IDN Media Gelar Sundance Film Festival: Asia 2021, Ada Kompetisi Film Pendek Juga Lo!

Konten [Tampil]
Short film competition Sundance Film Festival: Asia 2021
Ada yang punya hobi nonton film pendek? Kalau ada, berarti info ini bakal cocok buat kalian. Pada bulan September nanti akan berlangsung Sundance Film Festival: Asia 2021. Buat yang sering hadir di pagelaran festival film, bisa jadi event ini tak asing di telinga ya?

Nah, buat yang hobinya nggak sekadar nonton, tapi juga membuat film pendek. Jangan lewatkan info penting ini. Dalam rangkaian Sundance Film Festival: Asia 2021, IDN Media berkolaborasi dengan XRM Media dan Sundance Institute sebagai penyelenggara juga menghadirkan Short Film Competition.

Diadakannya kompetisi film pendek ini tak lain untuk menemukan bakat-bakat baru di bidang perfilman. Bahkan tak hanya ditemukan, kelak bakat-bakat tersebut juga akan dibina, dan akan diperkenalkan melalui kancah global. Hmm, menggiurkan nih.

Didukung juga oleh Argo, sebuah platform streaming dan kurator global film pendek, nampaknya tujuan tersebut bukan sekadar angan.

Manfaat Mengikuti Kompetisi Film Pendek

Ngobrolin film pendek, aku sempat merasakan jadi tim hore dalam proses pembuatan sebuah film saat masih duduk di bangku kuliah belasan tahun lalu. Buat anak teater, film pendek adalah jalur alternatif untuk mengeksplorasikan ide dan kegelisahan diri.

Jika pementasan teater tak selalu mampu mencuri hati banyak orang, berbeda dengan film yang lebih mudah menaklukkan hati dan perhatian. Maka tak heran jika semakin banyak komunitas teater yang juga nyemplung di industri film pendek.

Dulu geliat film pendek masih prematur, mencari kompetisi film pendek tak semudah sekarang. Untuk bisa menayangkan film besutan sendiri, kadang kita perlu usaha lebih untuk mencari sponsor ke sana ke mari.

Berbeda dengan sekarang di mana industri perfilman sudah semakin moncer. Di YouTube kita bisa melihat banyak film-film pendek yang bisa disaksikan. Temanya pun semakin variatif. Kualitasnya juga semakin kece. Nggak kalah dengan film-film karya sineas ternama.

Hampir semua pegiat film pendek suka mengikuti kompetisi. Setidaknya ada 4 manfaat yang menurutku bisa didapat ketika mengikuti short film competition:
manfaat join kompetisi film pendek

1. Menantang Diri Sendiri

Memang sih sekarang platform untuk menayangkan hasil karya sudah jauh lebih luas. Jika tema yang diangkat menarik, bisa jadi viral di kalangan netizen seperti film Tilik beberapa waktu lalu.

Namun mengikuti kompetisi jelas memiliki vibe berbeda. Di sini film kita akan beradu dengan film-film besutan karya anak bangsa lainnya. Dinilai oleh juri-juri yang berkualitas dan berpengalaman di industri perfilman.

Short film competition adalah semacam jenjang baru untuk mengukur kreativitas dan kualitas diri sebagai seorang pegiat film. Sudah sejauh apa film kita dianggap layak? Sekaligus menantang diri untuk berlegawa mengakui bahwa di atas langit masih ada langit.

Seringkali kita merasa karya sendiri sudah cukup oke. Dengan mengikuti kompetisi, kita bisa lihat bahwa ada banyak karya yang tak kalah oke. Dari situ kita belajar untuk tak hanya siap menang, tapi juga siap kalah.

2. Berjejaring

Apapun bidang yang kita jalani, berjejaring adalah hal penting untuk mengembangkan diri. Dengan mengikuti kompetisi, kita jadi kenal pegiat film dari daerah lainnya. Semakin banyak sesama filmmakers yang kita kenal, tentu ada banyak keuntungan.

