header marita’s palace

7 Tips Memilih Hunian yang Nyaman, Tangga Menuju Rumahku Surgaku

Konten [Tampil]
memilih hunian yang nyaman
Memilih hunian yang nyaman nggak bisa dipungkiri menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang mulai berumah tangga. Diakui atau tidak, rumah akan menjadi zona utama ketika seseorang membangun keluarga. Nantinya rumah akan menjadi pusat aktivitas untuk saling melindungi, menyayangi dan berbagi cerita setelah sibuk mencari nafkah seharian.

Memilih rumah tidak bisa seperti kita membeli kacang goreng kan? Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Tentu saja harapannya rumah ini akan ditempati dalam jangka waktu yang panjang bersama pasangan dan anak-anak.

Ingatanku jadi terlempar saat awal menikah 13 tahun lalu, aku dan suami setiap pekan selalu mendatangi pameran-pameran property. Mencari mana yang paling cocok dengan kebutuhan dan keinginan.

Aku selalu ikut bahagia jika ada teman-teman kongkow yang masih pengantin baru tapi sudah mempersiapkan untuk memiliki hunian jauh sebelum menikah. Perjalanan pernikahan bisa jauh lebih mulus, tanpa ada kendala cekcok terkait memilih rumah dan bagaimana cara membelinya.

Makanya kepada sepupu atau kerabat yang mau menikah, biasanya aku menyarankan daripada uangnya dihamburkan untuk resepsi besar-besaran yang menghabiskan banyak biaya. Ada baiknya dipersiapkan untuk membeli rumah yang layak.

Hunian yang Nyaman: Beli atau Kontrak?

Saat membicarakan rumah, biasanya ada dua pilihan yang tersedia; membeli atau memilih sistem kontrak atau sewa. Kalau dari ibu dan eyang putriku dulu selalu mewanti-wanti, lebih baik membeli rumah dengan cicilan, daripada harus mengontrak.

Tentunya ada plus minus dari kedua pilihan ini ya. Saat membeli rumah, apalagi buat teman-teman kongkow yang tak ingin terjerat riba pasti berpikir masak-masak dalam prosesnya. Namun tenang, sekarang sudah banyak tersedia cicilan yang non riba.

Selain masalah cicilan, biasanya yang menjadi pertimbangan dalam membeli rumah adalah uang muka. Untuk beberapa orang, uang muka yang harus dibayarkan terkadang cukup besar hingga butuh menabung terlebih dulu bertahun-tahun. Namun kini tak perlu khawatir, uang muka atau DP (down payment) pun kini semakin bervariasi. Bahkan ada beberapa hunian yang penjualannya tanpa meminta DP.
beli atau sewa rumah
Sementara itu mengontrak rumah memang membutuhkan biaya yang lebih terjangkau. Hanya saja kita juga perlu hunting kontrakan baru setiap satu atau dua tahun sekali. Jika masih belum punya anak, bisa jadi kegiatan pindahan ini tak terlalu memusingkan. Namun ketika sudah ada anak, tentu akan jauh lebih ribet.

Pindah dari satu tempat ke tempat lain setiap tahunnya juga akan membuat anak beradaptasi lagi. Hal ini terkadang membuat anak menjadi sedih dan kecewa karena harus berpisah dengan teman-temannya.

Karena beberapa pertimbangan tersebut, aku setuju dengan saran ibu dan eyang putriku untuk tidak mengontrak rumah dan memilih membeli meski harus mencicil. Kalau kalian gimana, pals?

Sebelum Beli Rumah, Pertimbangkan 7 Tips Memilih Hunian yang Nyaman

Dari pengalamanku berproses membeli rumah, aku menyusun 7 tips di bawah ini. Semoga bisa membantu teman-teman kongkow yang saat ini sedang dalam proses memilih hunian yang nyaman.
tips memilih hunian yang nyoman

1. Cek Siapakah Developernya

Sebelum kita menengok harga, akses lokasi, desain dan fasilitas rumah, mengetahui siapakah developernya adalah hal terpenting. Pengalaman yang dirasakan salah seorang temanku sungguh membuatku ikut pilu.

Tergiur dengan harga yang terjangkau, ia langsung memberikan DP demi mendapat rumah dengan cicilan non riba. Sayangnya, bulan demi bulan berlalu, kabar terkait progress rumahnya tak kunjung diterima. Malah akhirnya kabar terakhir yang didapatkan, proyek pembangunan hunian dihentikan. Developer terlilit hutang dan DP tak bisa dikembalikan.

Dari pengalaman teman tersebut, kurasa mengecek kredibilitas developer adalah hal yang harus dimasukkan dalam daftar teratas. Jangan sampai sudah jatuh cinta dengan lokasi, desain dan lain-lainnya, ternyata kita berurusan dengan developer bermasalah.

