MaritaPalace

ASUS ZenBook Flip S (UX371): Caraku Menjadi Emak Produktif Meski Banyak Rebahan

menjadi emak produktif
Menurut teman-teman kongkow, menjadi emak produktif itu harus seperti apa? Kalau kerjaannya cuma rebahan, tapi sekaligus pengen panen cuan dan manfaat? Mungkin nggak sih, pals?

Kriteria produktif itu memang bisa beraneka ragam. Setiap individu pasti memiliki standar produktifnya masing-masing. Buatku nonton drama Korea lalu menuliskan ulasannya di blog bisa jadi sebuah hal yang produktif. Namun buat teman-teman kongkow, bisa jadi itu hal yang sia-sia.

Tak masalah. Bukankah adanya perbedaan yang membuat hidup ini lebih berwarna? Sayangnya warna-warni itu kemudian jadi suram, dikarenakan seringnya kita tak mau bertoleransi dengan perbedaan. Terlalu mudah julid dengan pilihan dan keputusan orang lain yang berbeda dengan diri kita.

Pengertian Emak Produktif dan Jenis-jenisnya

Setiap pilihan hidup memiliki konsekuensinya masing-masing. Begitu pula saat seorang perempuan memilih standar produktivitasnya. Ada yang memilih dapur menjadi tempatnya berkarya dan menuangkan rasa cinta. Ada pula yang memilih mesin jahit sebagai teman melejitkan potensinya.
Apapun pilihannya, hal paling utama saat ingin menjadi emak produktif adalah tetap berada di atas fitrahnya. Ya, apapun peran dan jalan yang kita pilih, sebaiknya tidak menciderai peran utama kita sebagai seorang ibu dan istri.
Beberapa waktu lalu aku sempat menjadi tamu di Instagram Live-nya mbak Desy Faurina, beliau menanyakan makna produktif buatku seperti apa? Dalam kesempatan itu, aku menjawab bahwasanya emak produktif adalah sosok perempuan, ibu dan istri yang mampu melipatgandakan potensi dirinya. Tidak hanya melulu soal mendapat cuan atau keuntungan material, tetapi bagaimana kita bisa menebarkan lebih banyak manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Menurutku, secara garis besar, seorang emak bisa memilih jalur produktivitasnya di antara tiga hal ini:
pengertian emak produktif

1. Produktif di Ranah Domestik

Sungguh aku merasa sedih kalau di zaman now masih ada yang mengucapkan kalimat “Aku hanya ibu rumah tangga.” Sampai kapan sih kita harus menghadirkan hanya di depan ibu rumah tangga. Seakan-akan kok IRT itu sebuah pilihan hidup yang patut dikasihani dan terbelakang, padahal nggak lo.

Waktu pertama kali resign dari kerja kantoran, sungguh aku merasa 24 jam terasa kurang untuk mengerjakan semua urusan domestik. Rasanya kok nggak ada habisnya. Bahkan sering kurasakan lebih capekan ngurus printilan domestik daripada ngurus setumpuk dokumen dan data.

Makanya seharusnya para IRT harus mulai berani menepuk dada dan menyingkirkan ‘hanya’ di depan peran yang telah dipilihnya.

Banyak para emak yang kukenal merupakan lulusan kedokteran dan S2 berbagai jurusan yang memilih menanggalkan gelar akademisnya untuk berkonsentrasi pada keluarganya. Biasanya kemudian mereka fokus pada pendidikan anak-anaknya dan memutuskan homeschooling. Mereka juga aktif membuat portofolio pendidikan dan pengasuhan anak.

Bahkan tak sedikit yang kemudian tumbuh menjadi momfluencer di bidang parenting dan self improvement. Memang sesuatu yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan menampakkan hasil yang tak main-main.

2. Produktif di Ranah Publik

Ada banyak alasan mengapa seorang emak memilih produktif di ranah publik. Pertama, kebutuhan ekonomi. Tidak bisa dipungkiri semakin tahun kebutuhan hidup semakin naik, terkadang mengandalkan pendapatan dari suami pun tak memadai.

Seorang perempuan tetap boleh kok berkarir di luar rumah sepanjang sang suami ridho atas pilihan tersebut. Kalau suami sudah ridho, buat apa memusingkan julidan para netizen dengan segala asumsinya.

Selain masalah ekonomi, berkarir di ranah publik juga bisa menjadi cara seorang emak mengaktualisasi dirinya dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.

3. Kolaborasi Dua Jalur

Dengan semakin berkembangnya teknologi, mengolaborasikan antara ranah domestik dan publik bukan lagi hal yang sulit. Tetap bisa membersamai anak sambil tetap melejitkan potensi diri yang dimiliki adalah hal yang biasa di zaman sekarang. Beberapa bidang yang banyak dijadikan pilihan bagi para emak yang berusaha tetap berada di jalur domestik, tapi juga sekaligus multitasking ke arah publik antara lain:
  • Kuliner: biasanya emak-emak ini jago masak dan kemudian mengembangkan potensinya ke arah katering online.
  • Berjualan: hampir sebagian besar emak zaman now sepertinya memiliki sampingan yang satu ini. Ada yang berjualan buku, snack, pakaian, skincare, bahkan ada yang palugada alias jualan apa saja yang menghasilkan cuan, hehe.
  • DIY: tak sedikit para emak yang suka berkreasi dengan jari-jemarinya, entah itu menjahit, menyulam, merajut hingga membuat mainan-mainan edukasi untuk anak-anaknya.
  • Menulis: ketika meracik bumbu dan merajut benang terasa tak mudah untuk sebagian emak, ternyata meramu kata-kata adalah jalan ninja bagi sebagian emak lainnya. Entah itu menghasilkan buku antologi, kumpulan cerpen, novel, atau menembus media-media dengan ketekunannya.
  • Digital: ada banyak jalan berkreasi di ranah digital, bahkan dikolaborasikan dengan bidang lain seperti berjualan dan menulis pun bisa. Atau buat yang suka utak-atik desain, bidang ini juga membuka banyak kesempatan berkarya.
  • Sociopreneur: tak sedikit pula para emak berkecimpung di bidang usaha yang tujuannya lebih kepada aksi sosial. Perempuan yang konon sensitivitas rasanya lebih tinggi dibandingkan logika memang biasanya tumbuh menjadi sosok penuh empati terhadap lingkungan sekitarnya. Dari membangun rumah baca hingga edukasi rumah minim sampah bisa jadi jalur karya yang mengesankan.
Ketiga jenis produktivitas tersebut tidak bisa diklaim mana yang terbaik. Ketiganya membentangkan pilihan beserta konsekuensinya masing-masing. Pada dasarnya setiap emak itu produktif dan hebat dalam jalan mereka masing-masing. 
Jadi berbanggalah pada diri sendiri untuk setiap pilihan yang sudah teman-teman kongkow buat dan putuskan. Apapun pilihan yang kita ambil, bukankah akhirnya tetap bermuara pada satu tujuan utama; mendapatkan ridhoNya?

