header marita’s palace

5 Tahapan Menulis Copywriting yang Menjual, Dijamin Laris!

Konten [Tampil]
5 tahapan menulis copywriting yang menjual
Setelah beberapa waktu lalu kita ngobrolin apa itu copywriting, kini aku mau berbagi nih sama teman-teman kongkow tahapan menulis copywriting yang ciamik dan bisa mempromosikan produk dengan asyik. Penasaran apa saja tahapannya? Ayook lah kemon!

5 Tahapan Menulis Copywriting

Sebelumnya aku juga pernah membagikan tips menulis copywriting, teman-teman kongkow bisa tuh intip dulu sambil nantinya mempraktekkan 5 tahapan di bawah ini. Sudah siap yaks?
langkah menulis copywriting

1. Research

Untuk membuat teks promosi yang menarik, kita harus melakukan riset. Meliputi apa saja sih risetnya?
  • Product knowledge - Kenali produk yang ingin kita promosikan. Apa saja fiturnya dan apa benefit yang bisa kita unggulkan pada target konsumen. Semakin kita mengenal produk, kita bisa membuat teks promosi yang lebih detail.
  • Target audience - Satu mantra yang harus kita ingat terkait hal ini adalah “put yourself in their shoes”. Kita membuat teks promosi untuk menargetkan audiens tertentu, maka kenali dulu siapa mereka, kesukaannya, usianya dan hal-hal penting yang bisa membantu kita membuat spesifik copywriting. Beda target, tentu saja beda pendekatan yang kita pakai.
  • Competitors - Selain mengenali produk dan target audiens, kita juga perlu tahu siapa saja pesaing kita dan apa saja yang telah mereka lakukan dalam melakukan promosi. Kenali apa saja yang mereka jual dan bagaimana cara pemasaran yang dilakukannya. Lalu cari tahu apa kelebihan produk yang akan kita promosikan dibandingkan produk yang dimiliki pesaing kita.
  • Media - Yang tak kalah penting, teks promosi yang kita buat nantinya akan ditaruh di media apa nih? Tentu saja beda media, beda karakteristik. Masih ingat kan bahasan tentang ini, pals?
Jika tahapan pertama sudah beres, saatnya lanjut ke tahap kedua. Apakah itu?

2. Brainstorming

Kumpulkan hasil riset, lalu mulai tulis dan jabarkan ide-ide besar yang kita bisa dapatkan dari hasil riset tersebut; iklan seperti apa yang mau kita buat dan tujuan besarnya apa.

Kita juga perlu tahu kekhawatiran apa saja yang dihadapi oleh konsumen. Dari masalah-masalah yang sering ditemui mereka, temukan solusi lewat produk yang akan kita promosikan. Mengikuti tren punya kelebihan untuk membuat teks promosi lebih diminati. Misal lagi tren sinetron Ikatan Cinta, cuzz lah kita bikin teks promosi yang ada unsur-unsurnya sinetron tersebut.

Terkadang kita nggak perlu hal-hal rumit. Ngobrol dengan orang lain juga bisa membantu kita mendapatkan ide lo. Agar apa yang ada di pikiran nggak ngelantur ke mana-mana, buat mindmapping sehingga lebih jelas poin-poin yang akan dibahas.

3. Membuat Headline yang Menarik

Headline adalah kunci apakah orang akan lanjut membaca teks promosi atau tidak. 
Ternyata nih, kata mbak Nabila Aidid, 90% budget iklan dihabiskan untuk headline. Wuih sebegitu pentingnya yaks.
 
Pastinya penasaran kan gimana caranya bikin headline yang bikin orang buat terus membaca. Cara ini juga bisa kita terapkan saat memilih judul artikel, pals. Ternyata ada rumusnya, namanya The 4U Formula!
the 4u formula untuk membuat headline
  • Useful - Headline yang membantu konsumen, contoh mengandung kata tips, bagaimana, cara jitu, mau tahu caranya, dan sejenisnya.
  • Unique - Headline yang mengandung informasi yang clickbait. bombastis, menarik perhatian,tapi tetap harus jujur, bukan gimmick dan tidak mengandung kontroversi.
  • Ultra spesific - Headline harus detail, tapi sekaligus spesifik. Headline yang menggunakan angka juga jauh lebih disukai.
  • Urgent - Mendesak calon customer untuk membaca iklan secara keseluruhan. Biasanya menggunakan diksi seperti; Awas, Jangan, Penting, Yakin, dll.
Btw, nggak semua formula harus dipakai dalam satu headline ya. Gunakan seperlunya saja.

