Perjalanan Si Ulat Gemas #4: Makan Besar sambil Ngemil ke Sana ke Mari

jurnal bunda cekatan perjalanan ulat gemas #4


Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Alhamdulillah ulat gemas sudah mulai bisa menikmati perjalanannya di hutan apel yang lebat ini. Di minggu keempat ini, para ulat gemas sebenarnya diperbolehkan untuk memilih atau mencicipi keluarga baru, namun karena aku masih betah di keluarga WeBS, aku memutuskan untuk tetap tinggal di keluarga yang se-passion ini. Meski begitu selain menikmati makanan utama yang disajikan di keluarga WeBS, aku juga sempat ngemil apel-apel kecil di luar sih. Tentu saja yang masih sesuai dengan mindmap dan life mapping yang sudah kususun. Mau tahu apa saja makanan utama dan cemilan ulat gemasku di minggu ini? Cekidot!


Makanan Utama Si Ulat Gemas

jurnal bunda cekatan makanan utama

Minggu ini di keluarga WeBS, kami masih saling berbagi informasi terkait dengan perbloggingan dan SEO. Tidak ada pemateri khusus, kami hanya saling bertanya dan menjawab satu sama lain berdasarkan pengalaman dan referensi yang kami ketahui. Saling berbagi rujukan untuk melengkapi satu sama lain.

Optimasi SEO di Blog


Namanya juga blogger dan blogger wanna be, jadi ya bahasan kita yang utama adalah bagaimana membuat blog yang artikel-artikelnya bisa nangkring di page one mesin pencari. Nah, tentu saja untuk menuju hal itu, kita butuh mengoptimasi SEO. Ngobrolin SEO, tahu kan pasti kalau ada dua jenis:

1. SEO On Page

jurnal bunda cekatan seo on page

Gampangnya SEO on page adalah settingan di blog agar mudah dicari mesin pencari. Meliputi; mengisi meta deskripsi, mengisi title + alt gambar, memilih keyword untuk artikel, menyisipkan link internal dan external. SEO on page termasuk juga dalam pemilihan nama dan URL blog, sebaiknya hindari nama-nama alay dan angka di dalam URL blog.

2. SEO Off Page

jurnal bunda cekatan SEO off page

Sementara kalau SEO off page terkait dengan cara-cara untuk menaikkan traffic atau membangun branding blog di luar settingan di dalam blog itu sendiri. Misal dengan menyematkan link blog di semua akun media sosial, menanam backlink di beberapa situs yang DA-nya tinggi, ikut komunitas blogging dan selalu submit link artikel ke Google Search Console.

Memang kalau ngomongin blogging secara profesional nggak akan ada habisnya dan kadang bakal puyeng duluan di depan. Namun jika kita menikmati setiap prosesnya, blogging itu sangat membahagiakan kok. Kalau dirasa udah keder duluan dengan banyaknya teori dan to do list di dalam dunia blogging, yang penting kalau memang niat pengen ngeblog, cuzz dibuat saja blognya lalu rajin posting.

jurnal bunda cekatan konsisten nulis

Mulai saja dari dua hal itu dulu deh. Kalau dari dua hal itu sudah enjoy, insya Allah pasti lama-lama pengen belajar hal-hal yang lain. Cuzz, yang di area Semarang, kalau mau belajar ngeblog bareng, feel free kalau mau main ke rumah lo. Karena belajar bareng-bareng itu lebih mantul, jadi tambah semangat, hehe.

Cemilan Si Ulat Gemas


Kalau mau rakus, bisa saja sih kubiarkan ulat gemasku menikmati semua sajian yang ada di hutan Buncek yang penuh beragam pengetahuan ini. Namun aku berpegangan pada mindmapping yang sudah kususun di kelas telur-telur. Beberapa ilmu selain SEO yang sangat kubutuhkan adalah manajemen emosi dan manajemen waktu. Dua hal ini terkait dengan bagaimana mengelola kebahagiaan dan prioritas dalam menjalani berbagai peranku sebagai individu, istri dan ibu.

