MaritaPalace

Irwin Andriyanto: SEO Spesialis dan Suami yang Manis

profil Irwin Andriyanto, SEO spesialis
Di antara 6 coach, mas Irwin Andriyanto adalah sosok yang paling bikin hati ketar-ketir. Setiap ada notif ‘Mas Irwin typing…,’ duh rasanya jantungku mau copot. Nggak galak kok. Doi termasuk lucu dan banyak ngocolnya kalau ngasih materi.

Namun begitu memasuki sesi ‘Tendangan si Madun,’ udah deh bakal tiada ampun. Satu kesalahan kecil saja mas Irwin sangat amat teliti. Aku belajar banyak terkait ketelitian dari sosok laki-laki kelahiran Tegal yang kini tinggal di daerah Tangerang.

Setelah sebelumnya sudah kenal lebih dekat dengan 4 coach lainnya, kini saatnya kita ngepoin mas Irwin yuk. Hmm, kira-kira apa saja yang bisa dikepoin dari bapak satu anak ini? Cuzz

QnA Singkat bersama Irwin Andriyanto

Pokoknya mah sosok ini super spesial. 11-12 sama mas Punto Wicaksono. Ditanya dengan kalimat panjang kali lebar kali tinggi, doi jawabnya sekecap aja, wkwk. Akhirnya mau tanya-tanya lagi juga sungkan, takut kena tendang beneran.

Tapi semoga saja dari 7 pertanyaan sederhana ini, ada hal-hal yang bisa kita ambil ya, pals.

hal-hal tentang mas irwin note

1. Background Pendidikan

Membaca laman about me Mas Irwin, ada kalimat seperti ini;
Punya ketertarikan yang cukup tinggi terhadap teknologi khususnya programming serta website.
Yang membuatku penasaran, background pendidikan formal mas Irwin apakah juga di bidang IT? Kenapa aku menanyakan hal ini, tak lain karena ada orang-orang yang nyemplung di bidang IT, tapi tidak memiliki background pendidikan di bidang tersebut.

Ternyata mas Irwin berbeda, doi memang kuliah di jurusan Teknik informatika Universitas Serang Raya, dan mengambil konsentrasi pemrograman. Dari sini aku paham kok doi bisa sedetil dan seteliti itu, hehe.

2. SEO Enthusiast

Selain background pendidikan, aku juga tertarik kenapa sih mas Irwin menggeluti SEO. Usut punya usut, semuanya berawal sejak 2014. Saat itu mas Irwin menyadari bahwa SEO memiliki prospek yang bagus. Sebagai sosok yang visioner, ia melihat peluang bahwa seluruh industri nantinya akan bertransformasi ke digital. Artinya, semua akan butuh SEO pada masanya.

3. Impian dan Cita-cita

Sama dengan pertanyaan yang kuajukan pada coach lainnya, aku juga kepo adakah impian terkait pekerjaan yang sampai saat ini belum tercapai. Sungguh menakjubkan ketika mas Irwin menjawab;
Alhamdulillah sudah semua, sudah pernah di semua tingkat berkat skill ini.
Waaah, kereen! Caranya mensyukuri apa yang sudah dicapai dan mengukur diri untuk berani berkata cukup, perlu ditiru nih. Terlebih di usianya yang baru 27, jawaban tersebut inspiratif banget. 

Di saat banyak orang pada usia itu masih bingung menentukan arah hidupnya, doi udah paham betul yang dijalani. Bahkan sudah merasa puas dengan semua pencapaiannya. Angkat topi untuk mas Irwin.

4. Syarat Guest Post di masirwin.com

Memiliki domain authority yang nggak kalah sultan dari web mas Punto, pastinya menggugah blogger remahan rengginang sepertiku untuk pengen dapat backlink dari web masirwin.com. Kira-kira ada syarat dan ketentuan yang berlaku biar bisa dapat backlink dari blog yang ber-DA 43 ini nggak ya?

Kata coach Irwin, kita boleh kok mengirimkan guest post di webnya. Syaratnya yaitu tema tulisan harus mengenai digital marketing, jangan copy paste dan minimal 600 kata. Gimana berani nggak, pals?

tentang mas irwin andriyanto

5. Latar Belakang Kelas Growthing

Jujur aku selalu penasaran kok bisa sih Mas Irwin dan tim bikin kelas sekece Growthing. Selalu kepo bagaimana menyusun kurikulum dan tugas-tugasnya. Lebih dari itu, semuanya diberikan secara gratis pula.