6 Tips Menjadi Emak Produktif ala maritaningtyas.com

Lantas bagaimana denganku? Buat teman-teman kongkow yang setia membaca satu per satu catatan di blog ini, mungkin masih ada yang ingat bahwasanya tahun lalu aku pernah menuliskan impianku untuk tak hanya menjadi seorang blogger, tetapi juga ingin berkembang lebih luas menjadi seorang content creator.

Sudah 8 bulan sejak artikel tersebut ditulis, nyatanya impian tersebut belum sepenuhnya kugapai. Salah satu hal yang membuat impian tersebut terasa mandheg di tempat karena aku belum memiliki ‘teman kerja’ yang memadai. Baru sekitar dua bulanan ini, aku mendapat hibah dari suami berupa laptop yang cukup mampu membuatku ‘berlari’.

Meski begitu, aku tetap punya impian untuk bisa menghadiahi diri sendiri sebuah laptop yang sesuai dengan kebutuhanku menuju emak produktif.

Namanya manusia ya, ada saja keinginannya. Tiap tahun bukannya berkurang, malah semakin meningkat. Apalagi kalau sudah ngobrolin masalah teknologi, mau nggak mau harus selalu mengikuti perkembangan kan?

Rasa-rasanya tiap bulan selalu ada teknologi baru. Wajar juga dong kalau laptop impianku tak lagi sama dengan 8 bulan lalu. Ada yang penasaran seperti apakah laptop impianku tahun ini? Simpan dulu rasa penasaran kalian, pals.

Sebelum aku geber informasi mengenai laptop idaman yang menurutku bisa meningkatkan produktivitasku sebagai content creator, simak dulu 6 tips menjadi emak produktif, yang sudah kusiapkan khusus untuk teman-teman kongkow tersayang:
tips emak produktif

1. Menemukan Minat, Memaksimalkan Bakat dan Lejitkan Potensi Diri

Banyak perempuan setelah menikah dan menjadi emak-emak merasa kehilangan arah hidupnya. Tak sedikit yang setelah menjadi ibu baru sadar kalau belum mengenal dirinya sendiri dengan baik. Terlihat ketika banyak perempuan yang tergagap-gagap saat harus menuliskan apa minat, bakat dan potensi dirinya.

Tak salah juga sih. Maklum kita dulu lebih sering dijejali aktivitas akademis, mengejar nilai dan sederetan angka, tanpa diberi ruang yang cukup untuk mengenali diri sendiri dengan lebih baik. Namun tak ada kata terlambat, pals. Kita masih bisa kok menggali minat, bakat dan potensi diri yang dimiliki. Dengan menemukan tiga hal tersebut, hidup kita bisa lebih berwarna dan bermakna.

Jika teman-teman kongkow masih bingung, bagaimana cara memetakan minat, bakat dan potensi diri, bisa mulai dari membuat kuadran aktivitas.

2. Menentukan Peran Hidup dan Berbahagia Atas Pilihan Tersebut

Setelah minat, bakat dan potensi diri ditemukan, saatnya untuk menentukan peran hidup yang ingin kita geluti ke depannya. Apakah kita ingin menjadi emak produktif di ranah domestik, publik atau mengolaborasikan keduanya dengan cara ciamik? Semua ada di tangan kita masing-masing.

Jangan lupa setelah menentukan pilihan, PR selanjutnya adalah menerima pilihan tersebut dengan segala konsekuensinya. Setiap pilihan tidak hanya hadir dengan sisi enaknya saja, tapi juga ada sisi tidak enaknya. Enak dan tidak enak ini akan tetap terasa asyik jika kita bahagia saat menjalaninya.

3. Membuat Life Mapping

Adakah teman-teman kongkow yang sudah terbiasa menyusun life mapping? Kalau aku jujur baru berhasil menyusunnya sejak tahun lalu. Itu pun gara-gara tugas di kelas Bunda Cekatan, wkwk. Namun ternyata efek membuat life mapping cukup dahsyat sih. Beberapa hal yang kutulis di sana, terwujud satu per satu, alhamdulillah.

Memang benar adanya bahwasanya perencanaan adalah separuh jalan dari sebuah kesuksesan. Makanya buat yang belum pernah membuat life mapping, yuk mulai didesain akan seperti apa perjalanan hidup yang ingin kita capai di waktu-waktu ke depan.

4. Mengelola Waktu dengan Baik

Meski perencanaan adalah separuh jalan dari sebuah kesuksesan, jangan lupa bahwa ada separuh jalan lain yang masih harus ditempuh. Untuk menjalani rute yang tersisa sesuai dengan track-nya, kita perlu belajar mengelola waktu dengan baik.