Selain manajemen emosi dan waktu, seperti yang sudah tercantum di mindmap-ku, aku juga tertarik pada vlog dan public speaking. Apalagi sejak diberi tugas bikin video di Buncek, aku jadi ketagihan bikin video-video berikutnya, maka aku merasa perlu menambah ilmuku di dua bidang ini. Untuk menyempurnakan semuanya aku juga mencicip ilmu komunikasi dan kecantikan sebagai modal menjadi istri yang menyenangkan saat dilihat suami, wkwk.

Berikut ini beberapa hal yang sempat kuingat dan kucatat saat menyimak potluck teman-teman dari keluarga lain melalui sesi Go Live:

1. Manajemen Emosi

jurnal bunda cekatan manajemen emosi

Setahuku sih keluarga manajemen emosi baru akan tampil tanggal 18 Februari, sementara Go Live yang kutonton ini justru dari Keluarga Pecinta Quran. Namun menurutku ada kaitan yang sangat erat antara Quran dan emosi. Jujur saat melihat mbak Fathiya berbagi tentang pengalamannya menghafal 30 juz Al Quran, aku seperti tersentil. Betapa sudah lama hafalanku mandheg di tempat. Tahsin juga banyak bolosnya. Hmm, hati yang susah dinasehati sejatinya karena sudah terlalu jauh dari Al Quran. Pantas saja lah kalau emosi negatif banyak menyerang wong nggak pernah disirami ayat-ayat Al Quran. Thanks mbak Fathiya yang sudah berbagi dan mengingatkanku tentang hal penting ini.

2. Manajemen Waktu

jurnal bunda cekatan manajemen waktu

Lewat Go Live mbak Laila, aku diingatkan kembali tentang memilih hal yang penting dalam hidup. Bahwa kesuksesan itu bisa dicapai jika kita melakukan hal yang penting dan benar-benar kita butuhkan. Kita harus mau menyadari apa saja hal-hal penting tersebut, jangan asal ingin melakukan semua hal. Oleh karenanya penting sekali untuk menentukan goal dan strong why atas setiap pilihan hidup kita. Jadi menggali lagi nih kira-kira selama ikut Buncek sampai di kelas ulat-ulat minggu kelima ini, aku sudah pilih yang terpenting dan yang paling kubutuhkan belum ya?

3. Public Speaking


Keluarga Getar Suara yang diwakili oleh mbak Fajrina Addien ini memang petjaaah. Betah banget deh nonton video dari mbak Fajrina, gayanya yang centil dan aktif bikin mata nggak rela berkedip, hehe. Sebenarnya pengen sih mendua ke keluarga ini, namun aku takut nggak konsen, jadi aku ngemil lewat Go Live saja deh. Dari video Mbak Addien aku banyak belajar tentang bagaimana berbicara di depan publik yang oke.

jurnal bunda cekatan public speaking

Materinya yaitu tentang critical public speaking, intinya adalah membuat orang jangan sampai merasa bosan di awal-awal kita bicara di depan umum. Pertama, bagaimana menguasai rasa grogi. Kedua, bangun personal branding yang baik. Ketiga, outfit dan make up. Keempat, gestur. Kelima, tekanan suara. Hmm, manteep! Bisa jadi satu artikel sendiri deh bahas ini, wkwk.

4. Vlog


Setelah lihat video dari Mbak Ricca, aku jadi semakin semangat buat bikin video-video selanjutnya di YouTube Channel. Apalagi waktu mbak Ricca bilang ada Paket Vlog Lengkap yang bisa dibeli dengan harga terjangkau di marketplace. Isinya tongsis, lighting sederhana dan clip on… hmm, jadi pengen beli segera nih.

