aku sih suka meratakan pakai ujung tangan aja, hihi. Sama kaya yang diajarin Vindy pas acara, lebih mantep. Oya, kalau punya lipstik dengan warna lain bisa lo dibuat untuk gradasi. Kalau aku mah boro-boro, lipstik satu aja bisa nggak habis-habis.


Lima, saatnya bikin alis. Duh kalau udah masuk ke step ini suka deg-degan. Takut nggak simetris dan lain-lain, tapi kata Vindy, “jangan khawatir, alis bukan saudara kembar, jadi kalau nggak sama ya pede aja, bilang wae ini lagi tren.” Hahaha, pinter aja Vindy bikin semangat. Doi menyampaikan tips membuat alis seperti ini nih, bikin frame dulu dengan cara gunakan dua jari untuk mengukur alis. Dua jari mendatar dan satu jari menukik tajam sebagai ujungnya. Setelah diberi frame, tinggal diarsir aja sesuai bulu-bulu alis biar keliatan natural. Kalau yang udah tebel alisnya, tinggal dirapikan ujungnya.

Enam, tambah bikin deg-degan; kasih eyeliner. Aku selalu gagal makai ini. Entah itu coreng moreng, entah itu terlalu tipis hingga nggak nampak atau malah nyolok mata. Hari itu juga aku masih gagal pakai eyeliner, asli jadi penasaran gimana cara pakai yang benar. Oya, kalau eyeliner belepotan, rapikan lagi dengan BB cream ya.

Tujuh, saatnya pakai lipstik biar nggak pucet. 

Delapan, gunakan bedak dan ratakan. Baru tahu nih ternyata pakai bedak itu sebaiknya step terakhir. Biasanya aku habis pakai BB cream langsung bedakan hehe. 

Udah deh selesai, jadilah flawless look yang simple ala Ini Vindy. Oya kalau mau awet bisa disemprotin beauty water ke wajah ya biar make up lebih stay di wajah.

lumayan lah ya buat emak yang kagak pernah dandan

Gimana? Top kan, hanya dengan satu lipstik, kita bisa menggunakannya tidak hanya sebagai pemulas bibir, tapi juga sebagai blush on dan eye shadow. Cucok banget nih buatku yang jarang make up, kalau sesekali mo kondangan tinggal pakai tips ini, daripada beli blush on dan eye shadow dipakai sekali habis itu ngendon sampai expired kan ya?

Aku puas banget sih sama materinya Vindy. Bahkan setelah acara Purbasari Influencer Academy 2018 Semarang, aku langsung kepo dan stalking instagram serta youtube si Vindy. Wah, ternyata kontennya menarik, banyak tips-tips make up yang lucu dan tutorial make up karakter yang kece. Langsung deh subscribe.



Photography Class bersama Natasha Estelle


Katanya sih ngaku masih sodaraan jauh sama Julie Estelle, hehe. Btw, pas sesi ini capek dan kantuk mulai datang karena sesi tiga ini dimulai setelah sholat ashar dan coffee break kedua. Dibandingkan dua pemateri sebelumnya, Natasha juga suaranya lebih lembut jadi kadang nggak nangkap maksudnya dia apaan. Plus ternyata yang diterangkan doi teknik fotografi menggunakan DSLR, tambah lah aku nggak paham, wong kamera pocket aja makainya asal, hahaha.

Tapi buat yang punya DSLR dan masih bingung makainya, pastinya materi dari Natasha ini bikin melek. Tiga hal utama yang disampaikan oleh Natasha berkaitan dengan mengambil gambar pakai DSLR yaitu:


1. Penggunaan shutter speed yang pas. Shutter speed semakin lama, semakin banyak cahaya yang masuk. Trik ini digunakan biasanya kalau kita mo motret orang di pinggir jalan dengan background mobil yang melaju.
2. Semakin besar ISOnya, gambar yang dihasilkan akan semakin bagus.
3. Aperture makin besar, gambar yang dihasilkan akan semakin blur. 

