MaritaPalace

Perjalanan Si Ulat Gemas #1: Memasuki Jungle of Knowledge


Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Telur telah menetas dan ulat gemas telah memulai kehidupan baru. Ia tak menyangka kalau dunia yang ia tinggali kini begitu luas. Ia lihat ke kanan kiri, atas bawah. Ke mana harus melangkah? Aaah, bersyukur sebelum menetas kemarin, ada sebuah peta yang telah diilhamkan kepadanya. Meski jujur, ulat gemas yang satu ini agak lemah kecerdasan spasialnya, maka jikalau nanti di tengah prosesnya ada salah-salah jalan… mohon dimaklumi.

Inilah awal mula perjalananku sebagai seekor ulat gemas di kelas Bunda Cekatan #1. Ibu Septi memang paling hebat kalau soal memberikan kejutan. Tahap ulat-ulat yang insya Allah akan berlangsung selama 8 minggu ini menyuguhkan sebuah tantangan bagi para ulat gemas untuk berselancar dalam jungle of knowledge.

Agar tak terlampau sering salah jalan ataupun tersesat ke mana-mana, Ibu Septi memberi para ulat gemas dua buah panduan. Panduan-panduan tersebut yang akan menjadi alat bantu bagi para ulat agar tetap stay on the track sesuai dengan peta yang dimilikinya masing-masing.


Berbeda dengan kebiasaan pada umumnya, ketika diberi beberapa panduan, maka harus urut menjalankan panduan tersebut dari panduan 1, 2 dan seterusnya. Kali ini para ulat gemas justru harus memulai petualangannya di Jungle of Knowledge dengan menjalankan panduan 2 terlebih dahulu.


Panduan 2 - Potluck yang Kumakan

Sesuai instruksi yang diberikan oleh Ibu Septi dan mbak Ika, perjalanan sebagai ulat gemas harus dimulai dengan menjalankan panduan 2. Sebagai salah satu ulat gemas yang sudah siap bawa ransel untuk menyusuri Jungle of Knowledge, aku mulai membaca daftar pertanyaan yang ada di panduan 2. Mau tahu panduan keduaku seperti apa? Silakan dinikmati.


Panduan 2 ini diisi sesuai dengan peta belajar yang telah kurancang. Sebagaimana yang telah kuceritakan bahwa peta belajarku mengangkat tema besar ‘The Sparkling Marita’ dengan beberapa sub tema; Obedient Servant, Happy Wife, Lovable Mommy, Shining Writer, Enlightening Blogger dan Brightening Life Coach.

Sebuah Anak Tangga Menuju A Happy Wife

Meski sub tema yang ingin kupelajari terlihat banyak, namun sebenarnya ada banyak hal yang saling berkesinambungan satu sama lain. Di minggu ini aku mendapat banyak anugerah, salah satunya karena akhirnya bisa berkesempatan belajar langsung dari Ustaz Cahyadi Takariawan. Materi yang beliau sampaikan tentang Membangun Keluarga Surga. Sebuah materi yang pas untuk dimakan agar sub tema Happy Wife segera terpenuhi tangkinya.

Ada beberapa poin materi yang aku sudah pernah dapat sebelumnya dari narasumber lain. Namun beda penyaji akan selalu beda pula insight yang didapat. Contoh-contoh yang diceritakan oleh Ustaz Cahyadi juga sangat lengkap, membumi dan tidak berat sebelah. Pernah menghadiri sebuah event di mana tema yang diangkat hampir sama, namun contoh-contoh cerita yang diberikan terlalu berat sebelah, terutama untuk para istri.


Pak Cah berbeda. Beliau menyampaikan materi dengan tetap santun, namun tidak membosankan. Jam terbang memang ternyata berpengaruh besar dalam pengolahan materi dan penyampaiannya. Setelah menghadiri kajian tersebut aku menjadi semakin semangat untuk mengagendakan waktu ngobrol rutin bareng suami, meski tantangannya tetap saja sama; sama-sama ketiduran saat menunggu Affan tidur, wkwk.

Ulat gemas yang lagi pengen memperbaiki ketaatan dan menjaga hubungan sama suaminya biar semakin baik ini cukup kenyang dengan ‘makanan’ dari Pak Cah. Jadi ingat buku Pak Cah yang Wonderful Family belum kelar dibaca, hihi.

Anak Tangga Menuju Enlightening Blogger

Makanan kedua yang kudapat di minggu ini, pas banget dengan kebutuhanku dalam sub topik Enlightening Blogger. Setelah ngeblog suka-suka, ehm masih suka-suka juga sih sekarang, cuma pengen lebih serius dan profesional lagi. Ditambah aku dapat amanah untuk mengelola dua web komunitas yang berbeda; Institut Ibu Profesional dan Pejuang Literasi. Aku merasa nggak bisa stuck dengan apa yang sudah kupelajari selama ini. Aku harus menambah ‘makanan’ku terkait dunia ini.


Bersyukur aku ketemu dengan WAG Belajar Web & Blog free. Aku sampai lupa dulu dapat info tentang WAG itu dari mana. Intinya si pembuat WAG ingin semua member saling berbagi ilmu yang mereka miliki; dari kita, oleh kita, untuk kita. Yang masih junior boleh berbagi materi-materi skala cupu. Yang sudah senior siap mendampingi, dan siap membagikan materi-materi secara gratis.

Awalnya aku nggak begitu ngeh dengan siapa-siapa yang ada di dalamnya. Ternyata… ada mbak Vicky Laurentina yang tips-tips SEO-nya di IG story sering kunikmati. Senangnya kini berada di WAG yang sama, jadi bisa mengeruk ilmu sebanyak-banyaknya dari beliau. Minggu ini mbak Vicky berbagi tentang tips mendatangkan traffic web/ blog. Sebelum mbak Vicky ada Mbak Rini Noe yang berbagi tentang tips menulis artikel. Seruuu. Bahkan saat bukan jam share materi, grup ini pun tetap ‘hidup’. para senior siap menjawab segala kebingungan para junior. Benar-benar harus sering bintangin biar info-info penting tidak tenggelam. Tentunya setelah itu harus segera dipraktekkan biar blog/ web yang kita kelola semakin bagus kualitasnya.

Menikmati Potluck demi Menyusun Panduan 1

Selanjutnya ngapain nih setelah panduan 2 terisi lengkap? Ternyata para ulat gemas harus membagikan panduan 2 tersebut ke WAG-WAG HIMA masing-masing dan juga ke thread yang telah disediakan di FB kelas Buncek.


Waah, pantas saja kenapa Ibu Septi menyebut dengan Jungle of Knowledge. Thread baru dibuka saja sudah ratusan yang berbagi ‘potluck’. Jika tidak berpegang pada peta belajar yang telah dirancang, benar-benar akan mudah tenggelam. Hutan belantara berisi jenis informasi dan ilmu bertebaran di facebook Buncek. Bahkan mencari yang sesuai dengan kebutuhan belajar kita pun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Saking banyaknya!

Untung di WAG HIMA IP Semarang ada yang berbagi tips cepat menemukan ilmu yang kita butuhkan, biar nggak kenyang duluan melihat beragam potluck yang tersaji. Caranya yaitu gunakan fitur search dan tuliskan saja kata kunci terkait makanan yang sedang kita cari. Alhamdulillah akhirnya panduan satuku pun telah terisi.