Apalagi sebagai seorang emak, apapun jalur yang dipilih, kita tetap nggak bisa melupakan bahwa ada peran utama sebagai istri dan ibu yang tak boleh diciderai. Walaupun katanya kunci kebahagiaan keluarga terletak pada ibu yang bahagia, bukan lantas kita juga seenak hati memilih aktivitas yang membahagiakan tanpa memikirkan kebutuhan dan keinginan anggota keluarga lainnya. Di sinilah pentingnya komunikasi, kolaborasi dan kecerdasan dalam mengelola waktu. Kalau aku memulainya dengan membuat kandang waktu.

5. Selalu Merasa Cupu

Saat kita sudah merasa di atas angin, biasanya produktivitas akan mandheg di tempat. Beda ketika kita haus akan wawasan dan ilmu-ilmu terbaru, selalu saja ada ide-ide baru yang akan muncul. Oleh karenanya, penting untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri dengan mengikuti beragam webinar, seminar, kursus dan kelas-kelas lainnya sesuai dengan bakat, minat dan potensi diri.

6. Berikan Self Appreciation

At last but not least, sekecil apapun prestasi kita, selalu luangkan waktu untuk memberikan apresiasi pada diri sendiri. Ini juga merupakan cara sederhana untuk menunjukkan self love lo.

Dengan seperti itu, kita akan terus terlecut untuk belajar dan berkarya. Jangan hanya mudah menuntut dan mengkritik diri sendiri, tetapi sulit memberikan pujian dan terima kasih.
Hey, tubuh, jiwa dan pikiran kita telah berjuang sekuat tenaga untuk berada di titik ini. Oleh karenanya diri kita pantas untuk diberi pelukan, semangat, pujian dan ucapan terima kasih paling tulus.
Mengapresiasi diri sendiri pun bisa beragam caranya. Kalau aku sih biasanya pakai cara-cara sederhana. Misal, jika berhasil menuntaskan to do list harian, maka aku akan menghadiahi diri sendiri nonton satu episode drama Korea atau beli satu cup gelato favorit.

Meski begitu, ada kalanya aku juga ingin memberikan apresiasi dalam bentuk barang untuk diri sendiri. Salah satunya adalah laptop baru untuk menunjang produktivitasku sebagai seorang emak yang ingin mengembangkan potensi diri sebagai digital content creator
asus zenbook flip impian
ASUS ZenBook Flip S (UX371) adalah laptop yang membuatku tak henti berbinar saat menatap gambarnya. Apalagi kalau nanti sudah ada di tangan… keknya tidur pun bakal kukeloni deh, wkwk.

7 Cara ASUS ZenBook Flip S (UX371) Meningkatkan Produktivitasku

Sesungguhnya menggambarkan kebutuhanku sebagai seorang emak yang ingin menekuni jalur produktif di bidang digital content rada sedikit absurd sih. Namun sebagai orang yang paling mengerti diri sendiri dengan segala keantikan yang kumiliki, rasa-rasanya dua paragraf yang kubaca tentang ASUS ZenBook Flip S (UX371) berikut ini mampu menjawab kebutuhanku:
Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.

PC modern juga dilengkapi dengan pena digital yang memiliki banyak manfaat. Sentuhan khas tercipta saat Anda membuat sketsa atau coretan pada dokumen dengan pena digital. Penelitian juga menemukan adanya peningkatan kinerja hingga 38% pada pelajar ketika mereka menggunakan pena digital untuk mengerjakan soal-soal sains. Tidak semua ide berupa kalimat, kini saatnya untuk tuangkan inspirasi segera dalam sketsa atau coretan pena digital di PC modern.
Kalau teman-teman kongkow masih merasa bingung mengapa 2 paragraf tersebut mampu membuatku terpesona pada salah satu laptop ASUS seri premium ini, coba deh tengok video singkat ini mungkin kalian akan menemukan jawabannya.



Sudah punya bayangan sekece apa laptop impianku? Untuk melengkapi bayangan teman-teman, 7 hal di bawah ini akan menjawab mengapa ZenBook Flip S (UX371) mampu membantuku menjadi emak produktif sebagai digital content creator. 

1. Say No Malas-malasan Meski Hobi Rebahan

Pernah nggak sih setelah menyelesaikan segala urusan domestik, seluruh tulang-tulang rasanya remuk redam? Pengen banget rebahan, sementara ada deadline tulisan atau video yang harus segera ditayangkan?

Atau saat jutaan ide meletup di kepala, jari-jemari tak sabar untuk bertemu muka dengan keyboard untuk meramunya menjadi kata atau video bernada, eh ada anak kecil yang menyandera emaknya dan minta ditemani tidur siang.

Entah apakah teman-teman kongkow pernah mengalami hal-hal tersebut, tetapi kondisi di atas cukup sering kutemui. Tak sedikit yang menyarankan saat bertemu dengan kondisi semacam itu, gunakan handphone saja untuk berkarya.

Sayangnya, selain HP-ku pun sudah mulai lola alias loading lama, storage-nya juga mulai menipis, jariku yang jempol semua membuatku sering banget melakukan typo saat mengetik. Belum lagi sudah beberapa kali kejadian, saat sedang asyik menikmati proses video editing, eeeh mendadak HP blank dan video yang sedang kusiapkan lenyap tanpa sisa. Padahal sudah hampir setengah jam mengeditnya, rasanya pengen nangis bombay.

Alasan-alasan itulah yang membuatku merasa lebih nyaman bekerja menggunakan laptop dibandingkan dengan HP. Nah, ASUS ZenBook Flip S (UX371) ini seakan menjawab semua doa-doaku. Kok bisa?

Pertama, ada kata FLIP dalam nama produk laptop premium ini kan? Artinya, laptop ini memiliki kemampuan convertible alias layarnya bisa diputar 360 derajat. Ya, selain bisa difungsikan sebagai laptop sebagaimana adanya, ZenBook Flip S (UX371) juga bisa difungsikan sebagai sebuah tablet. Kece kan?
laptop convertible asus Zenbook
Jadi aku nggak bisa lagi mengelak dari rasa malas karena kelelahan atau disandera anak. Dengan kemampuan convertible-nya, aku tetap bisa mengetik, mengedit gambar dan video meski dalam posisi rebahan.

