header marita’s palace

KREASA Bantu Orangtua Untuk Mengoptimalkan Bakat Anak

Konten [Tampil]
kreasa mengoptimalkan bakat anak
Berbeda denganku, anak-anak memiliki mimpi dan bakatnya sendiri. Sebagai orangtua, salah satu PRKu adalah bagaimana bisa mengoptimalkan bakat anak. Sejujurnya membicarakan hal ini, aku tak sabar untuk bisa menemukan dan menggali bakat dan potensi anak-anak.

Berkaca dari masa kecilku, aku punya ketertarikan terhadap seni, khususnya seni suara. Namun saat itu bapak tidak mengizinkanku untuk mengambil les vokal. Ketakutan terbesar bapak karena tak mau prestasi akademisku terganggu.

Padahal waktu itu, aku sudah membuktikan lo. Meski mengikuti banyak kegiatan di luar sekolah, seperti berenang dan menari, alhamdulillah nilai-nilai pelajaranku masih cukup baik. Begitu juga saat duduk di bangku kuliah dan aku aktif di dunia teater kampus, aku masih bisa lulus tepat waktu.

Karena itulah aku sempat bercita-cita, jikalau anak-anakku ada yang tertarik dengan dunia seni suara, aku akan jadi supporter pertamanya. Ternyata sampai usianya ke-9, si kakak tak menunjukkan ketertarikan di dunia itu. Malah aku yang terkesan menyemangatinya untuk les vokal ataupun les alat musik lainnya.
 
Aku jadi bertanya-tanya, jangan-jangan ini yang disebut menitipkan mimpi ke anak. Gara-gara dulu nggak dikasih izin buat les musik, aku jadi semangat banget mengarahkan anak buat ambil les musik. Padahal anaknya nggak minat.
menitipkan mimpi pada anak
Dari situ aku mulai tobat, dan mengamati kesukaan si kakak lebih dalam. Ternyata daripada musik, dia lebih suka coret-coret. Entah itu mewarnai ataupun menggoreskan pensil warna menjadi sebuah gambar. Ya, meski gambarnya belum bagus-bagus banget, tapi aku yakin kalau diasah pasti lama-lama bisa jadi kece.

Si kakak adalah anak bertipe introvert. Jadi dia butuh waktu lama untuk bisa kenal dan dekat dengan orang-orang baru. Makanya terpikirkan sebuah usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan bakat si kakak. Aku dan ayahnya berencana untuk mengikutkan les menggambar. Selain untuk mengoptimalkan bakat dan minat doi, tentu saja juga untuk melatih dia agar lebih berani bertemu dan bersosialisasi dengan orang baru.

Awalnya kakak Ifa menolak. Katanya mau belajar aja dengan bunda. Duh. So sweet banget sih permintaan kakak. Masalahnya, aku merasa nggak punya kapasitas yang cukup untuk menjadi fasilitator menggambar. Kuingat gambar andalanku hanyalah gunung kembar, di mana ada matahari di antaranya, wkwkkw. Khas anak 90an banget nggak sih?

Hingga kemudian pandemi datang. Rencana tinggallah rencana. Tempat les incaran ikut tutup juga karena pandemi. Kak Ifa pun lanjut gambar-gambar sendiri tanpa arahan. Sampai sebuah info datang kepadaku. Ada Comic Class yang diadakan oleh KREASA.

Iseng kutawarilah kelas itu pada kakak. Awalnya doi ragu-ragu. Setelah kubilang kelasnya online, dan aku akan menemaninya sepanjang kelas. Barulah Kak Ifa say yes untuk join Comic Class dari KREASA. Mau tahu gimana seseru apa kelas tersebut?

Join Comic Class dari KREASA

Setelah melakukan registrasi, akhirnya diundanglah para peserta Comic Class ke dalam Whatsapp Group. Aku segera memberitahu si kakak bahwa kelas akan segera dimulai. Tentu saja kakak sangat antusias sekali.

Fyi, Comic Class dari KREASA ini berjalan selama 9 kali pertemuan. Dua kali pertemuan dalam sepekan. Itu artinya kelas berlangsung kurang lebih selama satu bulan. Kelasnya Kak Ifa dimulai pada 13 April, setiap Selasa dan Jum’at, pukul 16.00 - 17.00.

