MaritaPalace

And Liebster Award Goes To…

Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Sejak dua mingguan yang lalu di WAG Blogger Squad-nya ODOP lagi ramai tentang Liebster Award. Entah siapa yang mengawali award yang diberikan oleh blogger kepada blogger lainnya, biasanya sih diberikan kepada newbie blogger suntuk memacu semangat menulisnya agar berbagi tulisan lebih banyak lagi. Itu menurut hasil googling ke sana ke mari.

Aku mencoba mencari tahu siapakah yang pertama kali mencetuskan ide Liebster Award ini. Sayangnya sampai artikel ini tayang, aku belum juga menemukan info tersebut. Tapi kalau dari hasil googling sih memang asalnya dari luar negeri. Kalau boleh menebak sih asal kata dari Liebster bisa jadi dari kata LIEBE, yang kalau di Bahasa Jerman berarti cinta or sayang.

So, Liebster Award mungkin awalnya dibuat sebagai tanda cinta or tanda sayang dari seorang blogger ke blogger lainnya. Actually, kalau ngomongin SEO, this award could be a very nice way to build link. Dan mungkin kalau boleh nebak, awalnya pencetus award ini adalah blogger yang baik hati dan sudah punya jam terbang tinggi, yang memang pengen bantuin teman-temannya para newbie bloggers dengan cara memberikan backlink di blog doi. Well, itu hanya tebakanku saja sih..

Anyway, aku mau berterimakasih untuk mbak Maria Tanjung dan mbak Anisa Sustianing yang sudah merekomendasikanku sebagai salah satu penerima Liebster Award mereka. I am very thankful for that. Dan karena sudah diberi penghargaan kece ini, tugasku selanjutnya adalah mengikuti aturan main dari award ini. Let’s play the game…

7 Fakta dari Diriku

Sebuah hal yang sederhana, tapi ternyata susah juga dijabarkan. Menurutku sih 7 hal yang bisa menggambarkan seorang Marita Ningtyas adalah:

1. Keras Kepala
Ngeyelan kalau kata orang Jawa. Kalau udah punya pikiran A ya A. Bahkan meski akhirnya salah ya udah senyumin aja. Gengsi banget buat minta maaf.

2. Moody but Focus
Terlalu suka bergantung pada mood, meski seketika sudah mampu menaklukkan mood tersebut, dan asyik mengerjakan sesuatu hal, paling nggak mau diganggu gugat. Bahkan sama anak atau suami sekalipun, wkwk.

3. Introvert
Kalau yang udah pernah ketemu aku pasti nggak bakal percaya hal ini. Tapi sejatinya memang I am introvert, tapi bukan yang terus nggak bisa bersosialisasi juga. Lebih ke thinking introvert. Jadi nggak suka kalau ada yang mengontrol atau nyoba memasukkan prinsip-prinsip lain ke pikiranku. Lebih suka mikir sendiri dan cari jalan keluar sendiri. Dulu sih iya… nggak suka kenalan sama orang baru, sampai sekarang masih sih… nggak begitu suka memulai percakapan, tapi udah lumayan bisa basa-basi lah.

4. Learner
Aku suka banget belajar terkait hal-hal yang menarik buatku. Misal blogging, aku belajar dari yang ngutak-atik template sampai cari tahu soal SEO. Tapi kalau nggak menarik, kaya belajar masak… ya emoh.

5. Intuitive
Konon katanya intuisi adalah salah satu kekuatan perempuan. Dan seringkali banyak intuisiku yang tepat. Misal ketemu orang baru udah ada feeling nggak bagus, tapi kok diterusin, nah lo.. ntar ada aja akibatnya.

6. Motivator
Alias kompor meleduk. Kata teman-teman di beberapa komunitas sih begitu. Jadi katanya aku bisa meramaikan suasana. Aku suka sih bikin orang lain semangat, tapi lucunya aku seringkali gagal menyemangati dir sendiri, wkwk.

7. Pengkhayal
Kalau bahasa talent mapping sih visionary.. punya pandangan jauh ke depan. Tapi gampangnya sih.. I’m a dreamer yang pernah berhenti bermimpi.

Menjawab 7 Pertanyaan

Lanjut ke bagian berikutnya yaitu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh blogger pemberi Liebster Award. Karena ada dua teman yang sudah memberikanku hadiah kece ini, maka aku akan coba jawab 7 pertanyaan dari mbak Maria dan 7 pertanyaan dari mbak Anisa.