4. Kekuatan Kata-kata

Tahapan selanjutnya yaitu memilih the power words alias kata yang punya kekuatan untuk menggedor-gedor iman konsumen untuk borong produk yang kita promosikan. The power words biasanya menggunakan pendekatan berikut ini:
the power words of copywriting
  • Sisi personal - Pernah memperhatikan email-email marketing yang masuk ke surat elektronik kalian, pals? Rata-rata mereka akan menggunakan kata ‘Anda’, ‘Kamu’, atau menyebut nama kita agar terlihat lebih dekat dan memberikan kesan betapa istimewanya kita di mata mereka. Begitu juga saat kita mau bikin teks promosi, gunakan panggilan khusus yang bisa membuat target konsumen merasa dekat dengan produk/ jasa yang kita promosikan.
  • Kemudahan - Teks promosi yang mengandung kata-kata “cepat, praktis, mudah, anti ribet”.
  • Urgensi waktu - Konsumen tuh suka tertantang kalau diinfo lagi ada diskon dan waktunya terbatas. Biasanya tanpa pikir panjang langsung buru-buru checkout, wkwk. Gunakan kata-kata seperti, “Segera, Daftar sekarang juga,Terbatas..” untuk menekan para customer yang takut ketinggalan momen diskon.
  • Influence - Yuk, mari adalah contoh the power words yang banyak dipakai dalam teks promosi. Biasanya bertujuan untuk mempengaruhi customer melakukan tindak lanjutan, entah mengeklik website atau langsung checkout ke pembelian.
  • Menguntungkan - Kata-kata seperti ‘Dijamin, Garansi’ biasanya ampuh meyakinkan calon customer, terkait hal-hal menguntungkan yang bisa didapatkan dari sebuah produk/ jasa.

5. Membuat Call to Action yang Powerful

Call to Action atau yang lebih tenar disebut CTA adalah kata pamungkas/ punch line yang memiliki fungsi untuk menyihir konsumen. Untuk membuat CTA yang penuh sihir membutuhkan kolaborsi antara formula copywriting dan psychological triggers. Masih ingat nggak hayo kedua hal ini?
rahasia call to action
Dalam membuat CTA yang pas, harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
  • Tujuan iklan
  • Benefit untuk konsumen tertarget
  • Style yang dipakai (kata kerja singkat, jelas dan mengena)
  • Persuasif (ajakan yang resiko penolakannya kecil)
  • Kata-kata yang bersifat mendesak (terbatas, hanya hari ini lo, dsb)
Yeaay, tahapan menulis copywriting udah selesai nih. Tinggal praktek aja biar makin lancar. Bagaimanapun butuh menambah jam terbang untuk menghasilkan teks promosi yang menarik dan ciamik.
quote best marketing

Bonus dari Kak Nabila: Tips Atasi Writer’s Block

Sebelum aku akhiri artikel ini, aku jadi ingat akan sesuatu. Biasanya nih saat kita belajar menulis, di tengah prosesnya, kita suka tiba-tiba mandheg karena hal-hal tertentu. Entah karena ternyata prakteknya nggak semudah baca teorinya, ataupun karena hasil yang didapat nggak seperti yang kitia bayangkan.

Biasanya kalau kita lagi ada di kondisi ini, mendadak lihat bolpoin, HP dan laptop jadi malas. Mau nulis satu kalimat aja terasa berat banget. Terus gimana dong?

It’s okay, pals. Writer’s block itu hal yang wajar dialami oleh para penulis. Baik itu penulis pemula ataupun yang sudah berpengalaman sekalipun. Yang perlu kita tahu adalah bagaimana cara mengatasi hal tersebut biar nggak berlarut-larut.

Nah, pada sesi materi copywriting, Kak Nabila Aidid juga sempat membagikan tips mengatasi writer’s block nih. Mau tahu?
Kata doi, saat kita dalam kondisi bingung mau nulis apa. Pertama, jangan paksa otak untuk tetap bekerja. Kedua, ambil jeda. Matikan laptop. Jalan-jalan dulu, lihat tanaman-tanaman hijau biar mata dan otak jadi segar. Ketiga, saat udah enakan, baca ulang tulisanmu, siapa tahu nemu ide baru. Kalau masih nggak mempan, cara pamungkas yang dibagikan kak Nabila yaitu melakukan free write. Tulis apa aja yang berkelebat di kepala sampai kita merasa siap untuk kembali bekerja.
Semoga tips di atas membantu ya, pals. Jangan pantang menyerah dan terus praktekkan 5 tahapan menulis copywriting by Nabila Aidid di atas. Kalau teman-teman kongkow punya cara lain untuk membuat teks promosi, boleh lo bagikan di kolom komentar. Sampai jumpa di celoteh-celotehku berikutnya!
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

6 comments

  1. Selama ini aku gak punya gambaran copy writing itu pekerjaan seperti apa, bodohnya lagi aku gak pernah tertarik untuk browsing. Thanks coach... Tulisannya insyaAllah bermanfaat sekali 😍

    ReplyDelete
  2. Hemm aku yang gak pernah bayangin pekerjaan copywriting itu bagaimana, setelah baca ini sih tertarik. Bermanfaat sekali, terima kasih.

    ReplyDelete
  3. Awalnya aku gak pernah tertarik tentang copywriting, nemu tulisan ini langsung searching apa itu copywriting eh ternyata menarik juga untuk dicoba.

    ReplyDelete
  4. Wah terselip materi mengatasi writer's block pas banget tuh, mau coba tipsnya dan nulis lagi siapa tahu tertarik nyoba jadi copywriting, hehe.

    ReplyDelete
  5. Copywriting ini paling sedikit peminatnya, tapi pengaruhnya besar perlu dipraktikkan nih 5 tahapannya, thanks.

    ReplyDelete
  6. Copywriting bahkan memiliki peranan yang pengin di dalam bidang content writing. Perlu banget nih dicoba, terima kasih.

    ReplyDelete

Post a Comment