Kita bisa saling sharing ilmu, pengalaman dan informasi mengenai dunia film. Bukan tak mungkin jika suatu saat bisa menjadi jalan rezeki untuk satu sama lain dengan saling berkolaborasi.

3. Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Diri Sebagai Filmmakers

Mengikuti kompetisi film pendek bagi filmmakers bukan sekadar gegayaan. Di sini kita bisa saling belajar dari film-film yang diikutkan. Dari storytelling naskah filmnya, cara pengambilan gambar, kualitas akting tiap pemeran, bagaimana pemilihan kostum hingga mempelajari tangan dingin para sutradara yang punya ciri khas berbeda-beda dalam menghasilkan karya. Semua hal tersebut tentu saja akan menambah pengalaman dan wawasan kita.

4. Mengejar Hadiah

Tak bisa dipungkiri, hadiah tetap menjadi hal yang menggiurkan to? Meski bagi sebagian besar pegiat film, hadiah adalah bonus bagi setiap keringat dan air mata yang telah menetes sepanjang proses pembuatan film. Namun tetap saja, sebuah prestasi tersendiri ketika bisa memenangkan dan mendapat hadiah dari kompetisi.

Mungkin teman-teman kongkow bisa menambahi manfaat lainnya dari mengikuti sebuah kompetisi film pendek? Cuzz tulis di kolom komentar ya.

Mengapa Para Filmmakers Wajib Ikut Short Film Competition by Sundance Film Festival: Asia 2021?

Sambil menunggu komentar kalian tentang manfaat lain dari mengikuti kompetisi film pendek, aku akan melanjutkan celotehku tentang Short Film Competition yang diadakan Sundance Film Festival: Asia 2021.

Ada banyak alasan mengapa para filmmakers wajin mengikuti kompetisi yang satu ini. Mau tahu apa saja alasannya?
alasan ikut short film competition by sundance festival

1. Penyelenggaranya Nggak Kaleng-kaleng

Kompetisi film pendek yang menjadi rangkaian acara Sundance Film Festival: Asia 2021 ini diselenggarakan oleh para lembaga dan media yang perhatiannya kepada industri film tak diragukan lagi.

Sundance Film Festival merupakan bagian dari Sundance Institute, yaitu sebuah lembaga nirlaba yang bergerak sebagai kurator film independen. Berdiri sejak 1981, Sundance Institute yang lahir dari tangan Robert Redford ini, hadir untuk memberikan ruang bagi para seniman. Khususnya mereka yang bergerak di bidang film, teater dan media digital.
quote mike plante dari Sundance Film Festival
Sundance Institute sendiri berlangsung di Amerika Serikat. Ada banyak program yang dimilikinya. Sundance Film Festival hanya salah satunya. Festival film pendek tersebut diadakan secara tahunan sebagai ajang temu antara filmmakers dan penontonnya. Dalam rangka memantik ide-ide yang lebih segar.

Selain Sundance Film Festival, ada juga proyek Sundance Co//ab. Yaitu sebuah platform komunitas digital yang berfungsi sebagai ruang kreatif para seniman untuk saling bertukar ilmu. Proyek-proyek lain yang didukung oleh Sundance Institute lainnya, antara lain Zola, One Child Nation, Fun Home dan masih banyak lagi.
quote winston utomo ceo IDN media
Melihat bagaimana Sundance Film Festival mampu mendorong kreativitas dan lahirnya talenta-talenta baru di industri film, IDN Media tertarik untuk membawa festival film pendek ini ke Jakarta. Sebagai perusahaan media platform di Indonesia yang menyasar generasi Millenial dan Gen Z, IDN Media yakin festival dan short film competition ini akan memberikan terobosan di bidang perfilman.
CEO IDN Media dan Founder XRM Media
quote michael chow founder XRM Media

IDN Media tak mau sendirian, agar geliatnya lebih terasa, mereka mengajak XRM Media untuk berkolaborasi menghadirkan Sundance Film Festival: Asia 2021. Sebagai perusahaan hiburan dan teknologi yang memiliki pendekatan inkonvensional, XRM Media selalu mendukung proyek-proyek yang mampu memberikan pengaruh kuat bagi khalayak.