Jawaban untuk Mbak Maria



1. Kenapa kamu ingin menjadi penulis atau blogger?
Mencoba mengikuti arah takdir yang Allah berikan. I just love words, and I love sharing. So, here I am to spread love through words.

2. Lebih sering mana, positive thinking atau negative thinking?
Honestly, hampir sebagian besar hidupku pernah kuhabiskan untuk bernegative thinking. Bahkan pernah di satu titik aku tak lagi berani punya keinginan, apalah lagi cita-cita dan impian. Hanya mengikuti alur hidup yang sudah disediakan. Dan sampai saat ini masih belajar untuk terus membenahi mindset tersebut biar lebih positive. Anyway, masa pandemi covid 19 ini sempat bikin aku cemas berlebihan juga. Alhamdulillah ‘puasa’ selama beberapa hari cukup menetralkan pikiran-pikiran negatif tersebut.

3. Bosen gak sih kamu dengan adanya himbauan pemerintah untuk #dirumahaja ?
Nggak. Soalnya memang biasanya juga #dirumahaja. Ya, paling kangen keluar pas weekend, kulineran dan kangen event blogger sih.

4. Lima tahun lagi, ingin menjadi apakah dirimu?
Tetap ingin menjadi seorang Marita Ningtyas yang masih ngeblog di Marita’s Palace. Tapi mungkin 5 tahun lagi follower YouTube-ku sudah mencapai 100ribu biar bisa dikasih adsense, wkwk. Dan.. sudah punya 3 buku solo, lalu roadshow ke kota-kota untuk promo buku-buku tersebut. Mungkin juga akan membesarkan Rumah Kita bersama mas bojo dengan beberapa proyek yang pernah kami agendakan.

5. Komunitas menulis apa saja yang sudah kamu ikuti selain ODOP?
Ada banyak sih, sampai lupa apa saja. Zaman awal-awal terjun di dunia content writing pada 2012, aku masuk ke beberapa grup kepenulisan yang ada di Facebook. Tapi seingatku sih, ada IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis), dan KBM. Kalau baru-baru ini sih join ke Pejuang Literasi. Tapi lebih aktif nengoknya ke komunitas blogger sih; Gandjel Rel, KEB, Blogger Perempuan, Blogger Cihuy , Blogger Crony, dsb.

6. Apa tema buku favorit kamu?
Yang penting bukan horor, hehe. Kalau saat ini sih lebih banyak ke buku parenting, psikologi, pengembangan diri, dan agama. Tapi kalau lagi nyari yang ringan-ringan yaa lari ke novel romance.

7. Pilih mana, nulis di blog atau nulis buku solo?
Blog! Because I’m a blogger.. hehe. Masih tetep pengen nerbitin buku solo, tapi santuy aja sih, wkwk. Buatku ngeblog itu lebih spontan dan mengalir, sementara menyusun buku itu effortnya berkali-kali lipat. Sembari ngeblog masih bisa nerima job-job nulis lainnya, tapi begitu nyusun buku disambi yang lain… nggak kelar-kelar. Menurutku sih.. hehe.

Jawaban untuk Mbak Anisa



1. Jika boleh memilih, apa yang kamu pilih, apakah menjadi Stay at Home Mom atau Working Mom?
Work at home mom, hehe. Pada dasarnya aku lebih suka kerja dan menghasilkan uang daripada harus disibukkan dengan urusan domestik. Tapii, kalaupun harus bekerja secara total di ranah publik, kok ya udah kadung males. Sudah 9 tahun berlalu nggak merambah ke dunia kantoran, jadi kayanya kok udah nggak minat juga. Tapi kalau ada yang nawarin kerjaan nulis di luar rumah, dengan gaji yang sesuai dengan syarat yang kuberikan, jam kerja yang fleksible, boleh bawa anak, dan nggak ada aturan berpakaian yang njlimet. Why not…

2. Apa me-timemu sebagai ibu rumah tangga?
Nonton Youtube, entah itu dengerin kajian, podcastnya beberapa youtuber favorit atau sekedar nonton postingan receh dari Kiano-nya Baim Wong, wkwk. Nonton film Hollywood, Indonesia dan drama Korea. Nyanyi di Smule

3. Pekerjaan rumah tangga apa yang paling membosankan?
I think all of domestic stuff is so boring, wkwk. Tapi yang paling membosankan sih menyetrika! Karena aku terlalu perfeksionis kalau lagi nyetrika. Dua sisi baju harus disetrika dan it takes too much time. Jadi mending aku lempar ke laundry saja.