Kebetulan saat itu masih ramadhan, jadi pas banget deh bisa jadi agenda menunggu buka puasa. Si kakak nggak fokus sama lemes dan laparnya, hehe. Sebenarnya kalau sesuai rencana awal, kelas berakhir pada 11 Mei 2021. Namun karena terbentur lebaran, akhirnya kelas selesai pada 18 Mei.
comic class persembahan dari kreasa
Sebelum mulai kelas, kak Rifa, admin WAG Comic Class dari KREASA membagikan beberapa informasi yang diperlukan. Selain jadwal, kak Rifa juga memberitahu tentang alat dan bahan yang harus dipersiapkan.

Untuk kelas komik ini, anak-anak diminta untuk mempersiapkan Buku/ kertas gambar ukuran A4 dan A3, serta seperangkat spidol. Kak Rifa juga membagikan link Google Drive untuk mengunduh materi dalam bentuk modul PDF dan graphic video.

Menarik sekali lo video-videonya. Kak Ifa langsung terpersona saat kutunjukkan materi-materi yang akan dipelajarinya selama satu bulan. Katanya, “Aku nggak sabar nih, Bun.” Apakah teman-teman kongkow juga sama nggak sabarnya pengen tahu materi apa saja yang dipelajari kak Ifa? Oke deh, aku lanjutkan ya ceritanya.

Materi Comic Class

Setiap pertemuan memiliki tema-tema yang berbeda. Biasanya tim KREASA akan memutarkan video materi terlebih dahulu. Kemudian Kak Aga, pengajar dari kelas komik, akan memberikan contoh menggambar komik dengan tema hari itu.

Setelah Kak Aga selesai memberikan contoh, anak-anak diberi waktu untuk menggambar komik mereka sendiri. Biasanya diberi waktu antara 10 - 15 menit. Setelahnya, setiap anak akan diminta menceritakan tentang gambar yang dibuatnya.

Oya, jangan sedih kalau misal ketinggalan kelas karena anaknya ketiduran atau terbentur jadwal lain. KREASA akan menyediakan link recording zoom untuk bisa diunduh, lalu ditonton bareng anak-anak. Biasanya link recording ini dibagikan setelah kelas usai, dan dihapus di akhir pekan.

Berikut ini list materi di setiap pertemuannya:

Pertemuan 1 - Cerita Bebas

Pada pertemuan pertama ini tidak ada tema khusus. Tujuan dari kelas ini sebagai perkenalan kepada anak-anak tentang perbedaan menggambar komik dan menggambar lainnya.
pertemuan 1 comic class kreasa
Kak Aga mengenalkan bahwa untuk membuat komik, anak-anak perlu membagi kertas gambarnya menjadi beberapa kotak. Boleh dua, tiga ataupun empat. Lalu gambar di setiap kotak sesuai urutan peristiwa. Tak lupa untuk meletakkan balon kata sebagai tempat menuliskan perkataan setiap tokoh yang ada pada cerita tersebut.

Untuk pertemuan pertama, anak-anak dibebaskan menggambar tema apapun, boleh cerita tentang liburan, kegiatan di rumah, bermain di taman dan lainnya. Kak Ifa saat itu menggambar kegiatan yang dilakukannya selama bulan ramadhan.

Pertemuan 2 - Cerita Emosi

Di pertemuan kedua Kak Aga mengajak para peserta kelas komik untuk berkenalan dengan macam-macam emosi. Seru banget. Aku yang ikut mengamati sesi zoom-nya juga ikut excited melihat Kak Aga mengajarkan bagaimana caranya membuat ekspresi wajah sesuai dengan jenis emosinya.
pertemuan 2 comic class Kreasa

Pada sesi ini Kak Ifa menggambar kesedihan hati saat bunga kesayangannya mati. Namun sedihnya cuma sebentar kok, karena besoknya, ia mendapat hadiah bunga dari bunda. Kak Ifa pun janji merawat bunganya dengan lebih hati-hati.

Pertemuan 3 - Karakter Orang

Kak Aga mengajarkan bagaimana caranya membuat beberapa jenis karakter; manusia, hewan, dan tumbuhan. Selain menjelaskan jenis-jenis karakter, Kak Aga juga mencontohkan bagaimana membedakan karakter lewat bentuk tubuhnya, jenis rambut, panjang pendeknya. Seru sekali.
pertemuan 3 comic class kreasa
Setelah mendengarkan penjelasan Kak Aga, Kak Ifa menggambar karakter bunga yang sedang merasa haus karena musim kemarau yang panjang. Menurut teman-teman kongkow, gimana ide cerita kak Ifa, sudah okekah?