Kedua, huruf S yang muncul di tengah nama panjang produk tersebut memiliki makna Sophisticated dan Slim. Sisi sophisticated-nya nampak dari desain yang super premium. Berbeda dengan seri ZenBook sebelumnya, kali ini ASUS sengaja membuat bagian-bagian ujung laptop lebih menyudut hingga membentuk seperti potongan berlian. Desain mewah ini dinamai dengan diamond-cut.

Kemewahan desain dari laptop ini tak berhenti di situ. Meskipun hanya hadir dalam satu pilihan warna; Jade Black. Akan tetapi ASUS menghadirkan sebuah tambahan desain yang semakin menasbihkan sisi mewah si laptop. Red Copper, sebuah garis berwarna tembaga, hadir mengelilingi bodi laptop kelas premium ini.

Desain diamond-cut yang dikombinasikan dengan Red Copper membuat ZenBook UX371 akan lebih mudah dikenali meski dilihat dari jauh.

Sementara sisi ‘Slim’ dari si laptop convertible ini bisa dilihat dari ukurannya, yaitu 30,5cm x 21,11cm x 1,39cm, cukup tipis kan? Tak hanya itu, berat laptop ini hanya sekitar 1,2kg. Cocok banget buat emak-emak macam aku yang bawa diri dan gendong anak saja sudah keberatan. Kalau masih harus bawa laptop yang tebal dan berat, rasanya kok seperti sedang menggotong beban hidup, wkwk.

Desain mewahnya semakin elegan dengan hadirnya teknologi 360° Ergo-Lift Hinge. Teknologi ini mampu membuat bagian belakang laptop sedikit terangkat ketika layar dibuka. Selain memberikan tampilan yang mewah, hal ini juga berpengaruh pada kenyamanan mengetik. Sirkulasi udara laptop juga jauh lebih terjaga.

2. Kualitas Layar Mendukung Kesehatan Si Mata Empat

Sebagai emak-emak ‘bermata empat’ alias nggak bisa hidup tanpa kacamata, kualitas layar adalah hal yang menjadi perhatian khusus saat memilih laptop. Lagi-lagi ASUS ZenBook Flip S (UX371) seakan menjadi jawaban doa. Ini dia keunggulan layar si laptop premium:
layar asus ux371
  • Memiliki panel layar OLED dengan resolusi 4K. Dijamin bisa menampilkan detail gambar dengan super jernih. Nggak cuma asyik buat menemani ngedit gambar, video dan template blog, tetapi juga nyaman buat nonton drakor, wkwk. Keknya laptop ini bakal bikin aku lebih produktif menulis ulasan drakor deh.
  • Panel layar OLED merupakan jaminan mutu. Akurasi warna yang dihasilkan paling baik. Bahkan para ahli menyatakan bahwa hanya panel OLED yang bisa menghasilkan warna hitam sebenar-benarnya. Panel OLED milik ASUS ini juga telah memiliki sertifikasi VESA. Sertifikasi ini sebagai bukti bahwa panel ini telah mampu mendukung fitur HDR. Fyi, gambar HDR bisa memberikan detail yang lebih luas dan menyeluruh.
  • Ukuran layarnya yang hanya 13,3 inci mungkin kesannya terlalu kecil. Namun jangan salah, kehadiran teknologi NanoEdge yang membingkai bagian frame kanan dan kiri dengan sangat tipis, layar tersebut akan tetap terlihat lebar dan nyaman meski bekerja dalam jangka waktu lama.
  • Tingkat reproduksi warna dari laptop ini, jika dicek pada color space DCI-P3 bisa mencapai 100%. Selain itu layar UX371 juga telah mendapat sertifikasi PANTONE. Kata suami, reproduksi warna ini berpengaruh saat kita mencetak hasil gambar yang tertera di layar. Dengan angka 100%, artinya kita nggak akan tuh merasa, “Lo di layar tadi keknya warna merahnya lebih gelap, kok saat dicetak ternyata terang ya.” Artinya, apa yang tercetak akan sama persis dengan yang tampil di layar. Wah, asyik ya?
  • Sebagai penyandang minus dan silinder, aku merasa berterima kasih dengan kehadiran sertifikasi TÜV Rheinland yang ada pada layar ZenBook Flip S (UX371). Sertifikasi tersebut sebagai tanda bahwa ASUS berperan serta dalam menjaga kesehatan mata penggunanya. Laptop yang telah mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland artinya memiliki layar yang minim emisi gelombang cahaya biru dan tidak menghasilkan efek flicker. Dijamin saat bekerja dengan laptop premium ini, mata kita nggak akan cepat lelah dan kesehatan mata akan terjaga lebih lama.

3. Dapur Pacu Serba Canggih untuk Emak Tak Sabaran

Sejujurnya aku tak terlalu paham dengan ‘jeroan’ sebuah laptop. Untungnya suamiku yang karyawan IT dengan sabar menjelaskan kegunaan dari setiap hardware yang ada dalam laptop premium ini. 

Dulu sebelum aku serius menekuni hobi ngedit gambar dan video, spesifikasi dari ASUS VivoBook A407M yang hampir 3 tahun menjadi partner in crime sudah cukup membantu kinerjaku sebagai seorang MomBlogger.

Namun seiring berjalannya waktu, kebutuhanku yang mulai mengembangkan sayap sebagai digital content creator semakin meningkat. Laptop yang dipersenjatai Intel Celeron N4000 tersebut tentu saja tak mampu mengimbangi proses video editing. Jangankan untuk rendering video, membuka 20an tab browser saja, laptop tersebut semakin kewalahan.

Melihat aku yang sering ngomel karena laptopnya mulai ngos-ngosan, suami pun menghibahkan ASUS VivoBook A442U kepadaku. Alhamdulillah. Meski bekas, prosesor Intel Core i5-8250U yang ada di dalamnya sudah cukup bisa kuajak ‘berlari.’