4. Apa sugesti diri kamu agar menjadi ibu yang bahagia?
Aku dengan suka rela mencintai diriku sendiri, lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangan yang kumiliki. Aku harus tahu apa mauku dan potensiku, karena hanya dengan hal tersebut aku bisa membahagiakan diriku sendiri. Dan ketika aku bahagia, aku bisa membahagiakan orang lain.

5. Apa yang sebaiknya dilakukan ketika anak tantrum?
Biarin aja dan keep calm. Semakin kita tenang, semakin anak cepat tenang juga. Tapi kalau kita terpancing dengan tantrumnya mereka, yang ada bukannya si anak tenang, tapi emaknya malah ikut tantrum juga.

6. Bagaimana caramu menghadapi sibling rivalry? Kakak memukul adik, misalnya.
Senyumin aja. Sibling rivalry adalah salah satu cara anak berlatih mengelola konflik. Jadi ya biarkan mereka menyelesaikan konflik itu sendiri. Mereka akan belajar bagaimana bernegosiasi, hehe. Tapi kalau sudah ada yang main fisik biasanya sih kita intervensi dan dipisah. Lalu yang mulai memukul duluan akan kita cuekin dan nggak diajak main selama waktu yang disesuaikan dengan usianya. Misal kalau adik yang memukul, karena umurnya baru 3 tahun maka dia nggak akan diajak main dan dibiarin/ nggak ada yang ngajak ngobrol selama 3 menit. Kalau kakaknya sudah 8 tahun berarti dicuekin selama 8 menit. Dan anak-anak paling nggak suka dicuekin, wkwk.

7. Berapa orang anak yaang ingin kamu miliki? Apa alasannya?
3 atau 4. Karena jadi anak tunggal itu nggak enak, wkwwk. Aku dua bersaudara dan adikku satu-satunya meninggal di usia ke 18. Setiap lebaran tiba aku selalu dihantui rasa kesepian, betapa nanti kalau udah tua nggak ada adik yang mengunjungi, wkwk. Lebay ya? So, pengennya sih punya anak lebih dari 2. Dan pengen punya sepasang anak kembar cowok-cewek. Semoga deh kalau Affan sudah 5 tahun dikasih kesempatan untuk hamil lagi sama Allah. Aamiin.

7 Pertanyaan untuk Para Penerima Liebster Award

Baiklah untuk 7 teman yang akan kusebut namanya di bawah ini, aku mau membagikan 7 pertanyaan receh untuk kalian ya, pals… silakan dijawab di blognya masing-masing:

Dan… eng ing eng, 7 penerima Liebster Award ala Marita Ningtyas goes to…
1. Umi Zainatun
2. Lilis Fauzi
3. Nurhayati or Nuha
4. Nurul Ku
5. Ismatul
6. Desi
7. Savitri Mulia or Ivieth

7 Rules of Liebster Award

Buat teman-teman yang namanya tersebut di atas, saatnya kalian ikut bermain bersama kami ya. Selayaknya sebuah penghargaan, Award ini juga punya syarat dan ketentuan berlaku. Pastikan ikuti semua syarat-syarat di bawah ini ya:

Gimana seru nggak Liebster Award ini, pals? Buat teman-teman ada yang pernah dinominasikan atau dipilih jadi Liebster Award oleh seseorang? Boleh dong ceritain pengalaman tersebut. Kalau teman-teman merasa hal ini menarik, boleh lo dicoba di blog teman-teman, ya hitung-hitung untuk kenalan lebih dekat dengan sesama blogger lainnya.

Dan menurutku sih rulenya nggak saklek kok.. di luar sendiri aku baca harus mengajukan 11 pertanyaan dan nominator, sementara di aturan Liebster Award yang aku ikuti ini hanya cukup mengajukan 7 pertanyaan dan nominator. Jadi.. kalau misal mau dirubah hanya dengan 3 pertanyaan dan nominator, sepertinya boleh-boleh saja.

Anyway, sampai sini dulu seru-seruannya hari ini. Thanks for spending time with me here. Sampai jumpa di celoteh-celotehku berikutnya.

Wasallammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.


Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

2 comments

  1. Kereen, makasih jawabanya :)

    ReplyDelete
  2. Aduh, Blognya mbak Marita gak pernah ngebosenin buat dibaca. Makasih banyak ya udah dijawab. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email