header marita’s palace

Apa Perbedaan Brand Awareness dan Brand Recognition? Cari Tahu Yuk!

Konten [Tampil]
perbedaan brand awareness dan brand recognition
Bagi kamu yang pernah coba untuk belajar digital marketing, tentunya sudah pernah dengar juga dong istilah brand awareness dan brand recognition. Kedua istilah tersebut seringkali digunakan bergantian, namun sebetulnya merupakan dua konsep yang berbeda lho!

Nah, memahami arti dari kedua konsep tersebut serta bagaimana cara mengoptimasinya dapat membantu kamu untuk membangun brand atau bisnis kamu nih. Maka dari itu, yuk simak informasi mengenai brand awareness dan brand recognition berserta pembeda dari keduanya lewat pembahasan di bawah ini!

Apa itu Brand Awareness?

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk membangun sebuah brand tentunya adalah memperkenalkan brand baru mu kepada khalayak sehingga semakin banyak orang yang familiar dengan brand dan produk yang kamu jual.

Pada tahap ini, kamu belum perlu membuat orang-orang memiliki minat untuk membeli produk kamu. Kamu hanya perlu fokus untuk memastikan bahwa semakin banyak orang yang mengetahui keberadaan brand-mu dan produk yang dijualnya. Nah, tahap ini lah yang dinamakan dengan tahap brand awareness.

Meskipun memperkenalkan brand kepada khalayak yang lebih luas terkesan remeh-temeh, namun brand awareness merupakan fondasi dari segala strategi pemasaran yang akan kamu terapkan kedepannya.

Tanpa adanya awareness terhadap brand-mu, tentu khalayak tidak mungkin memiliki minat untuk membeli atau bahkan mengenal lebih jauh mengenai produk yang kamu tawarkan.

Apa itu Brand Recognition?

Brand recognition bisa dibilang sebagai tahap lanjutan dari brand awareness. Pada tahap ini, orang-orang telah mengetahui keberadaan brand mu. Meskipun pada tahap ini audience-mu masih belum siap atau memiliki pertimbangan matang untuk membeli produk kamu, namun mereka sudah dapat mengenali ciri khas brand maupun produk yang brand kamu tawarkan.

Contoh konkretnya bisa diambil dari brand Coca-Cola. Setiap kali kamu melihat kaleng minuman berwarna merah, kemungkinan besar Coca-Cola adalah brand yang pertama kali terlintas di pikiran kamu. Nah, pengenalan brand dan produk dari audience ini lah yang biasa disebut dengan brand recognition.

Brand recognition merupakan hal yang penting dalam membangun sebuah brand karena dapat menunjukkan seberapa lekat brand-mu dengan orang-orang, dan mengetahui apakah brand-mu meninggalkan kesan kepada mereka. Dalam kata lain, semakin baik brand recognition dari brand-mu, maka orang-orang akan semakin mudah mengenali produk kamu.
brand awareness vs brand recognition

Cara Mengubah Brand Awareness menjadi Brand Recognition

Brand awareness dan brand recognition perlu berjalan beriringan. Setelah kamu mulai mendapatkan awareness yang baik dari khalayak, maka yang perlu kamu lakukan adalah membuat mereka lebih mudah mengenal brand kamu.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengubah brand awareness menjadi brand recognition.

1. Sasar audience yang tepat

Memang ada beberapa brand yang sepertinya hampir tidak mungkin jika seseorang tidak mengenalinya. Ambil saja contohnya seperti Coca-Cola, McDonald, dan Aqua.

Namun, mengikuti strategi mereka untuk menggapai audience seluas-luasnya bukanlah hal yang bijak diterapkan oleh brand baru.

Membuat audience untuk mengenali brand kamu akan lebih efektif dilakukan jika kamu hanya menyasar audience yang tepat atau sesuai dengan produk yang kamu tawarkan.

2. Beritahu apa yang membuat brand kamu berbeda

Cobalah untuk menunjukkan apa yang membuat brand atau produkmu berbeda dengan produk yang lainnya.

Dengan membedakan brand atau produkmu dari produk kompetitor lainnya, orang-orang tentu akan lebih mudah dalam mengingat dan mengenali brand kamu di pasaran.

3. Tetap konsisten

Konsistensi merupakan salah satu kunci penting dalam membangun sebuah brand. Jika kamu terus menerus mengganti logo, warna kemasan, atau komponen penciri lainnya, maka orang-orang akan lebih sulit untuk mengenali brand kamu.

Tidak hanya dari aspek visual saja, kamu juga harus memastikan bahwa pesan atau nilai yang ditonjolkan dari brand kamu tetap konsisten. Salah satunya yaitu dengan menggunakan copywriting yang tepat agar audience akan lebih mudah percaya kepada brand kamu.

Merencanakan dan menerapkan digital marketing memang bukan hal mudah. Dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman tertentu untuk dapat merancang strategi yang sesuai dengan bisnis kamu.

Untungnya, kamu bisa meminimalisir risiko kesalahan penerapan strategi Instagram marketing dengan menggunakan bantuan jasa agency di daerahmu.

Saat ini telah tersedia banyak agensi digital marketing profesional yang siap membantu kamu dalam merancang strategi Instagram marketing yang efektif untuk bisnismu, misalnya digital agency Jakarta.

Semoga informasi mengenai mengenai perbedaan brand awareness dan brand recognition ini bermanfaat!***
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment