header marita’s palace

5 Quote Favorit tentang Manfaat Mengenal Diri Sendiri

Konten [Tampil]
quote favorit tentang mengenal diri sendiri
Seberapa penting sih manfaat mengenal diri sendiri buat teman-teman kongkow? Kalau buatku sih itu penting banget. Dengan mengenal diri sendiri, artinya kita mampu mengetahui dan memahami peta kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Artinya kita bisa menempatkan diri sendiri sesuai batas, serta menakar seberapa berharganya diri.

Nah, lewat postingan hari ini, aku mau mengajak teman-teman kongkow untuk menengok 5 quote favorit yang membuatku semakin sadar pentingnya mengenal diri sendiri.

5 Manfaat Mengenal Diri Sendiri lewat Quote Favorit

Aku termasuk pecinta quote. Membaca quote alias kutipan inspiratif mampu memberikan semangat tersendiri untuk menjalani hidup. Dulu saat aku masih gagap memahami siapa diri ini sebenarnya, punya kekuatan dan potensi apa, menelusuri kutipan-kutipan penuh motivasi adalah salah satu jalanku berkenalan lebih dekat dengan diri sendiri.

Pada akhirnya aku tersadar bahwa begitu mudah menuliskan kelemahan yang dimiliki, daripada menemukan potensi dan kekuatan yang sudah dibekalkan Allah kepadaku. Bukankah jika itu terus-terusan terjadi, artinya aku sedang kufur nikmat?

Terus-terusan meratapi kelemahan dan kekurangan diri, tanpa disertai dengan muhasabah yang khusyuk nan syahdu, hanya akan membuatku terjebak pada ketidakmampuan untuk berkembang. Saat aku telah mampu menerima bahwa di balik kelemahan dan kekurangan, Allah telah menyisipkan kekuatan dan potensi yang berbeda-beda bagi tiap hambaNya, aku seperti menemukan pelangi dan oase di padang kehidupan.

Ternyata menguliti diri sendiri hingga kita mampu mengenalnya dengan baik, membawa manfaat yang luar biasa. Quote-quote berikut ini menjadi salah satu bukti:
manfaat mengenal diri sendiri

1. Sibuk Memperbaiki Diri

Barangsiapa yang mengenali dirinya, akan lebih sibuk membenahi dirinya sendiri daripada mencari kesalahan orang lain. (Ibnu Qoyyim al-Jauziyah)
Saat kita belajar mengenal diri sendiri lengkap dengan kekurangan dan kelebihannya, kita nggak akan punya waktu untuk mengorek keburukan orang lain. Karena kita 100% sadar bahwa diri ini hanyalah manusia biasa. Tak punya kepantasan untuk membuka borok orang lain, lha wong borok sendiri aja buanyaknya minta ampun.
 
Alih-alih mengorek kejelekan orang lain, kita akan fokus pada memperbaiki diri. Fokus untuk bermuhasabah dan berupaya meningkatkan kualitas diri.

2. Lebih Dekat Kepada Pemilik Hidup

Siapa yang mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya. (Jalaluddin Rumi)
Quote yang sangat populer kan? Ternyata semakin kita menggali lebih dalam apa yang kita miliki, semakin tinggi pula rasa syukur yang hadir. Ketika rasa syukur tumbuh berlipat, rasa cinta dan keinginan untuk terus mendekat kepada Sang Pencipta dan Pemilik Hidup juga bertambah rapat.

Kita semakin merasa kecil, hanya secuil kuku hitam di tengah buih lautan. Apa yang perlu disombongkan, sementara kita bisa berdiri tegak hanya karena izin-Nya. Saat nanti Allah bersabda pada para malaikatNya untuk hentikan nafas yang mengalir di rongga-rongga tubuh kita, bisa apa?

Kesadaran akan siapa diri kita sebenarnya membuat rasa sombong enggan mendekat. Yang tersisa hanyalah keinginan untuk terus berkhidmat kepada Sang Maha Cinta.

3. Semangat untuk Terus Belajar

The more you know yourself, the more clarity there is. Self-knowledge has no end, you don’t come to an achievement, you don’t come to a conclusion. It is an endless river. (Jiddu Khrisnamurti)
Mengenal diri sendiri hingga ke dalam-dalamnya adalah salah satu ilmu pengetahuan dariNYA. Semakin digali, semakin tiada habis. Itu artinya kita diminta untuk tidak berhenti belajar. Karena orang yang belajar, tak akan berhenti bergerak. Sementara orang yang terus bergerak adalah tanda bahwa orang tersebut bersemangat atas kehidupannya.

4. Say Goodbye To Insecurity Issues

Believe in yourself, your abilities and your potentials. Never let self-doubt hold you captive. You are worthy of all that you dream of and hope for. (Roy T. Bennett)
Menggali potensi diri yang sebelumnya terkubur rapat akan menyadarkan bahwa kita berharga. Menguatkan bahwa setiap dari kita memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing. Tak perlu iri atas potensi orang lain, karena kita punya potensi sendiri, yang belum tentu orang lain miliki.

Bahkan sejatinya menerima kekurangan yang ada pada diri kita adalah salah satu bentuk kelebihan dan kekuatan. Tak banyak orang mau dan mampu menerima kekurangan. Maka ketika kita berani menerima kekurangan tersebut, artinya kita telah berada pada puncak rasa syukur.

Rasa tersebutlah yang kemudian akan melahirkan keberanian dan kepercayaan diri. Kita akan semakin moncer, laksana kupu-kupu yang baru saja selesai bermetamorfosa.

5. Menikmati Perjalanan Hidup

Kehidupan adalah perjalanan mengenal diri sendiri. (Erbe Sentanu)
Orang yang telah berhasil mengenal dirinya, tidak akan jemu menjalani kehidupan. Karena ia sadar bahwasanya kehidupan adalah sebuah perjalanan untuk tak henti mengenal, memahami dan mengembangkan diri sendiri.

Tak akan ada waktu untuk meratap dan mengeluh. Semakin kita mengenal paket lengkap yang ada pada diri, kita akan semakin bisa memaknai setiap jejak langkah kehidupan. Kita akan lebih bisa menerima bahwa manisnya hidup itu sudah sepaket dengan asam, kecut, pahit dan asinnya. Tidak bisa kita memilih hidup yang hanya enaknya saja.

Kesadaran terhadap apa yang kita miliki di dalam diri bisa membuat kita lebih terampil beradaptasi di dalam hidup. Tak lagi merasa kikuk saat bertemu dengan orang-orang baru, juga kejadian-kejadian yang mungkin tak terduga.
Dengan mengenal diri sendiri, kita perlahan akan tersadar untuk mampu menakar kapan bisa terus melaju, dan kapan harus memberi jeda.
Itulah 5 quote favorit yang membuatku sadar betapa dalamnya manfaat mengenal diri sendiri. Bagaimana denganmu, pals?
tema sadar 1m1c

Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

2 comments

  1. Yang nomor 5 itu kayaknya kudu lebih saya kencangin lagi Mba, kadang saya merasa, tidak menikmati hidup, semua serba cepat.
    Kadang ingin memperlambat waktu, biar bisa nikmati.
    Lalu saya sadar, bukan waktunya yang cepat, sayanya yang selalu terburu-buru kek dikejar hantu hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga sama kok mbak, masih berproses juga. Kadang ngumpulin quote gini bisa dibaca2 saat mental lagi down, terus semangat lagi deh. Semangat buat mbak Rey.

      Delete

Post a Comment