Mbak Ricca berbagi tips untuk menghasilkan vlog yang menarik, penting banget untuk menyiapkan beberapa hal; smartphone dengan resolusi video HD/ Full HD, tongsis/ tripod, lighting/ tempat yang terang dengan cahaya matahari, dan sound. Soud ini penting banget buat vlog, karena kan orang nonton Vlog buat dengerin kita cerita, kalau suaranya nggak jelas pastinya bakal skip video yang udah kita buat kan?

jurnal bunda cekatan vlogging with smarphone

Selain itu mbak Ricca juga berbagi tentang pentingnya membuat konsep video sebelum mulai take. Lalu saat proses editing, kita harus menyusun video menjadi opening - middle (isi ) - closing. Untuk aplikasi editing sendiri ada banyak; in shot, viva video, filmora, quik, dsb. Aku sendiri saat ini masih nyaman pakai filmora. Kalau teman-teman biasanya edit video di HP pakai apa?

Kenapa tertarik ngeVlog? Karena Vlog dan blog sebenarnya sejiwa, bedanya cuma yang satu pakai bahasa tulis, satunya pakai bahasa lisan. Dan menurutku keduanya bisa saling melengkapi. Jadi, pengen juga dong YouTube Channel-ku bisa bermanfaat sama seperti blog hehe.

5. Komunikasi dengan Suami


Soal komunikasi ini aku ngintip dari bu peri alias Mbak Yani. Sejak pertama kali bertemu muka secara langsung dengan beliau di Konferensi Ibu Profesional beberapa bulan lalu, aku sudah kagum dengan baterainya yang nggak pernah habis. Waktu bu Septi meminta kami mengirimkan video perkenalan sebagai coaching public speaking, video mbak Yani terlihat santai. Memang sudah tinggi jam terbangnya di dunia offline. Beda sama aku yang masih beraninya online aja, wkwk. The woman behind laptop and smartphone kalau aku mah, wkwk.. begitu tampil beneran depan publik, bawaannya masih sering grogi.

jurnal bunda cekatan komunikasi produktif dengan suami

Nah, di sesi Go Live kali ini, mbak Yani nggak ngobrolin komunikasi dengan pihak lain. Namun dengan orang terdekat kita yaitu suami. Ada banyak poin yang disampaikan oleh Mbak Yani sebenarnya. Namun entah kenapa yang nyanthol di kepalaku hanyalah Mang EEP, wkwkk. Mungkin karena singkatannya yang unik, jadi langsung mudah diingat. EEP adalah singkatan dari efektif, efisien dan produktif.

Kenapa sih harus membangun komunikasi yang baik dengan suami? Ya, jelas dong… bagaimanapun suami adalah the best support system untuk seorang istri. Istri bisa belajar parenting ke sana sini, ikut komunitas ini dan itu, kalau nggak ada izin dari suami kan yo berat to? Kan ridho Allah terhadap seorang istri terletak pada ridho suaminya kan?

Ingat juga dengan wejangan Pak Dodik, ‘bersungguh-sungguhlah kau di dalam, maka kau akan keluar dengan kesungguhan itu.’ Maka, sebelum kita pandai berkomunikasi dengan orang lain di luar keluarga, perbaiki dulu komunikasi kita dengan suami.

6. Beauty

jurnal bunda cekatan beauty ctmp

Sebenarnya ini nggak masuk di mindmap-ku sih, tapi ini jadi pengingatku yang semakin malas CTMP njuk wajahku kusam lagi, wkwk. Mbak Raidha berbagi tips membuat facial mist, krim malam, dan masker dari bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar kita. Hmm, pengen nyoba bikin sih, tapi tunggu transferan dari klien dulu deh, wkwk. Lihat wajah mbak Raidha yang so glowing, aku kan jadi envy…

Demikianlah catatan perjalanan si ulat gemasku di minggu keempat. Cukup kenyang tapi nggak sempai kewaregen. Karena kan katanya, makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang, hehe. So, akan belajar apa lagi di minggu kelima? Tunggu cerita dari si ulat gemas berikutnya ya!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

jurnal bunda cekatan quote of the day

Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

1 comment

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, pals. Ditunggu komentarnya .... tapi jangan ninggalin link hidup ya.. :)


Salam,


maritaningtyas.com

Subscribe Our Newsletter