Menurut mas Irwin, ide tentang kelas Growthing ini awalnya datang dari temen-temen blogger yang mengeluh nggak bisa isi job. Dari situ dia pengen meningkatkan kualitas blogger agar nggak lagi mendengar keluhan tersebut.
Sebenernya kelas ini nggak ada pakemnya. Tugas hari ini dapat idenya kemarin atau hari ini, bagaimana senengnya saya aja biar kurangin peserta.
Apa perasaanmu membaca pernyataan di atas, pals? Antara pengin nyengir tapi gemes nggak sih. Tapi begitulah sosok seorang Irwin Andriyanto yang semakin hari semakin fenomenal di jagad perbloggingan.

Sebenarnya aku juga sempat bertanya kalau pengen bisa mengadakan kelas sekeren Growthing, tapi hanya untuk kelas super pemula. Pengen dikasih tahu tipsnya gitu biar bisa menjadi coach tangguh tiada ampun seperti doi. Namun entah kelewat baca atau gimana, mas Irwin nggak memberikan jawaban.

Hanya saja aku pernah membuat status terkait hal tersebut, dan coach Irwin mengomentari;
Nggak apa-apa bikin kelas sejenis. Asal siap dibenci orang.
Hahahaha, bener juga ya… Entah berapa orang di luar sana yang mungkin sebel karena kena tendangan madunya mas Irwin. Tapi kuakui tendangannya itu yang bikin kita jadi lebih semangat belajar dan fokus ngerjain tugas kok.

6. Perasaan ketika Melakukan Tendangan Madun

Aku jujur kepo sih apa perasaan mas Irwin saat lagi ngekick peserta dari kelas Growthing. Dan lagi-lagi aku hanya bisa ter-wow-wow dengan jawabannya;
Wah seneng banget. Sebuah peristiwa yang bikin mereka mikir.
Happy lo dia nendang orang dari kelas, wkwk. Tapi ya memang sih mau nggak mau bakal mikir banget kenapa ditendang ya, salahnya di mana, perasaan udah oke. 
Lagi-lagi TELITI menjadi kunci!
Meski peserta sudah terkick, mas Irwin dan tim nggak melarang mereka untuk mendaftar lagi di batch berikutnya kok. Asalkan harus diingat hal paling penting; baca briefnya baik-baik. Kalau baca brief aja masih salah, jangan nekat kalau materi pertama udah langsung ditendang yee.

Mas Irwin dengan segala keunikannya juga menyampaikan bahwa pengalaman paling berkesan saat mengawal para blogger menuju DA 15-30++ yaitu ikut senang kalau murid-muridnya naik kelas. 

Alhamdulillah, kupikir doi senangnya kalau nendang muridnya aja, hehe. Aku juga mau bikin senang mas Irwin aaah, mau ikut naik kelas, jangan berikan tendangan madun padaku, pak guru.

7. Suami Super Pengertian

Untuk ukuran cowok, usia 27 sudah menikah dan punya anak 1 termasuk masih muda. Aku kepo dong kenapa mas Irwin memutuskan menikah muda. Ternyata oh ternyata, sejak lulus SMA doi sudah punya target bakal menikah di usia 25. Waah, benar-benar sudah terencana sekali pemikiran coach yang satu ini ya.

Salah satu alasan yang mendasari pengen nikah mudah katanya faktor lingkungan juga. Hmm, mungkin di sekitar mas Irwin banyak yang menikah muda ya. Tapi bagus lah, keren… masih muda sudah berani bertanggungjawab atas anak orang. Saluuut.

Kekepoan lain yang membuatku penasaran adalah terkait istri yang suka ngedumel. Bukan kenapa-kenapa sih, sebagai perempuan yang bersuamikan orang IT, aku dulu pernah merasa sebel dan sering ngedumel saat “diduakan” dengan komputer dan printilan pekerjaan lainnya. Jadi pengen tahu, mas Irwin mengatasi istri yang lagi caper ketika merasa diduakan tuh bagaimana?
Kalau dikasih duit juga diem, kasih duit buat shopping.
Antara pengen ngakak tapi manggut-manggut. Bener juga sih, wkwk. Dikasih duit segepok ya ngapain masih ngedumel kan? Mending foya-foya, sambil bilang, “Lanjutkan pak suamik, tugasmu memang mencari nafkah, tugasku yang menghabiskan nafkah, wkwk.”

media sosial masirwinnote
Nih, penting banget dibaca oleh seluruh suami di jagad raya. Kalau nggak pengen denger istri ngedumel, siapkan uang shopping yang banyak, hehe. Udah deh bakal manis dan senyum-senyum sepanjang hari.

Tapi kalau tips tersebut nggak berlaku pada istri-istri lainnya, ya jangan protes sama mas Irwin lo ya. Mungkin memang bahasa cinta istrinya bukan duit atau hadiah, tapi ditemani ngobrol seharian, hehe.

Begitulah obrolan singkatku dengan sosok unik bin nyentrik, mas Irwin Andriyanto, semoga bermanfaat ya. Sampai jumpa di celotehku bareng tokoh-tokoh inspiratif lainnya!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email