Hingga beberapa pekan lalu, laptop hibahan tersebut terpaksa masuk bengkel karena ada hardware yang harus diservis. Selama laptopku berada di bengkel, mau tak mau aku bergantian menggunakan laptop milik suami. Fyi, laptop doi sudah ditenagai dengan prosesor Intel Core i5 generasi 11 dan memiliki chip grafis Intel Iris Xe.

Kesanku selama seminggu menggunakan laptop dengan spesifikasi dewa semacam itu rasanya nagih, wkwk. Aku sempat bercanda sama suami, “Duh, bahaya lo ini kalau laptopku lama diservisnya. Aku takut terlalu nyaman pakai laptopmu. Nanti jadi nggak rela ngembaliin.”

Suamiku hanya tertawa mendengar candaanku, sambil menjawab, “Enak saja! Beli sendiri dong. Wkwk.”

Makanya waktu kutahu dapur pacu yang ada di dalam ASUS ZenBook Flip S (UX371) ini lebih tinggi dari spesifikasi laptop suamik, aku nggak bisa lepas membayangkan betapa enaknya bekerja dengan laptop convertible tersebut.
prosesor, ram dan chip grafis asus ux371

Prosesor Dewa

Bekerja dengan prosesor Intel Core i5 generasi kedelapan saja sudah enak banget. Lalu sempat menjajal kemampuan i5 generasi 11, terasa ada perbedaannya. Apalagi kalau partner kerjanya laptop yang memiliki prosesor Intel Core i7-1165G7, sudah bisa kubayangkan se-smooth apa nanti kinerjanya.

Prosessor generasi ke 11 Tiger Lake tersebut juga telah difabrikasi dengan proses 10 nm SuperFin, mempunyai konfigurasi 4-Core/8-Thread dengan TDP Range 12-28 W, Max Turbo Frequency yang bisa mencapai 4.7 GHz, dan dilengkapi dengan 12 MB Intel Smart Cache.

Aku hanya bisa bilang, dewa banget dah laptop ini!

RAM Besar

So far, dibekali laptop dengan RAM 8GB saja sudah cukup wuzz buatku. Apalagi kalau bisa berpartner dengan laptop premium yang dipersenjatai RAM 16 GB LPDDR4X-4266 MHz Dual Channel. Ini sih rendering video sambil buka 30 browser tab buat blogwalking, plus buka aplikasi musik masih nggak bakalan ngelag sih.

Storage Luas

Meski sudah ada Google Drive dan penyimpanan cloud lainnya, sebagai emak semi konvensional, kok aku masih tetap nyaman kalau bisa menyimpan data di dalam sebuah device milik pribadi ya? 

Makanya waktu tahu ASUS ZenBook Flip S (UX371) memiliki storage jenis SSD M.2 PCIe NVMe berukuran 1 TB, aku happy banget. Pertama, kapasitas segitu udah cukup banget lah untuk menyimpan data-data tulisan, foto-foto kenangan hingga data video dan audio guna keperluan konten. Untuk menyimpan data sistem operasi dan software yang dibutuhkan juga masih sisa.

Kedua, storage jenis SSD sudah terbukti meningkatkan kualitas kecepatan laptop. Sekelas VivoBook A407M yang low end aja, pakai SSD enak banget. Apalagi ZenBook UX371, pasti super uenaaak.

Grafis Super

Selain teknologi layar yang kece banget, grafisnya ZenBook Flip S (UX371) juga menonjol karena keberadaan chip grafis terintegrasi bernama Intel Iris XE Graphics. Kebetulan laptop suami sudah pakai teknologi chip ini dan memang layarnya oks banget. Padahal panel layar laptop suami belum OLED dan resolusinya belum 4K.

Kujadi semakin berbinar-binar membayangkan kombinasi antara panel layar OLED resolusi 4K dengan Intel Iris XE Graphics terbaru… pastinya Vincenzo Cassano bakal tambah glowing ya dilihat pakai laptop UX371, hihi.

Suhu Pendingin Oks Banget

Sebagai emak yang suka banget multitasking dan nggak sabaran sama laptop lola, aku sering banget mengajak laptop ‘kerja rodi.’ Akibatnya suara kipas sering terdengar mendenging. Protes karena kupakai sehari semalam tanpa henti. Tak jarang kondisi laptop juga jadi lebih panas dari seharusnya.

Nah, kalau nanti kesampaian kerja pakai ZenBook Flip S (UX371), aku nggak perlu takut suhunya jadi memanas. Laptop ini memiliki sistem pendingin spesial. Teknologi yang ada pada sistem pendingin tersebut bisa menjaga suhu laptop convertible tetap stabil di angka 65 derajat Celsius, bahkan meski kondisi full load.

Baterai Tahan Lama

Laptop premium ini termasuk dalam jajaran produk berlabel Intel EVO Platform. Fyi, sebuah laptop bisa mendapatkan label ini jika memenuhi syarat sebagai berikut;
  • Layar beresolusi tajam
  • Bekerja responsif, mampu bersiap dari kondisi sleep menjadi wake hanya kurang dari 1 detik
  • Memiliki konektivitas kabel universal berjenis Thunderbolt 4
  • Koneksi super cepat karena mampu mendukung WiFi 6
  • Ditenagai Intel Processor Generasi 11 dan chip grafis Iris XE
  • Memiliki daya bahan baterai cukup lama. Dari hasil PCMark Battery Test, laptop premium ini mampu menyala kurang lebih 10 jam.