Pertemuan 4 - Karakter Hewan

Masih berhubungan dengan pertemuan 3, kali ini Kak Aga lebih fokus mengajarkan tentang membuat karakter hewan dan tumbuhan. Sayangnya di pertemuan ini, Kak Ifa nggak ikut kelasnya karena ketiduran. Maklum ya jam-jam mendekati berbuka, benar-benar kritis untuk anak-anak, hehe. Kalau nggak lemes, ya ngantuk deh.

Pertemuan 5 - Cerita Manusia, Hewan dan Tumbuhan

Pada pertemuan kelima, hampir saja Kak Ifa nggak ikutan lagi karena tidur pas jadwal kelas berlangsung. Untungnya kok terus bangun dan mau bergabung meski terlambat. Sesi ini menggabungkan semua materi yang sudah diajarkan pada pertemuaan 3, 4 dan 5.

Dan seperti inilah hasil gambar kak Ifa:
pertemuan 4 dan 5 comic class Kreasa
Hmm, kira-kira maksudnya gambar ini apa ya, pals?

Pertemuan 6 - Alam Benda

Setelah tiga materi sebelumnya berkutat dengan makhluk hidup, di pertemuan enam, anak-anak diajak menggambar benda. Kak Ifa menggambar mug nih. Lagi ngapain ya mugnya?

Pertemuan 7 - Cara Memasak

Ini adalah materi terakhir dalam rangkaian Comic Class dari Kreasa. Pada materi ini, Kak Aga mengajak para peserta untuk menggambar komik tentang cara memasak. Hayo tebak, Kak Ifa menggambar apa ya kali ini?

Ternyata dia menceritakan proses menggoreng telur. Wkwk, ketahuan kalau di rumah seringnya digorengin telur sama bundanya.
pertemuan 6 dan 7 comic class kreasa

Pertemuan 8 - Persiapan Tugas Akhir

Pada pertemuan kedelapan tidak ada materi khusus. Di sini anak-anak hanya diajak untuk napak tilas 7 materi yang sudah pernah dibagikan. Semacam pemanasan sebelum membuat proyek akhir.

Di akhir pertemuan, Kak Rifa dan Kak Aga menjelaskan bahwa untuk pembuatan tugas akhir, para peserta diharapkan sudah membuat gambarnya terlebih dahulu. Nanti saat sesi zoom terakhir, mereka tinggal mempresentasikan gambarnya.
pertemuan 8 dan 9 comic class kreasa

Pertemuan 9 - Presentasi Tugas Akhir

Ketika diberitahu bahwa harus membuat proyek akhir, Kak Ifa langsung semangat. Katanya daripada kelupaan, mending dibuat dulu. Dia memilih menggambar tentang kegiatan selama ramadhan sampai lebaran tiba.

Seru kan ya tema-tema di tiap sesinya? Ada yang mau mengikutsertakan anak-anaknya juga?

Manfaat Comic Class buat Anak

Sebelum aku kasih tahu bagaimana caranya bergabung dengan Comic Class KREASA, nggak ada salahnya kalau teman-teman kongkow mengenal manfaat dari mengikuti kelas komic. So far berikut ini yang kurasakan selama mengikuti kelas komik online dari Kreasa:
  • Mengenal dan Menyalurkan Emosi: Melalui menggambar Kak ifa jadi bisa mengenal jenis-jenis emosi dengan lebih baik. Lewat menggambar, doi juga bisa menyalurkan emosi dengan cara yang lebih positif. Hal ini bukan hal baru lagi. Mbak Dian Ekaningrum, teman konselorku yang juga praktisi hypnotherapist, pernah memberitahuku tentang manfaat menggambar buat anak-anak yang berkarakter introvert seperti Kak ifa. Jika anak kesusahan menceritakan apa yang dialami dan dirasakan, biarkan anak menggambar. Menggambar membantunya menyalurkan hal-hal yang ingin disampaikan namun tak bisa keluar lewat kata-kata.
manfaat comic class kreasa
  • Berani Berkreasi dan Berimajinasi: Salah satu syarat mengikuti kelas komik yaitu menggambar langsung dengan spidol. Tidak boleh menggunakan pensil terlebih dahulu. Hal ini untuk melatih keberaniaan anak-anak dalam berkreasi dan berimajinasi. Anak-anak juga diajarkan untuk tidak takut melakukan kesalahan, sekaligus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Menggambar dengan pensil bisa dihapus jika salah, sementara menggambar dengan spidol tidak bisa dengan mudah dikoreksi saat melakukan kesalahan. Makanya agar gambar tetap rapi, anak-anak harus lebih berhati-hati. Jika terlanjur salah, anak-anak bisa berkreasi bagaimana caranya agar kesalahan tersebut bisa terlihat menarik
  • Berani Bercerita dan Presentasi: Tidak hanya menggambar, kelas komik dari Kreasa juga melatih anak-anak untuk berani speak up. Hal yang cukup menantang buat Kak Ifa. Selama 8 kali pertemuan yang dia ikuti, suara kak Ifa hampir tak terdengar sama sekali. Untungnya Kak Aga dan Kak Rifa sabar dalam menghadapinya. Bahkan sesekali diajak guyonan oleh Kak Aga. Alhamdulillah di 3 pertemuan terakhir, Kak Ifa mau juga bersuara dan membagikan cerita di balik gambarnya.
  • Meningkatkan Percaya Diri: Memiliki bakat yang didukung oleh kedua orangtuanya tentu bisa meningkatkan konsep diri anak secara positif. Hal tersebut bisa berpengaruh pada kepercayaan dirinya. Alhamdulillah kak Ifa mulai pede menunjukkan gambarnya sejak ikut kelas dari Kreasa.