2. Harga

Jika sudah memastikan bahwa developernya amanah, saatnya untuk mempertimbangkan harga. Mau kita suka banget dengan desain rumahnya, cocok dengan fasilitas yang ada, tapi kalau harganya nggak sesuai dengan budget di kantong, gimana dong?

Meski kita bisa terbantu dengan KPR atau bantuan pembiayaan lainnya, kita harus menghitung dengan seksama. Apakah pendapatan kita cukup aman untuk kebutuhan lain jika dikurangi biaya KPR tiap bulannya.

3. Akses Lokasi

Setelah menemukan harga yang cocok, pertimbangkan juga akses menuju lokasi. Pengennya sih bisa dapat rumah nyaman di tengah kota, biar gampang kalau ke mana-mana ya?

Sayangnya perumahan yang dibangun di tengah kota memiliki harga yang berkali lipat. Solusinya adalah mencari rumah di pinggiran kota, namun tetap bisa dijangkau oleh angkutan umum. Khususnya buat teman-teman kongkow yang belum memiliki kendaraan pribadi.

Sekarang toh sudah banyak kok rumah-rumah yang dibangun di pinggiran kota tetapi cukup strategis menuju ke tempat publik.

4. Desain Rumah

Jangan hanya karena sudah ngebet punya rumah, kita nggak memperhatikan desain rumahnya. Bersyukur sekarang ini sudah banyak developer yang membuat desain rumah dengan memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan. Bangunan tidak didesain full, tetapi juga disisakan untuk dibuat taman baik di bagian teras ataupun di belakang rumah.

Terkesan sepele, tapi ini penting lo. Rumah yang terlalu full tertutup bisa kurang cahaya dan oksigen sehingga kurang sehat untuk penghuninya. Cek juga bagaimana desain kamarnya, adakah jendela di setiap kamar atau ventilasi yang memadai untuk sirkulasi udara.

5. Fasilitas yang Memadai

Selanjutnya adalah mencari tahu fasilitas yang bisa didapatkan bila membeli hunian di lingkungan tersebut. Cek apakah nantinya ada sekolah dan minimarket yang akan dibangun di kawasan tersebut. Lalu adakah fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan serta fasilitas umum lainnya.

6. Keamanan Lingkungan

Buat teman-teman kongkow yang tinggal di kota besar, terutama yang sering mengalami banjir. Masalah banjir tentu jadi perhatian khusus. Sebaiknya kita mencari tahu apakah lokasi rumah incaran sering terdampak banjir.

Nggak asyik kan kalau sudah kadung membeli rumah, ternyata tiap tahunnya lokasi itu jadi langganan banjir? So, dicek dulu sebelum melanjutkan proses pembelian ya, pals.

7. Jangan Terburu-buru

At last but not least, belilah rumah dalam keadaan tanpa tekanan. Jangan terburu-buru hingga kita kurang mempertimbangkan hal-hal penting, dan menyesal di kemudian hari. Sebaiknya saat membeli rumah kita harus dalam keadaan yang selow dan nggak spaneng.

Selain itu dibutuhkan komunikasi yang sehat dengan pasangan, jangan sampai karena urusan membeli rumah malah jadi sumber cekcok rumah tangga. Masa mau membangun ‘rumahku surgaku’, diawali dengan cekcok dulu? Yuuk ah, yang sedang perang dingin sama pasangan karena masalah beli rumah, baikan dulu gih, hehe.

Rekomendasi Hunian Nyaman di Tangerang Selatan

Nah, buat yang lagi butuh rekomendasi hunian nyaman di daerah Tangerang Selatan, aku punya info bagus nih, pals. Setelah sukses dengan pembangunan tahap pertama, kini telah hadir Fortunia Residences tahap 2.

Hunian nyaman yang memiliki desain khas dan istimewa ini berlokasi di Jalan Raya South City Utara Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan. Dari alamatnya saja, kita sudah bisa menebak kan, siapa developer yang membangunnya?
hunian nyaman di fortunia residences 2
Yup, bener banget! SouthCity Indonesia atau yang biasa disebut dengan Setiawan Dwi Tunggal. Developer yang satu ini sudah dikenal sukses dalam pembangunan berbagai proyek properti di Jabodetabek. Jadi kita nggak perlu ragu lagi dengan kredibilitasnya.

Fortunia Residences 2 mengangkat tema hunian yang menggabungkan antara kemewahan dan kenyamanan. Desain rumahnya sangat elegan dan modern, cocok untuk para keluarga muda.