Short Film Competition by Sundance Film Festival: Asia 2021 ini semakin lengkap dengan hadirnya Argo sebagai sponsor. Jika kalian termasuk pengguna aktif berbagai platform streaming, maka jangan lewatkan untuk mengunduh dan menginstal Argo di hp ya. Atau bisa juga diakses lewat www.watchargo.com.
Argo, platform streaming film pendek
Berbeda dengan platform streaming lainnya, Argo merupakan satu-satunya platform yang memberi kesempatan bagi pegiat film pendek untuk menayangkan hasil karyanya secara global. Argo memberikan jaminan bahwa hak komersial setiap film yang ditayangkan lewat platform tersebut tetap milik pembuat film. Argo menerapkan bagi hasil yang adil dan memuaskan.

Dengan jaminan mutu dari penyelenggaranya, short film competition yang diselenggarakan oleh Sundance Film Festival: Asia 2021 ini nggak bisa dipandang sebelah mata kan?

2. Juri dari Berbagai Kalangan

Tak hanya penyelenggaranya saja yang keren, film-film yang terkumpul lewat kompetisi film pendek ini nantinya akan dinilai dan dikurasi oleh juri-juri kece. Nih, boleh deh diintip daftar jurinya:
  • Kim Yutani, Director of Programming dari Sundance Film Festival
  • Heidi Zwicker, Senior Programmer dari Sundance Film Festival
  • Mike Plante, Senior Short Film Programmer dari Sundance Film Festival
  • Susanti Dewi, Head of IDN Pictures
  • Joko Anwar, Filmmaker sekaligus alumni Sundance Film Festival
  • Amanda Salazar, Head of Programming and Acquisitions dari Argo

3. Hadiah Menggiurkan

Seperti yang kusebutkan di atas, hadiah adalah salah satu manfaat yang bisa didapat saat mengikuti kompetisi film pendek. Pastinya teman-teman kongkow juga penasaran kan berapa hadiah yang bisa didapatkan oleh pemenang Short Film Competition by Sundance Film Festival: Asia 2021 ini kan?

Nggak tanggung-tanggung, pals. Pemenang Jury Award berhak menerima hadiah uang tunai sebesar USD 2,000 yang disponsori oleh Argo. Etdaaah, sungguh nominal yang bikin kemecer.

Selain punya kesempatan meraih hadiah uang tunai, film pendek dari pemenang kompetisi juga akan ditayangkan pada gelaran Sundance Film Festival: Asia 2021 yang berlangsung pada bulan September mendatang.

Masih ada lainnya yang nggak kalah seru. Karya pemenang juga mendapat kesempatan untuk masuk ke nominasi dan diputar kembali pada Sundance Film Festival 2022. Siap-siap jadi tenar, pals!

4. Karyamu Bakal Mengglobal

Tawaran menggiurkan berikutnya, karya pemenang juga akan mendapatkan kesempatan untuk didistribusikan lewat platform Argo. Kapan lagi film pendek kalian bisa ditayangkan secara global dan mendapat penghasilan dari penayangan tersebut?

4 poin yang sungguh-sungguh sayang untuk dilewatkan, pals. Cuzz ah, yang jago bikin film jangan dilewatkan kompetisi film pendek yang satu ini!

Cara Mengikuti Kompetisi Film Pendek dari Sundance Film Festival: Asia 2021

Buat yang semangat menantang diri untuk mengikuti short film competition dari Sundance Film Festival: Asia 2021, silakan diintip dulu beberapa persyaratan berikut ini:
syarat sundance film festival asia 2021

1. Batasan Usia

Kompetisi ini ditujukan bagi semua filmmakers, syaratnya Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas, baik yang tinggal di dalam maupun luar negeri. Gampang kan? Yang merasa sudah berumur, masih bisa ikutan nih.