Cara Mengembangkan Bakat dan Minat

Buat teman-teman kongkow yang mungkin masih bingung bagaimana sih caranya mengembangkan bakat dan minat anak-anaknya, aku akan coba menuliskan beberapa tips yang pernah kudapatkan dari para mentor parentingku ya. Coba deh mulai sekarang lakukan hal-hal berikut ini:
cara mengembangkan bakat anak

Kenalkan dengan Ragam Aktivitas

Jika anak kita belum menunjukkan minat dan bakat pada satu bidang tertentu, jangan khawatir. Kita cukup mengajaknya melakukan banyak aktivitas. Karena saat ini sedang pandemi, teman-teman kongkow bisa mengikutkan anak-anak ke playdate ataupun kelas-kelas online yang banyak diadakan oleh beragam komunitas.

Semakin banyak ragam aktivitas yang diikuti anak-anak, semakin kaya wawasan dan pengetahuan yang dimilikinya. Hingga suatu saat, si anak bisa menentukan satu atau dua kegiatan yang benar-benar gue banget dan ingin didalami lebih serius.

Amati dan Catat

Jika anak belum mau diikutkan aneka kegiatan, mungkin karena tipenya introvert seperti Kakak Ifa. Kita tetap bisa memberikan beragam aktivitas dari rumah. Tentu saja PR-nya orangtua harus sangat terlibat dalam setiap aktivitas bermain dan belajar anaknya.

Jangan lupa untuk mengamati dan mencatat portfolio kegiatan anak-anak. Isi porftolio bisa meliputi jenis, waktu dan tempat kegiatan, ceritakan bagaimana proses dan alurnya, serta bagaimana respon anak terhadap kegiatan itu.

Jika kita mengamati dan mencatat dengan konsisten, perlahan kita bisa lo membantu anak menemukan bakat dan minatnya.

Pilihkan Partner Belajar

Nah, saat anak sudah terlihat bakat dan minatnya pada sebuah bidang, kita bisa mencarikan partner belajar alias fasilitator ahli yang akan mendampingi mereka lebih terarah. Kalau orangtuanya sudah cukup memiliki bekal menjadi fasilitator, ya boleh-boleh saja langsung dipegang oleh orangtua.

Namun jika dirasa butuh partner di luar orangtua, kita bisa berteman dengan KREASA, School of Creativity.

Mengoptimalkan Bakat Anak bersama KREASA, School of Creativity

Buat yang belum begitu mengenal KREASA, yuk kenalan lebih lanjut dengan sekolah kreativitas berbasis online ini. Karena memang tujuannya sebagai teman belajar anak-anak, KREASA menggunakan sistem fun learning dalam setiap proses belajar dan mengajarnya.

Memiliki tagline “Where kids creativity will be born”, KREASA memiliki misi untuk menjadi tempat menumbuhkan fitrah kreatif dan inovatif anak-anak Indonesia sesuai perkembangan zaman. Makanya nggak heran kalau program-program yang digelar oleh KREASA ada banyak jenisnya. Nggak cuma Comic Class, pals. Ada 12 program lain yang tak kalah kece, mau tahu?
kreasa school of creativity
  1. Animation
  2. Design
  3. STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics)
  4. Writing/ Menulis
  5. Montessori
  6. Baking/ Membuat Kue
  7. Tahfidz/ Kelas Hafalan dan Perbaikan Bacaan Al Quran
  8. Arabic/ Bahasa Arab
  9. English/ Bahasa Inggris
  10. French/ Bahasa Perancis
  11. Public Speaking
  12. Waste Management/ Pengelolaan Sampah
Menarik bukan program-program yang dimiliki oleh KREASA?