Memahami bahwa polusi sudah menjadi makanan sehari-hari penduduk ibu kota, SouthCity mendesain rumah dengan green area yang mencukupi. Tidak hanya di dalam rumah, tetapi juga di beberapa titik fasilitas umumnya. Hal ini agar kualitas hidup para penghuni Fortunia Residences semakin meningkat dan tetap sehat.

Akses ke Lokasi, Strategis!

Meski tercatat berdiri di wilayah Tangerang Selatan, namun titik lokasinya sangat dekat dengan Jakarta Selatan. Artinya, lokasi cukup strategis untuk dicapai. Tak hanya itu, untuk menuju ke pusat bisnis dan perkantoran juga sangat mudah. Nggak butuh waktu lama.

Buat teman-teman kongkow yang senang menikmati perjalanan menggunakan transportasi umum, nggak perlu khawatir. Ada Stasiun MRT Lebak Bulus yang bisa ditempuh kurang lebih 22 menit dari lokasi. Sementara yang sering dinas luar kota atau luar negeri menggunakan pesawat, Bandara Soekarno Hatta bisa ditempuh kurang dari satu jam.

Tak hanya itu, fasilitas kesehatan juga bisa dengan mudah dicapai. Di sekitar hunian ada RS Permata yang jaraknya kurang lebih 8.7 km dan RS Bhinneka Bakti Husada dengan jarak 4.9 km. Untuk urusan pendidikan, nggak perlu khawatir. Berjarak kurang lebih 6.5 km, kita bisa menemukan SD Islam Al Azhar yang kualitasnya sudah terbukti kan?

Kalau emak-emak, hal penting lainnya adalah urusan shopping, bener atau bener? Eits, shopping kan bukan hanya buat refreshing, tetapi juga dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Nah, ada Pamulang Square yang berjarak 7.6 km. Mau yang lebih dekat lagi? Ada SouthCity Square yang masih dalam kawasan superblok.
fasilitas di fortunia residences 2

Fasilitas yang ada di Fortunia Residences 2

Selain mudah menjangkau tempat-tempat umum, fasilitas yang ada di dalam Fortunia Residences juga cukup lengkap lho, antara lain:
  • Security 24 jam
  • CCTV
  • Taman bermain
  • Fasilitas kesehatan, meliputi kolam renang, jogging track dan kolam renang
  • Fasilitas pendidikan, akan dibangun sekolah dan universitas
  • Pusat perbelanjaan
  • Area hijau
Bener-bener sebuah hunian idaman ya?

Pilihan Desain dan Ukuran Fortunia Residences 2

Nah, buat yang mau tahu ada pilihan hunian apa saja di Fortunia Residences, sini aku bisikin:
pilihan tipe dan ukuran fortunia residences 2
  • Willow - Luas Tanah 87m2, luas bangunan 86m2, 5 kamar tidur, 4 kamar mandi, 2 carport.
  • Willow (Ex) - Luas Tanah 149m2, luas bangunan 131m2, 5 kamar tidur, 4 kamar mandi, 2 carport.
  • Willow (H) - Luas Tanah 117m2, luas bangunan 89m2, 5 kamar tidur, 4 kamar mandi, 2 carport.
  • Oak (H) - Luas Tanah 105m2, luas bangunan 73m2, 3 kamar tidur, 3 kamar mandi, 2 carport.
  • Oak - Luas Tanah 66m2, luas bangunan 71m2, 3 kamar tidur, 3 kamar mandi, 1 carport.
Semua material yang digunakan dalam proses pembangunan menggunakan bahan-bahan terbaik. Sudah bisa membayangkan, bagaimana nyamannya hunian ini?

Nah, buat yang butuh informasi lebih lengkap, bisa langsung hubungi bagian pemasarannya aja ya di situs Fortunia Residences 2.
quote tentang hunian nyaman
Semoga tips memilih hunian nyaman yang kusajikan kali ini bisa membantu teman-teman kongkow dalam mewujudkan rumahku, surgaku ya. Jangan lupa jika rumah idaman telah dimiliki, selalu penuhi rumah dengan cinta dan kehangatan dengan selalu melakukan aktivitas bersama ya. Sampai jumpa di celotehku berikutnya!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

2 comments

  1. Dari pengalamanku cari hunian emang harus banget sabar dan diliat bgt dari aksesnya, lokasi strategisnya, even bangungannya oke atau lingkungannya aman dan ga banjir juga. Kemana2 terjangkau. Impian bgt sih hunian kaya gini ;)

    ReplyDelete
  2. Wah bermanfaat banget ini tipsnya, apalagi mencari rumah yang sesuai dengan keinginan kita itu sulit. Hal ini pun menjadi penting untuk membuat tempat tinggal terasa seperti surga bagi kita

    ReplyDelete

Post a Comment