4. Fitur Premium untuk Kenyamanan Kerja yang Lebih Profesional

Mendukung desainnya yang super mewah, kualitas layarnya yang oks banget dan performa dapur pacunya yang andal, ASUS ZenBook Flip S (UX371) dilengkapi dengan fitur premium yang semakin meningkatkan kenyamanan kerja. Fitur-fitur tersebut antara lain:
fitur premium asus zenbook flip s ux371
  • Edge-to-Edge Keyboard, hadir dalam chiclet keyboard dengan layout khas ZenBook. Namun kali ini agak sedikit berbeda karena desainnya lebih lebar dan ukuran tombolnya lebih luas. Desain keyboard seperti ini pastinya akan memberikan pengalaman mengetik yang tiada duanya.
  • Touchpad Futuristik, touchpad ZenBook Flip S (UX371) berukuran lebar dan sedikit berada ke kanan dari space-bar, letaknya berada di tengah-tengah penampang sehingga mudah diakses. Tidak hanya berfungsi sebagai touchpad, ia juga bisa digunakan sebagai NumberPad 2.0 hanya dengan sekali sentuh. Cocok buat yang sering mengakses data menggunakan angka-angka. Touchpad ini juga mengapplikasikan Windows Precision Driver.
  • Kamera Infra Red yang memiliki teknologi tuning dan beresolusi HD sehingga gambar yang dihasilkan jauh lebih baik. Tentunya sangat membantu saat sedang mengikuti sesi webinar. Wajah kita jadi tampak jelas, meski ruangan yang kita tempati minim cahaya. Selain berfungsi saat ada kelas-kelas daring, kamera ini juga membantu mengakses Windows Hello dengan mode pemindaian wajah. Cocok buat emak-emak yang sering lupa password macam aku. Nggak perlu ketak-ketik password, tinggal setor wajah, udah deh langsung bisa login. Tentunya juga jauh lebih aman karena nggak ada orang lain yang bisa intip-intip password kan?
  • Array Microphone dengan Teknologi AI Noise Cancelling. Lagi-lagi sebuah teknologi yang membantu para emak. ASUS ini kok tahu banget ya, emak-emak sepertiku sering banget kewalahan saat ikut webinar. Di saat anak-anak berantem atau susah dikondisikan, sementara mic harus dinyalakan karena mau bertanya atau mempresentasikan sesuatu, riweh banget kan? Namun akhirnya para emak bisa dadah bye-bye dengan teknologi AI Noise Cancelling yang mampu meredam keributan anak-anak sehingga hanya suara kita yang terdengar oleh lawan bicara. Hmm, ASUS bener-bener tahu banget yang kumau.
  • Speaker Harman/ Kardon Certified yang terletak pada bagian bawah kanan dan kiri laptop akan menghasilkan kualitas audio super keren. Apalagi dengan dukungan software DTS Audio Processing yang bisa mengatur preset audio dan Equalizer. Mendengarkan murottal atau musik dengan asyik bisa meningkatkan kinerja lebih maksimal. Begitu juga saat sedang menonton film atau gabung di webinar, audio yang jelas makin membuat nyaman kan?

5. Mendobrak Segala Batasan untuk Emak Banyak Alasan

Saat aku tahu bahwa UX371 masuk dalam kategori S, yang salah satunya berarti slim alias tipis. Aku agak ragu terhadap kelengkapan konektivitas yang ada padanya. Maklum biasanya laptop berdesain tipis memiliki konektivitas terbatas. Ternyata hal tersebut tidak berlaku untuk ZenBook Flip S (UX371).

Port yang dimiliki laptop premium ini super lengkap, pals. Apa saja hayo?
  • 2 port Thunderbolt 4 USB Type-C,
  • 1 port HDMI 1.4
  • 1 port USB 3.2 Gen 1 Type-A
  • Bluetooth 5.0 dual band
konektivitas laptop zenbook flip s ux371
Selain konektivitas yang tersebut di atas, ASUS ZenBook Flip S (UX371) juga memiliki keunggulan lain. Yaitu mampu mendukung WiFi 6. Tak hanya itu, fitur tersebut dilengkapi dengan kehadiran WiFi Smart Connect yang berfungsi untuk menghubungkan laptop secara otomatis ke sumber sinyal paling kuat.

Cocok nih kalau lagi pergi-pergi bawa laptopnya dan kebingungan cari koneksi WiFi, fitur ini bakal memilihkan jodoh, eh sambungan WiFi, yang sesuai kebutuhan.

Keunggulan lain dari sisi konektivitas yang dimiliki oleh laptop convertible ini yaitu bisa dikoneksikan dengan MyAsus, sehingga urusan file transfer, url transfer, phone call, screen mirroring, dan screen extender semudah menjentikkan jari-jemari. Keunggulan ini juga mampu membuatku yang sering punya segudang alasan agar bisa selow dan santuy dalam bekerja akan terbantahkan.

6. Pena Digital Bikin Emak Berasa Naik Kelas

Seperti yang sudah kusampaikan sebelumnya, salah satu keunggulan laptop ini adalah kemampuan layarnya yang bisa diputar 360 derajat alias bisa digunakan seperti layaknya sebuah tablet. Namanya tablet pasti layarnya touchscreen kan?
touchscreen and stylus pen asus zenbook ux371
Yup, ZenBook Flip S (UX371) juga didukung dengan layar sentuh. Asyik banget buat edit foto dan video. Kalau pakai HP dengan jari yang gedenya kek jempol semua terasa susah dan sempit, tentu saja layar 13.3 inci laptop ini bagaikan kanvas digital saat digunakan sebagai mode tablet.

Asyiknya lagi, laptop premium ini didukung dengan stylus yang memiliki 4096 pressure level. Bakalan jadi lebih sering ngulik aplikasi edit gambar nih karena pasti nyaman digunakan. Stylus yang terdapat dalam paket pembelian laptop mewah ini berwarna silver sehingga semakin menambah sisi elegan.

7. Awetnya 7 Turunan

Memandang ZenBook Flip S (UX371) ini seakan melihat cowok yang nggak cuma ganteng, tapi juga punya badan strong gitu deh. Hayo jadi bayangin siapa tuh, wkwkwk. Kenapa aku berkata demikian?