Selain mendapatkan fasilitas kelas secara online, materi dalam bentuk modul PDF dan video, rekaman video sesi belajar, para peserta juga akan mendapatkan sertifikat. Tak hanya itu KREASA juga memberikan hadiah kenang-kenangan di setiap akhir kelas lo.

Kalau pas kelas komik kemarin, Kak Ifa mendapat kenang-kenangan berupa Graphic Recording. Pengen tau seperti apakah kerennya? Cuzz tengok video di bawah ini ya, pals.
  
Gimana kece kan kenang-kenangan dari KREASA? Pasti bikin teman-teman kongkow semakin nggak sabar untuk berpartner dengan School of Creativity yang satu ini untuk semakin mengoptimalkan bakat anak ya, kan? Cuzz lah kepoin atau hubung langsung pihak KREASA di line berikut:
WhatsApp : 0815 977 4559
Website : https://www.kreasa.id
Instagram : https://www.instagram.com/kreasaid
Facebook : https://www.facebook.com/kreasaid
YouTube : https://bit.ly/kreasa_youtube
Semoga postingan hari ini bemanfaat. Semangat untuk mengembangkan dan mengoptimalkan bakat anak, pals!
terima kasih kreasa dari Ifa
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

66 comments

  1. Banyak orangtua yang tanpa sadar menitipkan mimpinya pada anak. Kalau saya malah merasa salah arah sehingga mencoba mengarahkan anak pada pekerjaan sejuta umat. Tapi kembali ke mereka, sih. Di beberapa kesempatan saya juga mengenalkan padanya pekerjaan digital yang saya tekuni - yang ia langsung bisa dapatkan dananya.

    ReplyDelete
  2. Liat ini tuh rasanyaaa jadi degdegkan, berdebar nunggu isya masuk sekolah jugaa. Mba marita rajinn bangett deh. Parentingnya perlu dicontoh

    ReplyDelete
  3. Walaupun dirumah, anak anak tetap bisa mengisi dan melakukan hal menyenangkan dirumah. Orang tua juga bisa mengarahkan anak untuk bisa mengasah bakatnya dengan baik. Menarik banget sih ini

    ReplyDelete
  4. Keren banget kak. Setiap pertemuan diajarkan hal2 baru dan pastinya disenangi n disukai anak. Mendukung kecerdasan bakat juga ya

    ReplyDelete
  5. keren Kak Ifa, udah berani mencoba dan berusaha melakukannya dengan baik ya.
    sekarang tinggal berlatih lebih giat lagi ya, jangan berhenti menggambarnya ya Kak :)
    waah, ada STEAM itu ya, jadi pengen ikutkan sulungku juga rasanya, dia sukanya Science dan Math gitu :)

    ReplyDelete
  6. Pas banget ya kak kalo bisa gabung bareng STEAM INI, jadi pengen daftarin si kakak biar bisa belajar dengan seru kayak gini

    ReplyDelete
  7. Baru denger sih soal KREASA ini, banyak banget materi yang ditawarkan. Emang makin maju teknologi kudu dimanfaatkan di jalur yang tepat sih. Selalu seneng dateng ke blognya kak Marita, meskipun aku belum berkeluarga, banyak belajar parenting deh

    ReplyDelete
  8. Diperhatikan, diteliti, dan didukung ya apa yang menjadi bakat si anak. Lalu makin optimalkan lagi bakatnya. Karena memang dukungan orang terdekat pasti lebih sesuatu ya

    ReplyDelete
  9. Mungkin pola pikir orang tua zaman dulu masih terlalu kaku ya, takut kalau nilainya anjlog gegara nggak fokus belajar. Padahal bakat yang baik itu kan sebaiknya didukung sepenuh hati, karena si anak akan semakin semangat dan bakatnya semakin terasah. Anak senang, ortu juga senang.

    Asyik sekali ya ikutan kelas Kreasa ini, dapat banyak ilmu baru sekaligus mengasah bakat menjadi lebih baik. Sukses terus buat Kak Ifa...

    Very nice nice nice nice postingan Mba....