2. Buat atau Pilih Karya Terbaikmu

Tidak ada batasan genre atau tema film yang bisa diikutsertakan. Jadi mau horor, romance, religi, sosial, humor, semuanya boleh. Bahkan film yang diikutkan kompetisi juga nggak harus karya baru, pals

Asalkan proses pengerjaan film harus sudah selesai pada 1 Januari 2019 atau setelahnya. Artinya kalau teman-teman kongkow punya film pendek yang selesai diproduksi sebelum 1 Januari 2019, film tersebut nggak bisa diikutkan ya. Hayuk lah bisa bikin lagi, mumpung masih ada waktu sekitar 1 bulan lebih dikit.

Durasi film yang diterima berkisar antara 3 hingga 20 menit. Buat yang punya film dan sudah pernah diikutkan di kompetisi lainnya, tetap diperbolehkan mengikuti Short Film Competition yang diselenggarakan oleh Sundance Film Festival: Asia 2021 lo.

3. Submit Karya lewat Situs FilmFreeway

Jika karya teman-teman kongkow sudah siap, buruan submit ke situs FilmFreeway. Batas akhir pendaftaran dan pengumpulan karya yaitu 9 Juli 2021, pukul 18.00. Untuk bisa mengunggah hasil karya ke situs tersebut, pastikan untuk membuat akun di FilmFreeway terlebih dahulu.

Siapkan beberapa data yang diperlukan untuk mengikuti kompetisi ini, berupa biografi sutradara film, sinopsis film, sekurang-kurangnya satu foto film dalam bentuk JPEG, dan tentu saja film itu sendiri.

Jangan khawatir atas penyalahgunaan hak cipta, karena film yang diunggah lewat situs tersebut hanya akan ditonton, tidak untuk diunduh, disalin dan dibagikan di luar situs.

Jika masih ada yang mengganjal di pikiran, dan membutuhkan informasi lebih lanjut terkait kompetisi film pendek Sundance Film Festival: Asia 2021, bisa langsung cuzz saja ke situs tersebut ya. Selamat berkarya. Aku siap menikmati film-film kece kalian, pals.
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

11 comments

  1. Waa, film-makers pasti terwajib ikutan sundance film festival Asia ini ya mbaa
    keren sangat!
    bisa menjadi ajang untuk level up!

    ReplyDelete
  2. Yang suka film pendek pas banget ya infonya. Aku pribadi sebenarnya suka juga film pendek cuma gak banget aja. Hehe

    ReplyDelete
  3. Menarik ya. Info bagus untuk yang mau jadi filmmaker. Suka jadi batu loncatan juga nih membuat film pendek

    ReplyDelete
  4. Keren banget nih! Film maker wajib ikutt.

    Kalau aku nungguin filmnya diputar aja. Eh film hasil lomba nanti bisa diakses publik gak ya mbak? Aku suka film pendek nihh.

    ReplyDelete
  5. Aku pernah nonton film pendek, dan pastinya jadi bangga juga kalau anak negeri bisa bikin film pendek yang menurut aku luar biasa hebat.
    Tentu gak mudah dong prosesnya dari awal penggarapan film nya.

    ReplyDelete
  6. Selain berkompetisi dan berjejaring, sekaligus menambah semangat untuk menghasilkan karya terbaik dan pastinya yang unik (anti mainstream)

    ReplyDelete
  7. masa SMA aku termasuk rajin nih ikutan festival film, sampai bela-belain pulang sekolah beli tiket di Taman Ismail Marzuki, buat nonton film indie yang ada di festival film

    ReplyDelete
  8. Menarik banget ya kompetisi film pendek ini, jadi pengen belajar bikin film pendek deh biar suatu saat bisa ikutan lomba.

    ReplyDelete
  9. Adanya Sundance film festival ini memang akan semakin memicu para kreator muda dan berbakat untuk semakin meningkatkan kemampuannya. Berani bersaing dengan banyak kreator film lainnya.

    ReplyDelete
  10. para penggiat film nih wajib ikutan sih kompetisinya, berkelas banget ini mah, bisa jadi ajang unjuk gigi juga kan

    ReplyDelete
  11. Klo kelas nya udah mendunia gini mah harus bikin yang berkualitas ya mbak apalagi juri nya sudah ahli di bidangnya masing², keren

    ReplyDelete

Post a Comment