Ya, karena laptop ini nggak hanya desainnya saja yang mewah, tetapi juga memiliki daya tahan yang sudah teruji standar militer MIL-STD 810G. Berbahan dasar Alumunium Alloy, laptop ini kokoh tapi tetap ringan digunakan oleh para emak. Serangkaian tes yang diujikan kepadanya telah terlalui. Laptop ini kuat terhadap aneka gempuran suhu rendah, getaran, dan ketinggian.
military grade zenbook flip s
Aku jadi semakin bernafas lega dengan kemampuan durabilitas yang dimilikinya. Maklum masih punya anak balita yang kadang masih suka nyelonong narik-narik kabel charger sampai laptop jatuh berguling-guling di lantai.

Entah sudah berapa kali laptop lamaku jadi korban keganasan si bujang cilik, sampai tergores dan lecet sana-sini. Sampai beberapa kali layar ngeblank saking seringnya jatuh. Semoga dengan lolos uji standar militer, saat kelak memiliki ZenBook Flip S (UX371) bisa lebih aman dan kuat.

Akhir Kata, Doakan Aku!

Dengan penjabaran 7 hal di atas, pastinya teman-teman kongkow sudah tahu kan mengapa menurutku laptop premium besutan ASUS ini mampu membantuku menjadi emak produktif? Semua yang ada di dalamnya benar-benar mampu menjawab kebutuhanku sebagai MomBlogger yang hobinya rebahan tapi bermimpi jadi digital content creator profesional.

Btw, untuk meraih impianku ini, aku harus bersiap menabung Rp24.999.000,-. Sounds too much ya, pals? Kalau hanya melihat angka tersebut mungkin saja iya. Namun kalau kita lihat semua kualitas dan fitur premium yang akan didapat, harganya sangat worth it!
spesifikasi asus zenbook flip s ux371
Kalau kata suami, “Rasain aja sendiri gimana nikmatnya kerja dengan laptop yang banyak dibilang mahal oleh orang-orang. Setelah tahu perbedaannya, ngerti kan kenapa kami rela merogoh kocek dalam-dalam?

Aku pun cukup menjawab dengan anggukan. Yup, emang benar kata orang Jawa, ‘ana rega ana rupa.’ Harga selalu diikuti dengan kualitas yang berimbang. Apalagi harga yang terlihat uwow bagi sebagian besar orang itu, meliputi hal-hal berikut:
  • Windows 10 Home, termasuk Microsoft Office Home and Student 2019, senilai kurang lebih Rp 1.799.000,-. Nggak perlu lagi bingung install sistem operasi dan software pendukung kan?
  • Sleeve Bag yang pastinya mewah dan elegan.
  • Stylus Pen untuk mendukung kreativitas sebagai seorang digital content creator.
  • Konektor USB Type-C to Audio Jack (Hi-Res ESS)
  • Konektor USB Type-A to Ethernet Port
  • Garansi 2 Tahun Global dengan ASUS Perfect Warranty. Semua kerusakan akan dicover, kecuali jika kerusakan itu disebabkan oleh kecerobohan pengguna, seperti kena air, layar pecah dan kecelakaan. ASUS juga akan menanggung 80% dari total biaya perbaikan dan spare part, berlaku di tahun pertama.
Meski kutahu harga itu sesuai dengan kualitas yang akan kudapatkan, sebagai emak produktif yang hobi rebahan aku harus berusaha keras agar tabunganku sampai di angka tersebut. Doakan saja semoga aku konsisten ngeblog dan berbagi konten-konten digital di platform lainnya, sehingga ASUS ZenBook Flip S (UX371) bisa segera kudapatkan dan aku bisa menjadi emak produktif sesuai harapan. Semangat juga untuk semua teman kongkow yang sedang berjuang meraih impiannya! Hwaiting, pals!




Referensi:
  • Press Release ASUS ZenBook Flip S (UX371)
  • https://www.asus.com/id/Laptops/For-Work/ZenBook/ZenBook-Flip-S-UX371-11th-Gen-Intel
  • https://www.jagatreview.com/2021/02/review-asus-zenbook-flip-s-ux371/
  • https://infokomputer.grid.id/read/122319010/intel-kenalkan-evo-untuk-perangkat-edisi-kedua-project-athena?page=all
  • https://www.parentstory.com/blog/5-jenis-pekerjaan-yang-cocok-untuk-ibu-yang-mengurus-anak
  • https://www.idntimes.com/life/family/izah-cahya-novembrilianti/5-cara-seru-agar-kamu-bisa-menjadi-ibu-rumah-tangga-yang-produktif-c1c2
  • https://seruni.id/ibu-rumah-tangga-semakin-produktif/
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

31 comments

  1. Huhuhu, kok aku bacanya jadi mupeng sihh ini.
    Laptopnya, ku menangis mba baca spesifikasi dari mu :(
    Kece badai emang ini..
    Good luck mba :)

    ReplyDelete
  2. Emak Produktif ala mbak marita luar biasa sekali tipsnya. aku setuju mau di ranah apapun kita bekerja harus tetap produktif ya mbak...laptop yg harga 25 juta ini memang menawan sekali Mbak :D

    ReplyDelete
  3. Pengeeen. Laptopnya asli bikin ngilerr. Apalagi pen stylusnyaa itu lhoo pressure levelnya bikin minder komikus dah wkwkwk

    ReplyDelete
  4. Keren banget tipsnya mbak. Semangat buat emak² produktif, termasuk saya ni🤭

    ReplyDelete
  5. Wow aku lagi cari laptop baru nih... Langsung pengen liat artikel ini. Btw kak semoga sukses ya ikut kompetisi nya

    ReplyDelete
  6. Mauuuu. Ya ampun itu penanya beneran bikin berasa naik kelas sih ya Mba.

    Apalagi kalau storage luas trus ademnya lama si laptopnya. Uwww bahagia.