    ReplyDelete
  10. wah seru sekali nih kelasnya. Nahla juga suka menggambar, bisa nih dicari produk kreasa nih besok.

    emang ya mbak, membedakan ambisi dan pengembangan diri anak itu kadang beda tipis. Semoga kita dijauhkan dari sikap helicopter parents ya

    ReplyDelete
  11. keren banget kreasa, membantu meningkatkan daya otak si anak menjadi lebih kreatif dan cerdas apalagi bisa mengambar dengan apa yang di pikirkannya

    ReplyDelete
  12. Boleh juga nih keponakan didaftarin kelas di KREASA. Dia juga coret-coret kan dan aku gak ada kemampuan buat ngajarin. Lumay kalau dia belajar bikin komik

    ReplyDelete
  13. Wah pas banget nih
    anak sulungku lagi pengen belajar komik
    coba aku ajak dia belajar di Kreasa ah

    ReplyDelete
  14. Kak Ifa mantaabb banget

    Anakku juga sempat deMen gambar, terutama manga d bukunya.

    Apa setelah ini aku daftarin juga yha

    Supaya makin mantuullll

    ReplyDelete
  15. Ikut senang kalau lihat anak sedari kecil sudah mnunjukkan minat dan bakatnya kemana. Tinggal kita sebagai org tua memberi semngat dan membantu mengarahkan agar bakatnya semakin terasah.

    ReplyDelete
  16. Aduhh.. ini kok sama bangetya, gambar andalanku juga gunung kembar, di mana ada matahari di antaranya. WKwkw
    Tapi sekarang sudah banyak fasilitator untuk menggambar ya. Better serahkan pada ahlinya (yang pandai menggambar untuk kursus) dan kita mendampingi anak-anak hahaha.

    ReplyDelete
  17. Seru juga ya ikutan comic class buat anak.
    Boleh juga nih direkomendasiin utk keponakanku

    ReplyDelete
  18. Wah program di KREASA ada banyak juga ya tinggal pilih aja nih buat anak tertariknya yang mana. Apalagi programnya bisa dilakukan secara online, nggak perlu khawatir dan ribet harus keluar rumah.

    ReplyDelete
  19. keren niih mbaa.. makasi buat infonya yaa.. nanti coba aku lihat2 dulu, siapa tahu anakku cocok. soalnya dia mulai punya ketertarikan pada aktivitas2 tertentu

    ReplyDelete
  20. Ada kelas online buat comik untuk anak ternyata mba. Diajarinnya dari nol banget ya. Cocok memang buat anak-anak yang suka gambar.

    ReplyDelete
  21. Wahhh asik asik nih kelasnya.

    Sepakat dengan jangan menitipkan mimpi pada anak anak. Memang sebaiknya anak anak mengejar impian dari bakat mereka sendiri biar nggak merasa terbebani.

    ReplyDelete
  22. semakin banyak pilihan untuk mengoptimalkan bakat anak ya, mantab banget sih ini

    ReplyDelete
  23. Wah KREASA ya?
    Bisa banget nih dicoba apalagi jika punya anak-anak aktif
    Sangat perlu aktivitas seperti ini untuk eksplorasi kemampuannya

    ReplyDelete
  24. barokallah ya Kak Ifa terlihat bepi banget bun, banyak kelasnya di kreasa ya. Luar biasa aku baru tahu loh. Bisa nih keponakanku ikutan juga, aku spik ke emaknya ah. Makasih bun infromasi lengkapnya

    ReplyDelete
  25. wah si Kakak kesukaannya sama nih sama anakku yang perempuan. Bedanya,anakku asal bisa mancing ngomongnya dia bakalan cerita semua...

    ReplyDelete
  26. Wah seru banget nih kayanya comic class dari kreasa iniii.. cocok bangwt buat anak anak ngisi waktu liburan kenaikan besok niiih

    ReplyDelete
  27. Terima kasih untuk informasi tentang kreasa ini. Pas banget aku lagi nyarikan kursus atau kelas online untuk tiga ponakanku yang emang senang menggambar, terutama gambar digital dan udah terlihat bakatnya. Nanti aku mau kasih info ke mereka tentang kreasa ini

    ReplyDelete
  28. Seneng banget baca artikel ini, jadi nambah pengetahuan buat aku kalau ternyata ada tempat kursus keterampilan masa kini untuk anak-anak secara online di KREASA. Seru pula kursusnya. Saya langsung auto fokus ke tahfidz sama public speaking, keren nih buat keponakan. Auto ngasih tahu emanknya.

    ReplyDelete
  29. wuah asik sekali ya
    belajar bikin komiknya online
    kalau si kecil punya bakat, apalagi diikutkan kelas, wuah makin semangat dan terasah bakatnya

    ReplyDelete
  30. Saya jadi ikut belajar juga nih. Bikin komik selama ini putra saya Fahmi suka bikin di Canva. Tapi gak serius, maksudnya hp nya kan dipakai saya hehehe

    ReplyDelete
  31. Menarik sekali ya. Aku juga ingin menggali bakat anakku. Dulu suka juga gambar komik tapi nggak sampai ikut kursus

    ReplyDelete
  32. Proses pembelajarannya runut dan mudah dipahami ya. Senang nih anak jaman now bisa berkarya sesuai passion masing-masing...