Dan jujur aku nggak mudeng apa itu shutter speed, ISO dan aperture secara tepat, jadi jangan tanya di komen yaaa.. hahaha. Aku sampai rumah ngobrol sama suami, dijelaskan maksudnya juga tetap aja nggak paham. 


Oleh-oleh dari Purbasari Influencer Academy 2018 Semarang


Dengan berakhirnya tiga materi di atas, maka tuntaslah acara PIA 2018 di Semarang. Bener-bener bikin kenyang deh acaranya. Kenyang ilmu maksudnya. Eh perutnya juga kenyang kok, makanannya enak, hahaha. 

Seperti biasa di akhir sebuah event, pasti ada pembagian goody bag. Eike paling seneng dapat goodie bag, duh blogger goodie bag ya mak? Buat oleh-oleh anak, kalau ditanyain “bunda dapat apa?” Tinggal sodorin aja goodie bagnya. Bersyukur berulang kali deh hari itu, karena sebagai tamu VIP, kita dapat goodie bag berbeda. Nggak tanggung-tanggung dapat tujuh seri lipstisk purbasari hi-matte lip cream plus satu lipstik color matte. Btw, nggak semuanya cocok nih buat wajah dan seleraku, rencana sih mau aku bagi-bagikan buat giveaway? Mauuuuu? Tungguin ya giveaway-nya di Instagram setelah followerku mencapai 2000, hahaha. So, yang belum follow instagramku, cuzz follow deh, siapa tahu lipstik kece ini jadi milik kamuuuu :)

ini hadiah waktu jawab pertanyaan
ini goodie bag nya :)

Selain lipstik, ada juga bedak oil matte powder hydra series yang natural. Aku suka banget sama bedaknya, di wajah langsung nempel asyik. Karena aku berhasil jawab pertanyaan pas sesi Anunk Aqeela, aku dapat bedak seri ini juga. Jadilah aku punya dua bedak ini sekarang. Selain itu ada juga satu sachet Lotion Putih, satu sachet sabun sirih, dan satu sachet Lulur Mandi Zaitun Olive Oil dengan Extra Squalane. Semua itu dimasukkan dalam tas kanvas yang desainnya oks punya, kece lah dipakai buat belanja ke supermarket.

Nggak rugi dan nggak nyesel banget lah hadir di acara Purbasari Influencer Academy 2018 pada Sabtu, 20 Oktober 2018 yang lalu. Banyak ilmu yang didapat dan bisa langsung dipraktekkan setelahnya. Plus dapat ubarampe make up biar muka eike nggak mbladus, hehe. Makasih Purbasari dan Dparis Silver untuk acara super kecenya. Akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa di cerita acara-acara keren selanjutnya.

ada yang mau kubagi lipstik ini? Tunggu giveaway ku di instagram ya, kuy follow dulu  cuzz :)

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.


Author:

Menulis tidak hanya sekedar menjadi ajang eksistensi diri, namun terapi bagi diri untuk menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih memahami hidup. Lewat tulisan berharap bisa lebih bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, namun juga orang lain. Terima kasih telah membaca artikel berjudul Purbasari Influencer Academy 2018 Semarang: Kawah Candradimuka untuk Beauty Enthusiast . Jika ingin menyebarluaskan artikel ini, atau menjadikan artikel ini sebagai referensi tulisan, mohon sertakan sumber link asli.

www.maritaningtyas.com

You Might Also Like

3 comments

  1. Sama dong dengan perasaanku, rasanya tersesat waktu keluar dari lift menjumpai beauty enthusiast yang all-out penampilannya.

    Marita enggak pernah dandan, jadi terlihat beda kok tambah ayunyaa

    ReplyDelete
  2. seru ya mbak acaranya...mbak marita tambah cantik

    ReplyDelete
  3. Seru yaaa,, dapet ilmu baru, dapet oleh-oleh pula. Tahun depan ikut lagi ah.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com