    ReplyDelete
  7. Aaaaaaaah serius ingiiin :( buat yang suka design macam aku kayanya ini cucok deh, stylusnya enak & fiturnya luar biasa pasti nih. Bisa menambah produktivitas mamak di rumah *colek paksu

    ReplyDelete
  8. syok aku baca harganya mbaaa, wkwkwk. tapi kalo udah rezeki siapa yang akan nolak ya? saling doa yuk, aku juga pengen banget laptop asus ini buat kebutuhan drawing dan design, mamprang pastinya

    ReplyDelete
  9. Life mapping ini menarik. Ada pembahasan lebih detailnya Mba?

    ReplyDelete
  10. aku lagi merasa malah produktif di rumah itu tantangannya lebih besar nih mbak. karena urusannya jadi campur2 antara kerjaan anak dan rumah. kode pengen me time, wkwk.. apalagi kalau ditemani sama asus terbaru ini, speknya bikin ngiler, huhu

    ReplyDelete
  11. nggak nolak banget punya asus aku pun mbak hahaha
    gemes sama desainnya dan bisa diputer aduh, terus bisa jadi tab pula. Mantep banget tipsnya makasih banget mbak.

    ReplyDelete
  12. Hahahhahahahaha .... aku teracuni untuk memasukkan dalam list daftar belanjaan yang entaj kapan di chekout hwkakaka.

    Wow keren ya. Aku juga tipe yang agak gimna sama tim slim soale khawatir minim colokan akhire harus baw aprintilannya . Malesnya itu lho.

    Btw, ulasan mbak bikin aku pengen share ke temanku yg juga lagi bingung hanya jadi IRT.

    ulasna yg gak ngejudment ini bagus buat kesehatan para emak yg sering dapat nyinyiran atas apapun pilihannyam


    Tips produktifnya mau tak adposi ah..hahahhaa

    Suwun suwun mbak

    ReplyDelete
  13. Wah tulisannya bagus sekali kk. Sangat menginspirasi.

    ReplyDelete
  14. Harganya bikin ginjalku meronta. Tapi mupeeng banget. Pasti asyik ya kalau dipake kerja gitu sambil jalan2, anti ribet-ribet club deh istilahnya

    ReplyDelete
  15. Asus bagus banget ya allah, bismillah tahun ini kebeli laptop asus lagi, aamiin...

    ReplyDelete
  16. Mantap banget Asus, ngeluarin produk gak pernah main-main, salut!

    Eh Mbak, aku sepakat banget sama di bagian selalu merasa cupu itu loh, biar selalu ada hasrat buat belajar ya Mbak. Gak berpuas diri sama skill yang udah dipunya.

    ReplyDelete
  17. Saya.. kalau punya laptop ini, dijamin akan semakin semangat menulis, Mbak. Semangat cari rezeki hahaha. Soalnya sayang benar, punya laptop sekeren ini dianggurin. Pastinya bisa membantu kerja agar lebih maksimal. Coba saya intip dulu celengan, semoga cukup dan bisa segeramemiliki laptop keren ini.

    ReplyDelete
  18. Dengan semakin berkembangnya teknologi mak dapat mengolaborasikan antara ranah domestik dan publik bagi kita kaum perempuan ya kak.

    Duhh aku auto mupeng euy sama Asus. Hehe

    ReplyDelete
  19. Suhu pendingin dan batrai yang tahan lama ini keren banget sih. JAdi kita bisa membuat konten di luar rumah tanpa khawatir mencari tempat charger juga. Apalagi ditambah layar yang aman untuk mata. Wuih, mantul banget sih....

    ReplyDelete
  20. Rebagannya emak produktif juga kok, kan sambil mikir nanti mau buat apa dan menghasilkan apa.
    Di era digital perlu banget melek teknologi, punya ASUS ZenBook Flip S keren banget ini bisa menunjang kegiatan emak2 juga

    ReplyDelete
  21. Adanya microsoft home student yang udah terinstall gratis bikin kubahagia, soalnya ya bener gak perlu tambah modal lagi buat install nya. Ah, semoga daku bisa segera punya laptop

    ReplyDelete
  22. spesifikasi ASUS ZenBook Flip S (UX371) beneran bikin mupeng banget. Pengen punya euy satu. Beneran multifungsi dan bisa diandalkan oleh banyak jenis pekerjaan. Kece bener sih ini

    ReplyDelete
  23. Sepakat semuanya. Hihi.... Aku juga narik napas panjaaaang kalo ada yang bilang "aku hanya ibu rumah tangga." Duh, itu bukan hanya. Itu sesuatu yang hebat.

    Btw, itu Asus ZenBook bener-bener bikin termimpi-mimpi. Pengen banget punya laptop sekeren ini.

    ReplyDelete
  24. waaahh keren banget produk terbaru dari ASUS ini mbak
    klo laptopnya secanggih ini, meski di rumah saja , ibu tetap bisa produktif berkarya ya mbak

    ReplyDelete
  25. Asli ini cocok buat emak-emak yang hobi rebahan tapi pengin tetap produktif karena layarnya bisa diputar 360 derajat. Jadi tetep bisa kerja sambil rebahan

    ReplyDelete
  26. Kebangetan deh kalau masih gak produktif juga, padahal udah dibekali perangkat kerja secakep ini. Huhuhu..saya mau..saya mau...

    ReplyDelete
  27. Wagelaseh bun laptopnya ��
    ASUS emang gak pernah mengecewakan ya

    ReplyDelete
  28. bagus banget nih spesifikasi dan desainnya, bikin tambah semangat untuk produktif hihihi

    ReplyDelete
  29. Terima kasih ya kak sudah ikut berpartisipasi dalam ASUS Blogging Competition bersama deddyhuang.com

    Good luck!

    ReplyDelete
  30. laptop impian banget ini mah, suka dengan desainnya yang super slim, dan pastinya speknya keren banget

    ReplyDelete
  31. halo mommy produktuf, aku juga mau produktif kayyak mba marita nnti kalau udah berumahtangga, aminnn

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email