    ReplyDelete
  33. Acaranya bagus banget ya Mbak. Anak2 pasti happy karena mereka punya kegiatan yang dapat menyalurkan kreativitas mereka. Para orangtua juga jadi punya ide utk melakukan kegiatan yg serupa.

    ReplyDelete
  34. wah keren banget eventnya, anak-anak jadi bebas berkreasi ya :D

    ReplyDelete
  35. Dikira Kreasa cuma kelas buat komik doang, ternyata lumayan lengkap pilihannya ya. Bisa jadi referensi setiap orang tua dalam mengembangkan potensi dan bakat anak

    ReplyDelete
  36. Seru banget kak ifa... salah satu hal yang saya syukuri meski berada di tengah pandemi, sekarang tuh banyak bermunculan peovider kursus seperti ini. Jadi bisa belajar banyak hal meski di rumah saja.

    ReplyDelete
  37. Waaah senangnya kak ifa bisa belajar bikin komik. Aku mah dulu kalau pelajaran seni suka kabur karena emang gak ada bakat seni :D

    ReplyDelete
  38. Baru tahu ada Kreasa untuk menyalurkan bakat anak. Pilihan program belajarnya juga banyak. Jadi anak bisa bebas memilih apa yang disuka.

    ReplyDelete
  39. perkembangan bakat anak memang harus diasah sedini mungkin ya mbak
    senang ada KREASA yang bisa membantu orangtua mengoptimalkan bakat anak

    ReplyDelete
  40. Keren loh Kak Ifa sudah pede ya akhirnya bisa menceritakan karyanya saat kelas berlangsung. Senang sekali ketika bisa menemukan bakat anak dan bagaimana cara untuk makin memupuk bakat dan minat tersebut.

    ReplyDelete
  41. Alhamdulillah semakin kesini, semakin banyak kegiatan daring yang tercipta. Mungkin ini hikmah dari Corona juga kali ya hehe

    ReplyDelete
  42. Baru tau banget kalau ada kelas online mengenai menggambar ini..
    Harga per 9 pertemuan, berapakah, kak?
    Anakku sebelum pandemi memiliki guru gambar dan memang terasa sekali perbedaannya ketika bakat anak didukung dengan yang orangtuanya pengen.
    ((kejadian di aku juga, kak))

    ReplyDelete
  43. Keren nih kelas online menggambar, jadi pengen daftarkan ponakan untuk les menggambar ..siapa tahu hob menggambar ponakan dapat terarah dan terasah ya..

    ReplyDelete
  44. Semangat terus buat kaka ya makin kesini membina ilmu makin beragam dan dimudahkan sehingga anak yang masih belajarpun banyak Metodenya. Bener nih ilmu harus dicicil dari sekarang untuk dipelajarinya sehingga saat dia besar kebutuhan ilmunya tinggal di aplikasikan dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  45. Keren banget.. memang kita nggak boleh menitipkan mimpi ke anak.
    Saya mau tawarkan ke anak salah satu kelas dari KREASA

    ReplyDelete
  46. Bentuk pembelajarannya bagus. Anak aktif terlibat di berbagai materinya. Lalu, bisa meningkatkan kreativitas anak sehingga bisa membuat anak aktif dalam mengaktualisasikan ide-idenya.

    ReplyDelete
  47. Kisahnya menginspirasi kak cobanya dulu bapaknya mendukung bakatnya yah pasti sekarang sudah tambah sukses yah walaupun skrang jg sudah sukses sih hhe

    ReplyDelete
  48. Kok serupa dengan cerita suami sih...Sejak kecil dia tertarik pada alat musik, dengan mudah baca not balok, bisa bikin irama meski sederhana. Tapi dilarang sama orangtua untuk mendalaminya karena seni enggak bakal bisa menghasilkan uang. Padahal dia secara akademis unggul juga..Akhirnya anak sulungku di les-in musik, piano ga tertarik, ganti gitar , sama saja...Eh ternyata hobinya nggambar, enggak sama dengan passion dan mimpi Bapaknya kwkw Aku mau cek Kreasa kalau gitu ya

    ReplyDelete
  49. Orang tua zaman sekarang harusnya lebih terbuka sama hobi dan bakat anak ya mba. Gak kayak kita dulu, kebanyakan orang tua jadul itu terkesan 'memaksakan' masa depan anak. Anak seperti sudah diatur arah masa depannya. Harus jadi dokter, harus jadi guru, harus jadi polisi, dll.