Aku Tahu Tentang…

Di kolom pertama diminta mengisi dengan hal-hal yang sudah aku ketahui, entah itu sudah level expert atau masih pada level tahu dan bisa. Jujur aku rada bingung mengisi yang bagian ini, aku merasa yang kuketahui selama ini masih di level basic semua. Akhirnya kuberanikan mengisi hal-hal yang aku siap berbagi dengan orang lain, dan sudah beberapa kali berbagi tentang topik tersebut. Hal-hal tersebut antara lain: 


  • blogging level medium (bisa bikin blog dari platform blogspot dan wordpress, bisa mengatur template baik secara instan ataupun mengganti kode html/ css - especially blogspot, tahu fungsi-fungsi dashboard),
  • menulis (khususnya artikel SEO & Non SEO, serta kisah-kisah inspiratif),
  • parenting (terutama terkait materi PSPA dan PDA nya Abah Ihsan),
  • mendesain web sederhana menggunakan wordpress.org.

Aku Ingin Tahu Tentang…

Sementara itu di kolom kedua, aku isikan seusai dengan hal-hal yang ada di fokus peta belajarku:

  • Journaling
Terkait teknik pembuatan yang nantinya akan meningkatkan skill menulisku, bukan saja bagaimana menyusun aksara, namun juga merapikan tulisan tanganku. Mengontrol emosi dan menyeimbangkan antara kecepatan otak dan tangan. Terkait juga dengan konsistensi mengisi jurnal, yang artinya berhubungan erat dengan manajemen waktu.



  • Public Speaking
Tidak hanya tentang bagaimana mampu menyampaikan ide-ide di depan orang banyak, namun juga melatih kemampuan mendengar. Mendengar di sini juga berhubungan dengan lebih memahami orang lain. Berkaitan pula dengan kontrol emosi.

  • Coaching
Menjadi fasilitator, coach, trainer atau apapun istilahnya adalah hal yang mau tak mau harus kupelajari. Namun sebelum memberikan coaching pada orang lain, aku harus mampu memberikan coaching pada diri sendiri. Untuk mampu memberikan coaching diperlukan manajemen emosi yang baik. Selain itu manajemen waktu juga jadi bagian yang penting di sini. Jangan sampai sibuk coaching orang lain hingga keluarga sendiri malah lupa didampingi.

That’s why di kolom kedua kutuliskan journaling, manajemen waktu, manajemen emosi dan public speaking.

Aku Belajar Tentang…

Tibalah di bagian terakhir jalan-jalanku sebagai ulat gemas mengelilingi Jungle of Knowledge. Alhamdulillah ada banyak hal yang kutemukan dari para ulat lainnya. Namun tak mungkin kumakan semuanya kan? Bisa-bisa kenyang sebelum waktunya. Ini beberapa ‘potluck’ yang berhasil mencuri perhatianku:


  • Public speaking yang dibagikan oleh Mbak Teduh Mediarto, ada 2 link yang siap disantap.
  • Manajemen hati yang dibagikan oleh Mbak Dwi Asih Surinanti. Salah satu yang dibagikannya adalah buku Feminitas: Jalan Pulang Fitrah Bunda.
  • Manajemen waktu dari Teh Rektor, Dzikra I Ulya, yang berjudul Work Smarter Not Harder. Kuliah online lewat Coursera.
  • Manajemen emosi dari Mbak Miradita, yang membagikan video dari Ustazah Aisyah Dahlan.

Nah, sepertinya minggu kedua aku mau fokus belajar dari potluck-nya mbak Dwi Asih dan mbak Miradita. Kenapa?

1. Aku sudah punya buku Feminitas: Jalan Fitrah Pulang Bunda dan baru sempat kubaca dua bab. Saatnya menyelesaikannya!

2. Nonton Youtube jauh lebih mudah dilakukan. Bisa kusisipkan di sela-sela jadwal nonton drakor, eeeh?! 


Sebenarnya tertarik juga pengen belajar lewat Coursera, tapi mau tanya teh Rektor dulu deh.. berbayar nggak sih? Ada yang pernah belajar lewat Coursera kah? Boleh dong dibisikin kuliah-kuliah lain yang menarik. Baiklah, sekarang ulat gemas yang satu ini izin pamit dulu ya. Sampai jumpa di jurnal perjalanan ulat gemas episode dua!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email