    Ikutan kelas komik itu asik loh. Zaman sekarang itu industri kreatif justru lagi on top. Entah itu komik, animasi, musik online, dll. Harus dukung anak kita berkreasi. Apalagi sudah ada medianya, seperti KREASA.

    ReplyDelete
  50. Wah bs ikutan comic class juga yaa di Kreasa. Kebetulan anakku hobi ngomik, hmm bisa diasah di Kreasa nih ntar yaa... Tfs infonya Mbak

    ReplyDelete
  51. btw mba aku jadi salfok sama nama lengkapnya kak Ifa. MasyaAllaah. Kak Ifa gambarnya bagus kok, hihi, suka seneng liatin gambar anak2 yang bener2 digambarnya dari imajinasi mereka yang suka abstrak

    ReplyDelete
  52. Wah, Kak Ifa ternyata pandai dalam merangkai cerita ya.. Siapa tahu bakatnya nanti jadi penulis cerita

    ReplyDelete
  53. Boleh dibagi info les nya dong mbak, anakku yg nomer 3 suka nih bikin2 komik sama masak

    ReplyDelete
  54. Gambar Kak Ifa keren, langsung pake spidol, lo. Bisa jadi komikus cilik ini.

    ReplyDelete
  55. Kursus ini sangat menarik sih ya untuk anak-anak yang gemar eksplorasi. Sebaiknya memang anak perlu untuk dioptimalkan bakatnya agar kelak ketika dewasa sudah tidak bingung lagi untuk tahu kemana bakatnya

    ReplyDelete
  56. Semoga kak ifa semangat belajar jadi komikus dan memberikan manfaat untuk diri maupun orang lain. Senang banget kalau orang tua memiliki pikiran bahwa anak bukan peletak mimpi orang tuanya dulu.

    ReplyDelete
  57. Lengkap infonya. Bisa jadi referensi kalau mau nyari tempat anak-anak mengembangkan bakatnya.

    ReplyDelete
  58. Ya Allah, tahun ajaran depan dapat tugas baru ngajar seni budaya. Pas buka materinya, kebanyakan gambar. Apakah aku bisa ikut Kreasa? Atau mbak Ifa bisa mengajariku menggambar?

    ReplyDelete
  59. Aku suka quote tentang :jangan menitipkan mimpi pada anakmu".
    Terkadang orang tua suka nggak sadar sih ini, menuntut dari si anak untuk jadi seseorang yang diinginkan. Aku pernah ngalamin hal ini waktu ngambil jurusan kuliah. Rasanya gimana gitu..

    Rekomen nih Kreasa. Lumayan membantu anak juga yaa

    ReplyDelete
  60. waaah keren-kereen nih, sekarang jadi makin mudah ya mendukung bakat anak :) jadi anak bisa bebas pilih apa yang dia sukai, gak melulu tentang pelajaran di sekolah aja nih hehe

    ReplyDelete
  61. Keren banget lho ini, pengen juga nanti buat anakku, secara dia juga suka kelas secara visual gini, terima kasih ya mba inspiratif banget ini :)

    ReplyDelete
  62. Anak-anak yang memiliki daya imajinasi dan kreativitas memang harus senantiasa didukung. Nah melalui KREASA ini nih potensi anak bisa didukung ya, terus nggak cuma satu bidang aja. Secara juga anak kan suka tuh yang eksperimental, pasti proses2nya akan menyenangkan juga ya

    ReplyDelete
  63. Keren sekali kegiatannya. Banyak pula pilihan bakat dan minatnya di KREASA ini. Aku kira nggak ada harapan buat anakku yg minatnya ke english dan math. Hehe ternyata ada juga.

    ReplyDelete
  64. Duh aku mau donk kak nyobain KREASA buat anak sulungku kak. Dia bakatnya ada di seni mewarnai/menggambar. Kelasnya juga asyik ya kak. Tutor nya ngajarinnya seru.

    ReplyDelete
  65. Serunya ikutan kelas KREASA. Selain untuk menggali bakat yang terpendam, anak juga belajar bagaimana menyalurkan perasaannya dan jadi lebih pandai menggambar juga.

    ReplyDelete
  66. Wah baguuuss, baru tau ada kelas ini. Boleh juga buat menggali bakat anak-anak yaaa...

    Btw gambarnya keren, guratannya pede :)

    ReplyDelete

Post a Comment